cover
Contact Name
Dasep Bayu Akhyar
Contact Email
cip.edu.journal@albadar.ac.id
Phone
+628119264449
Journal Mail Official
cip.edu.journal@albadar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kp. Pesantren Cipulus, RT/RW 07/03, Desa. Nagrog, Kec. Wanayasa, Kab. Purwakarta, 41174
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30252040     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Cipulus Edu: Journal of Islamic Education is published by STAI Al Badar Cipulus Purwakarta. We invite scholars, researchers, students, teachers and experts in appropriate fields to contribute the results of their studies and research in fields related to Islamic Education issues which include: Development of Islamic Education Islamic Education Innovation Development of Islamic Education Curriculum Development of Islamic Education Learning Media Philosophy of Islamic Education Assessment of Islamic Education Learning Evaluation of Islamic Education Study of Islamic educational thought Gender and Children Islamic Education Madrasah and Islamic boarding school education
Articles 40 Documents
Dialog Lintas Agama dan Lintas Budaya di Parlemen Inggris Westminster Abbey United Kingdom Ulumudin, Ihya; Miftahudin, Ujang; Ramdani, Cepi
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2024): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran dan dampak dialog lintas agama dan lintas budaya yang difasilitasi oleh Parlemen Inggris dan Westminster Abbey di Inggris. Dalam konteks meningkatnya keragaman etnis dan agama di Inggris, dialog ini menjadi krusial untuk mempromosikan pemahaman, toleransi, dan kerjasama antar komunitas yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi literatur, wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog lintas agama dan lintas budaya di kedua institusi ini berkontribusi positif dalam memperkuat kohesi sosial, mendorong kolaborasi antar komunitas, dan mempengaruhi pembuatan kebijakan yang lebih inklusif. Namun, tantangan seperti perbedaan perspektif, keterwakilan yang tidak merata, dan resistensi dari beberapa kalangan masih harus diatasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa dialog ini memiliki dampak jangka panjang dalam membentuk sikap masyarakat yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan, serta memperkuat jaringan sosial antar komunitas. Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas dialog ini meliputi peningkatan representasi, pelatihan mediator, dan evaluasi berkala terhadap inisiatif dialog. Melalui temuan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya dialog lintas agama dan lintas budaya dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis di Inggris.
Pendekatan Akhlak Tasawuf Dalam Pendidikan Dasar Untuk Membentuk Karakter Islami Nasywa Qorriayna La'aly; Mirna Wardatun Nisa'; Muhammad Romadlon Habibullah
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2024): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf dimaknai sebagai proses mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan tujuan utama membersihkan hati dan merasakan kedekatan yang sejati dengan-Nya. Dalam ajaran Islam, tasawuf dipandang sebagai disiplin ilmu yang mendorong umat Muslim untuk memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah serta memperkuat hubungan sosial dengan sesama makhluk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendekatan akhlak tasawuf dapat diterapkan dalam pendidikan dasar untuk membentuk karakter Islami anak-anak di SD/MI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan, atau biasa disebut dengan literature review yang didasarkan oleh buku-buku, hasil penelitian, jurnal, dan artikel yang terkait dengan evaluasi pendidikan dan pembelajaran. Pencarian di database dilakukan mulai dari bulan Desember 2024. Hasil dari pembahasan yaitu akhlak tasawuf merupakan perilaku atau budi pekerti seseorang yang merupakan hasil dari proses penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs) dan kedekatan dengan Allah (taqarrub ilallah). Adapun pengertian karakter yaitu sikap dan perilaku seseorang yang membuatnya berbeda dari orang lain, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan akhlak tasawuf dapat diterapkan melalui pembiasaan dzikir, doa, dan kisah teladan, dan anfaatnya yaitu anak menjadi pribadi sabar, jujur, empati, dan memiliki kesadaran spiritual tinggi.
Meningkatkan Pendidikan Akhlak Tasawuf melalui Kebiasaan Menghafal Hadits dengan Metode Yahqi di Madrasah Ibtidaiyah Af'idatur Rosyidah; Della Nisa'ul Mufida; Ika Devi Ratna Ning Tias; Muhammad Romadhon Habibullah
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2024): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan isu penting yang dihadapi masyarakat saat ini, terutama dalam konteks pengembangan nilai-nilai moral dan akhlak pada anak-anak. Di era modern, terdapat kekhawatiran bahwa nilai-nilai tersebut semakin berkurang. Dalam konteks ini, salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah pendidikan akhlak tasawuf, yang menekankan hubungan spiritual dan moral antara individu dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebiasaan menghafal hadis menggunakan metode yahqi untuk meningkatkan pendidikan akhlak tasawuf di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Metode yahqi yaitu menggabungkan elemen gerakan, irama, dan makna hadis, sehingga proses menghafal menjadi lebih menyenangkan dan mudah diingat. Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya menghafal lafal hadis, tetapi juga memahami arti dan konteksnya serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui studi pustaka dan analisis literatur terkait, penelitian ini menemukan bahwa metode yahqi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam hadis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan akhlak tasawuf serta menjadi referensi bagi pendidik dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada generasi muda.
Peran Pendidik dalam Membangun Karakter Nasionalis Murid SD/MI Nasywa Qorriayna La’aly; Yulia, Nurul Mahruzah; Putri, Erly Sintia; Lutfiyah, Halimatu; Wulandari, Siti Dwi Safitri
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang peran pendidik dalam membangun karakter nasionalis murid SD/MI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan, atau biasa disebut dengan literature review yang didasarkan oleh buku-buku, hasil penelitian, jurnal, dan artikel yang terkait dengan evaluasi pendidikan dan pembelajaran. Pencarian di database dilakukan mulai dari bulan Mei 2025. Hal itu bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pembaca mengenai pengertian karakter yaitu sifat moral melekat dalam diri, sedangkan nasionalis adalah sikap cinta bangsa dan perjuangan bersama mencapai kemajuan dan persatuan, Pendidikan karakter menanamkan nilai Pancasila, guru berperan penting sebagai teladan, motivator, fasilitator, evaluator, dan pembimbing dalam membentuk karakter siswa. Penanaman karakter nasionalisme dilakukan melalui integrasi pelajaran, teladan guru, kegiatan ekstrakurikuler, upacara bendera, dan lingkungan sekolah berbasis budaya nasional yang menumbuhkan cinta tanah air dan persatuan. Guru juga berperan penting menanamkan nasionalisme melalui kompetensi kognitif, sikap, dan kinerja. Tantangan meliputi waktu, kemampuan, globalisasi, dan evaluasi. Faktor pendukung berupa dukungan lingkungan dan fasilitas, sementara hambatan mencakup pemahaman siswa, keterlibatan, dan keterbatasan teknologi.. Semoga tulisan ini dapat dijadikan sebagai penambah wawasan pembaca dan pendidik maupun calon pendidik.
Landasan dan Prinsip-Prinsip Perencanaan Pendidikan Islam Muhamad Luqman Nuryana; Mulyawan Safwandy Nugraha
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha panjang yang dilakukan oleh seorang pendidik terhadap para siswanya. Oleh karena itu, pendidikan memerlukan dasar yang kokoh dan prinsip-prinsip yang kuat untuk memperkuat dasar tersebut. Lembaga pendidikan berperan dalam Membentuk dan memberdayakan individu di tengah masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan Islam, adalah tujuan utama. Pendidikan Islam memiliki fokus untuk mendidik umat Islam agar dapat mengamalkan agama sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Agama menjadi pondasi untuk membentuk masyarakat yang sejahtera di dunia dan meraih keberhasilan di akhirat, dengan prinsip-prinsip yang memperkuat dasar tersebut. Proses pendidikan memerlukan perencanaan yang efisien guna mendukung perjalanan pendidikan di masa mendatang.. Perencanaan juga harus didasari oleh landasan yang kokoh dan diperkuat oleh prinsip-prinsip yang memperkuat landasan tersebut. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menjelajahi landasan dan prinsip-prinsip utama yang mendasari perencanaan pendidikan Islam dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Prinsip perencanaan pendidikan yang komprehensif dan kolaborasi yang erat di antara semua elemen pendidikan akan membantu menyederhanakan proses pendidikan hingga di masa depan, dengan tujuan menjadikan masyarakat Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Sari, Putri Amanda; Sabariah , Hayatun
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw Metode penelitian yang peneliti terapkan ialah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan rancangan Kemmis & Mc. Taggart Subyek penelitian dalam penelitian ini ialah siswa dari kelas VIII-2 MTs Swasta Yaspend Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa kelas VIII-² pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, mengalami peningkatan. Peningkatan persentase aktivitas belajar siswa terlihat dari siklus I ke siklus II. Hasil rata-rata keseluruhan indikator aktivitas belajar pada siklus I yakni 53,24% yang mengalami peningkatan persentase pada siklus II sebesar 21,91% sehingga menjadi 75,15%.
Strategi Pembiasaan Sholat Subuh Pada Siswa Sekolah Dasar Intan Al-Sali: Studi Model Pelaksanaan dan Dampaknya Hermawan, Teten; Yusuf Saefulloh; Opik Taupik Kurahman
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiasaan sholat subuh pada siswa sekolah dasar merupakan upaya penting dalam pendidikan karakter religius yang menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembiasaan sholat subuh di rumah, model pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap karakter religius siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan siswa dan keluarganya. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, dukungan guru, dan lingkungan rumah berperan dalam meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Pembiasaan ini terbukti memperkuat aspek religius dan membentuk karakter disiplin siswa, menjadikannya model efektif untuk pendidikan karakter di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN AL-QUR’AN MENUNJANG MINAT PESERTA DIDIK DI TPQ NURUL KHASIYAH KENITEN PONOROGO fardiana, aslikhah; Fadlillah, Kusnul
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apa saja macam-macam sarana prasarana di TPQ Nurul Khasiyah Keniten Ponorogo? Bagaimana faktor pendukung adanya sarana prasarana di TPQ Nurul Khasiyah Keniten Ponorogo 3). Bagaimana cara peningkatan sarana prasarana di TPQ Nurul Khasiyah Keniten Ponorogo. Penelitian ini masuk dalam kategori lapangan/field research bila ditinjau dari sudut tempatnya. Sementara bila ditinjau dari pendekatannya, termasuk jenis kualitatif. Dengan demikian yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah keseluruhan personil madrasah termasuk juga keseluruhan murid di TPQ Nurul Khasiyah Keniten Ponorogo dan masyarakat lingkungan sekolah non formal. Berdasarkan hal ini maka tekhnik sampling yang digunakan adalah non random sampling dengan jenis purposive sample. Sedangkan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan tekhnik analisa data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu pertama benar bahwa dilengkapinya sarana prasarana bisa meningkatkan jumlah peserta didik, kedua manajeman dari semua stakeholders sangat berpengaruh dari tanggung jawab setiab jobnya dari ketepatan gaji, dan ketiga manajemen keuangan dari dua sumber bisa meningkatkan tambahan sarana prasarana selanjutnya.
Pendidikan Karakter Ekonomi Anak Usia Dini Melalui Program Celengan Seribu Sehari di TKIT Gemintang Subang N. Fitri Amaliya; Dede Ruslan; Saomi, Muhamad Rizka
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2025): Cipulus Edu (In Progress)
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan program “Celengan Seribu Sehari” di TKIT Gemintang Subang sebagai upaya pembentukan karakter ekonomi anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebiasaan jajan anak yang kurang terkontrol, di mana anak cenderung merasa terdorong untuk membeli jajanan tanpa pertimbangan kebutuhan atau pengelolaan uang yang bijak. Pertanyaan penelitian berfokus pada sejauh mana program celengan dapat menumbuhkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru, orang tua, dan anak usia dini di TKIT Gemintang Subang. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami pola perilaku dan perubahan yang terjadi pada anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “Celengan Seribu Sehari”, yang dilakukan di rumah dengan pengawasan orang tua dan bimbingan guru, efektif menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian anak. Anak belajar menyisihkan uang secara rutin, mencatatnya dalam buku tabungan, serta menunggu hasilnya hingga pembukaan celengan di akhir tahun ajaran. Program ini tidak hanya membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan uang, tetapi juga memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga.
Analisis Implementasi Interactive Flat Panel (IFP) dalam Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Naslim
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2025): Cipulus Edu (In Progress)
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of educational technology has led to an increased use of interactive digital media in learning. One of the latest innovations is the use of Interactive Flat Panels (IFP), which are claimed to enhance student engagement in the learning process. This study aims to analyze the impact of IFP usage on improving student participation in Islamic Religious Education (PAI) learning in primary schools. A qualitative descriptive approach using a case study method was employed, involving classroom observations, interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. The findings indicate that the use of IFP significantly increased student participation, especially in interacting with the material through features such as interactive quizzes and digital whiteboards. Before the use of IFP, only a few students actively participated, whereas after the implementation of IFP, nearly all students were actively involved in discussions, answering questions, and using digital media. This study contributes important insights into the potential of IFP as an effective tool for enhancing student interaction with learning materials, particularly in the context of religious education. The implications of this study suggest that similar technology should be introduced more widely in PAI education, along with the need for teacher training to maximize the use of technology in teaching and learning processes.

Page 4 of 4 | Total Record : 40