cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Kasihan, Bantul
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Manajemen Pelayanan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30631270     DOI : https://doi.org/10.47134/mpk
Core Subject : Health,
MPK is a scientific journal with the following focus and scope: Strategic Management of Health Services, Technological Innovation in Health Services, Service Quality Management, Leadership and Human Resource Development, Performance Evaluation and Improvement, Health Economics, Public Health Science, Information Technology, Health Policy, Health Education, Human Resources Management.
Articles 59 Documents
Perancangan dan Pembuatan Sistem Verifikasi Internal BPJS di Rumah Sakit Citra Husada Jember Nindasari Okta Imelda; Novita Nuraini; Mudafiq Riyan Pratama; Erna Selviyanti
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i3.6100

Abstract

Verifikasi internal merupakan proses yang krusial bagi rumah sakit untuk memastikan keakuratan dan keabsahan klaim layanan kesehatan yang diajukan ke BPJS Kesehatan. Namun, Rumah Sakit Citra Husada mengalami klaim yang tertunda setiap bulannya karena proses verifikasi yang dilakukan secara manual. Masalah ini terutama disebabkan oleh masalah pengkodean dan administrasi, seperti klaim ganda dan ketidakakuratan kode kombinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan studi penelitian dan pengembangan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode pengembangan sistem Prototype yang meliputi analisis kebutuhan pengguna, pembuatan prototipe, validasi prototipe, pembuatan program, pengujian, dan validasi sistem. Tahap analisis melibatkan analisis masalah dan kebutuhan sistem, sedangkan tahap validasi prototipe menggunakan metode validasi langsung. Tahap pembuatan program menggunakan PHP, Tailwind, MySQL, dan CodeIgniter 3, dan tahap pengujian menggunakan pengujian blackbox. Penelitian ini menghasilkan sistem verifikasi klaim internal BPJS berbasis website yang terdiri dari dua fitur utama yaitu deteksi kode kombinasi berfungsi untuk mendeteksi kode sesuai Beita Acara Kesepakatan BPJS. Fitur kedua yaitu deteksi double claim yang berfungsi untuk mendeteksi data double pada file Excel yang akan di klaim BPJS.
Hubungan Karakteristik Pasien Rawat Inap Dengan Kejadian Pulang Atas Permintaan Sendiri di RSD Balung Jember Hania Dania Zata Lini; Efri Tri Ardianto; Atma Deharja; Veronika Vestine
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i3.6101

Abstract

Pulang atas permintaan sendiri merupakan pulang atas permintaan pasien atau keluarga pasien sebelum diputuskan boleh pulang oleh dokter. Hasil studi pendahuluan di RSD Balung diketahui dari 10.441 pasien keluar rumah sakit, terdapat 655 (6,3%) pasien pulang atas permintaan sendiri dalam 1 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pasien rawat inap dengan kejadian pulang atas permintaan sendiri di RSD Balung. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan Checklist. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 10.441 berkas dan jumlah Sampel yaitu 366 berkas. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar karakteristik pasien pulang rawat inap yaitu kategori lansia, perempuan, tidak menggunakan asuransi, berpendidikan rendah, dan tidak bekerja. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pulang atas permintaan sendiri adalah sumber pembiayaan (Sig = 0,046), pendidikan (Sig = 0,030), dan pekerjaan (Sig = 0,045). Variabel yang tidak berhubungan dengan pulang atas permintaan sendiri adalah umur (Sig = 0,759), dan jenis kelamin (Sig = 0,828).
Analisis Faktor Ketidakefisienan Indikator Rawat Inap Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember Khofifah Nur’Aini; Ervina Rachmawati; Rossalina Adi Wijayanti; Gandu Eko Julianto Suyoso
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i3.6102

Abstract

Efisiensi pelayanan rawat inap rumah sakit dapat dilakukan dengan menentukan nilai BOR, LOS, TOI, dan BTO, akan tetapi pada tahun 2021 di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember masih terdapat nilai indikator rawat inap yang belum efisien berdasarkan Kementerian Kesehatan yaitu pada triwulan IV nilai BOR 1,88%, TOI 176 hari, dan BTO 0,16 kali masih terdapat nilai indikator yang tidak memenuhi nilai efisiensi Kementerian Kesehatan. Pendapatan rumah sakit dan mutu layanan dipengaruhi oleh kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidakefisienan indikator pelayanan rawat inap pasien covid-19 pada tahun 2021 berdasarkan berdasarkan teori Azwar (masukan dan proses) sebagai penyebab capaian efisiensi indikator pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kurangnya jumlah tenaga kesehatan dan kurangnya pemerataan tempat tidur, sikap tenaga kesehatan yang masih kurang konsisten serta komunikasi kurang terjalin, sedangkan pelayanan kesehatan masih belum optimal dan kurangnya koordinasi untuk kegiatan pasien isolasi. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan dengan penyediaan jumlah staff yang memadai, realokasi tempat tidur, optimalisasi pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Retensi Rekam Medis di RSD Balung Jember Alviyan Mahendra; Andri Permana Wicaksono; Atma Deharja; Mudafiq Riyan Pratama
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6103

Abstract

Rumah Sakit Daerah Balung telah beroperasi sejak tahun 1940 dan diakui sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan dan rumah sakit primer. Namun, peningkatan jumlah kunjungan pasien telah menyebabkan masalah dalam penyimpanan rekam medis, dimana rak-rak penyimpanan tidak lagi mampu menampung semua dokumentasi dengan baik. Akibatnya, banyak rekam medis yang masih aktif ditumpuk secara tidak teratur di lantai, meningkatkan risiko kerusakan atau kebasahan dokumen tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat membantu manajemen rekam medis di Rumah Sakit Daerah Balung, terutama dalam proses retensi. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode waterfall, yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan pengguna, desain aplikasi, implementasi, dan pengujian. Kebutuhan pengguna didapatkan melalui wawancara dengan petugas retensi dan studi dokumen SOP retensi RSD Balung. Berbagai desain seperti diagram flowchart, DFD, rancangan database, dan mockup digunakan sebagai dasar untuk pengembangan aplikasi. Aplikasi retensi ini, yang dikembangkan menggunakan framework Laravel berbasis website, akan membantu petugas dalam menentukan rekam medis yang perlu diretensi, memantau status rekam medis, serta mencetak berita acara secara otomatis
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan Di RSUD S.K.Lerik Kota Kupang Akulina Wilanti; Maya Weka Santi; Novita Nuraini; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6104

Abstract

RSUD S.K. Lerik di Kota Kupang, sebagai rumah sakit rujukan utama, mengalami keterlambatan dalam pengajuan klaim BPJS Kesehatan, terutama pada bulan Maret dengan 277 berkas terlambat selama 23 hari. Keterlambatan ini berdampak pada pencairan dana operasional rumah sakit. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor keterlambatan pengajuan klaim menggunakan metode 7M (Man, Material, Machine, Method, Money, Market, Minute). Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 7 informan yaitu 1 kepala rekam medis, 2 petugas koding, 2 petugas entri klaim, dan 2 petugas admin ruangan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor utama keterlambatan faktor manusia (ketidaksesuaian pendidikan dan kekurangan sumber daya manusia), faktor material (ketidaklengkapan resume medis dan informed consent), faktor mesin (kekurangan komputer dan masalah jaringan internet), faktor metode (ketiadaan SOP), serta faktor waktu (keterlambatan pengembalian berkas rekam medis). Peneliti merekomendasikan pembuatan SOP, penambahan sumber daya manusia, pemeliharaan jaringan internet secara berkala, rapat koordinasi, integrasi sistem INA-CBGs dan SIMRS, dan koordinasi dengan komite medis terkait kelengkapan berkas rekam medis.
Pembuatan Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Berbasis Web Di Puskesmas Sabrang Kabupaten Jember Qotrul Imdadi Syawqoni; Muhammad Yunus; Gamasiano Alfiansyah; M. Choirur Roziqin
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6106

Abstract

Puskesmas Sabrang di Kabupaten Jember belum memiliki sistem pendaftaran secara elektronik. Karena sistem yang disediakan oleh dinas kesehatan mengalami failed error pada tampilannya, sehingga saat ini digunakan aplikasi Microsoft Excel. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada Oktober 2022, rata-rata kunjungan pasien adalah 37 orang per hari. Selain itu, petugas mengalami kesulitan dalam menemukan berkas rekam medis karena pencarian tanggal kunjungan terakhir pasien di Microsoft Excel cukup rumit. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendaftaran yang dapat mempermudah pekerjaan petugas pendaftaran di Puskesmas Sabrang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan pendekatan Prototype. Tahapan dalam metode ini mencakup identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, penyesuaian prototype berdasarkan umpan balik pengguna, pengembangan sistem, penyesuaian sistem sesuai dengan masukan pengguna, dan pengujian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem pendaftaran rawat jalan berbasis web di Puskesmas Sabrang. Sistem pendaftaran digunakan untuk mempermudah pengelola layanan kesehatan dalam mempercepat proses pendaftaran pasien, sehingga waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama
Faktor Penyebab Kerusakan Rekam Medis di Ruang Filling Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso Anindya Shafira Brilliany; Gandu Eko Julianto Suyoso; Atma Deharja
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6108

Abstract

Di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, terdapat kerusakan pada 100 rekam medis, dengan 94 di antaranya robek dan 6 berjamur. Kerusakan ini berdampak negatif pada keterbacaan identitas dan isi formulir, serta dapat menyebabkan hilangnya dokumen dari cover map. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kerusakan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan diskusi. Kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Subjek penelitian terdiri dari lima petugas filing dan satu kepala rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu mencakup latar belakang pendidikan petugas rekam medis serta kurangnya pelatihan tentang pemeliharaan rekam medis. Faktor psikologis berkaitan dengan sikap petugas terhadap pemeliharaan, sedangkan faktor organisasi meliputi sumber daya yang kurang memadai. Misalnya, kondisi ruang filing yang lembab menyebabkan jamur, dan bahan berkualitas rendah mengakibatkan rekam medis mudah koyak. Tinta yang kurang baik juga menyebabkan luntur, sementara rak filing yang terbuat dari triplek besi memungkinkan serangan nengat. Oleh karena itu, Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso diharapkan segera memenuhi kebutuhan tenaga rekam medis berpendidikan minimal D-3 dan mengadakan pelatihan serta anggaran untuk meningkatkan kualitas bahan rekam medis.
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Penyebaran Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jember Dengan Metode K-Means Clustering Savira Puteri Wulandari; Ervina Rachmawati; Sustin Farlinda; M. Choirur Roziqin
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6109

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Berdasarkan pencapaian hasil kinerja program DBD di Kabupaten Jember Tahun 2022 ditinjau dari tiga indikator yaitu angka kesakitan atau Incident Rate (IR), angka kematian atau Case Fatality Rate (CFR), dan Angka Bebas Jentik (ABJ) bahwa ketiga indikator tersebut masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember maka dari itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan kepada masyarakat sebagai langkah awal pencegahan lonjakan kasus DBD di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta digital berserta penyebarannya yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tinggi (C1), sedang (C2), dan rendah (C3) dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan perancangan sistem Prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem dalam bentuk website yang dapat menampilkan peta sebaran penyakit DBD berdasarkan kelompoknya, grafik, dan tabel laporan yang dengan mudah terus diupdate oleh administrator website. Sistem informasi geografis ini diharapkan dapat membantu petugas dalam mempromosikan program kesehatan yang terpadu sesuai dengan tangka keparahan wilayahnya serta menberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan waspada terhadap penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Jember.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Misfile Rekam Medis di Puskesmas Puger Kabupaten Jember Dyajeng Tsamara Rahastyo Putri; Indah Muflihatin; Sabran; Selvia Juwita Swari
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6110

Abstract

Misfile adalah kesalahan dalam penyimpanan atau penempatan rekam medis yang menyebabkan rekam medis hilang atau tidak ditemukan di tempat yang semestinya. Di Puskesmas Puger, kejadian misfile tercatat sebesar 3,18%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab misfile menggunakan 7 unsur manajemen: Man, Money, Method, Machine, Material, Media, dan Motivation. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi Dimana informannya adalah 1 kepala puskesmas dan 2 petugas pendaftaran. Hasil penelitian faktor Man menunjukkan kurangnya pendidikan dan pelatihan terkait rekam medis khususnya penyimpanan rekam medis dari petugas pendaftaran, serta tidak maksimalnya penggunaan tracer dalam faktor material dan dalam faktor motivation, penerapan reward serta punishment yang dirasa masih kurang tegas. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah mengikutsertakan petugas dalam pelatihan rekam medis khususnya pelatihan filing, penerapan tracer yang lebih efektif. Pembuatan, sosialisasi dan implementasi SOP khususnya SOP pengembalian, serta penerapan sistem reward dan punishment seperti pemberian hadiah serta teguran untuk petugas yang salah