cover
Contact Name
Honesty Pujiyani
Contact Email
honesty.pujiyani@poltera.ac.id
Phone
+6285640618487
Journal Mail Official
jstk@poltera.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Madura, Jalan Raya Camplong No.Km.4, Abacateh, Taddan, Kec. Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur 69281
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 28098668     EISSN : 28081382     DOI : https://doi.org/10.52234/jstk
Core Subject : Health,
This journal encompasses original research articles, including : 1. Health Technology 2. Nursing Science 3. Health Maternal and Child 4. Health Promotion and Behavioral Science 5. Public Health Science 6. Medical Science 7. Health Biotechnology 8. Environmental Health
Articles 61 Documents
PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGGUNAKAN SMARTPHONE DI RA (RAUDHATUL ATHFAL) AISIYAH DESA BANDARAN PAMEKASAN RAHMAN, HILMAH NOVIANDRY
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v5i1.209

Abstract

Introduction: Preschoolers develop in various aspects. This preschool period is the right time to develop various potentials and abilities, including fine and gross motor skills, speech language, and social independence. Preschool children can experience developmental disorders caused by several factors, one of which is smartphones. The purpose of this study was to determine the development of preschool age children using smartphones in RA Aisiyah Bandaran Pamekasan Village in 2022. Methods: The design used in this study was descriptive with the observation method. The population in this study were 39 people of pre-school age who used smartphones in RA Aisiyah Bandaran Pamekasan Village. Sampling technique non-probability total sampling with a sample of 39 people. The instrument used was a developmental pre-screening questionnaire (KPSP), which was then analyzed descriptively (percentage), the results were presented in tabular and narrative form. Results : The research shows that the development of preschool-aged children who use smartphones is almost entirely in accordance with as many as 32 respondents (82%). Conclusion : It is hoped that the school will develop stimulation to help children develop more optimally especially children who use smartphones and monitor their growth and development every 2 weeks. Meanwhile, mothers should limit the use of smartphones because they can improve child development. Keywords : preschool age children, development, smartphone
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan Tahun 2014 Cantika Iva Nugrahani; Mudarris, Nelil; Rachmawati, Lili
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v3i1.216

Abstract

Identification. Menurut WHO, ( 2007 ), menyatakan diare merenggut nyawa sekitar 3,5 juta anak di seluruh dunia setiap tahunnya dan merupakan penyakit pembunuh kedua terbesar terhadap anak-anak di negara berkembang. Hasil Survey Badan Anak Dunia Tahun,(2003), menunjukkan, setiap detik satu balita meninggal karena diare. Penelitian ini bersifat deskriftif yang hanya mengambarkan karakteristik diare pada balita di puskesmas Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan Tahun 2017. Method. adapun variable yang diteliti yaitu : variable Dependent Diare pada Balita (klasifikasi, dan tingkat dehidrasi), dan variable independent (umur, jenis kelamin, status gizi). Sumber data berasal dari data sekunder dengan mengunakan data kohort MTBS balita yang mengalami diare di puskesmas Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan Tahun 2017. Tehnik pengambilan sampel dengan mengunakan random sampling. Balita yang menderita diare di Puskesmas Kec Jagakarsa Jakarta Selatan Tahun 2017. Result. Berdasarkan klasifikasi diare. Seluruh balita ( 100% ) mengalami diare akut. berdasarkan tingkat dehidrasi, hampir seluruhnya 97,8% mengalami diare tanpa dehidrasi. berdasarkan umur, yang paling tertinggi terjadi pada umur 1-3 tahun mencapai  41 balita (44,6%), namun pada umur 0-28 hari tidak ada balita yang mengalami diare (0%). berdasarkan jenis kelamin, yang paling tinggi terjadi pada jenis kelamin laki-laki sebanyak 52 balita (56,5%). Conclusion. berdasarkan status gizi, hampir semua balita memiliki status gizi yang baik dengan jumlah balita 90 (97,8%). Di harapkan orang tua bisa menjaga kebersihan dan memilih makanan yang tepat agar anak terhindar dari diare, biasakan anak mencuci tangan sebelum makan.
Premenstrual Sindrom (PMS) Mahasiswa DIII Keperawatan Politeknik Negeri Madura: Premenstrual Sindrom (PMS) Mahasiswa DIII Keperawatan Politeknik Negeri Madura Elisa Christiana; Noviandry, Hilmah; Himawati , Ernia Haris; Rahmah, Rozitur
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v3i1.217

Abstract

Abstrak. PreMenstrual Syndrome (PMS) merupakan sekumpulan gejala fisik, psikologis, emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita dan muncul secara siklik, dalam rentang waktu 7-10 hari sebelum menstruasi. Sindrom pramenstruasi memang tidak mengancam nyawa, namun dapat mempengaruhi produktivitas dan mental wanita. Sekitar 75% wanita mengeluhkan gejala sindrom pramenstruasi dan 30% memerlukan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang PMS pada mahasiswa DIII Keperawatan Politeknik Negeri Madura. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan Sampel sebesar 77 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan skala likert dan secara online. Hasil: didapatkan bahwa sebagian besar responden di Prodi DIII Keperawatan Politeknik Negeri Madura sebanyak 43 responden (56%) mengalami PMS berat, Kesimpulan: Pentingnya koping strest pada remaja agar masalah sebelum menstruasi tidak mengganggu aktivitas dalam belajar, bisa mengontrol emosi agar tidak terlalu cemas menjelang menstruasi, aktivitas lainnya. Kata Kunci: PreMenstrual Syndrome (PMS), Mahasiswa
Keberhasilan Dukungan Tenaga Kesehatan saat Perawatan Pasca Persalinan Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Fauziah, Nuraini
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v3i1.218

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif sampai bayi berumur 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif berhubungan dengan beberapa faktor. Sejak tahun 1991, WHO dan UNICEF meresmikan beberapa klinik dan rumah sakit sebagai BFHI/ RSSIB. RSSIB telah mendorong pengembangan sarana prasarana untuk mendukung implementasi keberhasilan menyusui. Didalam penerapan RSSIB sangat diperlukan peran serta tenaga kesehatan. Peran tenaga kesehatan efektif untuk meningkatkan inisiasi menyusui dan kepatuhan terhadap praktik menyusui sehingga dapat berdampak positif mendukung keberhasilan menyusui. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini secara deskriptif observasional dengan pendekatan kohort. Data primer diambil dari 344 sampel ibu yang memiliki bayi berusia >6-24 bulan. Hasil menunjukkan ada perbedaaan dukungan tenaga kesehatan kepada ibu menyusui (p=0,0001). Terdapat hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,0001). Ibu yang berhasil menyusui eksklusif mendapatkan dukungan baik dari tenaga kesehatan (49,4%). Keberhasilan dukungan yang diimplementasi dari empat item tindakan dapat meningkatkan praktik menyusui dengan pemberian ASI eksklusif. Dukungan yang baik mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Diharapkan tenaga kesehatan dapat menerapkan dukungan yang optimal agar cakupan ASI eksklusif dapat meningkat dan mencapai target nasional.
Characteristics of Exclusive Breastfeeding Mothers in The Development Village of Company’s Corporate Social Responsibility (CSR) Fauziah, Nuraini; Marfuah, Dewi; Riono, Pandu
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v3i1.221

Abstract

Usaha yang diharapkan SDGs untuk menurunkan angka kematian bayi hingga 23 dan balita 32 per 1.000 kelahiran hidup, salah satunya dengan ASI eksklusif. Berhasilnya ibu dalam menyusui juga dipengaruhi oleh faktor karakteristik ibu. Pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal, dan budaya menjadi beberapa faktor yang mempengaruhi ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu menyusui di wilayah desa binaan CSR perusahaan. Desain penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data primer diambil dari 172 orang pada ibu yang memiliki bayi >6-24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam wilayah desa binaan CSR perusaan memiliki 172 ibu menyusui eksklusif. Karakteristik ibu menyusui ditunjukkan dengan kelima belas variabel yang diteliti. Karakteristik terbanyak pada ibu menyusui eksklusif adalah umur ibu ?20 tahun, memiliki anak lebih dari 1, tahu agama, memiliki pengetahuan ASI, dan tidak terpapar susu formula. Penelitian dapat digunakan sebagai sumber referensi dasar penyusunan program kegiatan oleh CSR perusahaan. Diharapkan perusahaan senantiasa menciptakan program yang mendukung pemerintah serta senantiasa melakukan evaluasi dan pengukuran dari setiap intervensi program yang dilaksanakan.
PENGETAHUAN IBU TERHADAP KLASIFIKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA Pramesthi, Nindi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v3i1.222

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga dapat menciptakan keluarga sehat yang selanjutnya akan membentuk masyarakat dan bangsa sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan klasifikasi PHBS. Penelitian ini menggunakan desain Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian sejumlah 80 ibu yang memiliki Balita di Kelurahan Sangkrah, Suarakarta. Alat ukur yang digunakan kuisioner dan checklist dengan uji statistik Spearman’s Rank. Pada kelompok responden dengan pengetahuan baik diperoleh rumah tangga klasifikasi I=0%, klasifikasi II=2,5%, klasifikasi III=15%, klasifikasi IV=37,5%. Kelompok responden pengetahuan sedang diperoleh klasifikasi I=0%, klasifikasi II=17,5%, klasifikasi III=15%, dan klasifikasi IV=2,5%. Sedangkan kelompok responden pengetahuan kurang diperoleh klasifikasi I=0%, klasifikasi II=0%, klasifikasi III=10%, klasifikasi IV=0%. Hasil uji statistik penelitian menunjukkan =0,747(0,000). Terdapat hubungan positif antara pengetahuan ibu dengan klasifikasi PHBS tatanan rumah tangga dengan kekuatan hubungan kategori kuat
Asuhan Kebidanan Fisiologis Holistik Neonatus dengan Perawatan Tali Pusat Terbuka Fajrin, Dessy Hidayati; Namira, Nurhaya Sarah Syafa
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 4 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v4i1.228

Abstract

Cord care is an attempt to prevent cord infection and a simple nursing measure. Open umbilical cord care helps drying the umbilical cord more. The purpose of this study was to perform holistic physiological midwifery care for neonates with open umbilical cord care. This research was conducted using descriptive qualitative with a case study approach and field observation of Mrs.Y at PMB Marfuah, Sanggau Regency. The result obtained was that the baby's umbilical cord was detached on day 4 using open cord care. The conclusion is that open cord care will accelerate the detachment of the umbilical cord in neonates. It is recommended that PMB Marfuah apply holistic physiological midwifery care for neonates with open umbilical cord care because it is considered more effective than closed sterile gauze cord care.
Perawatan Metode Kanguru pada Bayi Baru Lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah Fajrin, Dessy Hidayati; Puspita Satrya Putri, Ayu
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v4i2.229

Abstract

Abstract. Low birth weight infants are at risk for hypothermia. Kangaroo Method treatment can increase the baby's body temperature, and reduce the occurrence of hypothermia in low birth weight babies. The Kangaroo Mother Care (KMC) is an early care method with skin touch between mother and newborn in the kangaroo position. The purpose of this study was to provide collaborative midwifery care in cases of pathology and complications in By. Mrs. T low birth weight with hypothermia using the kangaroo method. This research was conducted using descriptive qualitative with a case study approach and field observation at RSUD Kabupaten Kubu Raya. The results obtained from this study are there is an increase in temperature in infants who experience hypothermia after performing midwifery care with the kangaroo method. The conclusion obtained is that the Kangaroo Mother Care can be used to overcome hypothermia in low birth weight babies.
PENANGANAN PERTAMA OLEH IBU PADA BALITA YANG MENGALAMI ISPA DI PONKESDES ANTIKA DI DESA WARU TIMUR WARU PAMEKASAN Hafidah, Lailatul; Denta, Anggeria Oktavisa Denta; Suraying, Suraying
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v4i2.231

Abstract

ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bawah. Sering terjadi pada anak keluhan utamanya batuk pilek. Penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengidentifikasi tentang Penanganan Pertama pada Balita yang Mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Wilayah kerja Ponkesdes di Desa Waru Timur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Desain yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dan sampelnya adalah seluruh ibu yang memiliki Balita yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), dan tehnik Non Probability Total-Sampling. Penugumpulan data menggunakan kuesioner tipe dikotomi. Data yang diapat diolah (Editing, Cording, Scoring, Tabulating, Enterpreting) dan dianalisis secara Deskriptif (Prosentase). Hasilnya disajikan dalam tabel dan dinarasikan. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu dengan penagananan pertama yang cukup pada Balita yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Desa Waru Timur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Penagananan pertama ibu pada Balita yang mengalami ISPA cukup, dan sebaiknya lebih berkonsultasi kepada petugas kesehatan, sehingga lebih berwawasan. Petugas kesehatan (perawat) tetap melaksanakan program kerjanya dengan memberikan penyuluhan bagaimana cara penanganan pertama ISPA.
Kualitas Hidup Lansia Dengan Riwayat Penyakit Stroke Di Desa Nyalabu Daya Pamekasan : Kualitas Hidup Lansia Endang Fauziyah Susilawati; Rahman, Taufiqur; Fitriyah, Faridatul
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 4 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v4i1.233

Abstract

Abstract : Kualitas hidup diartikan sebagai persepsi individu tentang posisi mereka dalam kehidupan yang dilihat dari konteks budaya dan sistem nilai dimana mereka tinggal serta hubungannya dengan tujuan, harapan, standar, dan hal-hal lain yang menjadi perhatian individu. Stroke dapat mempengaruhi kehidupan seseorang dalam berbagai aspek (fisik, emosional, psikologis, kognitif, dan sosial). Tingkat kecacatan fisik dan mental pada pasien stroke terutama pada Lansia dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas hidup Lansia dengan riwayat penyakit stroke di Desa Nyalabu Daya Pamekasan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif, Populasi dalam penelitian adalah Lansia pasca stroke dengan 15 sampel mengunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kualitas hidup menurut WHOQoL (WHO Quality of Life), hasilnya dianalisa secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh (87%) Lansia yang mempunyai penyakit stroke memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 13 Lansia, dan sebagian kecil (`13%) Lansia yang mempunyai penyakit stroke memiliki kualitas hidup yang buruk sebanyak 2 lansia. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, misalnya dukungan dari keluarga dan lingkungan. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup lansia stroke di Desa Nyalabu Daya dengan meningkatkan peran dari tenaga kesehatan dan keluarga untuk menjaga pola hidup sehat Lansia. Kunci : kualitas hidup, lansia, stroke