cover
Contact Name
Defry Basrin
Contact Email
defrybasrin@unsam.ac.id
Phone
+6285373652007
Journal Mail Official
Jmts@unsam.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Syarief Thayeb , Meyrandeh, Langsa- Aceh
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
JMTSS
Published by Universitas Samudra
ISSN : 27754421     EISSN : 2775443X     DOI : https://doi.org/10.55377/jmtss.v4i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra (JMTSS) merupakan jurnal dikelola oleh prodi teknik sipil Universitas Samudra yang mempublikasikan hasil penelitian dalam lingkup teknik sipil baik aspek pengembangan ilmuan ataupun aspek praktisi. jurnal ini memberikan hak akses terbuka bagi para peneliti, dosen, dan profesional lainnya, semua artikel yang dikirim akan dilakukan evaluasi melalui tim redaksi dan reviewer sebelum diterima untuk diterbitkan. JMTSS menerima artikel dari bidang ilmu pengembangan teknik sipil dengan multidisiplin ilmu sebagai berikut: 1. Bahan dan Struktur Bangunan 2. Teknologi Konstruksi 3. Ekonomi dan Manajemen Konstruksi 4. Rekayasa Gempa 5. Teknik Lingkungan 6. Renovasi Bangunan 7. Teknik Geotek 8. Rekayasa Jalan Raya 9. Struktur Hidraulik dan Hidraulik Rekayasa 10. Jalan dan Jembatan 11. Rekayasa Struktural 12. Survei dan Rekayasa Geo-Spasial 13. Teknik Transportasi 14. Rekayasa Terowongan 15. Teknik dan Ekonomi Perkotaan 16. Teknik Sumber Daya Air 17. Drainase Perkotaan
Articles 86 Documents
FAKTOR PENYEBAB MASALAH INTERFACE PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI UTILITAS DI JALAN KOTA LANGSA Bukit, Ipak Neneng Mardiah; Nadya, Yusri; Fahriana, Nina; Masthura, Lely
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di Indonesia infrastruktur utilitas seperti kabel listrik, pipa-pipa air bersih, ataupun infrastruktur komunikasi (fibre optic), ditempatkan disisi kanan dan kiri jalan raya, dan melibatkan banyak pemangku kepentingan (pemerintah daerah dan perusahaan utilitas). Paper ini akan mengidentifikasi permasalahan interface diantara pemangku kepentingan dalam pekerjaan konstruksi utilitas di jalan raya. Ini adalah sebuah penelaahan literatur yang bertujuan untuk memahami dan mengenal interface di antara pemangku kepentingan yang mengakibatkan terjadinya masalah pada saat pelaksanaan konstruksi. Berdasar dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya di Indonesia, yang memperlihatkan 15 masalah interface yang dibagi ke dalam lima aspek berdasarkan kesamaan dari masing-masing masalah. Paper ini bermaksud untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya masalah interface di jalan raya Kota Langsa dengan menjelaskan faktor penyebab masalah interface menggunakan metode deskriptif dan menjabarkannya menggunakan pendekatan multi-perspektif. Hasil penelaahan ini berupa akar penyebab masalah interface yang dapat digunakan oleh otoritas jalan raya dalam melakukan perencanaan pekerjaan sehingga dapat menghindari konflik yang mungkin terjadi di antara pelaksana kegiatan di lapangan.
KETERTIBAN PARKIR DAN HUBUNGAN ANTARA FLUKTUASI PARKIR DENGAN TINGKAT PELAYANAN JALAN (Studi Kasus Jalan Muhammad Jam Banda Aceh) Zulfadhli Zulfadhli
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jmtss.v5i1.10195

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persentase kepatuhan pengguna lapangan parkir dan kecenderungan fluktuasi parkir dan hubungannya dengan Tingkat Pelayanan Jalan. Melalui pengambilan data volume lalu lintas yang diperoleh dilapangan dalam satuan mobil penumpang (smp), kecepatan, jumlah parkir dan load factor parkir, yang dilakukan melalui pengamatan selama satu hari penuh. Dari hasil pengamatan diperoleh nilai fluktuasi parkir tertinggi adalah 98 smp/jam, yang terjadi pada pukul 11.00-12.00 WIB. Fluktuasi volume lalu lintas tertinggi adalah 1164 smp jam dalam tiga lajur, yang terjadi pada pukul 9.00-10.00 WIB. Volume lalu lintas rata-rata 1002 kendaraan/jam, dan kecepatan lalu lintas rata-rata 32,36 km/jam, dengan kepadatan lalu lintas 31 kendaraan/km. Kondisi parkir di kiri dan kanan jalan menggunakan pias selebar 4 meter sehingga pada ruas jalan efektif 12 meter atau tiga lajur diperoleh kapasitas Jalan Muhammad Jam adalah 4787 smp/jam. Daya tampung parkir selama ini tidak mampu menampung kendaraan yang ada, ini ditunjukkan oleh Load factor parkir yang mencapai nilai 1.21 kali kapasitas parkir, dengan persentase ketertiban pengguna lapangan parkir 31.16%, yang menunjukkan penerapan marka parkir sekarang tidak efektif, dans mengakibatkan gangguan lalu lintas yang mengakibatkan Tingkat Pelayanan Jalan Muhammad Jam berada pada Tingkat Pelayanan Jalan D. Sebaiknya di Jl. Mohammad Jam untuk kendaraan mobil penumpang diterapkan sudut parkir 30°, dan dilakukan pembatasan keluar masuk mobil barang/truk, dengan jam operasional diarahkan pada malam hari, yaitu pukul 19.00 sampai dengan 6.00 WIB.
Evaluasi Angkutan Sampah Truk Pada Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa Muhammad; Eka Mutia; Wan Alamsyah
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4397

Abstract

Kecamatan Langsa Barat merupakan salah satu kecamatan di Kota Langsa yang menghasilkan sampah dari sekolah, pasar, tempat wisata dan dari kantor dan yang paling utama dari rumah penduduk, pengangkutan sampah yang kurang menyeluruh serta lokasi TPS dan timbulan sampah yang jauh dari rumah warga membuat masyarakat tidak membuang sampah di TPS dan timbulan sampah, untuk itu perlu dilakukan evaluasi mengenai rute angkutan sampah di Kecamatan Langsa Barat yang natinya dapat mempermudah masyarakat dalam membuang sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode survey dan observasi yang menggunakan persamaan Stationary Container System (SCS), penelitian dilakukan dengan mengikuti truck sampah yang sedang beroperasi untuk mengetahui rute angkutan sampah di Kecamatan Langsa Barat dan lokasi TPS/Timbulan sampah yang tersedia, selanjutnya data yang didapat dihitung dengan menggunakan persamaan SCS, data yang didapatkan dilapangan berupa 1 kali ritase dan 4 unit truck sehingga diperlukan evaluasi lebih karena jumlah sampah yang tidak terangkut sebanyak 81.576,15 Liter. pada penelitian ini menggunakan 3 kali perhitungan atau percobaan evaluasi dan didapat pada percobaan ke-3 dengan pengangkutan menggunakan 3 kali ritase dan 5 unit truck sampah.Selanjutnya dibuat peta yang memuat tentang rute angkutan sampah, TPS dan Timbulan Sampah, peta dibuat dengan 2 jenis, peta yang telah ada dan peta evaluasi.
Concrete Mix Uji Kuat Tekan Beton Menggunakan Tepung Tulang dan Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Campuran Semen Rabialr, Rabial Rizki
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4479

Abstract

abu sekam Padi, beton, kuat tekan, tepung tulang
- IDENTIFIKASI KONDISI DAN KEBUTUHAN BIAYA BANTUAN REHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI yusuf, m iskandar y
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4486

Abstract

Abstrak Rumah tidak layak huni merupakan rumah yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan bangunan. Kecukupan minimum luas bangunan dan kesahatan penghuni serta lingkungan pemukiman yang tidak layak dengan sarana,prasarana dan utilitas yang tidak memadai. Beberapa desa di kota langsa masih terdapat rumah tidak layak huni yang membutuhkan alokasi bantuan anggaran rehabiltasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah rumah tidak layak huni dan kebutuhan biaya bantuan rehabilitasi terkhusus bagi masyarakat yang brpenghasila rendah. Dengan demikian untuk memperbaiki tingkat rumah yang tidak layak huni di gampong sungai pauh tanjung perlu adanya studi mengetahui jumlah rumah tidak layak huni dan menentukan jenis rumah tidak layak huni adapun peneliti membantu dalam menghitung ektimasi biaya kebutuhan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pengumpulan data melalui survey lokasi,Formulir Pendataan Rumah. Survey dilakukan dengan pengamatan langsung di desa sungai pauh tanjung yang berlokasi di kota langsa. Dari hasil penelitian diperoleh bobot hasil penilaian 9,43 untuk responden A; 7,75 untuk responden B; 9,26 untuk responden C; 9,50 untuk responden D; dan 9,43 untuk responden E. Skala prioritas penanganan diambil dari bobot hasil penilaian terbesar yaitu Responden Skala prioritas penanganan diambil dari bobot hasil penilaian terbesar yaitu Responden D (9,50), responden A (9,43) dan responden B (9,26). Berdasarkan skala prioritasnya maka kebutuhan anggaran pada masing-masing prioritas penanganan adalah responden D sebesar Rp 7.414.000, responden A sebesar Rp 11.496.000, dan responden E sebesar Rp 13.307.000. Kata Kunci : Rumah, Layak Huni, Prioritas, Rehabilitasi ABSTRACT Uninhabitable houses are houses that do not meet building safety requirements. Minimum adequacy of building area and occupant health and inadequate residential environment with inadequate facilities, infrastructure and utilities. Several villages in Langsa City still have uninhabitable houses that require an allocation of rehabilitation budget assistance. This study aims to determine the number of uninhabitable houses and the need for rehabilitation assistance costs, especially for people with low incomes. Thus, to improve the level of uninhabitable houses in the village of Sungai Pauh Tanjung, it is necessary to study to find out the number of uninhabitable houses and determine the type of uninhabitable houses while researchers assist in calculating the estimated cost of the Budget Plan (RAB). Data collection through site surveys, House Data Collection Forms. The survey was conducted by direct observation in the village of Sungai Pauh, Tanjung, which is located in the city of Langsa. From the results of the study, the weight of the assessment results was 9.43 for respondent A; 7.75 for respondent B; 9.26 for respondent C; 9.50 for respondent D; and 9.43 for respondent E. The handling priority scale is taken from the largest weight of the assessment results, namely Respondents. 26). Based on the priority scale, the budget needs for each handling priority are respondent D of Rp. 7,414,000, respondent A of Rp. 11,496,000, and respondent E of Rp. 13,307,000. Keywords: House, Livable, Priority, Rehabilitation
- KAJIAN GEOMETRI PENAMPANG SUNGAI KRUENG LANGSA Said Mahzal, Sayed Aqil Bayhaqi
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4487

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk mengetahui perubahan bentuk geometri sungai dan penampang sungai pada bagian hulu sampai dengan bagian tengah Krueng Langsa. Jumlah titik yang di teliti dimulai dari titik P0 (N 4°27’05.8644” E 97°54’57.276”) s/d P155 (N 4°28’01.236”, E 97°56’54.0888”). Jarak sungai krueng langsa yang di teliti sepanjang 6962m. Sungai merupakan suatu saluran terbuka atau saluran drainase yang terbentuk secara alami yang mempunyai fungsi sebagai badan air. Air yang mengalir di dalam sungai akan mengakibatkan proses penggerusan tanah dasarnya. maka tujuan dari penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai gambaran untuk mengetahui hubungan antara parameter – parameter belokan sungai terhadap tingkat gerusan akibat aliran helicoidal yang terjadi pada belokan sungai.Dalam proses penelitian perlu dilakukan analisis yang diteliti Data yang diperlukan untuk mendukung penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode Penelitian yang harus dilakukan berupa geometri sungai, pengumpulan data-data, pengolahan data hasil pengukuran lapangan dan input data pengukuran di lapangan. Sungai Krueng Langsa bagian hulu dan tengah sungai telah mengalami perubahan bentuk morfologi sungai dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2019. Perubahan bentuk sungai tersebut disebabkan oleh sudetan/pelurusan sungai yang terjadi di Desa Geudubang Aceh, Desa Pondok Keumuning, dan Desa Seulalah.Berdasarkan pengukuran dan Analisa data pengukuran, diketahui bentuk penampang sungai mulai dari titik P1 (N 4°27’05.8644” E 97°54’57.276”) s/d P125 (N 4°27’53.2008” E 97°56’31.7364”) memiliki bentuk penampang yang tidak beraturan atau alami. Sedangkan pada titik P126 (N 4°27’53.2008” E 97°56’31.7364”) s/d P155 (N 4°28’01.236”, E 97°56’54.0888”) penampang sungai berbentuk trapesium.
EVALUASI JENIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE (PCI) DAN ANGGARAN PENANGANANNYA (STA 474 – STA 476 Aceh Tamiang) Widodo; Purwandito, Meilandy; Alamsyah, Wan
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4492

Abstract

Transportasi merupakan prasarana yang bertujuan untuk perkembangan,kemajuan daerah dan dapat menghubungkan sosial, budaya, dan ekonomi antara daerah. Namun jika kondisi jalan mengalami kerusakan maka akan mengganggu kenyamanan, keselamatan berkendara, keindahan dan mempengaruhi kinerja perkerasan yang akan berdampak pada penurunan kualitas jalan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi tipe keparahan kerusakan dengan menganalisa kondisi kerusakan dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index) sampai di dapat cara perbaikan serta biaya perbaikannya. Metode PCI merupakan penilaian kondisi terhadap kerusakan dengan index nilainya 0 sampai 100 . 0 yaitu kondisi kerusakan yang sangat buruk dan100 adalah nilai sempurna. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kondisi jalan yang terdapat pada jalan Banda Aceh – Medan STA 474+000 – STA 476+000 Aceh Tamiang yaitu terdapat jenis – jenis kerusakan berupa retak kulit buaya, rusak tambal, alur, lubang, butiran lepas, amblas, retak memanjang, retak melintang, penurunan bahu jalan, retak bulan sabit, retak blok. Nilai PCI pada ruas jalan tersebut yaitu 51,65 termasuk kondisi sedang. Untuk penanganan kerusakan, survei identifikasi jalan dan penanganan yang digunakan pada kondisi ruas jalan dilakukan motode P2 yaitu pelaburan aspal. Penanganan untuk keseluruhan kondisi perkerasan dengan anggaran biaya penanganan disesuaikan dengan harga satuan yang berlaku. Sehingga didapat anggaran penanganan untuk ruas jalan Banda Aceh – Medan STA 474+000 _ STA 476+000 adalah Rp. 471.106.000.
PENGARUH EROSI LAHAN TERHADAP ANGKUTAN SEDIMEN LAYANG (SUSPENDED LOAD) DI HILIR DAS KRUENG LANGSA Satria, Pandu; Purwandito, Meilandy; Isma, Faiz
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.4500

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng langsa merupakan DAS utama di Kota Langsa dan merupakan daerah aliran yang menjadi sarana penting khususnya dalam mengalirkan air ke lahan pertanian dan lahan tambak masyarakat Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran sedimen melayang (Suspended Load) akibat erosi lahan di Hilir DAS Krueng Langsa dan untuk mengetahui pengaruh erosi lahan terhadap angkutan sedimen melayang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan teknik survei yang diolah menggunakan persamaan Asdak. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran langsung di Hilir DAS Krueng Langsa untuk mendapatkan data morfologi sungai dan sampel sedimen melayang. Sampel kemudian diolah dengan menggunakan oven sebagai pengering sampel dengan cara di memanaskan sampel hingga kering. Setelah itu sampel sedimen layang di timbang untuk mengetahui berat isinya. Data yang sudah diperoleh selanjutnya di analisis tingkat laju sedimen layang akibat erosi lahan menggunakan persamaan Asdak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya besaran debit sedimen melayang (suspended load) akibat erosi lahan dalam bentuk Regresi Linier menunjukan hasil dimana kondisi sebelum hujan Qs = 1.275.762,644 ton/hari + - 2033.656 nilai R2 = 0,209 pengaruh akibat erosi lahan. Untuk hasil kondisi sesudah hujan Qs = 2.712.300,233 ton/hari + -4519.328 nilai R2 = 0,183 dan berdasarkan perhitungan, koefisien rasio Qs sebelum hujan sebesar 7.268,147, sedangkan Qs sesudah hujan sebesar 15.715,228.
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN DAN K3 (STUDI KASUS: PENINGKATAN JALAN MAHKOTA UTAMA KUALA MEURISI KEC. KRUENG SABEE) ikmal
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.10939

Abstract

Seiring dengan pesatnya laju pembangunan infrastruktur, peningkatan jalan menjadi salah satu aspek penting dalam memperlancar arus transportasi dan distribusi barang serta jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana tingkat penerapan SMK3 dalam mengurangi insiden kecelakaan kerja pada proyek dan faktor yang mempengaruhi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek peningkatan Jalan Mahkota Utama Kuala Meurisi di Kecamatan Krueng Sabee. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui wawancara dan penyebarkan kuesioner kepada CV serta data penelitian diolah menggunakan SPSS. Raja Muda Karya sebanyak 50 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu tingkat penerapan SMK3 dalam mengurangi insiden kecelakaan kerja pada proyek dan faktor yang mempengaruhi SMK3. Hasil uji validitas tentang tingkat penerapan dalam mengurangi insiden kecelakan kerja dan faktor yang mempengaruhi SMK3 yang diperoleh, nilai rata-rata r-hitung dari setiap variabel tingkat penerapan dalam mengurangi insiden kecelakan kerja adalah 0,3017 serta nilai Rtabel diperoleh sebesar 0,2787, dan nilai rata-rata r-hitung dari setiap variabel faktor yang mempengaruhi SMK3 adalah 0,3334 serta nilai Rtabel diperoleh sebesar 0,2787 maka r-hitung > r-table. Hasil uji reliabilitas pada setiap variabel tingkat penerapan dalam mengurangi insiden kecelakan kerja diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,31 dan faktor yang mempengaruhi SMK3 diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,36, serta nilai kritis cronbach alpha sebesar 0,6 maka tidak semua variabel dinyatakan sudah reliabel. Secara keseluruhan, Hasil analisis deskriptif nilai mean hasil penerapan SMK3 pada proyek ini tergolong baik, dengan tingkat penerapan dalam mengurangi insiden kecelakaan kerja mencapai 85%
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH PADA KONTRAK DESIGN-BID-BUILD DI KOTA BANDA ACEH Jumadin; Heru pramanda, Heru pramanda
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v5i2.11007

Abstract

Seiring berkembangnya dunia konstruksi, membangun suatu proyek memiliki tingkat kompleksitas yang juga semakin meningkat. Proyek-proyek konstruksi yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi dalam pelaksanaanya maka akan berpotensi memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding proyek konstruksi dengan tingkat kompleksitas yang rendah. Resiko yang tidak pasti ini membuat para pihak yang berkepentingan dalam dunia konstruksi mendistribusikan resiko ke pihak lain dengan menggunakan metode design bid build. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berpengaruh pada proyek dengan kontrak design-bid-build di Kota Banda Aceh. Manfaat penelitian ini untuk menambah wawasan serta pengetahuan terhadap kinerja kepemimpinan yang baik dalam pelaksanaan kegiatan proyek, dan untuk manajer proyek dapat memilih dan mengembangkan kepemimpinan agar efektif dalam menanggani risiko-risiko yang timbul, sumber data dalam penulisan ini menggunakan dua jenis, yaitu: data primer dan data sekunder dengan perhitungan menggunakan SPSS, data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan, yaitu data kuisioner yang akan disebarkan kepada owner, kontraktor, konsultan dan anggota tim proyek. data sekunder adalah data yang diperoleh dari instansi terkait, data ini meliputi jumlah perusahaan yang mengikuti proyek kontruksi. dari hasil pengujian validitas dan realibilitas yang diperoleh, nilai rata rata setiap variabel adalah 0,444. maka r hasil= 0,626 > r tabel = 0,3598, hal ini dapat diambil kesimpulan pertanyaan pada variabel sudah valid atau tepat dan uji realibilitas diperoleh nilai rata-rata variabel 0,7, hal ini dapat dikatakan layak karena telah memenuhi koefisien minimum syaratkan yaitu minimum sebesar 0,6, dimana koefesien 0,7 > 0,6 cronbach alpha, diambil kesimpulan bahwa pertanyaan pada variabel di katakan reliabel atau handal, demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat risiko dominan berpengaruh terhadap proyek design-bid-build di Kota Banda Aceh yaitu X1.1 variabel komunikasi dengan nilai mean 3.6000 kategori level risiko tinggi (high risk). X2.1 variabel perencanaan kategori level risiko tinggi (high risk) dengan nilai mean 4.0500.