cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 399 Documents
Literature Review: Pertanggungjawaban Hukum Praktisi Pengobatan Tradisional atas Kelalaian dalam Pelayanan Kesehatan Yuniar, Nani; Zulfita, Zulfita; Yusriani, Wa Ode; Kamaluddin, Syafiqah Rizky Ariesta; Yulfida, Zahra; Darwia, Wa Ode; Harna, Wa Ode
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tanggung jawab hukum para praktisi pengobatan tradisional terkait dengan kelalaian dalam pelayanan kesehatan serta konsekuensinya bagi perlindungan pasien. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan mempelajari dan menganalisis publikasi ilmiah, peraturan undang-undang, dan sumber-sumber lain yang relevan yang membahas praktik pengobatan tradisional, elemen etika, serta tanggung jawab hukum dalam konteks pelayanan kesehatan. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kelalaian dalam praktik pengobatan tradisional umumnya timbul karena kurangnya pemahaman para praktisi mengenai batasan kewenangan, standar keselamatan, serta peraturan hukum yang ada. Selain itu, lemahnya sistem pengawasan dan minimnya sosialisasi peraturan juga menyebabkan meningkatnya risiko pelanggaran dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum bagi praktisi pengobatan tradisional serta penguatan pengawasan regulasi sebagai langkah untuk memperbaiki tanggung jawab hukum dan meningkatkan perlindungan bagi pasien.
Literature Review: Persepsi Pasien dan Tenaga Kesehatan Terhadap Risiko Malpraktik di Rumah Sakit Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara Yuniar, Nani; Damayanti, Wilna; Fadilah, Waode Nesa Nur; Intan, Wa; Qolbi, Zaskia Zabrina; Firdayana, Tessa; Yuliani, Yuliani; Viviana, Viviana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.729

Abstract

Tindakan malpraktik terjadi ketika tenaga medis tidak memenuhi tanggung jawabnya sesuai dengan standar yang berlaku, yang dapat mengancam keselamatan pasien. Seringkali, terdapat perbedaan pandangan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan tentang risiko malpraktik. Pasien cenderung menilai berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil dari pengobatan yang mereka terima, sementara profesional kesehatan mengikuti pedoman profesional dan risiko medis yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan merumuskan temuan mengenai bagaimana pasien dan tenaga medis melihat risiko malpraktik di rumah sakit, dengan perhatian khusus pada konteks daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur dari artikel ilmiah yang diambil dari database Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan malpraktik medis dan sudut pandang pasien. Kriteria inklusi menentukan bahwa artikel yang dipilih harus diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, dan tersedia dalam format teks lengkap. Dari pencarian tersebut, ditemukan enam artikel yang relevan, yang sebagian besar merupakan studi kasus di wilayah Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cara pandang mengenai risiko malpraktik sangat dipengaruhi oleh mutu layanan kesehatan, khususnya terkait konsistensi dan empati, yang berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien. Kesalahan yang signifikan, seperti kesalahan dalam diagnosis dan keterlambatan dalam layanan administratif, dapat meningkatkan risiko kesalahan medis dan keluhan yang berhubungan dengan malpraktik. Sebagai kesimpulan, pandangan tentang risiko malpraktik di rumah sakit di Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara sangat terkait dengan ketidakpuasan atas kualitas layanan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan mutu layanan dan memperkuat komunikasi antara tenaga medis dan pasien guna mengurangi risiko malpraktik dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Efektivitas Pengawasan Pemerintah terhadap Kepatuhan K3 di Tempat Kerja: Kajian Hukum dan Implementasi (Literatur Review) Yuniar, Nani; Malia, Wa Ode Azifa; Munawar, Wa Ode Suci; Tanzil, Zahra Sa'ada Fatiyyah; Astuti, Yuli; Zara, Wa Ode Siti; Sukarni, Sukarni
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.730

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam melindungi pekerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Namun, meskipun telah lama diatur dalam peraturan perundang-undangan, penerapan K3 di Indonesia masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan pemerintah dalam menegakkan kepatuhan K3 di tempat kerja, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya penerapan K3 oleh perusahaan dan pekerja, serta mengevaluasi kesesuaian antara peraturan hukum K3 dengan praktik di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan normatif-yuridis melalui analisis peraturan perundang-undangan  terkait K3 dan kewenangan pengawasan pemerintah. Pendekatan ini diperkuat dengan pendekatan empiris melalui studi dokumen, temuan lapangan, serta tinjauan terhadap penerapan K3 di perusahaan. Tinjauan literatur dilakukan terhadap enam artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan K3, namun efektivitasnya masih rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah dan kapasitas pengawas, fasilitas inspeksi yang kurang memadai, lemahnya penegakan sanksi, rendahnya komitmen perusahaan, serta kurangnya kesadaran dan kepatuhan pekerja terhadap K3. Akibatnya, angka kecelakaan kerja masih relatif tinggi. Sebagai saran, diperlukan peningkatan jumlah dan kompetensi pengawas K3, penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten, perbaikan sarana keselamatan kerja, serta penguatan budaya K3 melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
An Analysis of Language Style Spoken by Mirabel in Encanto Movie Rahmawati, Ambar; Pradana, Ami; Putra, Dhanu Ario
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.732

Abstract

In this research, the researcher examines one branch of sociolinguistics, specifically language style. The focus of the research is the language style used by the character Mirabel in the movie Encanto. The primary goal of the research is to identify the language style employed by Mirabel in the Encanto movie. The researcher employs a descriptive qualitative to provide a clear and detailed explaination through written words. The findings reveal that Mirabel uses a total of 101 instances of language style in the movie, categorized as follows: 54 instances of consultative style, 25 instances of formal style, and 22 instances of casual style. The research also identifies three factors that influence the use of language style by Mirabel: the setting, the participants, and the topic. Based on these findings, it can be concluded that the consultative style is the most frequently used language style by Mirabel in the Encanto movie.
Pengujian Keamanan Website Menggunakan Metode Black Box dengan OWASP ZAP pada Kali Linux Aryadi, Tamsir; Ridho, M; Hafizh, Ahmad; Dani, Ilham
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.736

Abstract

Keamanan website merupakan aspek penting dalam menjaga keberlangsungan layanan dan perlindungan data pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keamanan sebuah website menggunakan metode Black Box Testing dengan memanfaatkan OWASP Zed Attack Proxy (ZAP) pada sistem operasi Kali Linux. Pengujian dilakukan tanpa mengetahui struktur internal sistem, sehingga dapat merepresentasikan sudut pandang pihak eksternal. Tahapan pengujian meliputi persiapan, konfigurasi OWASP ZAP, pemindaian menggunakan fitur spider, passive scan, dan active scan, serta analisis hasil temuan kerentanan. Hasil pengujian menunjukkan adanya beberapa potensi celah keamanan dengan tingkat risiko yang berbeda, terutama terkait konfigurasi keamanan dan validasi input. Seluruh temuan diklasifikasikan berdasarkan standar OWASP Top 10 sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian keamanan menggunakan metode Black Box dengan OWASP ZAP pada Kali Linux efektif dalam memberikan gambaran kondisi keamanan website secara objektif.
An Analysis of Politeness and Impoliteness Strategies Used by the Main Characters in Joker Movie Anandanaz, Tria; Rullyanti, Merry; Putra, Dhanu Ario
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.740

Abstract

The purpose of this study was to analyze politeness and impoliteness strategies in the movie Joker (2019) directed by Todd Phillips. This research used a descriptive qualitative method, with the Joker movie as the object and an observation checklist adapted from Brown and Levinson (1987) and Culpeper (2011) as the instrument. The researcher also identified moral values based on Driyarkara (2006) in Sukmono (2013). The results showed four politeness strategies: Bald on Record (20), Off Record (20), Positive Politeness (20), and Negative Politeness (23), with Negative Politeness being dominant. Five impoliteness strategies were found: Bald on Record Impoliteness (18), Positive Impoliteness (6), Negative Impoliteness (6), Sarcasm/Mock Politeness (9), and Withhold Politeness (2), with Bald on Record Impoliteness being dominant. The movie also delivered moral values related to empathy, kindness, fairness, acceptance, and social responsibility, as reflected in Arthur’s experiences and society’s treatment of him. These values illustrated how human behavior, both good and bad, affects individuals and society. In conclusion, Joker teaches that empathy, respect, justice, and responsibility are essential for personal and social well-being.
The Psychological Factors on the Final Year English Literature Students Study Program Of Universitas Dehasen Bengkulu Through Whatsapp Chats Erbakan, Muhammad Ichsan; Putra, Dhanu Ario; Rullyanti, Merry
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.743

Abstract

This research, entitled “The Psychological Factors On The Final Year English Literature Students Study Program Of Universitas Dehasen Bengkulu Through Whatsapp Chats”, aims to identify the psychological factors influencing students in completing their thesis, focusing on motivation, self-esteem, and anxiety. Using a descriptive qualitative method with questionnaires and interviews, the findings show that WhatsApp plays a dual role in students’ academic experience. In terms of motivation, nine out of ten respondents stated that WhatsApp increased their enthusiasm through quick communication, knowledge exchange, and emotional support. Regarding self-esteem, six students felt more confident expressing academic opinions via WhatsApp, while four preferred face-to-face communication. However, nine respondents also admitted experiencing anxiety, particularly when waiting for feedback or receiving urgent messages from supervisors. Overall, this study concludes that WhatsApp can simultaneously enhance motivation and confidence while also triggering anxiety, supporting Brown’s (2007) theory that psychological factors significantly affect academic performance
A Representation of Female Identity In Greta Gerwig's Barbie Movie (2023) Rahmawati, Wina; Sembiring, Lina Tri Astuty Beru; Rullyanti, Merry
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.745

Abstract

This study discusses the representation of female identity through the main character Barbie in Greta Gerwig's film Barbie (2023). This study has two main objectives: (1) to analyze how female identity is represented through the character of Barbie; and (2) to explore how this film conveys social criticism of gender roles and female stereotypes. This study used a qualitative descriptive method with content analysis techniques. The data were collected from dialogues, visuals, and selected scenes in the film. The analysis was conducted using Stuart Hall's theory of representation, supported by feminist theory and concepts of female identity.The results of the study show that the character of Barbie undergoes a significant transformation from a perfect doll to an independent woman who questions societal standards, accepts imperfection, and determines her own identity. The film also presents strong social criticism of the patriarchal system and gender stereotypes through its narrative, visuals, and dialogue. Thus, Barbie (2023) serves not only as entertainment but also as a reflective medium that critiques the construction of women's identity in contemporary society.
Classification And Functions Of Acehnese Riddles Aina, Nandatul; Idaryani, Idaryani; Radhiah, Radhiah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.752

Abstract

This study investigated the classification and functions of Acehnese riddles used among Acehnese community in Bireuen District, Aceh, Indonesia. The interviews were held with 8 people from 2 two different villages in Bireuen district, Aceh province, Indonesia. Data were collected from participants as Indigenous Acehnese and Acehnese language is their mother tongue. The youngest participant is 33 years old and the oldest one is 85 years old. All participants are resided in Bireuen district. Since they did not travel much (except for occasional holidays with families and Hajj pilgrimage), they are deemed untainted native speakers of Acehnese. For analysis, grounded by the Conceptual Riddle Theory, this study found that the classification of Acehnese riddles and the functions of the riddles among Acehnese community use animals’ concept, living beings, human beings, inanimate entity, and plants. The functions of riddles are for entertaining, educational purpose, and logical reasoning. Most of the Acehnese riddles post the questions use living beings but undetected whether the living beings are human being or other kinds of living entities; animals or plants for example: ta ikat pijut, tapeuleuh tumbon (Tiep up thin, Released fat). The riddle is referred to mosquito net however, the entity is unpredictable until the answer is revealed.