cover
Contact Name
Lili Anggeraini
Contact Email
jurnalmesina@gmail.com
Phone
+6281273066835
Journal Mail Official
jurnalmesina@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gedung F lantai 1 Jl. KH Balqhi, 13 Ulu, Palembang Telpon 0711-520045
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
(Medical Scientific Journal) MESINA
ISSN : 27464148     EISSN : 27464156     DOI : https://doi.org/10.32502/msj.v5i1.6586
Focus and Scope All areas of medicine, biomedicine, and publich health fields. - Anatomy - Biomedicine - Pharmacology - Microbiology - Nutrition - Biochemistry - Physiology - Tropical Medicine - Public Health - Pediatric - Internal Medicine - Obstetry and Gynaecology - Dermatovenereology - Surgery - Neurology - Family Medicine - Medical Education - Islamic Medicine
Articles 48 Documents
HUBUNGAN VOLUME KONSUMSI HARIAN MINUMAN RINGAN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA Oktariza, Rury Tiara; Liani, Ledyah Meri; Suarni, Ertati; Rosita, Yanti; Indriyani, Indriyani
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 3, No 2 (2023): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v3i2.5784

Abstract

Salah satu faktor risiko obesitas pada remaja adalah konsumsi minuman ringan yang tinggi sehingga menimbulkan ketidakseimbangan asupan gizi. Kandungan pemanis berkalori tinggi dalam minum ringan diyakini menyebabkan peningkatan indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan volume konsumsi harian minuman ringan dengan indeks masa tubuh (IMT) pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional di SMK Muhammadiyah Palembang. Sampel peneltian didapatkan melalui consecutive sampling. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan volume konsumsi harian minuman ringan dan dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan serta penghitungan IMT. Hasil penelitian dari 78 responden didapatkan volume konsumsi minuman ringan paling banyak ?500 ml (79,5%) dan status gizi paling banyak adalah normal (74,4%). Analisis statistik dengan Fisher’s Exact test dan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan terdapat hubungan antara volume konsumsi harian minuman ringan dengan IMT (p=0,003). Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi kepada remaja untuk mengurangi konsumsi minuman ringan untuk menghindari kejadian obesitas di kemudian hari.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK DENGAN EFEK SAMPING EKSTRAPIRAMIDAL PASIEN SKIZOFRENIA novita, rennie puspa; Amriani, Annisa; Fitrya, Fitrya; Fandinata, Selly Septi; Luthfiah, Annisa
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 4, No 1 (2023): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v4i1.7030

Abstract

Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan kesulitan yang dialami pasien untuk membedakan antara hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari seperti halusinasi dan delusi. Antipsikotik digunakan untuk menangani skizofrenia. Salah satu efek samping terapi antipsikotik yang paling umum adalah gejala ekstrapiramidal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pola penggunaan antipsikotik dan menentukan hubungan antara penggunaan antipsikotik dan jumlah efek samping ekstrapiramidal yang terjadi di ruang rawat inap Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang dari Oktober 2021 hingga Oktober 2022. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel purposive digunakan untuk mengumpulkan data secara retrospektif. Sebanyak 103 sampel berupa rekam medis pasien skizofrenia memenuhi kriteria inklusi. Menurut pola penggunaan antipsikotik, penggunaan antipsikotik kombinasi lebih banyak (64%) daripada antipsikotik tunggal. Efek samping ekstrapiramidal paling sering terjadi dengan kombinasi haloperidol-risperidone (6,8%), dan dengan risperidone sebagai terapi tunggal, yang paling sering terjadi. Hipersalivasi adalah efek samping paling umum dari sindrom ekstrapiramidal (34,3%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,022, yang menunjukkan bahwa p < 0,05. Efek samping sindrom ekstrapiramidal dapat dipengaruhi oleh penggunaan antipsikotik, baik secara tunggal maupun dalam bentuk kombinasi. 
Hubungan Insomnia terhadap Kualitas Hidup Pasien badri, putri rizki; Anggina, Dientyah Nur; Asmalia, Resy; Artanto, Ardi
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 4, No 2 (2024): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v4i2.6586

Abstract

Insomnia adalah keluhan yang dirasakan seseorang ketika tidur yang kurang baik secara kuantitas atau kualitas. Pasien  insomnia biasanya mengeluh kesulitan memulai tidur, mempertahankan kontinuitas tidur maupun kualitas tidur yang buruk. Hal tersebut akan menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari dan berujung menurunkan kulaitas hidup seseorang. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui hubungan insomnia terhadap kualitas hidup pada pasien di Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dengan  jenis penelitian observasional analitik dan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 35 sampel yang diambil secara total sampling sedangakan hasil penelitian diuji menggunakan uji statistik Chi-square. Pada penelitian ini, didapatkan p value 0.028 (p value <0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan insomnia dengan kualitas hidup pada pasien di Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.
KARAKTERISTIK PENDERITA KELAINAN REFRAKSI PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MUHAMMADIYAH 6 PALEMBANG Defriva, Yanisah Afuah; Ibrahim, Ibrahim; Rosita, Yanti
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 1, No 1 (2020): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v1i1.2616

Abstract

Kelainan refraksi merupakan suatu keterbatasan fungsional pada mata atau sistem visual dan dapat bermanifestasi terhadap penurunan ketajaman penglihatan atau sensitifitas kontras, hilangnya lapang pandang, fotofobia, distorsi visual, kesulitan perseptual visual atau kombinasinya. Kelainan refraksi merupakan penyebab terbanyak gangguan penglihatan di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyebab kebutaan. Angka kelainan refraksi dan kebutaan di Indonesia terus mengalami peningkatan dengan prevalensi 1,5 % dan tertinggi dibanding dengan negara regional Asia Tenggara. Saat ini masih tampak kurangnya perhatian di beberapa daerah di Indonesia mengenai masalah kelainan refraksi khususnya pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita kelainan refraksi pada anak SMP Muhammadiyah 6 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan 64 siswa-siswi SMP Muhammadiyah 6 Palembang. Metode sampling yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan langsung dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penderita kelainan refraksi berjenis kelamin perempuan (54,7%), berusia 14 tahun (34,4%), tidak memiliki riwayat anggota keluarga menggunakan kacamata (64,1%), dan menderita miopia astigmatism (53,1%). Kata kunci: kelainan refraksi, miopia, astigmatisme, hipermetropia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DARI IBU PEKERJA BURUH DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKA DAMAI MUSI BANYUASIN Anggraini, Fitri Dwi; Savitri, Beuty; Chairani, Liza
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 2, No 1 (2021): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v2i1.3184

Abstract

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tubuh tidak terinfeksi suatu penyakit, atau meskipun terinfeksi penyakit tidak menimbulkan komplikasi bagi tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada anak dari ibu pekerja buruh di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Suka Damai Musi Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 anak (12,7%) tidak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap dan 89 anak (87,3%) mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik diketahui bahwa pendidikan ibu (p=1,000), usia ibu didapatkan nilai (p=1,000), dan pengetahuan ibu (p=0,561)tidak memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar. pada anak dari ibu pekerja buruh di wilayah kerja Puskesmas Suka Damai Musi Banyuasin.
HUBUNGAN TINGKAT KONTROL ASMA DENGAN KUALITAS HIDUP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG Marantika, Helen Okti; Indriyani, Indriyani; Fitriani, Nyayu
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 3, No 1 (2022): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v3i1.5201

Abstract

Asma merupakan penyakit berupa peradangan kronik saluran napas yang ditandai dengan adanya sesak nafas, mengi, batuk dan lainya. Dari gejala tersebut, asma dapat berdampak negatif pada produktifitas penderitanya, gangguan yang ditimbulkan asma dapat membatasi berbagai aktivitas sehari-hari. Asma merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan melainkan hanya dapat dikontrol dengan pemberian obat-obatan atau tindakan preventif lainnya, sehingga kualitas hidup dapat tetap optimal. Penelitian ini dilakukan di fakultas kedokteran universitas Muhammadiyah Palembang untuk mengetahuan hubungan antara tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup penderita asma yang di nilai menggunakan kuesioner ACT dan AQLQ. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 39 responden yang diambil dengan metode total sampling, yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Pada penelitian ini didapatkan tingkat kontrol asma kategori tidak terkontrol sebanyak 56,4% yang terdiri dari 25,6% responden dengan kualitas hidup buruk, 15,4% kualitas hidup sedang, dan 15,4% kualitas hidup baik. Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 43,6% responden dengan asma terkontrol dan masing-masing memiliki kualitas hidup baik sebesar 30,8%, kualitas hidup sedang sebesar 7,7%, dan kualitas hidup buruk sebesar 5,1%. Hasil uji Chi Square pada penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol asma dengan kualitas hidup (p < 0,05).
Faktor yang mempengaruhi Negleted Fracture pada pasien yang memilih treatment bone setter di RSUD H.M Rabain, Muara Enim pada Januari 2021 – Desember 2022. Kusbari, Fahrurido; Sitompul, Doli Mauliate
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 3, No 2 (2023): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v3i2.5820

Abstract

Kejadian kecelakaan yang meningkat menjadi salah satu penyebab fraktur di Indonesia. Namun masyarakat Indonesia lebih memilih pengobatan fraktur ke bone setter sehingga terjadi peningkatan kasus Neglected Fracture. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor terbanyak pasien memilih pengobatan alternatif ke bone setter dan durasi penanganan fraktur yang tidak dilakukan secara medis. Penelitan deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Seluruh pasien patah tulang yang sudah melakukan pengobatan alternatif dukun tulang yang datang ke Poli Orthopaedi RSUD H.M Rabain Muara Enim pada Januari 2021 – Desember 2022 yang masuk kriteria inklusi dengan total sampling sebanyak 17 orang. Sebanyak 30% pasien neglected fracture berusia 46-55 tahun dan sisanya adalah pasien yang lebih muda. Pasien yang memilih pengobatan ke bone setter beralasan sebanyak 40% atas rekomendasi keluarga, dan masing-masing 30% akibat takut operasi dan membutuhkan biaya yang mahal. Sebanyak 66% pasien melakukan pengobatan ke bone setter selama 3 minggu – 3 bulan sebelum akhirnya mereka berobat ke fasilitas medis lanjutan. Keterlambatan dalam pengobatan sering kali karena alasan rekomendasi keluarga, biaya pengobatan dan takut untuk di operasi sehingga menyebabkan pasien pergi ke pengobatan alternatif bone setter dan menyebabkan angka kejadian neglected fracture meningkat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP MUHAMMADIYAH 06 PALEMBANG TAHUN 2022 pratiwi, ratih; Risala, Alfazzra Firzana; Wijaya, Otchi Putri
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 4, No 1 (2023): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v4i1.7289

Abstract

Salah satu poin terpenting dalam menjaga kesehatan organ reproduksi adalah dengan menjaga kebersihan organ kewanitaan, terutama saat menstruasi. Tindakan yang dilakukan untuk menjaga kebersihan organ luar (vulva) wanita disebut juga dengan vulva higiene. Tujuan dari vulva higiene adalah untuk mencegah infeksi pada daerah vulva. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja putri dapat menyebabkan buruknya sikap dalam menjaga kebersihan daerah kemaluan saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku vulva higiene saat menstruasi pada siswi SMP Muhammadiyah 06 Palembang tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian diambil sebagai data utama adalah siswa SMP Muhammadiyah 06 Palembang tahun 2022 dengan menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi adalah 47 sampel. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa 30 responden (63,8%) mempunyai pengetahuan baik tentang perilaku vulva higiene saat menstruasi, sebanyak 27 responden (57,4%) mempunyai sikap positif terhadap perilaku vulva higiene saat menstruasi , dan terdapat 25 responden (53,2%) berperilaku baik tentang vulva hygiene saat menstruasi. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov diketahui terdapat hubungan (p=0,015) antara pengetahuan dengan perilaku vulva hygine saat menstruasi, dan antara sikap dengan perilaku vulva hygine saat menstruasi juga terdapat hubungan (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku vulva higiene saat menstruasi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Ketepataan Penanganan Awal Kejang Demam pada Anak Putri, Marsya Virzalita; Chairani, Liza; Utama, Budi
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 4, No 2 (2024): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v4i2.7885

Abstract

Kejadian kejang demam pada anak dengan rentang usia 6 bulan sampai 5 tahun merupakan kegawatatdaruratan neurologik yang paling sering ditemui di IGD rumah sakit sampai saat ini, namun fakta di lapangan menunjukkan penanganan pertama dirumah sering kurang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan ketepatan penanganan awal kejang demam. Penelitian ini menggunakan desain cross- sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling  dengan total sampel sebanyak 46 responden, cara pengambilan data menggunakan kuisioner. Hasil yang didapat bahwa tingkat pegetahuan baik terhadap kejang demam berjumlah 35 responden (76,1%) dan sedang 11 responden (23,9%). Ketepatan Penanganan awal kejang demam tepat berjumlah 30 responden (65,2%) dan 16 responden (34,8%) tidak tepat. Berdasarkan hasil uji continuity correction P value 0,025 (p<0,05) dan OR 7,615. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam dengan ketepatan penanganan awal kejang demam di rumah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pengetahuan dan ketepatan penanganan kejang demam yaitu pengetahuan, pengalaman, usia, dan pendidikan terakhir ibu berpengaruh.
GAMBARAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEMPO KOTA PALEMBANG Mardhatilah, Sabrina; Ambiar, Rizal Imran; Erlyn, Putri
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 1, No 1 (2020): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v1i1.2618

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu jenis penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Demam Berdarah Dengue (DBD) sendiri masih menjadi masalah utama di Indonesia dan banyak di antaranya meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi kejadian DBD berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin dan kegiatan upaya yang dilakukan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh penderita DBD atau kasus confirm DBD tahun 2015-2018 yang berhasil tercatat di Puskesmas Dempo Kota Palembang. Pengambilan sampel sendiri menggunakan total sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional. Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah kasus DBD di Puskesmas Dempo Kota Palembang berbeda setiap tahunnya. Jumlah kasus  berdasarkan kelompok usia penderita  <15 tahun yaitu 86,2% dan kelompok usia 15 tahun ke atas sebesar 13,8%. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki sebesar 57,4% dan perempuan sebesar 42,6%. Penyuluhan kesehatan, kerja bakti 3M, Kunjungan rumah, kegiatan fogging, pemantauan jentik berkala, dan PSN merupakan upaya Puskesmas Dempo Kota Palembang untuk memberantas DBD di wilayah kerjanya. Saran dalam penelitian ini yaitu bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan unit individu sehingga dapat memperoleh data berupa data primer. Kata Kunci : Penyakit Infeksi Tropis, Usia, Jenis Kelamin, DBD