cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 392 Documents
Penyuluhan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 15 Kendari Muchtar, Febriana
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x45vnv13

Abstract

Anemia ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin darah. Anemia dapat terjadi pada semua kelompok umur. Kelompok usia remaja, khususnya remaja putri merupakan kelompok usia yang berisiko mengalami anemia terutama anemia karena kekurangan zat besi (Fe). Sampai saat ini anemia karena kekurangan gizi besi masih menjadi masalah gizi kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan untuk mengenalkan anemia sebagai salah satu masalah gizi serta upaya pencegahan anemia. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah remaja putri SMP Negeri 15 Kendari. Kegiatan pengabdian melalui penyuluhan dengan metode ceramah. Penjelasan materi tentang anemia menggunakan powerpoint disertai diskusi dalam bentuk tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dan apresiasi dari pihak sekolah. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan informasi tentang anemia serta cara mencegah anemia. Materi dapat dipahami oleh remaja putri ditandai dengan jawaban yang tepat dari pertanyaan yang diberikan saat diskusi berlangsung. Remaja putri diharapkan dapat memahami dan menerapkan upaya dalam mencegah anemia untuk mewujudkan remaja putri bebas anemia.
Pelatihan KIE Bagi PPPKBD  Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Wilayah Kampung KB Kelurahan Air Dingin Pekanbaru Wardani, Sri; Natassa, Jihan; Sari, Wulan; Makomulamin, Makomulamin; Syafitri, Fiona
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g3ttvp09

Abstract

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) program KB khususnya MKJP dilakukan sebagai sebuah proses penyampaian isi pesan dari PPKBD kepada PUS yang sudah ber KB maupun yang belum ber KB untuk diketahui, dipahami, dimengerti dan dilaksanakan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Jumlah pengguna kontrasepsi IUD di Kota Pekanbaru tahun 2018 tercatat 12,1% dan 2019 tercatat 11,6%, masih berada dibawah rata-rata Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 62%. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan PPKBD melaksanakan KIE yang komunikatif informatif dan edukatif, pendekatan tokoh formal dan pembuatan media brosur poster. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan selama 3 hari dalam bentuk pelatihan dengan metode kegiatan melalui ceramah dan tanya jawab, microteaching dan praktek lapangan yang langsung dilakukan oleh peserta ke masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan di Kampung KB Berkah Bersama Kelurahan Air Dingin Kecamatan Marpoyan Damai. Hasil kegiatan tatap muka berupa ceramah dan tanya jawab diperoleh peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan pelatihan baik (20%) menjadi baik (85%) setelah dilakukan pelatihan. Peserta dapat melakukan simulasi (Microteaching) dengan berperan sebagai penyuluh lapangan dan masyarakat. Hasil praktek lapangan dapat dilaksanakan secara baik langsung kepada PUS yang berdomisisli di wilayah kampong KB Berkas Bersama. Diharapkan kepada instansi terkait dapat meningkatkan kemampuan PPBKBD melalui peningkatan kuantitas dan kualitas dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis, workshop dan menggunakan alat peraga yang lebih lengkap, meningkatkan perhatian dan sinergitas melalui lintas sektor dan optimalisasi dana desa.  
Pelaksanaan Senam Hamil pada Kelas Ibu Hamil di Desa Sungai Jalau UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar Harmia, Elvira; Ayu, Febri; Bachry, Syamsul; Syafriani, Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qe3ye829

Abstract

Senam hamil adalah suatu bentuk latihan yang berguna untuk memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, ligamen-ligamen, serta otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Latihan ini berfungsi untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti sering buang air kecil, tekanan dan ketidaknyamanan pada perineum, nyeri punggung, konstipasi, varises, mudah lelah, kontraksi braxton hicks, kram kaki, edema pergelangan kaki dan perubahan mood serta peningkatan kecemasan, beberapa masalah tersebut dapat diatasi dan diminimalisir bila ibu rutin melakukan senam hamil. Kegiatan pengadian dilaksanakan di Desa Sungai Jalau dengan peserta sebanyak 16 orang ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 di Poskesdes Desa Sungai Jalau. Berdasarkan  pengamatan langsung  selama  dan  setelah  kegiatan  senam hamil berlangsung, maka didapatkan  85 %  ibu  hamil  sudah  bisa melakukan gerakan-gerakan  senam  hamil  dan  mengerti  manfaat  dari  senam  hamil. Diharapkan pada kegiatan berikutnya program pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan di daerah lain dengan ruang lingkup yang lebih luas.
Edukasi Gizi Masa Kehamilan pada Ibu Hamil di Poskesdes Bincau Tazkiah, Misna; Qomah, Isti; Hardiyanti, Siti; Fauziah, Yanti
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mkc0as71

Abstract

Selama kehamilan, wanita perlu menambah nutrisi dalam jumlah besar. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, ibu hamil juga harus memberikan nutrisi yang cukup untuk janinnya. Kekurangan gizi saat hamil bisa menyebabkan anemia gizi, bayi lahir dengan berat badan rendah bahkan bisa menyebabkan bayi lahir cacat. Masih ada dijumpai ibu hamil yang memiliki masalah gizi di Poskesdes Bincau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah edukasi berupa penyuluhan kesehatan tentang gizi pada masa kehamilan dengan sasaran ibu hamil yang ada di Poskesdes Bincau. Penyuluhan kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait gizi masa kehamilan. Media yang digunakan adalah leaflet. Hasil pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung dan sesi tanya jawab diketahui bahwa meningkatnya pengetahuan peserta tentang gizi masa kehamilan, meningkatnya pengetahuan peserta tentang gizi seimbang masa kehamilan dan meningkatnya pengetahuan peserta tentang pencegahan kurang gizi saat hamil. Diharapkan dengan meningkatkan pengetahuan peserta maka dapat menciptakan perilaku baru peserta dan mempertahankan perilaku sehat yang sudah terbentuk terkait pemenuhan gizi dimasa kehamilan sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dan pencegahan masalah gizi pada ibu hamil di Poskesdes Bincau
Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Pemberdayaan Remaja BERANI Berbasis Education Reproduktive Rusman, Ayu Dwi Putri; Majid, Makhrajani; Wulandari, Atika; Tamrin, Mutmainna; Sari, Rahma Dewi Puspita; Kusuma, Nina Isywara; Yusuf, Kurnia
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pjmmc959

Abstract

Kekerasan seksual mengacu pada setiap tindakan yang dimaksudkan untuk memaksa hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya, terlepas dari hubungan di mana korban berada. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan (1) Pencegahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, (2) Masyarakat khususnya remaja tidak tabu lagi berbicara dan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi, (3) Membantu remaja dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan UU Penghapusan Kekerasan Seksual. Peserta pada kegiatan penyuluhan ini adalah 27 remaja yang berada di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Metode evaluasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah menggunakan kuesioner pre dan post test yang diberikan kepada peserta melalui google form sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan untuk melihat keberhasilan dari pengabdian yang dilaksanakan. Data hasil pre- post test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS. skor rata-rata pengetahuan peserta sebelum penyuluhan sebesar 22.04 meningkat menjadi 28.81 setelah edukasi. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p= 0.000, menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pemberian penyuluhan. Kesimpulan pengabdian penyuluhan kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang, Kota Parepare dinilai telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebelumnya, sehingga dinyatakan berhasil
Pola Hidup Bersih dan Sehat Fitri, Rahmi Pramulia; Hutasoit, Ayu Indriani; Juliarif, Leni; P.S, Malayka Agustina; Astari, Maresky; Lestari, Sri; Wahyuni, Putri; Artha, Uly
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/256x5598

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dibutuhkan siswa di sekolah agar terhindar dari berbagaipenyakit. salah satunya adalah Cuci Tangan dengan sabun dan air bersih juga jajanan yang sehat,Membuang sampah pada tempatnya, Merawat kebersihan mulut dan gigi, Stop pada tindakanbullying. untuk mendukung hal tersebut perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua. siswa berpeluang besar untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah tapikenyataannya justru terbalik tidak mencuci tangan sebelum makan, tidak merawat kebersihanmulut dan gigi, tidak membuang sampah pada tempatnya, melakukan bullying pada temannyadisekolah, dengan resiko minimnya PHBS tidak terkontrol disekolah dan bisa mengancamkesehatan anak. Belum tersedianya tempat cuci tangan dan penyediaan air bersih di sekolah,kurangnya pengetahuan kebersihan pada mulutnya dan gigi, membuang sampah dengansembarangan, dan masih meningatnya tindakan bullying sehingga dapat membunuh mental padaanak. PHBS sangat penting bagi anak dan perlu diperkenalkan pada siswa juga wali muridsehingga ada kesinambungan kontrol yang baik antara pihak seolah dan wali murid. Maka, perludiadakan Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan baik kepada siswa maupun wali murid sertamemberikan poster PHBS Dalam wadah parenting yang diadakan oleh Asistensi MengajarDisekolah SD Al Ulum Islamic School bekerjasama dengan Institut Kesehatan PayungNegeri memberi Kesadaran siswa dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (mencucitangan yang baik dan benar, menjaga kebersihan mulut dan gigi, mengurangi tindakanbullying, serta membuang sampah pada tempatnya) sehingga terbentuk generasi sehat dancerdas.
Pemanfaatan Barang Bekas Skala Rumah Tangga dengan Metode Reduce, Reuse dan Recycle sebagai Upaya Mencapai Kemandirian Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan di Kelurahan Srengseng Jakarta Barat Affini, Dinar Nur; Shiratina, Aldina; Putranto, Panji
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r3mp7233

Abstract

Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) yang bertujuan untuk memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak dipergunakan dan menumpuk di rumah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan bagaimana mengolah barang bekas dengan  dengan menggunakan metode Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Kegiatan ini diharapkan dapat mencapai kemandirian ekonomi rumah tangga dan menjadi alternatif bisnis yang berkelanjutan atau hijau sehingga dapat meningkatkan kepedulian lingkungan masyarakat serta menurunkan dampak negatif yang minimal terhadap lingkungan. Metode  pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan yang akan diterapkan dalam kegiatan ini meliputi: pendekatan partisipatif, pendekatan kelompok, dan pendekatan komprehensif.
Sosialisasi Percepatan Pencegahan Stunting Dengan Pendekatan Keagamaan Murtosiah, Siti; Arrochman, Ichromsyah
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wfd0hq64

Abstract

Angka stunting tetap tinggi di Sumatera Selatan, dan menjadi perhatian utama bagi  pemerintah provinsi Sumatera Selatan untuk mengatasi stunting. Secara khusus, Ogan Ilir memiliki jumlah kasus stunting tertinggi kedua setelah Lahat. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Paya Besar yang melibatkan mahasiswa KKN IAIQ al-Ittifaqiah ini adalah: a) untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa sebagai sasaran yang strategis dalam meningkatkan pastisipasi masyarakat melalui sosialisasi dengan pendekatan keagamaan; b) melibatkan mahasiswa dalam peningkatan pasrtisipasi masyarakat dalam penanggulangan stunting di kabupaten Ogan Ilir desa Paya Besar; c) meningkatkan pasrtisipasi masyarakat dalam percepatan pencegahan stunting dengan pendekatan keagamaan.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah sosialisasi dengan pendekatan keagamaan. Hasil dari kegiatan ini ialah: a) mahasiswa terlibat secara langsung dalam kegiatan sosialisasi ini, sosialisasi dengan pendekatan keagamaan; dapat terlaksana dengan baik, mahasiswa dan masyarakat terutama ibu-ibu antusias dalam mengikuti sosialisasi yang berlangsung. Rekan-rekan mahasiswa menyiapkan doorprise sebagai bentuk reward bagi warga yang berani untuk bertanya, selanjutnya sesi sharing-sharing dan hal ini yang menjadi salah satu suksesnya kegiatan sosialisasi  b)  mahasiswa dan masyarakat saling gotong-royong dalam mengadakan pembersihan sekitar rumah, selokan, dan tempat umum lainnya. Saling membantu dalam kegiatan posyandu, dan mengingatkan warga bagi yang memiliki anak kecil untuk datang ke posyandu. c) Pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih, selalu mengupgrade ilmu tentang parenting yang berhubungan dengan stunting, perlunya mengikuti pengajian ataupun majlis taklim untuk menambah khazanah keislaman dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai anjuran agama Islam.
Asistensi Mengajar di Tk Kemala Bhayangkari 02 Mengenai Pentingnya Cuci Tangan Menggunakan Sabun Parlin, Winda; Fitri, Silvia; Devi, Andriani; Wandafa, Seven Alfadhila; Romona, Romona; Laura, Amelia Putri; Rena, Tampubolon
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bb549373

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Padausia ini, anak-anak rentan terhadap berbagai penyakit dan memerlukan perhatian khusus untuk memastikan mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Pendidikan kesehatan dilingkungan sekolah menjadi salah satu upaya strategi untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.. Mencuci tangan dengan Teknik dasar 6 langkah adalah ditempat cuci tangan dengan menggunakan sabun.sekolah yang dikhususkan untuk kegiatan kesehatan dan kebersihan. Cuci tangan ini berfungsi sebagai edukasi terkait bakteri. Dengan adanya program ini, diharapkan TK kemala bhayangkari 02 brimob dapat menjadi contoh bagisekolah-sekolah lain dalam penerapan 6 langkah cuci tangan yang efektif dan efisien. Adapun beberapa tujuan edukasi cuci tangan di TK Kemala Bhayangkari 02 Brimob 1. Untuk meningkatkan kesadaran pada anak-anak wajib mencuci tangan 2. Mencegah paparan bakteri atau serangan infeksi 3. Dapat untuk edukasi kepada orang tua bahwasanya penting mencuci tangan. Program Asistensi Mengajar merupakan suatu program Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru yang diperuntukkan bagi mahasiswa pada semester tertentu yang dapat meningkatkan kemampuan, mengasah pengetahuan dan keahlian yang dimiliki oleh para mahasiswa untuk diterapkan secara langsung dalam dunia nyata di mitra sekolah yang resmi.
Edukasi Tentang Manfaat Organisasi dalam Character Building Mahasiswa Baru Stikes Husada Borneo Apriyanti, Firda; Hermawan, Dedy; Salsabella, Reny Selvia
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7fp1zb21

Abstract

Di era globalisasi saat ini, generasi modern dalam hal ini mahasiswa menghadapi banyak tantangan baik dalam pendidikan, kehidupan sosial bahkan pekerjaan. Misalnya saja mereka masih egois, sangat individualistis, dan mudah bosan. Karakter generasi ini lebih dominan dan lebih cenderung menggunakan teknologi komunikasi instan. Dengan tantangan tersebut banyak mahasiswa yang memiliki pengetahuan kurang dan minat yang rendah terhadap kegiatan bersosialisasi dengan sesama contohnya berorganisasi. Peningkatan keterampilan mahasiswa dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan dan pengembangan karakter seperti organisasi kemahasiswaan. Untuk mengembangkan karakter mahasiswa diberikan dorongan untuk mengikuti organisasikemahasiswaan baik internal STIKes Husada Borneo maupun eksternal. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh anggota organisasi dan organisasi yang ada di dalamnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan terkait manfaat dan minat mahasiswa baru dalam mengikuti organisasi kemahasiswaan dengan memberikan edukasi tentang manfaat organisasi dalam character building bagi mahasiswa baru STIKes Husada Borneo. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 5 September 2023 saat kegiatan PKKMB. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang manfaat organisasi dan minat mengikuti organisasi kemahasiswaan STIKes Husada Borneo dilihat dari pencapaian kegiatan pre test-post test. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru STIKes Husada Borneo dari semua program studi memiliki pengetahuan dan minat yang tinggi mengikuti organisasi kemahasiswaan baik itu UKM, HIMA, BEM, bahkan organisasi eksternal guna meningkatkan pengembangan karakter (Character Building) mahasiswa.

Page 6 of 40 | Total Record : 392