cover
Contact Name
Lili Anggeraini
Contact Email
jurnalmesina@gmail.com
Phone
+6281273066835
Journal Mail Official
jurnalmesina@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gedung F lantai 1 Jl. KH Balqhi, 13 Ulu, Palembang Telpon 0711-520045
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
(Medical Scientific Journal) MESINA
ISSN : 27464148     EISSN : 27464156     DOI : https://doi.org/10.32502/msj.v5i1.6586
Focus and Scope All areas of medicine, biomedicine, and publich health fields. - Anatomy - Biomedicine - Pharmacology - Microbiology - Nutrition - Biochemistry - Physiology - Tropical Medicine - Public Health - Pediatric - Internal Medicine - Obstetry and Gynaecology - Dermatovenereology - Surgery - Neurology - Family Medicine - Medical Education - Islamic Medicine
Articles 48 Documents
Peran Keluarga Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada balita Aztri, Eka Futty Afrillia; Erlyn, Putri; Suarni, Ertati; Fitriani, Nyayu
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 5, No 2 (2025): MESINA (Medical Scientific Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v5i2.9433

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana terhambatnya pertumbuhan tinggi anak usia balita akibat dari tidak terpenuhinya asupan gizi yang adekuat disamping penyakit infeksi berulang. Penyebab utama dari kejadian stunting ialah akibat kurangnya asupan gizi terutama di 1000 HPK. Salah satu akibat dari kondisi stunting adalah menurunnya potensi kognitif anak yang dapat berdampak pada kehidupan anak di masa yang akan datang. Peran keluarga sebagai motivator, edukator, fasilitator terhadap anggota keluarga dengan balita stunting sangat mendukung kesehatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di Posyandu Kelurahan 16 Ulu Palembang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 100 sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah balita di Posyandu Kelurahan 16 Ulu Palembang sedangkan cara pengumpulan datanya yaitu dengan melakukan pengukuran langsung kepada balita dan wawancara kepada keluarga balita. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan hasil p-value 0.000 (p<0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara peran keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di Kelurahan 16 Ulu Palembang
Hubungan Kesehatan Kerja Dengan Tingkat Stres Karyawan Pt Sukses Citra Pangan Aflah, Anisatul; Oktariza, Rury Tiara; Purwoko, Mitayani; Astri, yesi
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 5, No 2 (2025): MESINA (Medical Scientific Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v5i2.9405

Abstract

Abstrak Stres kerja adalah bentuk khusus dari stres yang terkait dengan tuntutan dan tekanan di lingkungan kerja. Tenaga kerja dapat terpapar bahan fisik, kimia, dan biologi serta beban kerja fisik yang melampaui kapasitas mereka, termasuk juga beban mental. Tingkat kecelakaan kerja di Indonesia masih cukup tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kesehatan kerja dengan tingkat stres karyawan PT Sukses Citra Pangan. Metode: Penelitian kuaritatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel didapakan sebanyak 37 orang. Analisis data yang digunakan ialah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji alternatif Fisher-Exact. Hasil: Didapatkan hasil responden paling dominan ialah tingkat stress ringan sebanyak 35 orang (94,6%), yaitu 20 orang (95,2%) dengan kesehatan kerja baik dan 15 orang (93,8%) dengan kesehatan kerja yang buruk, serta didapatkan nilai p-value = 1,000 (P>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara kesehatan kerja dan tingkat stres karyawan di PT Sukses Citra Pangan Kata Kunci : Kesehatan Kerja, Tingkat Stres, PT. Sukses Citra Pangan Abstract Job stress is a special form of stress related to demands and pressure in the work environment. Workers can be exposed to physical, chemical and biological substances and physical workloads that exceed their capacity, including mental burdens. The work accident rate in Indonesia is still quite high. Objective: To determine the relationship between occupational health and stress levels of PT Sukses Citra Pangan employees. Method: Analytical observational quantitative research with a cross sectional approach. The sample obtained was 37 people. The data analysis used was univariate analysis and bivariate analysis with the alternative Fisher-Exact test. Results: The results obtained by the most dominant respondents were mild stress levels as many as 35 people (94.6%), namely 20 people (95.2%) with good work health and 15 people (93.8%) with poor work health, and the pvalue = 1.000 (P>0.05) was obtained. Conclusion: There is no significant relationship between occupational health and employee stress levels at PT Sukses Citra Pangan. Keywords: Occupational Health, Stress Level, PT. Sukses Citra Pangan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Andalas Utami, Sherly Putri; Machmud, Rizanda; Herman, Deddy; Rasyid, Rosfita; Russilawati, Russilawati; Khaira, Fathiyyatul
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.6390

Abstract

Ketidakpatuhan pasien tuberkulosis dalam pengobatan merupakan penyebab terpenting kegagalan pengobatan dan menjadi hambatan untuk mencapai kesembuhan Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis di Puskesmas Andalas. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Sampel penelitian adalah pasien tuberkulosis sensitif obat yang berusia diatas 18 tahun dan memiliki kartu TB-01. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji  Chi-square. Analisis 53 sampel didapatkan sebanyak 43 responden (86,8%) patuh dalam pengobatan, sedangkan sebanyak 7 responden (13,2%) tidak patuh dalam pengobatan TB paru. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kepatuhan berobat adalah efek samping obat (p=0,015) dan peran pengawas minum obat (p=0,001), dan variabel yang tidak berhubungan adalah umur (p=0,419), jenis kelamin (p=0,223), tingkat pendidikan (p=0,443), pekerjaan (p=1,000), lama pengobatan (p=0,661) dan jarak rumah (p=0,451). Kesimpulan penelitian ini didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien TB yaitu, efek samping selama pengobatan dan peran pengawas minum obat
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman Kombong, Aldri Yithream; Sawitri, Endang; Danial, Danial
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.10224

Abstract

Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah pada setiap bagian dinding pembuluh darah dan dapat dikatakan tinggi (hipertensi) apabila tekanan melebihi 139/89 mmHg. Hipertensi umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak individu tidak menyadari kondisinya. Pengukuran indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dapat digunakan sebagai indikator dalam mendeteksi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel melalui Accidental sampling dan berdasarkan data primer melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, lingkar panggul, dan tekanan darah pada 94 subjek penelitian. Pada penelitian ini, didapatkan indeks massa tubuh yang dominan adalah kategori normal (48,9%), sedangkan pada variabel rasio lingkar pinggang panggul didapatkan dominan pada kategori tidak berisiko (79,8%), dan pada variabel tekanan darah dominan pada kategori normal (83%). Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman’s Correlation untuk variabel indeks massa tubuh dan variabel rasio lingkar pinggang panggul. Hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah menunjukkan p = 0,086. Hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah menunjukkan p < 0,001 dengan kekuatan hubungan r = 0,336. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah, tetapi tidak terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah.Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah pada setiap bagian dinding pembuluh darah dan dapat dikatakan tinggi (hipertensi) apabila tekanan melebihi 139/89 mmHg. Hipertensi umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak individu tidak menyadari kondisinya. Pengukuran indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dapat digunakan sebagai indikator dalam mendeteksi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel melalui Accidental sampling dan berdasarkan data primer melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, lingkar panggul, dan tekanan darah pada 94 subjek penelitian. Pada penelitian ini, didapatkan indeks massa tubuh yang dominan adalah kategori normal (48,9%), sedangkan pada variabel rasio lingkar pinggang panggul didapatkan dominan pada kategori tidak berisiko (79,8%), dan pada variabel tekanan darah dominan pada kategori normal (83%). Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman’s Correlation untuk variabel indeks massa tubuh dan variabel rasio lingkar pinggang panggul. Hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah menunjukkan p = 0,086. Hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah menunjukkan p < 0,001 dengan kekuatan hubungan r = 0,336. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah, tetapi tidak terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah.
Hubungan antara Sympathetic Hyperarousal dan Stres Akademik pada Mahasiswa Risdiansyah, Risdiansyah; Rusdi, Fadhillah Putri
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.10520

Abstract

Sympathetic hyper-arousal is a condition of excessive activation of the sympathetic nervous system and the hypothalamus–pituitary–adrenal (HPA) axis caused by prolonged stress exposure. Academic stress among university students is a prominent form of psycho-social stress that can disrupt the autonomic nervous system balance and induce physiological and psychological dysfunctions. Heart Rate Variability (HRV) and cortisol levels are widely used objective biomarkers to assess neural and hormonal responses to stress. This study aimed to evaluate the relationship between academic stress and sympathetic hyper-arousal in university students through a systematic review and meta-analysis of HRV parameters and cortisol levels. Following PRISMA 2020 guidelines, literature searches were conducted in PubMed using relevant keywords. Studies meeting inclusion criteria were quantitatively analyzed using RevMan 5.4 under a random-effects model. Quality was assessed with the Newcastle–Ottawa Scale (NOS), and bias and sensitivity analyses were performed to ensure validity. Of 387 identified articles, four studies involving 520 students aged 18–25 years met inclusion criteria. Meta-analysis revealed a significant decrease in HRV during academic stress (Hedges’ g = –0.61; 95% CI –0.94 to –0.28; p < 0.01; I² = 42%) and a significant increase in cortisol levels (Hedges’ g = 0.47; 95% CI 0.19–0.75; p = 0.003; I² = 26%). All studies used the Perceived Stress Scale to assess subjective stress, and study quality was good (NOS 7–9). Academic stress correlates with increased sympathetic activity and decreased parasympathetic regulation, indicated by reduced HRV and elevated cortisol. These findings highlight sympathetic hyper-arousal under academic stress and support the use of physiological stress management approaches such as mindfulness and HRV biofeedback in higher education.
Hubungan Lokasi Ovitrap Atraktan Fermentasi Air Cucian Beras terhadap Keberadaan Telur Aedes Rio, Muhammad; Ramayanti, Indri; Rohani, Siti; Prameswarie, Thia; Saraswati, Nia Ayu
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.9334

Abstract

Aedes merupakan vektor utama penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, salah satu upaya pengendaliannya dapat dilakukan dengan menggunakan ovitrap dengan penambahan atraktan yaitu fermentasi air cucian beras yang terbukti menghasilkan senyawa ammonia, karbon dioksida dan asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penempatan ovitrap dengan keberadaan telur nyamuk Aedes. Desain penelitian ini dengan quasy experiment posttest only. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang didaparkan 6 rumah warga di RT 46, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami yang merupakan wilayah endemis DBD di Kota Palembang dengan kriteria inklusi yaitu rumah dengan halaman yang cukup luas serta banyak perpohonan. Ovitrap dengan atraktan fermentasi air cucian beras pada penelitian ini diletakkan di luar dan di dalam rumah warga konsentrasi 10%, 30% dan 60% dengan tiga kali ulangan. Analisis data yang digunakan dengan dan Chi-square. Hasil penelitian didapatkan tidak terdapat hubungan antara letak ovitrap dengan keberadaan telur nyamuk Aedes. 
Hubungan Pola Latihan Angkat Beban dengan Kejadian DelayedOnset Muscle Soreness (DOMS) pada Anggota Pusat Kebugaran X Muzakki, Muhammad Azman; Oktariza, Rury Tiara; Purwoko, Mitayani; Indriyani, Indriyani
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.10281

Abstract

Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) adalah kondisi nyeri otot yang muncul setelah aktivitas fisik yang intens (24-72 jam setelah latihan) terutama pada latihan beban dan ditandai oleh rasa nyeri, kekakuan otot, dan penurunan kekuatan otot. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya kondisi ini adalah pola latihan angkat beban. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola latihan angkat beban dengan kejadian Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada anggota pusat kebugaran X. Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anggota pusat kebugaran X dengan sampel sebanyak 66 orang, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, serta didapatkan melalui purposive sampling. Data pada penelitian pola latihan  (drop set, super set, dan intraset rest) dan kejadian DOMS beserta derajat nyerinya didapatkan melalui wawancara dan formulir skala NRS. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji fisher exact test dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan pola latihan terbanyak adalah intraset rest (39,4%), dan sebanyak (95%) responden mengalami DOMS dengan mayoritas mengalami nyeri sedang (46,4%). Terdapat hubungan yang bermakna antara pola latihan angkat beban dengan kejadian Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada responden (p=0,01; OR=8,44). Dapat disimpulkan bahwa pola latihan dapat mempengaruhi terjadinya DOMS pada mereka yang melakukan latihan angkat beban. 
Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Daun Mint (Mentha spp.) pada Mencit yang Diinduksi Diabetes Melitus Setiawan, Rifqi Bagus; Erlyn, Putri; Oktariza, Rury Tiara; Fitriani, Nyayu
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.10538

Abstract

Daun Mentha spp. merupakan jenis tanaman herbal yang memiliki potensi sebagai antidiabetik karena memiliki berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak daun Mentha spp. terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit model DM. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan pre-post control group design. Hewan uji yang digunakan dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok yang diberikan glibenklamid 0,013 mg/KgBB mencit (kontrol positif), aquadest (kontrol negatif), ekstrak daun Mentha spp. 14 mg/20 g mencit, ekstrak daun Mentha spp. 28 mg/20 g mencit, ekstrak daun Mentha spp. 42 mg/20g mencit. Analisis data menggunakan uji T-berpasangan dan Post Hoc. Hasil uji T-berpasangan menunjukkan pada kelompok glibenklamid dan ketiga ekstrak terjadi penurunan bermakna sedangkan pada aquadest terjadi peningkatan bermakna kadar glukosa darah puasa sebelum dan sesudah perlakuan (p<0,05) dan hasil uji Post Hoc didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara ketiga ekstrak daun Mentha spp. dengan glibenklamid dalam menurunkan kadar glukosa darah puasa (p>0,05). Sehingga ketiga ekstrak daun ini efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah puasa pada mencit diabetes.