cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
sambarajurnal@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
sambarajurnal@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29855373     DOI : https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v2i3.595
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Service is a scientific publication published by CV Putra Publisher publishing various fields of community service, covering various disciplines, including education, human resource development, poverty alleviation based on local resources; management of rural and coastal areas based on local resources, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, development of environmentally sound technology, health, nutrition, art, literature and culture
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 184 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Tik Tok Sebagai Sarana Promosi Umkm Rempeyek Dapur Budhe Tanah Sareal Bogor Kota Fujiyati; Sumartini, Lilis Cucu; Darma, Kurnia; Sujana, Ujang
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1550

Abstract

Usaha kuliner rempeyek memiliki potensi pasar uang cukup besar sebagai produk makanan kecil tradisional.Namun, banyak pula pelaku usaha produk ini masih mengandalkan sistem pemasaran konvensional seperti dari mulut ke mulut maupun menitipkan produk di warung-warung sekitar tempat usaha. Hal ini menyebabkan jangkauan pasar menjadi terbatas dan omzet penjualan cenderung menjadi stagnan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dari pelaku usaha rempeyek dalam memanfaatkan media sosial terutama Tik Tok sebagai sarana promosi digital agar pangsa pasar menjadi lebih luas.. Pemilihan platform Tik Tok didasarkan pada masih tingginya minat serta tingkat penggunaan aplikasi tersebut di masyarakat. Tik Tok memiliki kemampuan dalam menyajikan konten-konten promosi yang kreatif serta menarik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan ceramah serta edukasi yang interaktif dimana pelaksanaannya dilakukan ditempat UMKM rempeyek Dapur Budhe yang beralamat di RT 07/RW04 Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah digitalisasi pemasaran melalui media sosial Tik Tok terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas produk rempeyek dan membuka peluang peningkatan pendapatan usaha.
Optimalisasi Strategi Promosi Digital UMKM Melalui Pelatihan Konten Berbasis Tiktok: Studi Pada Risolicious Wulandari, Mayang; Widiatmoko, Roso Putranto; Fujiyati; Sumartini, Lilis Cucu
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1551

Abstract

Perkembangan pemasaran digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mampu memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai sarana promosi. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan konten digital masih menjadi kendala utama. Kondisi ini juga dialami oleh UMKM Risolicious di Batutulis, Bogor, yang belum memanfaatkan media sosial secara maksimal untuk mendukung strategi promosi digital. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun dan memproduksi konten digital sebagai bagian dari strategi promosi melalui platform TikTok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi, dan praktik langsung pembuatan konten. Subjek kegiatan terdiri dari dua partisipan, yaitu pemilik usaha dan satu karyawan. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap proses dan hasil konten yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam beberapa aspek, yaitu pemahaman konsep konten digital, teknik pengambilan foto dan video, serta penggunaan aplikasi pendukung dalam proses editing. Peserta mampu menghasilkan beberapa konten promosi dalam bentuk foto dan video yang siap dipublikasikan di TikTok, serta memahami penggunaan fitur dasar seperti caption, hashtag, dan pengunggahan konten. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM. Peningkatan ini berpotensi mendukung optimalisasi strategi promosi digital serta memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan.
Pelatihan QRIS Untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Bubur Ayam Aulia di Bogor Nisaa, Istiqoomatun; Khaerunnisa, Safira; Wisnu, Haris; Sumartini, Cucu
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1552

Abstract

Transformasi digital mendorong perubahan sistem transaksi pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran digital masih belum merata. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan literasi digital dan kurangnya pendampingan dalam implementasi teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital guna mendukung efisiensi transaksi dan potensi peningkatan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, serta pendampingan langsung. Subjek kegiatan adalah UMKM Bubur Ayam Aulia di Bogor Timur yang sebelum pelatihan masih menggunakan transaksi tunai secara dominan (±100%). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha, yang ditandai dengan keberhasilan pembuatan dan aktivasi QRIS serta kemampuan mengoperasikannya dalam transaksi sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan perilaku transaksi, di mana mulai muncul penggunaan pembayaran non-tunai oleh pelanggan. Pelaku usaha juga melaporkan kemudahan dalam proses transaksi serta adanya indikasi peningkatan jumlah pembelian dari pelanggan yang sebelumnya terkendala metode pembayaran. Nilai kebaruan kegiatan ini terletak pada pendekatan pelatihan berbasis praktik yang disertai pendampingan hingga tahap implementasi, sehingga tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga memastikan adopsi teknologi secara nyata. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong digitalisasi UMKM secara aplikatif serta meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha.
Asuhan Kebidanan Komunitas: Studi Kasus Longitudinal Pemberian Jus Buah Naga Pada Ibu Hamil Anemia Ringan di Desa Pemenang Barat Faradila, Nindy; Ismiati; Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1572

Abstract

Prevalensi anemia ibu hamil trimester III di Indonesia masih tinggi dan berisiko memicu perdarahan postpartum. Diperlukan intervensi nutrisi berbasis pangan lokal yang efektif dan mudah diakses. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan komunitas melalui pemberian jus buah naga merah pada Ny. H dengan anemia ringan. Metode: Studi kasus deskriptif longitudinal menggunakan manajemen asuhan kebidanan format SOAP selama 14 hari di Desa Pemenang Barat. Intervensi berupa pemberian 200–250 ml jus buah naga merah per hari serta edukasi berbasis brosur. Hasil: Terjadi peningkatan kadar hemoglobin (Hb) sebesar 0,7 g/dL (dari 10,5 g/dL menjadi 11,2 g/dL). Keluhan klinis seperti pusing dan lemas teratasi sepenuhnya. Peningkatan ini dipicu oleh kandungan vitamin C pada buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang mengoptimalkan absorpsi zat besi. Kesimpulan: Pemberian jus buah naga merah efektif sebagai terapi komplementer anemia ringan pada ibu hamil, didukung oleh edukasi terstruktur dan dukungan keluarga.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih Siswa Sekolah Dasar Melalui Penyuluhan Berbasis Participatory Action Learning Nagari Paninjauan, Kabupaten Solok Aldri Frinaldi; Ibnu Sidik; Bunga Syafiani; Muhammad Ikhsan Luthfi Tara; Fujidris Ilhami
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1579

Abstract

Kebersihan diri krusial bagi kesehatan anak sekolah, namun pemahaman siswa SD di Nagari Paninjauan masih terbatas. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik higienis siswa melalui penyuluhan terstruktur. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner tervalidasi ahli serta lembar observasi keterampilan. Teknik analisis deskriptif kuantitatif diterapkan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan akurasi simulasi praktik. Hasil menunjukkan kenaikan signifikan skor pengetahuan dari 41,2% menjadi 78,5%, dengan 86,4% siswa menguasai teknik cuci tangan enam langkah secara mandiri. Guru melaporkan peningkatan partisipasi dan kesadaran higienis berkelanjutan. Intervensi edukatif berbasis demonstrasi terbukti efektif membentuk perilaku bersih siswa, memerlukan integrasi kurikulum dan pemantauan berkala demi keberlanjutan program kesehatan sekolah di wilayah kabupaten Solok
Transformasi Digital Umkm Desa: Peluang dan Tantangan di Desa Purwadana, Karawang Siti Mialasmaya; Sophia Rahmi; Triyani Hayati; Ria Utami; Dede Yusuf Maulana
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1591

Abstract

Akselerasi teknologi informasi menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perdesaan untuk mulai mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan pemasaran dan pengelolaan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan transformasi digital UMKM di Desa Purwadana, Kabupaten Karawang, melalui edukasi literasi digital, pelatihan penggunaan platform daring, dan pendampingan teknis. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada model pendampingan berbasis kebutuhan mitra yang menggabungkan pemetaan masalah, pelatihan praktis, aktivasi visibilitas usaha melalui Google Maps Bisnis, serta evaluasi perubahan kapasitas digital melalui pre-test dan post-test. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, sosialisasi edukatif, pelatihan teknis, implementasi platform digital, dan pendampingan personal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada empat indikator utama, yaitu literasi konsep digital marketing dari 32% menjadi 88%, keterampilan operasional platform daring dari 18% menjadi 82%, kesiapan adopsi inovasi teknologi dari 25% menjadi 86%, dan pemahaman strategi branding digital dari 28% menjadi 84%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan terstruktur dapat memperkuat kapasitas awal UMKM desa dalam memanfaatkan teknologi digital. Namun, keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi keuangan digital masih menjadi hambatan yang perlu ditangani melalui program lanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi pelatihan pemasaran digital, pendampingan teknis, dan penguatan literasi finansial digital dalam mendukung keberlanjutan UMKM perdesaan.
Implementasi Konsep Smart Village dalam Pengembangan Kewirausahaan Desa di Desa Purwadana, Karawang Bisma Indrawan; Neneng Siti Maryam; Nanang Juhandi Hermawan; Lisa Astria Milasari; Firman Noor Hasan
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1598

Abstract

Pengembangan Smart Village merupakan pendekatan pembangunan desa yang mengintegrasikan teknologi digital, tata kelola desa, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Smart Village dalam penguatan ekosistem kewirausahaan UMKM di Desa Purwadana, Kabupaten Karawang. Istilah ekonomi cerdas dalam program ini dimaknai sebagai pemanfaatan teknologi digital untuk promosi produk, pemasaran melalui e-commerce, pendataan UMKM, dan integrasi informasi usaha melalui layanan digital desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan e-commerce, pengenalan aplikasi desa, dan pendampingan promosi berbasis BUMDes. Evaluasi dilakukan secara semi-kuantitatif melalui pre-test dan post-test terhadap 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, perangkat desa, dan pengurus BUMDes. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator evaluasi. Pemahaman konsep Smart Village meningkat dari 25% menjadi 85%, kesiapan operasional bisnis digital dari 20% menjadi 82%, pemahaman penggunaan aplikasi desa dari 15% menjadi 78%, dan kapasitas integrasi promosi BUMDes dari 22% menjadi 80%. Temuan ini menunjukkan efektivitas awal program dalam memperkuat literasi digital, kesiapan bisnis UMKM, dan koordinasi kelembagaan ekonomi desa. Program ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan kader digital desa, serta dukungan pemerintah desa dalam pengelolaan sistem promosi UMKM secara terpadu.
Pelatihan Pentas Seni Tari Tradisional Untuk Mengembangkan Motorik Kasar Di Tk Ummi Adniah NWDI Pancor Ashari, Moh.Alwi; Zaskia, Baiq Nabila; Yuliastri, Nur Adiyah; Humaera, Humaera; Mardiana, Ainul; Yulianti, Rena; Aini, Fitriatul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1636

Abstract

Pelatihan pentas seni tari tradisional merupakan kegiatan edukatif berbasis budaya yang dilaksanakan di TK UMMI Adniah NWDI Pancor dengan tujuan mengembangkan kemampuan motorik kasar, kepercayaan diri, dan pemahaman budaya anak usia dini. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan rangsangan gerak yang terstruktur dan menyenangkan melalui media tari tradisional. Pelaksanaan program dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan seluruh peserta didik dari kelas A dan B baik laki-laki maupun perempuan. Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal motorik kasar anak. Berdasarkan hasil pengamatan awal, banyak anak yang masih mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan, mengoordinasikan gerakan, serta mengikuti ritme musik. Setelah mengikuti pelatihan rutin setiap sore selama empat minggu, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik kasar anak, terutama dalam kekuatan koordinasi, kelenturan, keseimbangan, kemampuan mengikuti irama, serta keberanian tampil. Dengan demikian, pelatihan tari tradisional efektif sebagai media pengembangan motorik kasar dan karakter anak
Sosialisasi Pemantauan Kualitas Air Pada Budidaya Ikan Lele Dengan Sistem Bioflock di Desa Dolok Jior, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba Simarmata, Welli Johan; Boangmanalu, Kresya Kirana; Zega, Enjel Natalia; Saragih, Ewin Handoco
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1637

Abstract

Kegiatan budidaya ikan lele sistem bioflok merupakan salah satu upaya dalam mendukung program ketahanan pangan di Desa Dolok Jior, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba. Namun, keberhasilan sistem ini sangat dipengaruhi oleh kualitas air yang belum dipantau secara optimal oleh pengelola. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola kolam dalam pemantauan kualitas air melalui kegiatan sosialisasi dan praktik lapanganMetode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi, praktik pengukuran, serta diskusi evaluatif. Parameter yang diamati meliputi pH, suhu, oksigen terlarut (DO), dan kecerahan air pada enam kolam aktif budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai pH berkisar 6,6–7,9, DO 4,0–9,2 mg/L, suhu 20–22°C, serta kecerahan rata-rata 20 cm. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas air masih berada dalam batas toleransi budidaya ikan lele, meskipun suhu air relatif lebih rendah dari kisaran optimal. Secara visual, air kolam berwarna hijau pekat dengan adanya buih di permukaan, yang menunjukkan aktivitas bioflok yang cukup aktif.Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman pengelola dalam melakukan pemantauan kualitas air secara sederhana. Melalui praktik langsung, pengelola mampu menggunakan alat ukur dan memahami pentingnya menjaga kestabilan kualitas air dalam sistem bioflok. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan budidaya ikan lele serta program ketahanan pangan di tingkat
Analisis SWOT dan Strategi Pengembangan Usaha Berbasis Potensi Lokal di Desa Purwadana, Karawang Farida, Hermina Hendriani; Redjeki, Finny; Danasasmita, Windi Matsuko; Takwim, R. Iim; Syamsiah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1649

Abstract

Pengembangan ekonomi perdesaan yang mandiri memerlukan pemetaan strategis terhadap potensi sumber daya lokal serta penguatan kapasitas manajerial pelaku ekonomi desa. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan serta merumuskan strategi pengembangan usaha mikro di Desa Purwadana, Kabupaten Karawang, melalui pendekatan analisis SWOT. Program dilaksanakan melalui observasi partisipatif, edukasi manajerial, focus group discussion, dan pendampingan penyusunan matriks strategi bagi pelaku UMKM dan pengurus BUMDes. Ketercapaian program diukur secara semi-kuantitatif dengan membandingkan kapasitas mitra sebelum dan sesudah intervensi melalui instrumen pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman strategis mitra, terutama pada kemampuan merumuskan rencana aksi bisnis yang meningkat dari 18% menjadi 82%. Strategi utama yang dihasilkan berfokus pada inovasi produk, perbaikan kemasan, dan adopsi pemasaran digital. Program ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis analisis SWOT mampu memperkuat kerangka pengambilan keputusan pelaku usaha desa.