cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : -     EISSN : 30478855     DOI : -
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia adalah platform publikasi terkemuka yang berkomitmen menyajikan penelitian berkualitas tinggi dengan penekanan pada inovasi, kreativitas, dan keaslian, yang berlandaskan metodologi ilmiah yang ketat. Jurnal ini mencakup berbagai bidang studi seperti kesehatan umum, farmasi, teknologi dan rekayasa kesehatan, nutrisi dan gizi, sains alam dan lingkungan, biologi, kimia, dan fisika. Terbit enam kali setahun, Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia didedikasikan untuk standar kualitas tertinggi, berupaya menjadi sumber rujukan utama, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Hubungan Perilaku Gizi dan Sikap dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Kota Palopo Trisnawati, Astie; Mokodompit , Eliyanti Agus
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.267

Abstract

Kebutuhan nutrisi selama kehamilan sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin. Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan Kekurangan Energi Kronik (KEK), yang meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku gizi dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK di wilayah kerja Puskesmas Wara Utara, Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku gizi dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK di wilayah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian terdiri dari 307 ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Wara Utara pada periode Agustus-September 2024. Sampel yang digunakan berjumlah 76 orang yang dipilih dengan metode total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku gizi ibu hamil dengan kejadian KEK (p=0,015) dan hubungan antara sikap gizi ibu hamil dengan kejadian KEK (p=0,004). Diperlukan peningkatan kunjungan antenatal care untuk mengurangi angka KEK pada ibu hamil. Selain itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi secara berkesinambungan, salah satunya melalui pencarian informasi kesehatan setiap kali berkunjung ke tenaga kesehatan.
Deteksi dan Kuantifikasi Rhodamin B pada Tiga Jenis Kosmetik tanpa Nomor Izin BPOM yang Beredar di Pasar Tradisional Kota Depok Setyaningsih, Erwi Putri; Manullang, Cindy; Subaryanti, Subaryanti
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.283

Abstract

Perona bibir, perona mata, dan perona pipi tanpa nomor izin BPOM banyak diperjualbelikan terutama di pasar tradisional. Warna yang menarik dan beragam pada kosmetik tersebut menjadi daya tarik bagi konsumen, namun produk tersebut patut diwaspadai karena dapat mengandung bahan kimia berbahaya seperti Rhodamin B. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeteksi kandungan dan mengetahui kadar rhodamin B pada perona bibir, perona pipi, dan perona mata tanpa nomor izin BPOM yang beredar di pasar Tradisional Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dengan fase gerak etil asetat : n-butanol : amonia (60:20:20) dan analisis kuantitatif secara Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 530 nm. Proses ekstraksi untuk menarik rhodamin B atau zat pewarna pada sampel dengan cara menambahkan HCl 4M dan metanol. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 sampel yang diuji, terdapat 4 sampel yang positif mengandung Rhodamin B dengan kode S4, S10, S12, dan S14 dengan kadar Rhodamin B pada sampel kode S4 sebesar 0,27158 mg/g, kode S10 sebesar 0,48093 mg/g, kode S12 sebesar 0,29712 mg/g, kode S14 sebesar 0,36881 mg/g.
Gambaran Kadar Interleukin-10 (IL-10) pada Pasien Hepatitis B dengan Metode ELISA Susanti, A. Meryam; Rahman, Indas Wari; Dirga, Ayusti; RN, Risky Nurul Fadlila; Kesrianti, Andi Maya; Yulianti
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.308

Abstract

Hepatitis B adalah penyakit infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV), dapat menimbulkan komplikasi serius seperti sirosis dan kanker hati dengan penularan melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi, seperti darah, air liur, cairan vagina, dan sperma. Pada saat terjadi inflamasi, sitokin yang ada dalam tubuh akan merespon atau mengenali jenis patogen virus yang masuk ke dalam tubuh. Interleukin-10 (IL-10) adalah sitokin dengan sifat anti-inflamasi kuat yang memainkan peran sentral dalam membatasi respon imun inang terhadap patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar Interleukin 10 (IL-10) pada pasien Hepatitis B. Metode yang digunakan dalam mengukur kadar IL-10 adalah ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay), dengan menggunakan spesimen serum pasien hepatitis B yang menjalani perawatan di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-10 pada semua pasien hepatitis B meningkat dengan persentase 100%. Hal ini menunjukkan adanya peradangan dan respon imun yang kuat pada pasien hepatitis B
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia di Puskesmas Batujajar Tahun 2024 Pahlawan , Rizky Gumilang; Syifa Fatimah Az Zahra
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i2.327

Abstract

Penyakit jiwa berat kronis Skizofrenia  dialami sepanjang daur kehidupan. perawatan dan dukungan oleh keluarga sangat diperlukan sebagai pendukung dalam pengobatan skizofrenia. Kemajuan informasi dan teknologi mempengaruhi individu salah satunya adalah aspek pemahan dan perilaku. Pemahaman dan perilaku ini sangat mempengaruhi terhadap suatu bentuk dukungan yang dilakukan keluarga dengan skizofrenia.  Tujuan untuk mengetahui perspektif baru dari lokasi berbeda terkait dengan dukungan keluarga dengan kekambuhan skizofrenia di Puskesmas Batujajar. Desain penelitian dengan pendekatak crosssectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden yang diperoleh dengan teknik random pada kelompok. dukungan keluarga diukur dengan Family Support Scale (FSS) dan alat ukur kekambuhan adalah dengan menggunakan lembar observasi wawancara yang telah valid dan reliabilitas. Hasil analisis data diapatkan pasien skizofrenia memiliki dukungan keluarga kurang 49 orang 57% dan pasien skizofrenia dengan  kekambuhan sering 61 orang 70,9%. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p-value  <0,005. terdapat hubungan yang antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia di PKM Batujajar Kabupaten Bandung Barat Tahun 2024.
Studi Pengetahuan Mahasiswa Tingkat I dan II Universitas Muhammadiyah Kuningan terhadap Kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) di Laboratorium Kimia Hanifah, Rakhmawati; Rahmawati, Rahmawati; Wulandari, Rika
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i2.346

Abstract

Alat pelindung diri merupakan suatu peralatan yang berfungsi untuk keselamatan yang wajib digunakan oleh seseorang untuk melindungi dirinya dari kejadian-kejadian yang berpotensi bahaya salah satunya seperti kecelakaan yang terjadi pada kalangan mahasiswa di laboratorium. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat I dan II Universitas Muhammadiyah Kuningan terhadap kelengkapan alat pelindung diri di laboratorium kimia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode observasi dan teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan kuesioner pertanyaan objektif pilihan ganda. Populasi yang digunakan yaitu seluruh mahasiswa aktif tingkat I dan II di Universitas Muhammadiyah Kuningan. Sampel yang digunakan sebanyak 68 mahasiswa. Data-data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis secara univariate dengan menggunakan SPSS 24 dengan uji statistic yang digunakan adalah statistic deskriptif karena untuk melihat distribusi frekuensi variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat I dan II sebesar 97,1% memiliki pengetahuan baik, dan 2,9% mahasiswa dengan pengetahuan cukup tentang penggunaan APD di laboratorium kimia. Adapun hasil observasi kelengkapan penggunaan alat pelindung diri pada saat praktikum di laboratorium kimia sebanyak 63,2% yang belum menggunakan APD dengan lengkap, dan 36,8% sudah menggunakan APD dengan lengkap ketika praktikum di laboratorium kimia.
Pengaruh Dimensi Jaminan (Assurance) terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Sibulue Pasca Terakreditasi Paripurna Istiqamah, Nurul Fajriah; Masrsyani, Wilia; Fitri, A. Ulfiana; Ismaniar, Nur Inayah
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i2.351

Abstract

Puskesmas diharapkan dapat memberikan dan mengembangkan strategi perbaikan mutu pelayanan secara berkesinambungan. Mutu pelayanan kesehatan adalah suatu hal yang diharapkan dan sudah menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Kepuasan konsumen merupakan modal dasar untuk membentuk loyalitas yang bisa dijadikan sebagai salah satu senjata untuk menaikan keunggulan bersaing suatu perusahaan yang bergerak di sektor jasa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kesehatan pada variabel jaminan terhadap kepuasan pasien di puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang, sampel penelitian ini adalah pasien baru yang berkunjung ke Puskesmas Sibule yaitu sebanyak 193 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variabel jaminan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikan adalah 0,022 < 0,05 dan nilai t hitung 2,314 > ttabel 1,973. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel jaminan berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Sibulue pasca terakreditasi paripurna.
Pendekatan Strategis dalam Perencanaan dan Penganggaran Program Pengendalian Asma: Studi di Puskesmas Sudiang Mujtahidah
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i2.352

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, sehingga membutuhkan intervensi edukatif berbasis pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan dan penganggaran program edukasi pencegahan dan pengendalian asma di Puskesmas Sudiang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilaksanakan pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penanggung jawab program Pengendalian Penyakit Menular (P2M) serta analisis dokumentasi kegiatan, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan meliputi identifikasi wilayah prioritas, penetapan tujuan edukasi, dan perumusan intervensi berupa penyuluhan kesehatan, pelatihan manajemen diri, dan promosi perilaku hidup sehat. Pendanaan program berasal dari Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan dialokasikan untuk mendukung kegiatan edukatif secara berkala setiap bulan. Kendala utama yang diidentifikasi mencakup rendahnya partisipasi masyarakat serta tingkat kesadaran yang masih terbatas terhadap pentingnya deteksi dini. Strategi penanganan melibatkan penerapan pendekatan partisipatif dan inovasi dalam penyajian media edukasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas program edukasi asma sangat dipengaruhi oleh perencanaan yang komprehensif dan tingkat keterlibatan aktif masyarakat sasaran.
Transformasi Layanan Kesehatan melalui Telemedicine dan Telehealth: Tantangan, Peluang, dan Pendekatan Berpusat pada Pasien Nurhaliza, Siti; Mustamin, Syaiful Bachri; Saktilawati , Wa Ode; Atnang , Muhammad; Fajar , Nurhikmah; Sari , Sri Kurniyan
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i2.357

Abstract

Telemedicine dan telehealth memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses, kenyamanan, dan efisiensi layanan kesehatan¹. Namun, tantangan seperti kekhawatiran privasi data, kesenjangan digital, dan interoperabilitas masih perlu diatasi. Beberapa studi mengeksplorasi berbagai aspek penting dari telemedicine. Sebuah studi tentang sentimen konsumen mengidentifikasi tantangan kualitas layanan dan akses terbatas, namun juga manfaat seperti kenyamanan dan penghematan biaya. Persepsi pasien kanker menunjukkan bahwa meskipun ada kekhawatiran tentang privasi dan keamanan, telemedicine membantu pasien memperoleh informasi dan dukungan sosial, serta menjaga kontinuitas perawatan². Artikel mengenai aplikasi robotik dalam telemedicine menyoroti peran perangkat medis robotik dalam pembedahan, diagnosis, dan rehabilitasi. Di sisi lain, privasi dan keamanan data dibahas melalui penggunaan blockchain dan federated learning yang memungkinkan penyimpanan data yang aman dan kolaborasi model pembelajaran mesin tanpa berbagi data sensitif.³ Terakhir, pemantauan diabetes jarak jauh dengan teknologi berbasis blockchain dan IoT menawarkan solusi pemantauan real-time bagi pasien diabetes.⁴ Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berpusat pada pasien dalam desain dan implementasi solusi telemedicine, dengan fokus pada inovasi untuk mengatasi tantangan yang ada, meningkatkan interoperabilitas, dan memastikan privasi data, guna mengoptimalkan potensi telemedicine dalam transformasi layanan kesehatan.
Tinjauan Literatur Kepuasan Tenaga Medis terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Septalita, Annisa; Putri , Nisrina A.; Nur Khofifah; Nurul Irba Somadinata; Oldilia Yolanda; Oriza Sativa; Oxy Asfuridah Ansori; Puja Sitna H Latupono; Putri Novthalia
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.371

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di rumah sakit telah menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan, keamanan data, dan kepuasan tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di rumah sakit. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji hasil dari lima penelitian yang membahas kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di berbagai rumah sakit di Indonesia, Ethiopia, dan Malaysia. Kesimpulan: Tingkat kepuasan pengguna RME bervariasi antara 53,1% hingga 89%, dengan faktor penentu utama meliputi kualitas sistem, informasi, layanan teknis, pelatihan, serta karakteristik demografis pengguna. RME mempermudah akses informasi pasien secara cepat dan akurat, mengurangi kebutuhan ruang arsip fisik, serta meningkatkan keamanan dan kerahasiaan data medis. Secara keseluruhan, RME berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan tenaga medis di rumah sakit.
Uji Aktivitas Antioksidan Okara (Ampas Tahu) dan Formulasi Sediaan Face Scrub dengan Bahan Aktif Okara (Ampas Tahu) Agustina, Lia; Widianti, Riska Widianti; Yuliati, Ninis; Lestari , Tri Puji; Soehartono , David R.
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.373

Abstract

Kulit merupakan organ pelindung utama tubuh dari paparan sinar ultraviolet (UV), sekaligus berfungsi dalam proses ekskresi, pengaturan suhu tubuh, dan sebagai indera peraba. Agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal, kulit membutuhkan antioksidan yang berperan dalam menetralisir efek merugikan dari radikal bebas. Antioksidan merupakan senyawa yang berfungsi menghambat reaksi oksidasi dengan menetralkan radikal bebas. Ampas tahu (okara) merupakan hasil samping produksi tahu yang memiliki kandungan isoflavons ebagai antioksidan. Face scrub merupakan salah satu bentuk sediaan topical yang berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan wajah melalui proses eksfoliasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aktivitas antioksidan dari okara melalui metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl), serta evaluasi mutu fisik sediaan face scrub. Sediaan face scrub dibuat dalam empat formulasi: F0 (tanpa zat aktif), F1 (2,5% okara), F2 (5% okara), dan F3 (7,5% okara).  Hasil uji karakteristik sediaan yang meliputi uji homogenitas, iritasi, organoleptis, pH, dan stabilitas menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi persyaratan mutu. Hasil uji aktivitas antioksidan okara menunjukkan IC50 sebesar 477,636 ppm (antioksidan lemah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa okara dapat digunakan sebagai bahan dalam formulasi face scrub dan memiliki potensi aktivitas antioksidan.