cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Bajiminasa Makassar, Jl. Meranti No.1, Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Celebes Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 29624088     DOI : https://doi.org/10.37531/celeb.v2i1
Celebes Journal of Community Services with ISSN 2962-4088 is a biannual scientific multidisciplinary journal published by STIE Amkop Makassar, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Implementation of service activities also involve the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society. The articles are going to be published in the months of May and November each year. Any interested authors could submit their manuscript in English or Bahasa Indonesia.
Articles 217 Documents
Pengaruh Optimasi Biaya Produksi terhadap Peningkatan Laba pada UMKM Emping Melinjo di Desa Bonea Makmur, Kepulauan selayar Budiandriani; Suriyanti; Adha, Ridha Nurul; Sari H, Nurmila
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i1.2715

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak optimalisasi biaya produksi terhadap peningkatan laba pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Emping Melinjo di Desa Bonea Makmur, Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis laporan keuangan UMKM Emping Melinjo. Data aktivitas produksi selama dua bulan (Januari dan Februari 2025) dianalisis untuk membandingkan biaya dan laba sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan laba bersih yang signifikan sebesar Rp 930.000 (dari Rp 1.250.000 menjadi Rp 2.180.000) setelah implementasi optimalisasi biaya. Peningkatan ini didorong oleh penurunan biaya bahan baku melalui negosiasi langsung dengan petani lokal dan efisiensi penggunaan LPG dengan memanfaatkan kulit melinjo sebagai bahan bakar.
Strategi Pemasaran Bakso Ikan Ibu Asni: Inovasi Kemasan Dan Pemanfaatan Media Digital Saodin, Saodin; Yanti, Misnah; Rizki, M. Miftakhul; Esterina Esterina, Hertina Hertina, Hadi Pratama, Rohilah Rohilah,
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama di sektor kuliner yang terus berkembang. Namun, persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk berinovasi, baik dalam hal produk maupun strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inovasi kemasan serta pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan daya saing produk Bakso Ikan Ibu Asni. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur. Penelitian menunjukkan hasil bahwa inovasi kemasan dari plastik ke paper bowl memberikan nilai tambah bagi produk, baik dari segi estetika maupun fungsionalitas. Kemasan baru lebih praktis, higienis, dan ramah lingkungan yang diharapkan dapat berdampak positif terhadap minat beli konsumen. Selain itu, strategi pemasaran melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok menjadi solusi efektif dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, implementasi pemasaran digital masih menghadapi kendala, terutama karena mayoritas karyawan berusia lanjut dan kurang familiar dengan teknologi digital. Oleh karena itu, pelatihan dasar serta kolaborasi dengan generasi muda menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dalam promosi produk
Pemberdayaan Pengrajin Batik Lokal Dalam Mengembangkan Batik Motif Bogor Sebagai Representasi Budaya Indonesia Di Mata Dunia Agus Ramdhan, R. Moch; Sonani, Nia
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2797

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin batik lokal di Kampung Cibukuh, Kota Bogor, dalam mengembangkan motif batik khas daerah serta memperkuat strategi pemasaran digital berbasis komunitas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan dalam desain motif, penguasaan teknik produksi ramah lingkungan, dan rendahnya akses terhadap platform pemasaran daring. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan budaya, pelatihan desain dan teknik produksi batik (pewarnaan alami dan stamping), serta pelatihan branding digital. Program ini dilaksanakan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif berbasis service-learning yang melibatkan 50 pengrajin aktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, dengan skor rata-rata pre-test dan post-test meningkat hingga lebih dari 35 poin di tiap aspek. Motif batik khas Bogor yang dihasilkan berhasil dipresentasikan dalam gelar UMKM lokal dan mendapat respons positif dari pemangku kepentingan. Dokumentasi produk dan prototipe katalog digital menjadi luaran penting yang dapat digunakan sebagai alat promosi dan edukasi lanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelestarian budaya lokal dan inovasi digital sangat relevan dalam memperkuat daya saing ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Talk Show “Bisnis Bukan Sekedar Wacana”: Strategi Edukasi Studi Kelayakan Bisnis bagi Mahasiswa STIE Yasa Anggana Tojiri, Yusuf
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2798

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui talk show interaktif bertajuk “Bisnis Bukan Sekedar Wacana” untuk menjawab rendahnya pemahaman mahasiswa semester 6 STIE Yasa Anggana terhadap studi kelayakan bisnis. Mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis umumnya mengalami kesulitan dalam menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan praktik penyusunan rencana bisnis yang realistis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa melalui pendekatan edukatif partisipatif yang menekankan pada keterlibatan aktif, berpikir reflektif, dan aplikasi langsung dalam konteks nyata. Kegiatan dilaksanakan di Botram Garut pada tanggal 14 Juni 2025 dan dirancang dalam bentuk sesi satu hari penuh yang mencakup pemaparan materi, diskusi terbuka, kerja kelompok, dan refleksi peserta. Data dikumpulkan melalui refleksi sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menganalisis komponen utama studi kelayakan, seperti aspek pasar, keuangan, teknis, dan risiko. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok belajar dan perencanaan pembentukan Klinik Kelayakan Bisnis sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa format talk show interaktif efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta memberdayakan mahasiswa untuk berpikir kritis dan menerapkan pengetahuan secara nyata. Kegiatan ini disarankan untuk dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk pelatihan bertahap dan diintegrasikan ke dalam kurikulum kewirausahaan, dengan melibatkan alumni dan pelaku industri sebagai mitra pembelajaran.
Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Sosialisasi dan Praktik Go Green di Masyarakat Desa Onang Utara Kabupaten Majene Martini , Andi Indra; Halim , Agus
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2812

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang semakin kompleks kini tidak hanya menjadi isu di wilayah perkotaan, namun juga mulai dirasakan dampaknya di kawasan pedesaan, termasuk Desa Onang Utara, Kabupaten Majene. Rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan menjadi penyebab utama timbulnya berbagai persoalan seperti pembuangan sampah sembarangan dan minimnya penghijauan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan melalui sosialisasi dan praktik langsung gerakan Go Green yang meliputi edukasi pengelolaan sampah, pelatihan daur ulang, aksi tanam pohon, serta pembentukan bank sampah sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari aparat desa hingga kelompok pemuda dan ibu rumah tangga. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman lingkungan sebesar 82%, terbentuknya taman hijau mini desa, terciptanya produk daur ulang, serta terinisiasinya sistem bank sampah mandiri. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan semangat kolektif dalam menjaga lingkungan dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan berwawasan lingkungan di desa lainnya serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 dan 15.
Pelatihan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital Bagi UMKM Mama-Mama Penjual Noken di Abepura Hesty T. Salle; Klara Wonar; Sara Marlyn Paru; Rosalin Ledi Diana Anauw; Agustinus Salle; Meinarni Asnawi; Siti Rofingatun; Adolf Z.D. Siahay; Paulus K. Allo Layuk; Westim Ratang; Maylen Kambuaya; Syaikhul Falah; Cornelia Matani; Pascalina Sesa; Novi Trihadi; Fatma Yunus
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2835

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), termasukan pelaku usaha mama-mama penjual noken di Kota Jayapura, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi. Namun, mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pencatatan keuangan yang sistematis, penggabungan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, serta kesulitan dalam mengadopsi teknologi digital. Hal ini menyebabkan pengelolaan usaha menjadi kurang optimal. Pencatatan manual seringkali tidak efektif dan rentan terhadap kesalahan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan literasi keuangan dan penggunaan aplikasi digital seperti Buku Warung untuk membantuk pelaku UMKM mengelola keuangan dengan lebih baik dan meningkatkan keberlanjutan usaha mereka. Pengadian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang literasi keuangan dan pentingnya pencatatan keuangan yang baik, lebih dari itu harapannya melalui pengabdian ini dapat mendorong pelaku usaha untuk mulai beralih ke penggunaan aplikasi teknologi digital dalam pengelolaan usaha agar lebih efisien dan akurat. Sehingga melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka sehingga mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal. Pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahapa utama, yaitu: sosialisasi literasi keuangan, pelatihan pencatatan dan penggunaan aplikasi buku warung, serta tahap pendampingan atas pelatihan yang telah dilaksanakan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pentingnya pencatatan keuangan baik itu secara sederhana baik pencatatan melalui buku biasa maupun menggunakan aplikasi digital.
Membangun Kemandirian Ekonomi Pemuda Suku Amungme dan Komoro Timika melalui Literasi Keuangan di Industri Fotografi, Make Up, Barbershop dan Batu Tela Patma, Kurniawan
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2837

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi pemuda Suku Amungme dan Komoro di Timika yang bergerak di sektor industri kreatif, seperti fotografi, tata rias, barbershop, dan kerajinan batu tela. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha muda di wilayah ini mencakup rendahnya pemahaman dalam pengelolaan keuangan usaha, yang berdampak pada kurangnya efisiensi, ketidakteraturan pencatatan, serta minimnya perencanaan keuangan jangka panjang. Program ini dilaksanakan selama periode Mei hingga September 2025 menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis modul GET AHEAD dari International Labour Organization (ILO). Kegiatan meliputi pelatihan pencatatan kas sederhana, simulasi penggunaan aplikasi keuangan, serta pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil program menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun laporan keuangan dan mengelola arus kas, di mana lebih dari 70% peserta mencatat peningkatan omzet usaha hingga 30% pasca pelatihan. Selain itu, partisipasi dalam Festival Kewirausahaan Lokal memperluas jejaring bisnis dan membuka akses terhadap mitra distribusi serta peluang pendanaan mikro. Program ini membuktikan bahwa integrasi literasi keuangan dalam pelatihan wirausaha komunitas adat merupakan strategi efektif dalam membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Pendampingan Digitalisasi Bisnis Produk Bajumper (Batik Jumputan Perjuangan) Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Kemandirian Industri Kreatif Syarifah, Tengku; Pratama, Lucky Satria; Tri Andriani; Lubis, Alweni Khoiriyah; Siregar, Azizah; Br Barus, Melyana; Br Barus, Melyani
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2877

Abstract

Digitalisasi bisnis merupakan salah satu solusi utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Program pendampingan ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mengimplementasikan strategi digitalisasi dalam bisnis Batik Jumputan Perjuangan (BAJUMPER), produk khas dari Desa Perjuangan, Kabupaten Batu Bara. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang difokuskan pada pemasaran digital, penggunaan media sosial, e-commerce, serta strategi branding berbasis kearifan lokal. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman terhadap digitalisasi bisnis, mampu mengelola akun bisnis di platform digital, serta mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dan marketplace. Keberlanjutan program ini dilakukan melalui pembentukan komunitas digital bagi pelaku UMKM BAJUMPER untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam memberdayakan UMKM berbasis industri kreatif di daerah lain.
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Anti Fraud Untuk Mencegah Tindakan Kecurangan Dalam Praktik Keuangan Bagi Pelajar SMA Katolik Sint Carolus Kupang Baso, Susana Purnamasari; Malut, Maria Goreti; Moi, Maria Odriana Veronica
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2925

Abstract

Di era globalisasi dan digitalisasi yang pesat, akses terhadap informasi dan layanan keuangan menjadi lebih mudah dan luas. Namun dibalik kemudahan tersebut terdapat peningkatan risiko dalam berbagai bentuk penipuan. Dengan melihat kondisi ini maka Pendidikan anti fraud sejak dini menjadi semakin penting. Di era digitalisasi dan kemudahan akses informasi seperti sekarang ini juga, generasi muda khususnya pelajar kerap menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan keuangan yang memanfaatkan kurangnya pemahaman mereka terhadap risiko dan tanda-tanda penipuan. Ketidaktahuan ini tidak hanya merugikan pribadi siswa, namun juga menimbulkan pola berpikir dan perilaku yang tidak sehat dalam pengelolaan keuangan di masa depan. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman terkait tindakan fraud. Setelah peserta didik diberikan pemahaman, tujuan berikutnya berkenaan dengan pendidikan karakter anti fraud. Dengan pendidikan yang tepat, siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan keuangan dunia nyata dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengidentifikasi, menghindari dan melaporkan penipuan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan sosialisasi dan diskusi yang melibatkan siswa/siswi SMA katolik Sint Carolus Kota Kupang kelas X dan XI. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman tentang anti fraud, peningkatan pemahaman tentang bentuk-bentuk tindakan fraud dalam praktek keuangan, dan peningkatan pemahaman tentang bahaya dan akibat dari tindakan fraud.
Evaluasi Dampak Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Sonjaya, Yaya; Noy, Ismail R.; Sutisna, Entis; Ermawati, Yana; Khotimah, Khusnul
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.2930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis pendekatan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal di Indonesia, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai budaya lokal, partisipasi komunitas, dan efektivitas sosial dari intervensi akademik dalam konteks multikultural. Studi ini juga menyoroti transformasi peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial melalui pendekatan pemasaran sosial. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 48 artikel yang diterbitkan antara 2018 hingga 2024. Sumber literatur diperoleh dari database akademik bereputasi menggunakan kata kunci seperti community engagement, local wisdom, dan social impact. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik pengkodean manual untuk mengidentifikasi pola, strategi, dan tantangan dari praktik pengabdian berbasis kearifan lokal. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan kontekstual berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan efektivitas program, memperkuat kohesi sosial, serta membentuk transformasi nilai yang berkelanjutan. Keterlibatan lembaga lokal dan model evaluasi partisipatif menjadi penentu keberhasilan program. Namun, masih terdapat hambatan seperti ketimpangan kuasa, literasi digital rendah, dan ekspektasi yang tidak selaras antara universitas dan komunitas. Studi ini memberikan kontribusi teoritis dengan mengintegrasikan konsep pemasaran sosial dalam praktik pengabdian masyarakat. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai panduan strategis bagi akademisi dan pengambil kebijakan dalam merancang program pengabdian yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan berbasis budaya lokal.