cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Bajiminasa Makassar, Jl. Meranti No.1, Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Celebes Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 29624088     DOI : https://doi.org/10.37531/celeb.v2i1
Celebes Journal of Community Services with ISSN 2962-4088 is a biannual scientific multidisciplinary journal published by STIE Amkop Makassar, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Implementation of service activities also involve the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society. The articles are going to be published in the months of May and November each year. Any interested authors could submit their manuscript in English or Bahasa Indonesia.
Articles 217 Documents
Meningkatkan Kesehatan Anak, Remaja, dan Petani Pesisir melalui Bakti Sosial Terpadu Bidang Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di Kabupaten Bantaeng Widya Widita; Khairuddin Djawad; Anis Irawan Anwar; Siswanto Wahab; Muhlis; Airin R Nurdin; Andi Hardianty; Nurul Rezki Fitriani Azis
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3153

Abstract

Masyarakat pesisir di Kabupaten Bantaeng, khususnya anak-anak, remaja, dan petani rumput laut, menghadapi tantangan kesehatan yang nyata. Anak-anak masih terkendala keterbatasan akses layanan dasar, remaja memiliki literasi rendah terkait penyakit menular seksual dan perawatan kulit, sementara petani rumput laut rentan terhadap penyakit kulit akibat pekerjaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan solusi yang terintegrasi guna meningkatkan kesehatan kelompok rentan tersebut sekaligus memperkuat peran institusi pendidikan tinggi dalam pelayanan masyarakat. Departemen Dermatologi, Venereologi, dan Estetika FK Universitas Hasanuddin melaksanakan empat intervensi utama: (1) sirkumsisi massal untuk 52 anak SD, (2) chemical peeling wajah untuk 38 remaja dengan jerawat/hiperpigmentasi, (3) penyuluhan kesehatan bagi 126 peserta tentang PMS, skabies, tumor kulit, dan kesehatan reproduksi, serta (4) pemeriksaan dan pengobatan 64 petani rumput laut dengan keluhan dermatitis, infeksi jamur, dan eksim. Program melibatkan 280 penerima manfaat langsung. Evaluasi pre–post test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 45,2%. Peserta sirkumsisi puas dengan pelayanan tanpa komplikasi serius, sementara remaja memperoleh perbaikan klinis awal pasca peeling. Petani rumput laut melaporkan berkurangnya gejala pruritus dan inflamasi dalam dua minggu. Intervensi multidisiplin ini berdampak promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pengabdian berbasis kebutuhan lokal.
Pemamfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Kompos Untuk Meningkatkan Produksi Pertanian di Desa Bujung Manurung Ratna, Ratna; Heryati, Yati; Herman, Herman; Tumoto, Ivan
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3158

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bujung Manurung, Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa, dengan tujuan memberikan informasi dan Solusi serta praktek kepada masayarakat tentang pencegahan pencemaran lingkungan melalui pemamfaatan limbah kotoran sapi, mengingat di Desa Bujung Manurung adalah desa yang kecil namun sangat asri dan bersih. Masyarakat Bujung Manurung memiliki jumlah ternak sapi yang banyak dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah sehingga kami tertarik mengangkat tema tersebut karena mengingat kotoran sapi adalah salah satu bentuk pencemaran lingkungan yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Kegiatan ini dirancang dalam beberapa tahapan, yaitu identifikasi wilayah, pelatihan masalah limbah kotoran sapi, serta simulasi dan pendampingan menggunakan pupuk kompos. Metode fermentasi ini dilakukan dengan EM4 kuning dan bahan bahan yang digunakan yaitu kotoran sapi, abu, sekam padi yang sudah dibakar, air gula (bisa gula pasir atau gula merah) tapi lebih menyarankan pake gula merah dan ditambahkan arang, setelah dicampur masukkan dalam kantongan atau plastik dan di tanam ke dalam tanah selama satu minggu asal tertutup dengan tanah dan jangan lupa diaduk dan ditanam Kembali setelah kurang lebih dua minggu hasilnya baru bisa digunakan atau di manfaatkan agar hasil pertanian meningkatkan produksi yang banyak dengan menggunakan pupuk yang alami.
Pengembangan Jejaring Bisnis Hasil Pertanian Dan Perkebunan Berbasis Digital : Studi Kasus Desa Ralleanak Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa. Fajariani, Nur; Asia, Nur; Kamarudin, Jamaludin; Darmawan, Muh. Albani
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi geografis suatu wilayah yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian kurang lebih 500 sampai dengan 2.000 kilometer di atas permukaan laut, serta memiliki iklim dingin serta potensi yang besar dalam bidang pertanian dan perkebunan dengan didukung oleh tingkat kesuburan tanah, sehingga hasil pertanian dan perkebunan berlimpah dan tentu saja berdampak pada kesejahteraan penduduk. Penduduk yang berada diwilayah pegunungan sebagian besar bergantung pada hasil pertanian dan perkebunan perlu didukung dengan pengolahan dan juga perlu jaringan yang luas dalam memasarkan hasil pertanian dan perkebunan, untuk itu diperlukan edukasi bagi penduduk yang berada diwilayah tersebut bagaimana cara membangun jejaring bisnis berbasis digital untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
Peningkatan Literasi Keuangan Rumah Tangga Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan Di Desa Tampa Kurra Junaeda, Junaeda; SL, J. Fuji Inzani.; Puspita S, Retno Ayu; Arif, Muh.
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi keuangan rumah tangga sering kali menjadi pemicu permasalahan ekonomi di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Tampa Kurra. Kurangnya pemahaman mengenai perencanaan, pencatatan, dan pengelolaan keuangan menyebabkan banyak rumah tangga kesulitan mengatur pendapatan dan pengeluaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui program pelatihan manajemen keuangan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung, diskusi kelompok, dan praktik penyusunan anggaran rumah tangga sederhana. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan perwakilan rumah tangga di Desa Tampa Kurra. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan, keterampilan membuat anggaran, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, sebagian besar peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan manajemen keuangan efektif dalam meningkatkan literasi keuangan rumah tangga di pedesaan, sekaligus menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Nanas dalam Bentuk Selai untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Desa Panetean. Mappigau, Ernawaty; N, Naska; Rustam, Rustam; Masfiah, Siti; Arisna, Sri
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3179

Abstract

Desa Panetean memiliki potensi besar dalam produksi buah nanas, namun hasil panen selama ini hanya dijual dalam bentuk segar dengan nilai jual yang relatif rendah. Kondisi ini menyebabkan kurang optimalnya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan produk olahan nanas dalam bentuk selai sebagai upaya mendukung ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan selai nanas, pendampingan pengemasan dan pemasaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah nanas menjadi produk selai yang higienis, bernilai jual, dan memiliki daya tarik pasar. Selain itu, masyarakat mampu menghasilkan produk dengan variasi rasa dan kemasan yang lebih menarik sehingga berpotensi meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun luar daerah. Kegiatan ini berhasil mendorong lahirnya inisiatif usaha kecil berbasis potensi lokal dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi produk. Dengan demikian, pengembangan produk selai nanas terbukti dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ekonomi kreatif masyarakat Desa Panetean.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Kelompok Tani “Tani Mulya” di Desa Kajoran Melalui Pelatihan Pengolahan Kakao dan Pemasaran Berbasis Direct-to-Consumer Mahyuzar, Heri; Susridar; Wibisonya, Irawan; Anhar, Ahmad Zein; Saputra, Angga Asih; Heriyono, Ridan
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirianekonomi Kelompok Tani “Tani Mulya” di Desa Kajoran melalui pelatihan pengolahan kakao danpemasaran berbasis Direct-to-Consumer (D2C). Permasalahan yang dihadapi mitra meliputirendahnya keterampilan dalam mengolah hasil panen kakao serta terbatasnya akses pasar yangberdampak pada rendahnya nilai jual produk. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapanutama, yaitu: pelatihan fermentasi, pelatihan diversifikasi produk kakao dan pelatihanpemasaran berbasis Direct-to-Consumer. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatanpengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam mengolah kakao sertakemampuan memasarkan produk secara langsung kepada konsumen. Selain itu, terdapatpeningkatan motivasi petani untuk mengembangkan usaha berbasis olahan kakao secaramandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi pedesaan yangberkelanjutan berbasis pengolahan hasil pertanian dan pemasaran digital.
Hilirisasi Pengembangan Agrowisata Berbasis Agribisnis Dalam Peningkatkan Pendapatan Petani Di Desa Kanreapia Hasanuddin, Arnas; Risman, Risman; Hasanuddin, Askari
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3241

Abstract

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM-PM) ini bertujuan untuk memberdayakan petani di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa melalui hilirisasi pengembangan agrowisata berbasis agribisnis. Potensi pertanian hortikultura yang besar di desa ini belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi kreatif dan wisata edukatif. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui kemitraan antara mahasiswa, petani, pemerintah desa, dan kelompok sadar wisata. Metode yang digunakan meliputi pelatihan manajemen agribisnis, pengolahan hasil pertanian bernilai tambah, pengembangan paket wisata tani, serta penerapan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan kewirausahaan petani, terbentuknya produk olahan lokal seperti teh herbal dan sayuran kemasan siap jual, serta bertambahnya kunjungan wisata ke Desa Kanreapia. Melalui model hilirisasi ini, petani tidak hanya menjadi produsen bahan mentah tetapi juga pelaku aktif dalam rantai nilai agrowisata. Program ini berhasil meningkatkan pendapatan petani secara bertahap dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Pengembangan Keterampilan Social Media Marketing bagi Guru dan Siswa untuk Mendukung Branding Sekolah di SMA Hasanudin Wajak Malang Fachmi, Muhammad; Thahirrah, Nadia Nur; Amelia, Ratih; Kharisma, Fresha; Arifah, Ika Diyah Candra
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong institusi pendidikan untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana strategis dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing. SMA Hasanuddin Wajak Malang, sebagai sekolah berbasis pesantren tertua di wilayahnya, memiliki potensi keunggulan yang belum sepenuhnya terekspos melalui strategi pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa dalam mengelola social media marketing (SMM) guna memperkuat branding sekolah. Metode pelaksanaan mencakup asesmen kebutuhan, pelatihan, dan pendampingan berbasis praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi konsep branding, perancangan konten, hingga analisis insight media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep branding dan keterampilan teknis SMM, yang ditunjukkan melalui kemampuan merancang konten kreatif dan menyusun content calendar. Selain itu, telah terbentuk tim media sosial permanen yang terdiri dari guru dan siswa, serta dirumuskan pembagian peran untuk mendukung konsistensi publikasi. Program ini juga meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya narasi lokal sebagai pembeda dalam pembangunan citra sekolah. Kegiatan berpotensi berkelanjutan melalui pendampingan virtual, evaluasi performa konten, dan penyusunan SOP pengelolaan media sosial. Secara keseluruhan, PkM ini berkontribusi dalam memperkuat branding sekolah berbasis media sosial dan dapat direplikasi pada institusi pendidikan serupa.
Peningkatan Kompetensi Aparatur Pengawas Pemilu dan Sekretariat Panwaslu melalui Bimbingan Teknis Partisipatif di Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut Ipa, Ipa Hafsiah Yakin
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pemilihan umum yang demokratis menuntut hadirnya aparatur pengawas yang memiliki kompetensi tinggi, integritas yang kuat, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial politik. Dalam praktiknya, aparatur pengawas pemilu di tingkat kecamatan masih menghadapi tantangan dalam hal kemampuan administrasi, dokumentasi, pelaporan digital, dan koordinasi kelembagaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur pengawas pemilu dan sekretariat Panwaslu Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut melalui penerapan bimbingan teknis partisipatif yang menekankan pembelajaran aktif, reflektif, dan berbasis pengalaman lapangan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan partisipatif, pendampingan penerapan di lapangan, serta forum diseminasi dan pembentukan komunitas praktik. Kegiatan ini melibatkan aparatur pengawas pemilu dan staf sekretariat yang terlibat langsung dalam tugas pengawasan tahapan pemilu. Proses pelatihan berjalan secara interaktif dan menempatkan peserta sebagai subjek pembelajaran. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan yang bermakna dalam pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme peserta, terutama dalam aspek pemahaman regulasi, pengelolaan administrasi, dan pelaporan hasil pengawasan. Kegiatan ini berhasil membentuk aparatur pengawas pemilu yang lebih kompeten, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan digitalisasi dalam pengawasan pemilu. Selain menghasilkan peningkatan individu, kegiatan ini juga memperkuat kelembagaan Panwaslu melalui terbentuknya budaya kerja partisipatif dan komunitas belajar berkelanjutan di lingkungan Panwaslu Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut.
Peningkatan Potensi Ekonomi Lokal Melalui Tata Kelola Keuangan Untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif Umkm Sugianto, Sugianto; Hasriani , Hasriani; syamsuriana, Nur; Djafar, Djafar; Arifani, Arifani; Akbardin, Muhammad; Inayah, Ariyanti; Anwarbi, Raqiqah Iffah Rahmi; Sammana, Ikhsan
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i2.3264

Abstract

UMKM ekonomi kreatif berperan penting dalam memperkuat ekonomi lokal. Namun, kelemahan tata kelola keuangan sering menjadi hambatan utama bagi pengembangan usaha, termasuk pada UMKM di RW 07 Kelurahan Sudiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan tata kelola keuangan pelaku UMKM melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi pre-test dan post-test literasi keuangan, workshop pencatatan kas sederhana, serta penggunaan aplikasi keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pencatatan transaksi, pemisahan keuangan usaha dengan pribadi, serta kesiapan untuk mengakses pembiayaan formal. Tata kelola keuangan yang baik terbukti mampu memperkuat kapasitas UMKM dalam mengembangkan usaha dan berkontribusi pada peningkatan potensi ekonomi lokal.