cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 252 Documents
Search results for , issue "in progres" : 252 Documents clear
Kenali dan Lindungi Kesehatan Reproduksi Remaja: Edukasi Endometriosis di SMA Pasundan 7 Metilda Metilda; Theophylia Melisa Manumara; Tia Adita Febriani; Risda Nurun; Nazwa Zahira Azzahra; Aliya Sandra Tri Hapsari; Indriyani Indriyani; Suci Aulia Agustiara; Keysa Rahmatika; Sinta Bella; Nailah Wartina Azahroh; Siti Nurhasanah
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/32khqq52

Abstract

Endometriosis merupakan kondisi ginekologis kronik yang ditandai oleh pertumbuhan jaringan menyerupai endometrium secara ektopik di luar kavum uteri. Penyakit ini paling sering terjadi pada perempuan usia reproduktif dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, terutama melalui gejala nyeri dan gangguan fertilitas. Manifestasi klinis nyeri bersifat beragam, meliputi nyeri panggul kronik, dismenore, dispareunia, disuria, serta diskezia, yang kerap menimbulkan keterlambatan diagnosis. Tindakan laparoskopi masih dipandang sebagai terapi terbaik dalam menegakkan diagnosis endometriosis. Penatalaksanaan endometriosis berfokus pada kontrol gejala, pencegahan progresivitas, serta perbaikan fungsi reproduksi, namun belum dapat menjamin kesembuhan permanen. Modalitas terapi mencakup pendekatan nonfarmakologis seperti pengaturan istirahat, pemenuhan gizi seimbang, dan praktik kebersihan diri, disertai terapi farmakologis berupa pengobatan simtomatik serta terapi hormonal. Pada kondisi tertentu, tindakan pembedahan dapat dipertimbangkan sesuai indikasi klinis. Mengingat kompleksitas penyakit dan perlunya keterlibatan pasien dalam tata laksana jangka panjang, kegiatan promosi dan pendidikan kesehatan mengenai endometriosis penting dilakukan untuk meningkatkan literasi kesehatan individu dan masyarakat, mendorong perubahan perilaku, serta mendukung penerapan gaya hidup yang lebih sehat dan terkendali.
Pemberdayaan Wanita Usia Subur dalam Pencegahan Kanker Serviks Melalui Edukasi IVA Test Intan Putri Utami; Wening Sukmawati; Raisa Rahma Nadzira
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2ekavh16

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada perempuan. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran Wanita Usia Subur (WUS) mengenai deteksi dini kanker serviks menyebabkan rendahnya cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui edukasi IVA Test. Kegiatan dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) R Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung dengan melibatkan 30 WUS. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan menggunakan video edukasi dan leaflet, penyuluhan interaktif, diskusi, serta konseling individual. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hanya 6,7% peserta yang pernah melakukan pemeriksaan IVA, sedangkan 93,3% belum pernah melakukannya. Tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 28% sebelum edukasi menjadi 87% setelah edukasi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi IVA Test efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran WUS mengenai kanker serviks dan pentingnya pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam melakukan pemeriksaan IVA secara berkala untuk mencegah keterlambatan deteksi kanker serviks. 
Optimalisasi Peran Keluarga Binaan Dalam Mendukung Keberhasilan Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0–6 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Mulia Ivana Devitasari; Neneng Safitri; Yulanda Esteriani
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pwy3na75

Abstract

ASI eksklusif merupakan salah satu intervensi penting dalam meningkatkan status kesehatan bayi dan mendukung tumbuh kembang optimal pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, cakupan ASI eksklusif masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya kurangnya dukungan keluarga terhadap ibu menyusui. Kondisi ini juga ditemukan pada beberapa keluarga binaan di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Mulia Kabupaten Kotawaringin Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran keluarga binaan dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan kepada keluarga binaan melalui penyuluhan interaktif dan pembagian media edukasi, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang memiliki ibu menyusui dan bayi usia 0–6 bulan. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada ibu menyusui. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen yang lebih baik dalam mendukung praktik ASI eksklusif di lingkungan keluarga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga melalui edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan ibu dan bayi di masyarakat.
Promosi Kesehatan Terintegrasi Berbasis Fase Operasional Haji dalam Upaya Pencegahan Dehidrasi dan Heat-Related Illness pada Jemaah Haji Indonesia di Makkah Yan Cahyadi Anas; Mahendro Prasetyo Kusumo
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hr99a164

Abstract

 Alibigloo, H. P., & Eshaghi, Z. (2025). The Integrated Model of Health Behavior Promotion (IMHBP): A Synergistic Approach to Promote Health-Oriented Behaviors. The Open Public Health Journal, 18(1). https://doi.org/10.2174/0118749445375249250206112941 Amalia, F., Maya Savitri, P., Agustini, D. P., Kristanti, M., Studi Kedokteran Sarjana, P., Kedokteran, F., Pembangunan Nasional, U., & Ilmu Kesehatan Matra, D. (2025). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Pada Calon Jemaah Haji dan Umrah Lansia Terhadap Pencegahan Dehidrasi. Journal Of The Indonesian Medical Association, 75(5), 220–225.   https://doi.org/10.47830/JINMA-VOL.75.5-2025-1859 Efe, H., & Umdu Topsakal, Ü. (2025). Public Opinion Study on School Health Education Programs: Family Needs Assessment Study. International Journal of Environmental Research and Public Health 2025, Vol. 22, Page 1088, 22(7), 1088. https://doi.org/10.3390/IJERPH22071088 Goes, A. R. (2025). Advocacy for Health and Health Equity: A Call to Public Health Professionals. Portuguese Journal of Public Health, 43(1), 1. https://doi.org/10.1159/000545038 Goni, M. D., Naing, N. N., Hasan, H., Wan-Arfah, N., Deris, Z. Z., Arifin, W. N., Baaba, A. A., Adam, B. M., & Arshad, M. R. (2021). Effectiveness of a Novel Smartphone Health Education Intervention in Enhancing Knowledge, Attitudes, and Practices for the Prevention of Respiratory Tract Infections Among Private Hajj Pilgrims From Malaysia. Frontiers in Public Health, 9, 594204. https://doi.org/10.3389/FPUBH.2021.594204 Hietbrink, E. A. G., Lansink, C., Laverman, G. D., Vollenbroek-Hutten, M. M. R., Middelweerd, A., & Tabak, M. (2025). Systematic review of dynamically tailored eHealth interventions targeting physical activity and healthy diet in chronic disease. NPJ Digital Medicine, 8(1). https://doi.org/10.1038/S41746-025-02054-7 Koh, A., Swanepoel, D. W., Ling, A., Ho, B. L., Tan, S. Y., & Lim, J. (2021). Digital health promotion: promise and peril. Health Promotion International, 36(Suppl 1), i70. https://doi.org/10.1093/HEAPRO/DAAB134 Moran, M. B., Frank, L. B., Chatterjee, J. S., Murphy, S. T., & Baezconde-Garbanati, L. (2016). Information scanning and vaccine safety concerns among African American, Mexican American, and non-Hispanic White women. Patient Education and Counseling, 99(1), 147–153. https://doi.org/10.1016/J.PEC.2015.08.016 Samarkandi, O., Alamri, F., Alsaleh, G., Al Abdullatif, L., Alhazmi, J., Basnawi, M., Alazmy, W., & Khan, A. (2025). Exploring the prevalence of chronic diseases and health status among international Hajj pilgrims. PLoS ONE, 20(4 April). https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0317555 Turin, T. C., Chowdhury, N., Haque, S., Rumana, N., Rahman, N., & Lasker, M. A. A. (2021). Meaningful and deep community engagement efforts for pragmatic research and beyond: engaging with an immigrant/racialised community on equitable access to care. BMJ Global Health, 6(8). https://doi.org/10.1136/BMJGH-2021-006370 van der Vliet, N., Suijkerbuijk, A. W. M., de Blaeij, A. T., Ardine de Wit, G., van Gils, P. F., Staatsen, B. A. M., Maas, R., & Polder, J. J. (2020). Ranking Preventive Interventions from Different Policy Domains: What Are the Most Cost-Effective Ways to Improve Public Health? International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(6). https://doi.org/10.3390/IJERPH17062160 Yezli, S., Ehaideb, S., Yassin, Y., Alotaibi, B., & Bouchama, A. (2024a). Escalating climate-related health risks for Hajj pilgrims to Mecca. Journal of Travel Medicine, 31(4). https://doi.org/10.1093/JTM/TAAE042 Yezli, S., Ehaideb, S., Yassin, Y., Alotaibi, B., & Bouchama, A. (2024b). Escalating climate-related health risks for Hajj pilgrims to Mecca. Journal of Travel Medicine, 31(4), taae042. https://doi.org/10.1093/JTM/TAAE042 33-41.
Pemanfaatan Daun Seledri dan Rosella Sebagai Terapi Herbal dalam Pengelolaan Hipertensi pada Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Angenia Itoniat Zega; Lia Mayang Sari Sijabat; Mulidan Mulidan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/44ycvz48

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai pada kelompok lanjut usia dan menjadi faktor risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung oleh pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan masyarakat. Daun seledri dan rosella diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Namun, pemahaman lansia mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan kedua tanaman tersebut masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan lansia dalam memanfaatkan daun seledri dan rosella sebagai terapi herbal pendamping untuk mendukung pengelolaan hipertensi. Program dilaksanakan di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara dengan melibatkan 30 lansia penderita hipertensi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan herbal, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi dan pemanfaatan tanaman herbal, disertai meningkatnya kemampuan peserta dalam mengolah rebusan daun seledri dan seduhan rosella secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama seluruh rangkaian kegiatan. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas lansia untuk menerapkan upaya nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung pengendalian hipertensi.
Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris, Penguatan Manajemen Kewirausahaan, Strategi Manajemen Pemasaran, dan Literasi Hukum bagi Siswa SMK Muhamad Alfi Khoiruman; Galih Satriyo; Janoko Janoko; Suwarso Suwarso; Doni Hadi Irawan; Yosi Mulyana Pratiwi; Moehammad Robith Nahdi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jgttgz40

Abstract

The increasingly competitive labor market requires vocational high school graduates to possess not only technical skills but also foreign language proficiency, entrepreneurial competence, marketing knowledge, and legal literacy. This community service program aimed to enhance English language competence, strengthen entrepreneurship management, develop marketing management strategies, and improve legal literacy among students of SMK Sritanjung Banyuwangi. The methods employed included training sessions, educational workshops, interactive discussions, case studies, and participant mentoring. The materials covered English communication for professional purposes, basic business management, digital marketing strategies, and fundamental legal concepts related to employment and business activities. The results indicated an improvement in students’ knowledge and skills across all four areas. Participants demonstrated high engagement throughout the program and showed better abilities in English communication, business planning, marketing strategy development, and understanding basic legal aspects relevant to the workplace and entrepreneurship. This program contributed positively to preparing vocational students to become more competent, adaptive, and ready to face the challenges of employment and entrepreneurship in the era of globalization.
Pendampingan Pelayanan Pengguna Jasa Pelabuhan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk pada Momen Angkutan Lebaran 2026 Saiful Rohman; Geri Damayanto; Jovie Candra Purnama; Arman Hari Prasetyo; Moehammad Robith Nahdi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wrgxfc53

Abstract

Lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan jalur transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pada setiap momen Angkutan Lebaran (Angleb), jalur ini mengalami lonjakan volume kendaraan dan penumpang yang sangat signifikan, mengakibatkan penumpukan di area buffer zone, meningkatnya waktu tunggu (waiting time), dan munculnya kendala teknis pada sistem e-ticketing Ferizy. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu pihak ASDP dalam mengurai kepadatan lalu lintas pelabuhan, meningkatkan literasi digital tiket penyeberangan, serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik melalui kolaborasi lintas sektor. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Researce (PAR) yang dikombinasikan dengan pendekatan Service Learning dengan menerjunkan tim yang terdiri atas 5 dosen pembimbing lapangan dan 80 taruna. Personel dibagi ke dalam dua wilayah operasional, yakni Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk, dengan sistem piket 2 shift selama 24 jam penuh. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kehadiran tim PkM mampu mempercepat proses pengisian kapal (loading time) dari 30 menit menjadi 15-20 menit perkapal melalui penataan saf kendaraan yang teratur dan sistematis. Pendampingan proaktif di area toll gate juga secara signifikan menekan angka kegagalan transaksi tiket digital Ferizy. Selain memberikan dampak nyata pada kelancaran pelayanan publik sektor transportasi, kegiatan ini menjadi experiental learning yang berhasil mengonversi pemahaman teoritis taruna menjadi kompetensi praktis di lingkungan kerja bertekanan tinggi.
Upaya Peningkatan Kemampuan Self Care untuk Mengatasi Fatigue pada Pasien Hemodialisis Zakiah Rahman; Utari Yunie Atrie; Wasis Pujiati; Mawar Eka Putri
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/53kd6g19

Abstract

Fatigue merupakan gejala paling umum pada pasien hemodialisis, dengan prevalensi 60–97%, dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Rendahnya kemampuan self care menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan self care pasien hemodialisa dalam mengatasi fatigue melalui edukasi terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada 6 April 2026 di Unit Hemodialisa RS-BLUD Kota Tanjungpinang dengan melibatkan 30 pasien hemodialisa rutin. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan/ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi langsung teknik manajemen fatigue, serta pemberian booklet panduan self care. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan instrumen FACIT Version-4 dan Self-Care of Chronic Illness Inventory (SC-CII). Hasil menunjukkan penurunan bermakna tingkat fatigue, dari 90,0% peserta yang mengalami fatigue sedang–berat sebelum intervensi menjadi 53,3% setelahnya. Kemandirian penuh dalam self care meningkat dari 13,3% menjadi 60,0%, sementara ketergantungan penuh berkurang dari 43,3% menjadi 6,7%. Saran pendekatan non-farmakologis berbasis edukasi merupakan strategi yang efektif dan perlu diintegrasikan ke dalam standar asuhan keperawatan hemodialisis.
Penguatan Literasi Digital dan Etika Transaksi Berbasis Komunikasi bagi Pedagang di Desa Wisata Mbulak Wilkel Yanuardo Dwi Rangga; Afan Al Fauzi; Alfian Fernanda Andriansyah; Amirul Mu’minin; Shysiliana Shysiliana; Vernandito Sultan Mahardika; Rila Setyaningsih
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4pj91x27

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan sistem transaksi digital. Namun, masih terdapat keterbatasan literasi digital dan pemahaman etika transaksi pada pedagang di Desa Wisata Mbulak Wilkel, Bantul, Yogyakarta, khususnya terkait keamanan digital, penggunaan QRIS yang sesuai ketentuan, serta risiko kejahatan siber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pedagang mengenai literasi digital dan etika transaksi digital melalui pendekatan komunikasi edukatif, persuasif, dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi yang diawali dengan pre-test, diskusi interaktif melalui sharing session dan tanya jawab, kampanye komunikasi menggunakan media edukasi berupa poster dan stiker, serta pendampingan dan evaluasi melalui post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2026 dengan melibatkan 10 pedagang dan pelaku UMKM di Desa Wisata Mbulak Wilkel. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 81,0 pada pre-test menjadi 84,0 pada post-test atau meningkat sebesar 3,70%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, terutama terkait keamanan digital, penipuan online, pencurian data pribadi, pinjaman online ilegal, dan judi online. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara aman, etis, transparan, dan bertanggung jawab guna mendukung keberlanjutan usaha di era digital.
Peningkatan Kesadaran Pendidikan Melalui Model Student Centered Learning SD Negeri No. 091560 Bahalat  Kec.  Jawamaraja Bah Jambi Kab. Simalungun Sumi Naharani Hutabarat; Leo Fernando Simatupang; Desy Permatasari; Dea Tamara Siahaan; Septi Tabita Elisabet Nainggolan; Emanuella Hutabarat; Rachel Grachia Tarigan; Colyen Maria Mefani Hutabarat; Amos Martua Raja Simbolon; Pahala Paulus Sinaga
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tcjaw873

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat dalam beberapa aktivitas untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Student-Centered Learning (SCL) adalah pendekatan pendidikan yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif, bukan objek pasif, dalam proses pembelajaran. Fokus utamanya adalah meningkatkan keterlibatan, pemikiran kritis, dan kemandirian siswa, sementara guru berperan sebagai fasilitator dan motivator. Metode ini meliputi diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, dan kolaborasi untuk mencapai hasil maksimal. Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing, bukan sebagai sumber utama informasi. SCL bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Metode SCL juga mendorong peserta didik lebih aktif, karena mereka merupakan subjek pembelajaran. Kondisi ini juga akan membuat peserta didik lainnya termotivasi dan terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Alhasil, peserta didik akan lebih dominan selama proses belajar. Selain itu, metode ini juga bertujuan supaya peserta didik responsif dan mencapai kemajuan individu yang baik.