cover
Contact Name
Rafika
Contact Email
rafika@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6282345553522
Journal Mail Official
rafika@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
https://ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medankes/about/contact
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Analis Kesehatan
ISSN : 20871333     EISSN : 26219557     DOI : https://doi.org/10.32382/jmak
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan Jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Jurnal ilmiah yang membahas tentang kompetensi analis kesehatan yang meliputi kompetensi Mikrobiologi, Hematologi, Parasitologi, Imunoserologi, Toxikologi, dan Kimia Klinik
Articles 41 Documents
Effectiveness Test of Angsana Leaf (Pterocarpus Indicus) as Antibacterial Shigella dysenteriae Ester Fani Indriani; Aulia Nova Rahmadita; Rakhmad Dhiya Ulhaq; Ridan Rizkiani; Nazwa Vidya Malik; Risnawati Risnawati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v14i2.389

Abstract

Diarrhea is an endemic disease and the main cause of death in the post-neonatal period. The disease caused by the diarrhea-causing bacteria Trichophyton rubrum continues to be a problem throughout the world, especially in Indonesia. The aim of this research was to determine the effect of the bioactive compound content in Angsana (Pterocarpus indicus) leaf extract on Shigella dysentriae, the diarrhea disease vector. The research design used in this study was a post test only control group design. The results of the study showed that extraction using 96% ethanol solvent had an effect on Shigella dysentriae bacteria. Angsana leaf extract with 96% ethanol solvent has an effect at a concentration of 30% on Shigella dysentriae bacteria. Testing of the bioactive compound content in Angsana leaf extract using 96% ethanol solvent was analyzed using GC-MS to determine the bioactive compound profile of Angsana leaves. The largest composition component with a percentage content of 22.49%. The three components of this compound are: Lup–20 (29)–en–3-one; 13,27–Cycloursan–3-one; dan 4,6a,6b,8a,11,11,14b–Octamethyl-1,4,4a,5,6,6a,6b,7,8,8a,9,10,11,12,12a,14,14a, 14b–octadecahydro-2H–picen–3–one
Cemaran Bakteri Escherichia coli Dan Salmonella sp. Pada Daging Sapi Di Pasar Tradisional Kota Palangka Raya Jafar, Muhammad; Martani, Natalia Sri; Jabal, Arif Rahman; Furtuna, Dewi Klarita; Ratnasari, Arini
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.391

Abstract

Cahyono, H. (2019), Tingkat Cemaran Mikrobiologi (Tpc, E. Coli, Salmonella sp) Pada Daging Sapi Yang Dijual Di Pasar Kota Kediri. Fadli, M.R.N. (2019), Uji Cemaran Bakteri Escherichia Coli Dan Salmonella Thypi Pada Air Sumur Di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Fikri Faisal, Purnama Muhammad Thohawi Elziyad, Saputro Amung Logam and Hamid Iwan Sahrial. (2018), “Identifikasi Escherichia Coli Dan Salmonella sp Pada Karkas Sapi Di Rumah Potong Hewan Di Banyuwangi Dan Resistensi Terhadap Antibiotika”, Jurnal Sain Veteriner, Vol. 36, pp. 123–128. Gede, D., Apriani, Y., Made, D., Sastra Putri, F., Widiasari, N.S., Advaita, S., Tabanan, M., et al. (2022), “Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kelurahan Baler Bale Agung Kabupaten Jembrana Tahun 2021”, Journal of Health and Medical Science, Vol. 1 No. 3. Hanyinza, S., Ndashe, K., Mfune, R., Chirwa, E., Mwanza, G., Phiri, B., Mumba, B., et al. (2020), “Bacteriological Quality of Beef and Hygiene Practices of Food Handlers in Butcheries in Kasama District, Zambia”, doi: 10.1101/2020.06.06.20124214. Ilhamdani, M.I. (2020), Identifikasi Bakteri Salmonella sp. Pada Daging Sapi Di Pasar Tradisional Kota Medan. Kassem, I.I., Nasser, N.A. and Salibi, J. (2020), “Prevalence and loads of fecal pollution indicators and the antibiotic resistance phenotypes of Escherichia coli in raw minced beef in Lebanon”, Foods, MDPI AG, Vol. 9 No. 11, doi: 10.3390/foods9111543. Khulumbi, A.R., Susanto, A. and Wijaya, A. (2018), Gambaran Hasil Pemeriksaan Escherichia Coli Pada Daging Sapi Di Pasar Tradisional Mojoagung Kabupaten Jombang. Kurahman, T., Saputri, R., Studi Sarja Farmasi, P., Kesehatan, F., Sari Mulia, U., Selatan, K. and Artikel ABSTRAK, I. (2022), Analisis Cemaran Bakteri Coliform Dan Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Pada Air Galon Didesa Sungai DANAU, Journal of Pharmaceutical Care and Sciences, Vol. 3. Laila, O.N., Khambali and Sulistio, I. (2022), “Perilaku, Sanitasi Lingkungan Rumah dan Kejadian Demam Tifoid”, doi: 10.33846/sf13247. Mansour, A.M.A., Ishlak, A.M. and Haj-saeed, B.A. (2019), Study of Microbial Contamination of Beef Meat in Benghazi Markets. Masita, I.A. (2015), Deteksi Salmonella sp. Pada Daging Sapi Di Pasar Tradisional Dan Pasar Modern Di Kota Makassar. Nasir, M., Putri, V., Hasnawati, H., Hadijah, S. and Askar, M. (2022), “Pemeriksaan Angka Lempeng Total minuman Kemasan Merek X Yang Dijual di Pinggir Jalan Kota Makassar”, Jurnal Media Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Makassar, Vol. 13 No. 2, p. 131, doi: 10.32382/mak.v13i2.3010. Nawalia, C., Ningsih, F., Natalia Tambunan, L., Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, P., Eka Harap, S., Raya, P. and Tengah, K. (2022), “Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Balita”, doi: 10.33084/jsm.vxix.xxx. Nugraha, P., Juliansyah, E. and Pratama, R.Y. (2022), “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kecamatan Sintang”, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 1. Ollong, A.R., Palulungan, J.A. and Arizona, R. (2020), “Analisis Jumlah Coliform dan Faecal Coli (MPN) pada Daging Sapi dan Ayam di Kota Manokwari”, Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), Fakultas Peternakan Universitas Papua, Vol. 10 No. 2, p. 113, doi: 10.46549/jipvet.v10i2.124. Padang, U.N., Fadhilah Ilahi, N., Ananta, N.L., Advinda, L. and Kes, M. (2021), “Prosiding SEMNAS BIO 2021 Kualitas Mikrobiologi Daging Sapi dari Pasar Tradisional”. Rahayu, W.P., Nurjanah, S. and Komalasari, E. (2018), Escherichia Coli : Patogenitas, Analisis Dan Kajian Risiko, Penerbit IPB Press. Samputri, R.D., Novia Toemon, A. and Widayati, D.R. (2020), Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Kamandrah (Croton Tiglium L.) Terhadap Pertumbuhan Salmonella Typhi Dengan Metode Difusi Cakram (Kirby-Bauer), Herb-Medicine Journal. Sugiyoto, Adhianto, K. and Veronica Wanniatie. (2015), Kandungan Mikroba Pada Daging Sapi Dari Beberapa Pasar Tradisional Di Bandar Lampung, Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, Vol. 3. Thomas, N., Kiros, A., Pal, M. and Aylate, A. (2015), “Bacteriological Quality of Raw Beef Collected from Municipality Slaughterhouse and Local Markets in and around Wolaita Soddo Town, Southern Ethiopia”, Int J Vet Health Sci Res, Vol. 3 No. 8, pp. 75–81, doi: 10.19070/2332-2748-1500019. Tropika, P., Samudra, I.W.G.A., Ariana, I.N.T. and Lindawati, S.A. (2016), Evaluasi Daya Simpan Daging Dari Sapi Bali Yang Digembalakan Di Area Tpa Desa Pedungan, Denpasar Selatan. Ulfiani, F., Darmawi, Darmawan and Siregar, S.M.F. (2022), “Identifikasi Bakteri Salmonella sp. Pada Daging Sapi Yang Dijual Di Pasar Blang Pulo Meulaboh Aceh Barat”, Jurnal Jurmaskes, Vol. 2, pp. 308–322. Verliani, H., Laily Hilmi, I., Singaperbangsa Karawang, U., HSRonggo Waluyo, J., Karawang, T. and Barat, J. (2022), “Faktor Risiko Kejadian Demam Tifoid di Indonesia 2018-2022: Literature Review”, Vol. 1 No. 2. Wardani, W. (2021), Identifikasi Cemara Bakteri Patogen Salmonella sp Pada Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Di Pasar Tradisional Dan Pasar Modern Kota Semarang.
Analisis Kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (Tnf-Alpha) Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Diabetes Melitus Dan Pasien Tuberkulosis Tanpa Diabetes Melitus Di RSP UNHAS Makassar Narto, Sunarto; Restami, Dewi Nita
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.580

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi bakteri menahun yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberculosis, atu basil tahan asam yang ditularkan melalui udara sedangkan Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik yang di tandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hyperglikemia) sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktifitas insulina atau keduanya, Hubungan antara keduanya telah terbukti. Diabetes melitus merupakan faktor risiko TB dan dapat mempengaruhi keberadaan penyakit serta respon terhadap pengobatan. Selain itu, TB dapat menyebabkan intoleransi glukosa dan memperburuk kontrol glikemik pada penderita DM. Tumor Necrosis Factor Alfa (TNF-Alfa) adalah sitokin yang diproduksi terutama oleh monosit atau makrofag, juga diproduksi oleh sel mast, sel endotel, jaringan saraf dan sel limfosit seperti limfosit T dan B dan sel natural killer (NK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) pada pasien tuberkulosis dengan diabetes melitus dan pasien tuberkulosis tanpa diabetes melitus. Sampel yang digunakan yaitu sampel pasien TB dengan DM dan pasien TB tanpa DM sebanyak 24 responden yang menandakan adanya hubungan kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) pada pasien tuberkulosis dengan diabetes melitus dan pasien tuberkulosis tanpa diabetes melitus. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan kadar TNF-Alfa antara pasien tuberkulosis dengan diabetes melitus dan pasien tuberkulosis tanpa diabetes melitus. Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, TNF-Alfa
Identifikasi Jamur Non-Dermatofita Penyebab Onikomikosis Kuku (Tinea unguium) Pada Petani Padi Husen, Fajar; Khasanah, Nur Aini Hidayah; Ina Ratnaningtyas, Nuniek
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.586

Abstract

Mikosis superfisial adalah infeksi yang biasanya terjadi pada kuku atau kulit. Kuku adalah bagian tubuh yang paling sering terinfeksi, terutama jika mereka tidak mencucinya dengan sabun secara teratur. Tinea unguium adalah jenis infeksi yang disebabkan oleh jamur (dermatofita) yang menginfeksi kuku, umumnya kuku jari kaki, dan merupakan jenis onikomikosis (penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur pada kuku). Dermatofita sangat mudah menginfeksi kuku karena dapat menginvasi bagian tubuh yang berkeratin, seperti kuku dan kulit kepala, meskipun dalam proses perkembangbiakan dan invasinya, jamur dermatofita penyebab onikomikosis terbatas pada jaringan epidermis yang mengalami kornifikasi saja. Banyak petani yang bekerja di lingkungan dengan kelembaban dan panas yang tinggi, sehingga mudah terinfeksi jamur karena mendukung perkecambahan spora. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dimana hasil isolasi dari sampel kuku yang ditumbuhkan pada media Potato Dextrose Agar (PDA) selama 7 x 24 jam pada suhu 27-29oC, kemudian diidentifikasi dan dikarakterisasi bentuk makromorfologi dan mikromorfologinya. Pengamatan mikromorfologi menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 400 kali. Hasil pengamatan dan identifikasi menunjukkan bahwa kuku peternak yang pernah mendapat perlakuan dengan riwayat mikosis superfisialis menunjukkan adanya jamur Aspergillus flavus, Rhizopus stolonifer, dan Candida albicans. Persentase tertinggi dari jamur non-dermatophyta yang ada pada kuku adalah C. albicans, yaitu 60%. Kata Kunci : Jamur Patogen, Kuku, Petani, Mikosis Superfisial, Tinea Unguium
Deteksi Gen Resistensi Karbapenemase Dan Metallo-Β-Lactamase Pada Acinetobacter Baumannii Zuchrullah, Mukhtasyam; Nurdin, Erpi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.631

Abstract

Peningkatan resistensi terhadap antibiotik golongan karbapenem merupakan salah satu fenomena yang harus diwaspadai. Acinetobacter baumannii merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi berat yang didapatkan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi gen intrinsik dan gen yang membawa resistensi obat golongan karbapenem terhadap A. baumannii. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium HUM-RC RSPTN Universitas Hasanuddin Makassar. Desain penelitian ini adalah deskriptif eksperimental laboratorium dengan jumlah sampel 50 isolat yang didapatkan dengan cara total sampling yang dikumpulkan dari RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Data yang dianalisis adalah hasil karakteristik isolat, uji sensitivitas dengan menggunakan Vitek-2, uji genotipe gen intrinsik OXA-51 dan blaIMP-1 dengan menggunakan Polymerase Chain Reaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 50 isolat A. baumannii, ditemukan paling banyak pada sampel sputum sejumlah 30 isolat (60%). Dari total 50 sampel uji sensitivitas antibiotik, isolat A. baumanni paling banyak resisten terhadap meropenem 14 isolat (28%) kemudian imipenem 9 isolat (18%), dan Doripenem 9 isolat (18%). Gen intrinsik OXA-51 ditemukan pada semua isolat sampel sedangkan hanya satu isolat dari A. baumannii yang mampu memproduksi enzim metallo-β-Lactamase (MBL) dan membawa gen blaIMP-1 yaitu pada sampel urine yang seluruhnya resisten terhadap ketiga golongan obat karbapenem. Kata Kunci : Acinetobacter baumannii, Karbapenem, MBL, Polymerase Chain Reaction
Identifikasi Trichomonas vaginalis Pada Urine Ibu Hamil Di Puskesmas Mamajang Kota Makassar Widarti, Widarti; Hadijah, Sitti; Djasang, Syahida; Rahman, Rahman; Kerek, Yemima; Armah, Zulfian
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.658

Abstract

Trikomoniasis merupakan salah satu jenis penyakit seksual menular yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis yang bisa terjadi pada wanita maupun pria. Pada ibu hamil yang kurang menjaga kebersihan diri, dapat menyebabkan terinfeksi Trichomonas vaginalis yang mengakibatkan ketuban pecah dini, lahir prematur, bayi dari ibu dengan trikomoniasis lebih cenderung memiliki berat lahir kurang dari normal. Kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah adalah dua dari tiga penyebab utama kematian bayi. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Mamajang Kota Makassar dari tanggal 20 Maret sampai 06 April 2023. Adapun jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik dengan tujuan penelitian untuk mengetahui keberadaan Trichomonas vaginalis pada urine ibu hamil. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel urine ibu hamil di Puskesmas Mamajang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan secara mikroskopik dapat disimpulkan bahwa pada urine ibu hamil di temukan satu sampel positif dengan persentase 2,85%. Pemeriksaan ph urine, kekeruhan serta jumlah leukosit pada sedimen pada urine untuk melihat keberadaan Trichomonas vaginalis pada urine ibu hamil. Kata Kunci: Trichomonas vaginalis, Urine, Ibu Hamil
Pemeriksaan Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) Pada Peminum Alkohol Dan Perokok Aktif Di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Rahmawati, Rahmawati; Suardi, Suardi; Fatmawati, Andi; Hasnah, Hj.; Yusuf, St. Halwatia
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.667

Abstract

Minuman beralkohol dan merokok dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan metabolisme alkohol menghasilkan asetaldehid, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Gangguan pada hati ditandai meningkatnya Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar SGPT pada peminum alkohol dan perokok aktif di Makassar dengan metode IFCC dengan besar sampel sebanyak 10 orang. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu  telah mengkonsumsi alkohol dan merokok dengan kisaran 2-10 tahun,  berjenis kelamin laki-laki, berusia  20-45 tahun dan tidak mengkonsumsi obat-obatan seperti antibiotik atau Paracetamol. Hasil penelitian yang  diperoleh yaitu sebanyak 8 orang (80%) dengan kadar SGPT yang normal dan sebanyak 2 orang (20%) dengan kadar SGPT yang meningkat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa peminum alkohol dalam jangka waktu yang panjang beresiko mengalami peningkatan kadar enzim SGPT dalam hati jika mengkonsumsi dalam waktu yang lama. Kata Kunci: Kadar SGPT, Pengonsumsi Alkohol, Perokok Aktif
Pengaruh Pelayanan Informasi Obat (PIO) Metode Leaflet Kombinasi Pill Count Dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Pattingalloang Kota Makassar Rusdiaman, Rusdiaman; Rusli, Rusli; Yuniati, Yuniati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.670

Abstract

Indonesia adalah negara dengan tendensi tuberkulosis paru tertinggi urutan kedua di dunia. Insidensi kejadian tuberkulosis setiap tahunnya mengalami kemajuan dari 331.703 kasus pada tahun 2015 menjadi 562.049 kejadian dengan presentasi yang lebih dari 69% di tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penanganan pelayanan informasi obat menggunakan  metode leaflet ditambah metode pill count pada pengurutan menggunakan obat pada penderita Tuberkulosis di Puskesmas Pattingalloang Kodya Makassar. Model penelitian ini adalah eksperimental yang dilakukan secara prospektif terhadap pasien tuberkulosis di Puskesmas Pattingalloang dengan pelayanan informasi obat metode leaflet kombinasi pill count. Model atau bentuk pengambilan contoh dengan sistem purposive sampling menggunakan kriteria yang ditetapkan, 25 responden kelompok kontrol dan 25 responden kelompok treatment. Penelitian menerapkan uji chi square memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan ketaatan atau penurutan yang bermakna pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pattingalloang Kota Makassar melalui pemberian leaflet. Kata Kunci : Kepatuhan, Tuberkulosis, Leaflet, Pill Count  
Komparasi Hasil Pemeriksaan Onikomikosis Menggunakan Modifikasi Potassium Hydroxide Dan Dimethyl Sulfoxide Dengan Lactophenol Cotton Blue Nuradi, Nuradi; Artati, Artati; Pratama, Ridho; mursalim, mursalim; tandjungbulu, yaumil fachni; virgiawan, alfin resya
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v14i2.672

Abstract

Jamur merupakan penyakit patogen yang menyerang bagian tubuh tertentu pada manusia salah satu diantaranya adalah jamur pada kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur superfisial yaitu dermatofita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan onikomikosis menggunakan modifikasi reagen (Potassium Hydroxide dan Dimethyl Sulfoxide) dengan Lactophenol Cotton Blue. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat observasi laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret dan April 2023 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebesar 50% dari jumlah populasi maka responden yang diambil adalah 20 pekerja. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis bivariat, yaitu data diuji menggunakan tabel distribusi frekuensi sesuai dengan hasil (positif = 2 dan negatif = 1) kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil penelitian pada pemeriksaan onikomikosis menggunakan modifikasi reagen (Potassium Hydroxide 20% dan Dimethyl Sulfoxide 40%) didapatkan hasil positif pada 19 sampel yang diperiksa dengan persentase (95,0%) dan untuk hasil yang negatif diperoleh sebanyak 1 sampel dengan persentase (5,0%), sedangkan pada saat menggunakan reagen Lactophenol Cotton Blue didapatkan hasil positif pada 3 sampel dengan persentase (15,0%) dan untuk hasil yang negatif diperoleh sebanyak 17 sampel dengan persentase (85,0%) dari 20 sampel yang diperiksa. Kata Kunci :  Kerokan Kuku, KOH, DMSO, LPCB
Hasil Pemeriksaan Genexpert Terhadap Jumlah Dan Jenis Sel Leukosit Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Hartono, Rudy; TANDJUNGBULU, YAUMIL FACHNI; Virgiawan, Alfin Resya; Rafika, Rafika; Manasa, Pratiwi Safitri
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v15i1.731

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis, dalam menunjang penegakan diagnosa tuberkulosis sejak tahun 2010 World Health Organization merekomendasikan penggunaan GeneXpert MTB/RIF untuk mendeteksi penderita tuberkulosis dengan cepat, tepat, dan akurat sehingga penatalaksanaan penderita dapat dilakukan sedini mungkin. Mycobacterium tuberculosis saat menginvasi tubuh dapat menstimulasi mekanisme kerja sistem imun yang tentunya dapat mempengaruhi total jumlah dan jenis dari sel leukosit, sehingga diperlukan pemeriksaan penunjang antara lain pemeriksaan total jumlah dan hitung jenis sel leukosit untuk melihat tingkat keparahan infeksi yang dialami penderita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi hasil pemeriksaan GeneXpert terhadap total jumlah dan hitung jenis sel leukosit pada pasien suspek tuberkulosis, menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 36 sampel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengumpulan dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah Bumi Panua Pohuwato Gorontalo selama 8-14 Maret 2023. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan GeneXpert terhadap total jumlah leukosit p=0.000 (<0.05), hitung jenis neutrofil p=0.004 (<0.05), limfosit p=0.032 (<0.05), dan monosit p=0.010 (<0.05) pada pasien suspek tuberkulosis, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan GeneXpert terhadap hitung jenis eosinofil p=0.899 (>0.05) dan basofil p=0.391 (>0.05) pada pasien suspek tuberkulosis, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan total jumlah leukosit dan hitung jenis neutrofil, limfosit, serta monosit yang dikombinasikan dengan pemeriksaan GeneXpert dapat menjadi biomarker laboratorium potensial dalam penegakan diagnosa dan penatalaksanaan pada penderita tuberkulosis.   Kata Kunci: GeneXpert, Sel Leukosit, Tuberkulosis