cover
Contact Name
Rohmad Apriyanto
Contact Email
padimas@unugiri.ac.id
Phone
+62895322808717
Journal Mail Official
padimas@unugiri.ac.id
Editorial Address
https://journal.unugiri.ac.id/index.php/padimas/about/editorialTeam
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
PADIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28306511     DOI : https://doi.org/10.32665/padimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri sebagai implementasi bidang Pendidikan, ilmu pengetahuan, keagamaan, teknologi, ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam pemberdayaan masyarakat. Secara khusus berfokus pada permasalahan pokok dalam pengembangan wilayah pengabdian masyarakat sebagai berikut : - Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. - Pelatihan, Pemasaran, Teknologi tepat guna, Desain - Kegiatan keagamaan guna meningkatkan spiritualitas dan religiusitas di lingkungan masyarakat - Pemberdayaan masyarakat, Akses sosial - Daerah perbatasan dan Daerah tertinggal
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Pendampingan Belajar Matematika di SMP Negeri 36 Kerinci pada Materi (SLDV) Sistem Persamaan Linier Dua Variabel : Mathematics Learning Assistance At SMP NEGERI 36 KERINCI in the Matetial (SLDV) System of Linear Equations of Two Variables Rosi Nopela; Aan Putra Aan Putra
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i1.1318

Abstract

Matematika merupakan ilmu dasar dari berbagai bidang ilmu pengetahuan banyak ditemui dalam kehidupan. Matematika berperan penting dalam mengasah pola pikir dan daya nalar .oleh karena itu matematika harus diajarkan dan disukai oleh anak sejak dini, mulai tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi .pembelajaran matematika diindonesia belum terlasana dengan baik.salah satu paktor penyebabnya adalah adanya kesalahan konsep.berdasarkan uraian tersebut maka dilakukan kegiatan pendampingan pembelajaran matematika. Kegiatan pendampingan dilakukan di SMP Negeri 36 kerinci denagan sasaran siswa. Beberapa kesalahan konsep yang ditemui dan dibenahi ketika pendampingan adalah penambahan negatif ( - ) dan positif (+) dan menganalisis soal cerita. Dari kegiatan pendampingan diketahui bahwa salah satu penyebab terjadinya kesalahan konsep adalah kareana kurangnya perhatian khusus guru terhadap siswa dan kurangnya pemahaman konsep dasar matematika siswa.kegiatan pengabdian dengan tema pendampingan belajar matematika ini mendapat respon positif dari bapak/ibuk guru dan siswa.
Pengembangan Kelompok Bimbingan Belajar (Bimbel) Berbasis Organisasi IPNU dan IPPNU Di Desa Kenanti Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati: Development of IPNU and IPPNU Organization-Based Tutoring Groups (Bimbel) in Kenanti Village, Dukuhseti District, Pati Regency Zamroni, Edris; Gudnanto, Gudnanto
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i1.1380

Abstract

The existence of tutoring institutions in Indonesia certainly does not violate existing laws and instead has a strong legal basis in terms of the Education Law. In relation to the implementation of the educational process in Indonesia, the existence of this institution is very helpful for parents of students (SD, SMP and SMA) who want their children to excel in school. Indeed, there are many views in the field that teachers are less or not successful in providing an optimal educational process for students so that students can understand. Therefore, most parents rely on tutoring institutions to improve their children's performance at school. In Kenanti Village there are around 1244 students who have the potential to become tutoring participants. However, there is not a single tutoring institution in the village or in its surroundings. The tutoring group will work with IPNU and IPPNU as the basis for activities. This training and development will be carried out in 10 planned activities starting from identifying the eligibility of prospective tutors to training on basic skills in teaching strategies for students participating in tutoring activities. The mentoring and training activities for the development of Tutoring Institutions are carried out from 12 October 2021 – 4 January 2022. The result IPNU and IPPNU-based RULI Tutoring Institute was formed in Kenanti Village, Dukuhseti District, Pati Regency.
Pendampingan Pelaporan SPT Melalui E-Form Pada UMKM "Astrid Catering": Assistance in SPT Reporting Through E-Form at UMKM “Astrid Catering” Eria Listia Putri; Nugraeni, Nugraeni
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i1.1699

Abstract

Tingkat pengetahuan perpajakan para pelaku UMKM yang masih rendah membuat sebagian besar pelaku UMKM terkendala dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Padahal UMKM memegang peran yang penting dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Seiring berkembangnya zaman, sistem dalam membayar dan melaporkan pajak juga semakin berkembang dan mudah menggunakan teknologi yang semakin berkembang, atau yang biasa disebut dengan digitalisasi. Digitalisasi dalam perpajakan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun, realitanya pengetahuan mengenai digitalisasi juga masih terbatas. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan mengenai perpajakan sektor UMKM dan cara melaporkan SPT secara semi online melalui e-form. Metode yang digunakan yaitu ceramah dengan memberikan pemahaman tentang pelaporan SPT dan pendampingan secara langsung dalam mengisi SPT. Hasil dari kegiatan ini adalah Astrid Catering dapat mengisi SPT melalui e-form dengan mandiri.
MOTIVASI BAGI PENYANDANG DISABILITAS UNTUK BERPRESTASI DALAM BIDANG OLAHRAGA DI KOTA SALATIGA : Motivation For Persons With Disabilities To Achieve In Sports In Salatiga City Wahyu Nur Aini; Ika Nilawati Ika Nilawati; Nur Amin Nur Amin; Fredy Eko Setiawan Fredy Eko Setiawan; Mochamad Sodik Mochamad Sodik; Burnadus Ingge Wibowo Burnadus Ingge Wibowo
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i1.1793

Abstract

Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik,intelektual,mental dan sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Di Kota Salatiga, komunitas penyandang disabilitas yang bernama Komunitas Disabilitas Harapan Mandiri (KDHMS) yang beranggotakan 145 orang dari berbagai jenis penyandang disabilitas. National Paralympic Committee Indonesia Kota Salatiga saat ini menjadi tempat bernaung atlet penyandang disabilitas dari berbagai cabang olahraga dan memiliki fungsi antara lain menggalang dan menjalin persatuan dan kesatuan antar insan olahraga penyandang disabilitas di Indonesia dan Internasional, meningkatkan prestasi olahraga difabel di Indonesia, memberi perlindungan kepada anggota dan atlet penyandang disabilitas, dan terakhir, pembinaan kesejahteraan, keadilan dan atau kehormatan olahraga difabel. Berdasarkan analisis situasi di Komunitas Difabel Harapan Mandiri Kota Salatiga (KDHMS) yang telah dilakukan dapat diketahui beberapa permasalahan yaitu: Penyandang disabilitas kurang mengetahui tentang prestasi olahraga penyandang disabilitas, Penyandang disabilitas masih banyak yang masih menutup diri, Penyandang disabilitas kurang memiliki motivasi untuk meraih prestasi di bidang olahraga disabilitas. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pemberian motivasi kepada penyandang disabilitas untuk berprestasi dibidang olahraga disabilitas penyandang disabilitas di Kota Salatiga dan sosialisasi cabang-cabang olahraga disabilitas. Dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat memiliki kesimpulan yaitu setelah terlaksananya PKM, calon atlet penyandang disabilitas memiliki Motivasi dan semangat untuk berprestasi dibidang olahraga. Kata kunci: disabilitas, motivasi, prestasi olahraga
Pelatihan Pengolahan dan Penyajian Makanan Sehat Guna Mencegah Stunting Warga Desa Karangrejo Kabupaten Demak : Training on Processing and Serving Healthy Food to Prevent Stunting in Karangrejo Village, Demak Regency Rakhmi Hidayati; Alvi Ratna Yuliana; Sri Fitrianingsih; Luthfiana Nurulin Nafi'ah; Annis Rahmawaty
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i1.1805

Abstract

Stunting merupakan kondisi yang menggambarkan gangguan pertumbuhan yang terlihat dari keadaan fisik anak tidak mempunyai tinggi badan sesuai dengan rata-rata anak seusianya yang terjadi akibat masalah defisiensi gizi. seorang anak yang kurang selama pertumbuhan dan perkembangan awal. Daerah rawan stunting di Jawa Tengah meliputi wilayah berikut: Kabupaten Brebes, Cilacap dan Demak. Angka stunting di Kabupaten Demak pada tahun 2019 sebesar 50,23%. Kabupaten Demak termasuk dalam 60 kabupaten/kota prioritas anak stunting tahun 2019. 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) merupakan masa emas yang menentukan kualitas kesehatan di kehidupan selanjutnya. Hal tersebut menandakan bahwa 1.000 HPK adalah jumlah waktu yang harus diperhitungkan agar gizi balita dapat terpenuhi dan segera dilakukan perbaikan agar ke depan tidak terjadi masalah kurang gizi yang dapat mengakibatkan stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah sebagai salah satu bentuk upaya untuk menurunkan angka stunting di Desa Karangrejo Kabupaten Demak dengan meningkatkan pengetahuan ibu berkaitan dengan pola asuh dan pola makan balita yang baik beserta pemberian informasi beserta contoh makanan yang memiliki gizi cukup untuk balita melalui kegiatan pelatihan pengolahan dan penyajian makanan sehat. Tahapan kegiatan pengabdian terdiri dari penyajian materi, pengolahan makanan dan penyajian makanan. Dari kegiatan ini, hasil yang ingin dicapai adalah warga yang memiliki antusiasme yang tinggi sehingga kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan lancar. Warga desa tidak merasa asing lagi dan mengetahui tentang cara mencegah stunting. Serta, pemberian makanan pendamping ASI secara tepat.
Motivasi Prestasi Di Bidang Olahraga Pada Siswa Siswi SD Ngampal 1 Heru Iswanto; Adelia, Tinta
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v3i1.1806

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SDN Ngampal 1 yang berlokasi di Jl.Ramudimejo Rt.10 Rw. 03 Desa Ngampal Kecamatan Sumberrjo Kabupaten Bojonegoro berjalan dengan baik, karena ada dukungan dari kepala sekolah dan seluruh guru di sekolahan tersebut dalam memberikan motivasi prestasi dibidang olahraga. Hal ini dilakukan agar siswa-siswi mendapatkan motivasi prestasi dan agar memiliki minat dalam meraih prestasi di bidang olahraga.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan motivasi / dorongan agar siswa di SDN Ngampal 1 minat dalam meraih prestasi dibidang olahraga.
Pelatihan Buket Snack untuk Meningkatkan Kewirausahaan Masyarakat di Guntur Demak Anisa Anastasya; Ira Fazira; Solahudin Izami Al'ayubi; M. Khoirur Rofiq
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i2.2244

Abstract

Sebagian besar masyarakat anggota PKK Desa Guntur yang mayoritas adalah ibu rumah tangga berada pada kondisi ekonomi menengah ke bawah, kewirausahaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga juga tergolong rendah. Sebagai alternatif solusi dari kondisi tersebut adalah dengan memberikan sosialisasi kewirausahaan dengan pelatihan pembuatan buket snack. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja, melatih peserta untuk berkreasi, dan mengasah keterampilan dengan memanfaatkan barang yang ada di sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang di Desa Guntur Demak. Peserta pelatihan buket snack terdiri dari ibu-ibu anggota PKK Desa Guntur, Demak. Adpun pengabdian ini dilakukan dengan metode Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan sebagai berikut: 1) Survey aset yang dimaki masyarakat dan konfirmasi, 2) Pembelian Bahan, 3) Pelatihan Pembuatan Bucket Snack, 4) Tahap Sosialisasi Kewirausahaan. Hasil dari pelatihan pembuatan buket snack ini mampu meningkatkan kesadaran wirausaha dengan memaksimalkan potensi yang ada dan memberikan keterampilan peserta dalam pembuatan buket snack sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Kata Kunci : Keterampilan, buket snack, wirausaha, Demak Most of the PKK members of Guntur Village, the majority of whom are housewives, are in lower-middle economic conditions, entrepreneurship carried out by housewives is also relatively low. An alternative solution to this condition is to provide entrepreneurship socialization with training in making snack bouquets. This activity aims to improve skills so that they can create jobs, train participants to be creative, and hone skills by utilizing items around them. This activity was carried out by KKN UIN Walisongo Semarang students in Guntur Demak Village. Participants in the snack bouquet training consisted of women from PKK members in Guntur Village, Demak. Meanwhile, this service is carried out using the Asset Based Community Development (ABCD) method with the following stages: 1) Survey of assets used by the community and confirmation, 2) Purchase of materials, 3) Training on making snack buckets, 4) Entrepreneurship socialization stage. The results of this snack bouquet making training were able to increase entrepreneurial awareness by maximizing existing potential and providing participants with skills in making snack bouquets as a way to increase family income. Keywords : Skills , snack bouquet, entrepreneurship, Demak
Pelatihan Penaganan dan Pencegahan Cedera Ankle Cabor Sepak Takraw Putri PPLOP Jawa Tengah Zekha, Novita; Kurnia Wardani, Atika; Nilawati, Ika; Amin, Nur
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i02.2255

Abstract

ABSTRAK Sepak Takraw adalah olahraga jenis olahraga keterampilan akrobatik dan memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam memainkannya menjadi dasar selama proses pelatihan dan pertandingan akan memiliki risiko cedera yang tinggi. Sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga binaan Balai PPLOP Jawa Tengah. Balai PPLOP merupakan tempat pembinaan dan pelatihan atlet yang memiliki bakat dalam olahraga dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi. BPPLOP yang berpusat di Jatidiri Semarang membina cabang olahraga sebanayak 25 cabang olahraga, salah satunya adalah cabang olahraga sepak takraw putri yang terdiri dari 9 atlet. Menurut analisis situasi dapat diketahui bahwa permasalahan yang dialami atlet adalah Sebagian besar atlet belum mengetahui penanganan dan penvegahan cedera ankle dikarenakannya belum adanya pematerian dan sosialisasi tentang penanganan dan perawatan cedera ankle di sekolah maupun di BPPLOP Jawa Tengah. Target yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan atlet terkait tentang penanganan dan pencegahan cedera ankle khususnya pada Atlet Cabang Olahraga Sepak Takraw BPPLOP Jawa Tengah. Sasaran untuk penelitian ini merupakan atlet sepak takraw putri yang berjumlah 9 atlet dengan metode yang digunakapan meliputi 2 tahap, yaitu: Tahap pertama adalah pra pelaksanaan yang meliputi koordinasi pelaksanaan, survai lokasi, perizinan, persiapan sarana dan prasarana. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan yang meliputi pemaparan materi dan pelatihan penanganan dan perawatan cedera ankle. Penelitian ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan adanya peningkatan pemahaman pada atlet sepak takraw PPLOP Jawa Tengah tentang PPC utamanya pada cedera Ankle yang dapat dibuktikan dari tabel yang didapatkan oleh peneliti yaitu tingkat pengetahuan sebelum adanya sosialisasi dan setelah terlaksanakannya kegiatan sosialisasi yaitu 14,3 % dan 71,4 %.   Kata kunci: Cedera Ankle, Sepak Takraw
Interactive Activity Games Untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Pada Anak di Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Iin WidyaLestari; Mohammad Fatoni; Khoirul Wafa; Edi Suwandi; Nur Aini Mursidha; Naylatus Sa'adah
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i2.2294

Abstract

Bahasa Inggri merupakan salah satu Bahasa internasional yang sangat penting untuk dikuasai. Bahkan Bahasa Inggris menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang dipelajari pada tingkatan sekolah menengah pertama hingga tingkat universitas. Salah satu komponen penting dalam Bahasa Inggris ialah penguasaan kosakata. Kosakata (vocabulary) merupakan salah satu komponen Bahasa yang sangat penting pada tahap awal. Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras memiliki anak - anak yang memiliki potensi yang baik karena banyak dari mereka antusias dalam mempelajari Bahasa Inggris. Selain itu mereka masih belum memiliki cara yang cukup efektif dalam belajar kosakata. Sehingga perlu diadakan pendampingan dan pelatihan pembelajaran kosakata Bahasa Inggris dengan Interactive Language Games yang interaktif, menyenangkan dan mampu meningkatkan motivasi dan penguasaan kosakata Bahasa Inggris secara baik pada anak – anak di desa Glagahwangi di Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras. Tujuan dari pengabdian ini ialah untuk memberikan pelatihan Interactive activity games untuk belajar kosakata Bahasa Inggris kepada anak – anak desa Glagahwangi. Tahapan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini ialah penyamapaian dan pemaparan materi, pelatihan dan praktek kegiatan interactive activity games. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik. Anak – Naka dapat menerapkan pembelajaran kosakata di sekolah dan dirumah.
Pelatihan Qur-Any 2 Untuk Meningkatkan Kemampuan Terjemah Al-Qur’an Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 1 Ngaglik Kasiman Badi', Ulva; fauziyah, Ririn; Tawakkal, M. Iqbal
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i2.2371

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman umat Islam yang berlaku sepanjang zaman. Maka sudah menjadi keharusan mempelajari Al-Qur’an sejak dini, baik dari baca, tulis, terjemah, dan tafsir Al-Qur’an. Banyak metode dikembangkan untuk meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Beberapa metode dikembangkan untuk sampai pada pembelajaran terjemah Al-Qur’an. Hal ini dikarenakan untuk anak jenjang usia PAUD, SD, MI sudah dibekali dengan kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Sedangkan untuk kemampuan terjemah Al-Qur’an masih tergolong rendah. Banyak anak yang sudah bisa baca tulis Al-Qur’an, akan tetapi untuk kemampuan menerjemahkan masih kurang. Maka pelatihan untuk terjemah ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kompetensi memahami terjemah perkata Al-Qur’an. Tujuan Pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi terjemah Al-Qur’an siswa. Metode yang digunakan adalah pendampingan pada saat pelatihan terjemah Al-Qur’an. Hasil Pelatihan siswa sangat antusias mengikuti pelatihan Qur-any 2, siswa memiliki bekal hafalan kosa-kata dasar untuk menerjemahkan Al-Qur’an. Beberapa kendala yang dihadapi yaitu waktu yang tersedia sangat terbatas. Kata Kunci: Pelatihan, Qur-any, Terjemah, Perkata, Al-Qur’an.

Page 2 of 4 | Total Record : 35