cover
Contact Name
Muhammad Asmar
Contact Email
sendamas@uai.ac.id
Phone
+6285210479291
Journal Mail Official
sendamas@uai.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Al Azhar Indonesia, Lt. 2. Ruang 207 Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp : 021 727 92753, 724 4456 ext 2012 Fax : 021 7244767 email : lp2m@uai.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
ISSN : -     EISSN : 29858747     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/psn.v3i1.2391
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial 5. Layanan Komunitas Mahasiswa 6. Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Sinergitas Kebijakan Pangan Negara Anggota ASEAN dengan Prioritas Kebijakan Pemerintah Indonesia Menangani Krisis Pangan di Nusa Tenggara Timur Rahmawati, Nurul; Mahadri, Mc Akhtar Ramzi
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2503

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu isu yang terus dihadapi oleh Indonesia sebagai negara yang aktif memproduksi pangan khususnya beras. Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43, salah satu poin penting yang menjadi hasil dari KTT ini adalah dibutuhkannya kolaborasi dan sinergitas antar negara anggota ASEAN dalam mencapai penguatan ketahanan pangan ASEAN untuk menyiapkan langkah mitigasi bencana alam yang terjadi. Oleh karena itu, negara-negara anggota ASEAN sepakat mengusung beberapa strategi dalam penanganan krisis pangan yang terjadi di negara anggota ASEAN. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui sejauh mana strategi dan prioritas ASEAN dalam mengoptimalkan isu pangan ini yang bersinergi dengan kebijakan ketahanan pangan di Indonesia melalui isu krisis beras yang berada di NTT dengan menggunakan konsep sekuritisasi pangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif eksplanatif untuk memahami bagaimana proses, interaksi antar aktor serta hasil yang diterapkan untuk menuntaskan ancaman krisis pangan di kawasan. Dalam menangani krisis pangan di NTT, Pemerintah Indonesia menerapkan proyek lumbung pangan nasional (food estate) serta pemanfaatan alternatif bahan pangan lokal di NTT. Sementara dalam skala regional, kerjasama yang dilakukan ASEAN melalui penguatan ASEAN Food Security Information (AFSIS) dan Food and Agriculture Organization (FAO) dalam menciptakan ketahanan pangan di kawasan dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani krisis pangan.Kata kunci -  ASEAN, Kebijakan Indonesia, Kebijakan Pangan, Krisis Beras, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Kegiatan Social Empowerment Mahasiswa Penerima Beasiswa: Gerakan Peduli Bumi Bersama Panti Yatim Indonesia Tebet, Jakarta Selatan Ni'mah Tsabitah; Putri Syakina; Roziinah Zahraa Dwi Isnaini; Nur Rozaki Umam; Adji Willy Mubarok; Ariel Putra Wibisono; Fahri Ramadhan; Nadia Nadia; Nur Dea Aelyzah; Lia Nurhaliza; Nunung Nurhasanah
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1499

Abstract

Untuk menjalankan upaya pelestarian bumi kami tertarik untuk melakukan kegiatan edukasi tentang Go Green di Panti Yatim Indonesia, Tebet, Jakarta Selatan. Edukasi tersebut dengan dilaksanakannya kegiatan menonton bersama kartun bertemakan Go Green “WALL-E” dan berkreativitas melukis di tote bag, yang bisa digunakan sebagai pengganti plastik. Selain itu, terdapat permasalahan di Panti Yatim Indonesia (PYI) Tebet yaitu kurangnya memberikan pelajaran ilmu yang bersifat umum sehingga membutuhkan bantuan lebih dalam memberikan edukasi dasar seperti baca tulis dan perhitungan dasar matematika. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini yaitu tim melakukan observasi ke beberapa tempat rumah panti yatim, mempersiapkan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan, pembuatan laporan kegiatan dan terakhir mempublikasikan kegiatan. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, merupakan salah satu cara menumbuhkan budaya membaca dan menulis serta. dapat meningkatkan kepedulian terhadap bumi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini anak-anak PYI Tebet sudah cukup paham akan pentingnya literasi dan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, jiwa kepedulian serta kepekaan mereka untuk menjaga keselamatan bumi semakin tinggi.Kata Kunci: Minat baca, Kesadaran lingkungan, Go-green, Kuliah kerja nyata
Pemberdayaan Karang Taruna dalam Mengoptimalkan Pengolahan Sampah Organik dengan Maggot BSF di Desa Cikidang Sukabumi Gayatri Atmadi; Syafitri Jumianto; Imsar Gunawan; Kun Mardiwati Rahayu; Nurul Robbi Sepang; Dewi Elfidasari
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1615

Abstract

Masalah kebersihan lingkungan merupakan masalah penting yang perlu diperhatikan semua orang baik di kota mau pun di desa. Oleh karena itu, solusi yang tepat perlu diberikan untuk menghasilkan lingkungan hidup yang bersih, nyaman dan sehat. Salah satu langkah untuk menumbuh- kembangkan kesadaran masyarakat, yaitu melalui pendidikan Karang Taruna di desa Cikidang sebagai “sasaran kegiatan” dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi dan sehat. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa pihak Karang Taruna tidak memiliki pengetahuan dalam mengolah sampah organik dengan teknologi ramah lingkungan berupa Maggot BSF (black soldier fly). Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra, adalah: (1). Karang Taruna membutuhkan pengetahuan tentang pengolahan sampah organik dengan Maggot BSF. (2). Karang Taruna tidak memiliki ketrampilan tentang pengolahan sampah yang bisa memberi nilai ekonomis. (3). Karang Taruna tidak memiliki peralatan sederhana untuk budidaya Maggot. Solusi yang ditawarkan kepada mitra berupa pemberian pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan sampah organik dengan Maggot BSF. sehingga dapat  menjadi makanan ikan dan unggas, serta pemberian peralatan sederhana untuk budidaya Maggot. Kegiatan ini memberikan hasil yang signifikan karena Karang Taruna telah mampu mengurai sampah organik dan budidaya Maggot sehingga bisa menjadi makanan ikan dan unggas yang bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat.Kata Kunci: Black soldier fly, Maggot, Mentoring, Pelatihan
Kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM): Peningkatan Minat Robotika Melalui Pembuatan Robot Humanoid Menggunakan Arduino Haditiansyah, Arman; Rohman, Iksan Khosiya; Abdillah, Muhammad Hasya; Rahmatia, Suci
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2419

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi pada saat ini memudahkan segala pekerjaan sehingga dapat meningkatkan produktivitas industri dengan sangat baik dibandingkan sebelumnya karena bantuan teknologi yang maju. Salah satu teknologi yang sangat membantu dalam segala pekerjaan adalah robot, yang mana robot dapat bekerja layaknya manusia dengan hasil yang sangat mirip serta dapat dikendalikan. Sedikitnya anak usia remaja yang paham tentang teknologi dan perkembangannya memerlukan bimbingan agar siap menghadapi masa depan dan membangun negeri ini terutama pada bidang teknologi khususnya bidang robotika. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman serta pembelajaran mengenai robot sebagai bentuk kesadaran terhadap perkembangan ilmu dan teknologi dengan cara mempelajari serta mempraktekkan secara langsung bagaimana cara membuat serta merakit robot humanoid sederhana dan berdiskusi mengenai robot sebagai implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental yang mengubah cara pikir, cara kerja, cara hidup dan sikap serta perilaku bangsa Indonesia yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong-royong berdasarkan Pancasila yang berorientasi pada kemajuan.. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa-siswi SMA Al-Fityan Tangerang menunjukkan antusias yang baik selama proses penyampaian materi, tanya jawab, dan juga praktik sehingga sebagian besar dari siswa-siswi dapat membuat robot humanoid sederhana dengan baik.Kata Kunci: Teknologi, Robot, Humanoid, Arduino Uno
Santripreneur Ponpes Al-Amaliyah; Mencipta Kantin Kolaboratif antara Santri dan Guru Suryaningsih, iin; Anggraini, Sari; Wulandari, Putri; Ulum, Bahrul; Rahmawati, Siti
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2500

Abstract

Mitra kegiatan pemberdayaan ini adalah Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amaliyah, Desa Cikidang Sukabumi. Kebutuhan harian santri yang meliputi ATK, buku pelajaran, makanan dan minuman ringan, selama ini terpenuhi melalui transaksi dengan pihak luar ponpes. Kondisi siklus transaksi tersebut, dianggap masalah bagi masyarakat pesantren khususnya santri. Selain selisih harga tiap item dan jumlah kebutuhan yang sangat tinggi, teknis pembeliannya pun relative tidak efisien karena harus menempuh jarak yang cukup signifikan lantaran berada di luar lingkungan ponpes. Analisis terhadap permasalahan ini, membuka peluang positif untuk menggerakkan skil santri dan guru di bidang wirausaha dengan menggagas kantin mini an-Najah. Tujuan dilaksanakannya abdimas ini adalah untuk pemberdayaan dan penguatan skil wirausaha santri dan guru yang berdampak positif juga pada upaya pengembangan ekonomi di ponpes Al-Amaliyah. Hasil dari pendampingan ini adalah terwujudnya Santripreneur di Ponpes Al-Amaliyah yang memiliki indikator, diantaranya berdiri dan berkembangnya kantin An-Najah, jenis produk kantin yang variatif dan stabil, sirkulasi keuangan sehat, dan pengembangan basis digital dalam promosi produk kantin.Kata kunci: Kantin Mini An-Najah, Santri Al-Amaliyah Berdaya, Santripreneur di Cikidang Sukabumi
Take Care of Environment Together Upaya Menjaga Lingkungan dan Menjadikan Gaya Hidup Sehat di Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan Suryo Tondo Lukito; Putri Yasmin Martsela; Alif Fadillah; Aliza Sabrina Ramadita; Ilsa Nuri Pabo; Kian Aryadi; Muhammad Farhad Shoulthon Indrawan; Rully Ardi Setyadi; Safira Tri Handayani; Widya Astuti; Rizqi Maulida Amalia; Budi Aribowo
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1599

Abstract

Isu lingkungan merupakan salah satu isu yang bersifat berkelanjutan. Lingkungan dapat memberikan dampak positif jika dirawat dengan baik dan sebaliknya akan memberikan dampak negatif jika dibiarkan tercemar begitu saja. Salah satu penyebab pencemaran lingkungan terbesar di Indonesia, terutama yang berasal dari limbah, yaitu sampah rumah tangga.  Peningkatan penduduk mempengaruhi volume sampah yang semakin meningkat. Pengelolaan sampah masih merupakan tantangan besar bagi pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tantangan tersebut antara lain adalah kesadaran masyarakat yang masih relatif rendah, kurangnya sarana pengumpulan sampah, dan terbatasnya jumlah petugas penyuluh kebersihan sehingga intensitas penyuluhan masih relatif rendah. Banyaknya permasalahan dan kendala yang masih ada terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya wilayah DKI Jakarta baik yang bersifat teknis maupun non teknis yang berpengaruh pada sasaran pengelolaan sampah membuat mahasiswa UAI untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan sosialisasi terlaksananya konsep lingkungan hidup dan pengelolaan sampah dengan harapan dapat mengoptimalkan mengurangi sampah dan menjadikan gaya hidup sehat di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan.Kata Kunci: Bebas sampah, Ecobricks, Eco Enzyme, Lingkungan, Pengelolaan Sampah
Sosialisasi dan Pendampingan Inovasi Produk Olahan Tempe Menyehatkan di Kampung Tempe Kota Tangerang Analekta Tiara Perdana; Alina Primasari Priambudi; Angga Aditya Permana; Aprilia Damayanti; Alma Pertiwi; Fahira Fahira
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1646

Abstract

Kampung Tempe merupakan salah satu kampung tematik unggulan di Kota Tangerang. Kampung Tempe memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena terdapat beberapa industri rumah tangga (IRT) tempe. Sebagian besar perajin tempe menjual tempe dalam bentuk tempe segar, sehingga tempe yang tidak laku terjual pada hari tersebut akan terbuang karena masa simpan tempe yang relatif singkat. Kondisi ini mendasari kegiatan sosialisasi dan pendampingan inovasi produk olahan tempe menyehatkan. Inovasi produk olahan tempe selain dapat memperpanjang masa simpan tetapi juga sebagai usaha penganekaragaman produk olahan tempe untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu: pertama pertemuan dengan perwakilan perajin tempe, kedua sosialisasi inovasi produk olahan tempe menyehatkan, kemudian ketiga dilanjutkan dengan pendampingan perajin tempe dalam membuat produk olahan tempe menyehatkan. Pada kegiatan ini tercapai peningkatan kesadaran akan potensi yang ada di Kampung Tempe serta wawasan dan motivasi perajin dalam melakukan inovasi produk olahan tempe. Kegiatan juga menghasilkan berbagai kreasi produk olahan tempe seperti: cireng tempe, orek tempe, sayur tempe, tempe mendoan, peyek tempe, kripik tempe, bacem tempe, nuggget tempe, tempe cokelat, cokelat tempe dan lodeh tempe. Produk olahan tempe tersebut memiliki nilai jual, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga.    Kata kunci: Inovasi produk, Kampung tempe, Olahan tempe
Upaya Pendidikan Gizi dengan Metode Ceramah untuk Mencegah Obesitas Pada Remaja di Universitas Al-Azhar Indonesia Zalfa, Tuffahati; Kamilah, Dhiya Zahra; Denaneer, Kyla; Wardah, Putri; Aggelia, Maera; Aulia, Anisa; Rahmawati, Lusi Anindia
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2559

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan permasalahan gizi dengan berat badan berlebih dibandingkan dengan usia atau tinggi badan remaja sebayanya yang terjadi akibat berlebihnya penimbungan lemak dalam jaringan lemak tubuh. Salah satu faktor yang dapat mengurangi Indeks Massa Tubuh penderita obesitas dengan memberikan pendidikan gizi yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku menjadi positif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang dan dampaknya terhadap kesehatan melalui edukasi gizi. Metode pendidikan gizi ini melibatkan 36 subjek dengan pendekatan cross-sectional, mengumpulkan data melalui pre-test dan post-test, serta menganalisis data dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji Wilcoxon. Hasil program pendidikan gizi menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan kelompok sebelum diberikan edukasi sebanyak 15 subjek (41,7%) kedalam kategori kurang, setelah dilakukannya edukasi menjadi 7 subjek (19,4%). Perbedaan rerata sikap sebelum pendidikan gizi 58,75 dan sesudah pendidikan gizi 72,63 melalui ceramah yang signifikan yaitu 0,01 (p < 0,05). Perbedaan rerata sikap sebelum pendidikan gizi 66,6 dan sesudah pendidikan gizi sebesar 70,76 melalui ceramah yang tidak signifikan (p 0,224). Rerata perubahan sikap kelompok ceramah 4,16. Edukasi gizi melalui ceramah dan poster berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran remaja terkait gizi seimbang guna mencegah obesitasKata Kunci: Obesitas remaja, pengetahuan, sikap, mahasiswa, poster
Pelatihan Pembuatan Media Literasi dari Bahan Alam pada Saung Ilmu di Desa Jampang Nila Fitria; Suwardi Suwardi; Rizqi Maulida Amalia
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1564

Abstract

Literasi merupakan salah satu kemampuan anak dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Literasi memiliki arti yang luas, mencakup literasi sains, literasi komputer, literasi keuangan, dll. Permasalahan yang ditemukan yaitu pada saung ilmu desa Jampang belum tersedianya sarana peningkatan literasi dan belum tersedianya Lembaga PAUD di Desa Jampang sebagai salah satu sumber belajar anak untuk menstimulasi literasi. Oleh karena itu, anak-anak usia dini belum dapat mengoptimalkan perkembangannya di masa golden age. Solusi yang ditawarkan yaitu pelatihan pembuatan media literasi guna memaksimalkan fungsi pada saung ilmu di Desa Jampang sebagai tempat membaca buku dan belajar. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, workshop, dan pendampingan kepada orang tua di desa Jampang. Penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua di sekitar desa Jampang terkait pentingnya masa anak usia dini. Workshop dilakukan kepada orang tua untuk dapat membuat sendiri media literasi dari bahan alam sekitar dan menstimulasi kepada anak-anak. Pendampingan dilakukan untuk mengamati kebermanfaatan media literasi dalam mengoptimalkan perkembangan anak.  Kata kunci: Anak Usia Dini, Media, Literasi,
Akselerasi Gaya Hidup Sehat dan Halal Melalui Kelompok Masyarakat Terintegrasi di Desa Pagelaran Andi Mukramin Yusuf; Elma Alfiah; Andi Muh. Asrul Irawan; Yoedo Shambodo; Maulaya Nabiha Khoirunnisa; Anisa Aulia; Octavia Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1637

Abstract

Mitra yang terlibat dalam kerjasama pengabdian masyarakat ini adalah mitra dengan kategori kelompok masyarakat non produktif (masyarakat umum) yaitu Pemerintah desa Pagelaran dengan sasaran, meliputi kader posyandu, pondok pesantren dan karang taruna. Pondok pesantren yang akan menjadi bagian dari kegiatan adalah Pondok Pesantren Jam’iyyatul Mubtadi Tsani. Secara historis Pondok Pesantren Jam’iyyatul Mubtadi Tsani Kp. Simpang POM Desa cilangkahan Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak-Banten, telah memberikan kontribusi yang cukup besar dalam dunia pendidikan untuk skala Kabupaten Lebak, sehingga berpotensi besar untuk dilibatkan sebagai kader dari kegiatan ini. Berdasarkan permasalahan mitra yang ada saat ini, solusi yang ditawarkan untuk pemecahannya adalah dengan pola pemberdayaan kelompok masyarakat terintegrasi yang melibatkan karang taruna, kader posyandu, dan santri/santriwati pondok pesantren untuk mewujudkan desa sehat dan mandiri secara ekonomi. Pendekatan pemberdayaan kelompok masyarakat terintegrasi ini dipilih karena melihat prioritas masalah yang lintas sektoral baik itu pada bidang kesehatan, wirausaha dan akses informasi terhadap kesehatan dan gizi. Solusi yang akan diterapkan adalah pelatihan emo demo, pelatihan pengukuran status gizi serta penyuluhan gizi dan kesehatan, penyuluhan standar produksi pangan yang halal dan thoyyib, serta pembuatan media edukasi berupa video. Kegiatan diselenggarakan selama 8 bulan dengan luaran berupa artikel jurnal, publikasi pada media massa. Program pengabdian masyarakat di Desa Pagelaran ini telah dilaksanakan dengan menjalankan program terkait edukasi, yaitu edukasi mengenai pengukuran serta edukasi antropometri dan anemia untuk santri dan santriwati di Pondok Pesantren, edukasi halal untuk karang taruna dan UMKM, serta emo demo untuk Ibu Kader Posyandu. Dari ke-3 kegiatan yang dilakukan dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dari 3 kelompok sasaran. Kemudian ke-3 kelompok sasaran pada saat diberikannya edukasi memiliki respon yang sangat positif dan responsif sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Adapun saran yang dapat dilakukan untuk kegiatan selanjutnya yaitu iharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan di desa lainnya. Selain itu, juga diharapkan jangka waktu kegiatan dapat diperpanjang mengingat adanya kendala teknis yang dapat terjadi dalam pelaksanaan program yang berkelanjutan.Kata kunci: Halal, Media Edukasi, Pagelaran, Sehat

Page 3 of 15 | Total Record : 149