cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30467896     EISSN : 30467187     DOI : https://doi.org/10.57235
JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi dengan nomor ISSN terdaftar 3046-7896 (Cetak) dan 3046-7187 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Akuntansi 2. Ekonomi 3. Manajemen 4. Hukum 5. Pendidikan JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
Studi Komparatif Desain Tata Letak Fasilitas pada Ritel Lokal: Perbandingan Jimart dan Maju Bersama Navira Vianda; Kelvin Klementin; Nopita Andiny; Anggi Siva Kagita; Dionisius Sihombing; Marito Ritonga
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8209

Abstract

Tata letak ritel adalah salah satu elemen kunci dalam manajemen bisnis ritel karena berdampak pada kenyamanan pelanggan dan efisiensi operasional toko. Pelanggan dapat menemukan barang yang mereka butuhkan dengan lebih mudah dan memiliki pengalaman belanja yang lebih nyaman ketika produk diatur dan dikategorikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penerapan tata letak di Jimart dan Maju Bersama. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kedua swalayan tersebut sebagian besar menggunakan pengelompokan produk berdasarkan kategori untuk memudahkan pelanggan menemukan barang. Namun demikian, masih ada beberapa masalah dengan cara produk-produk tersebut diatur. Penempatan barang-barang hadiah di bagian lorong supermarket Maju Bersama dapat menghambat arus pelanggan. Sebaliknya, penempatan barang-barang minuman dekat dengan sampo dan deterjen di supermarket Jimart tidak sesuai dengan prinsip penataan produk yang baik. Secara keseluruhan kedua toko ritel tersebut telah menerapkan dasar-dasar tata letak ritel, tetapi masih diperlukan beberapa perbaikan untuk pengembangan agar tata letak toko lebih ideal untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan mendorong efektivitas operasional. Untuk mendukung perbaikan tata letak tersebut disarankan penggunaan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna merancang organisasi ruang, pengelompokan produk, dan aliran pergerakan pelanggan dengan cara yang lebih teratur dan efisien.
Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar (M2) dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Periode 2020 – 2025 Dodi Hutapea; Ester Mei Zaskia; Jihan Salsabilla; Lia Salsabila; Fitrawaty Fitrawaty; Putri Silaban
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar (M2) dan nilai tukar rupiah terhadap inflasi di Indonesia periode 2020-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis deskriptif dan asosiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, sedangkan nilai tukar rupiah juga mempengaruhi inflasi melalui kenaikan harga barang impor. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia.
Pengaruh Jumlah Penduduk dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pendapatan Nasional Anggun Paulina Manik; Yuliana Sari Angkat; Mawar Lestari Hutagaol; Aliska Putri Simatupang; Dian Eka Zahra; Fitrawaty Fitrawaty; Putri Sari M J Silaban
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap pendapatan nasional di Indonesia selama periode 2005–2025. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah mengalami peningkatan yang konsisten serta berpengaruh positif terhadap pendapatan nasional. Jumlah penduduk meningkatkan potensi tenaga kerja dan permintaan, sedangkan pengeluaran pemerintah mendorong permintaan agregat dan pembangunan ekonomi.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan Kualitas Produk dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen Dalam Penggunaan Ewalet-Ovo (Studi pada Mahasiswa di Bandar Lampung) Rizki Dwi Pranata Jaya
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8260

Abstract

Inklusi keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di tengah perkembangan teknologi keuangan digital. Namun, masih terdapat pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Perkembangan fintech dan platform digital banking diharapkan mampu menjadi solusi dalam memperluas akses keuangan, termasuk bagi UMKM sektor kuliner di Kota Bandar Lampung. Selain itu, pemanfaatan teknologi keuangan juga perlu ditinjau dari perspektif Islam agar selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fintech dan platform digital banking terhadap inklusi keuangan pada UMKM kuliner di Bandar Lampung, baik secara parsial maupun simultan, serta meninjau inklusi keuangan dalam perspektif Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM berpenghasilan rendah di Kota Bandar Lampung yang berjumlah 30.940 UMKM. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 UMKM kuliner. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Google Form dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan UMKM, yang berarti semakin tinggi pemanfaatan fintech, maka semakin meningkat tingkat inklusi keuangan pelaku UMKM. Platform digital banking juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, yang menunjukkan bahwa kemudahan, keamanan, dan efisiensi layanan perbankan digital mendorong UMKM untuk lebih aktif menggunakan layanan keuangan formal. Secara simultan, fintech dan platform digital banking berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan UMKM. Dari perspektif Islam, pemanfaatan fintech dan digital banking dinilai sejalan dengan prinsip syariah selama tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maysir, serta memberikan kemaslahatan dalam mendukung aktivitas ekonomi UMKM.
Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Kebijakan Subsidi dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Riza Indriani; Atika Zahra; Suci Destiyani; Sondang Lamsarina Hutagalung; Sebrina Intan Aulia; Eka Anggiani; Arkan Haifdz Purba
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8274

Abstract

Kebijakan subsidi pemerintah merupakan instrumen fiskal strategis yang bertujuan melindungi daya beli masyarakat berpendapatan rendah. Namun, efektivitas implementasinya kerap dipertanyakan oleh berbagai kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap implementasi kebijakan subsidi (BBM, LPG 3 kg, dan pangan) serta menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan Studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai kebijakan subsidi memiliki urgensi yang tinggi, namun mengidentifikasi kelemahan fundamental pada aspek ketepatan sasaran, mekanisme distribusi, dan transparansi pengelolaan. Dampak subsidi terhadap kesejahteraan bersifat multidimensional: positif dalam menjaga daya beli dan mengurangi beban pengeluaran, namun berpotensi negatif apabila menimbulkan ketergantungan jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kebijakan subsidi menuju sistem berbasis penerima manfaat yang terverifikasi data, disertai penguatan mekanisme pengawasan partisipatif.
Analisis Kemiskinan dan Dampaknya Terhadap Tingkat Pendidikan Anak di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Riza Indriani; Ricce Sukmawati Br Raja Guk Guk; Yayang Fariana Togatorop; Desi Fitriani Hasibuan; Lenni Kartika Saragih; Fadia Aprillia
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 serta dampaknya terhadap tingkat pendidikan anak. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis ekonomi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Sumatera Utara sebesar 7,24% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,28 juta jiwa. Meskipun lebih rendah dari rata-rata nasional (8,25%), kemiskinan masih berdampak pada rendahnya akses pendidikan anak, khususnya pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Kemiskinan berpengaruh terhadap partisipasi sekolah, angka putus sekolah, dan kualitas pendidikan.
Analisis Penerapan Sistem Self Assessment Ditinjau dari Asas Kepastian Hukum dan Keadilan di Indonesia Rainer Christian; Gunardi Lie
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8359

Abstract

Penerimaan pajak merupakan urat nadi pembiayaan pembangunan nasional Indonesia, yang sejak tahun 1983 dipungut melalui self assessment system untuk memberikan kepercayaan penuh kepada Wajib Pajak. Namun, terdapat kesenjangan tajam antara aturan yang mengidealkan kepatuhan sukarela dengan fakta lapangan yang diwarnai manipulasi pelaporan dan penghindaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dinamika, hambatan, serta harmonisasi hukum guna mewujudkan keadilan dan kepastian hukum dalam sistem perpajakan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder melalui studi kepustakaan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan sistem ini belum efektif ditinjau dari asas kepastian hukum dan keadilan. Hiper-regulasi dan rendahnya pemahaman Wajib Pajak memicu distorsi asas fiksi hukum, sehingga mekanisme pelaporan mandiri kerap bergeser kembali menjadi praktik official assessment akibat tingginya tingkat koreksi oleh fiskus. Lebih lanjut, ketiadaan integrasi data pengawasan mencederai asas keadilan horizontal dan vertikal, membiarkan entitas dalam ekonomi bayangan lolos dari kewajiban. Sebagai kesimpulan, self assessment system belum ditopang oleh kesadaran hukum kolektif secara mandiri. Oleh karena itu, disarankan adanya simplifikasi regulasi, percepatan penerapan Core Tax Administration System yang terintegrasi antarlambaga, serta penerapan pendekatan keadilan restoratif dalam menindak kelalaian administratif
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Proyek Pemanfaatan Biografi Pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Mengembangkan Karakter Bernalar Kritis Peserta Didik SMK Negeri 10 Pandeglang Asih Selma Al Karamy; M Anggie Farizqi Prasadana; Rikza Fauzan
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Proyek Pemanfaatan Biografi Pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa dalam mengembangkan karakter bernalar kritis peserta didik di SMK Negeri 10 Pandeglang. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan pengambilan sampel purposive pada kelas X AKL dan PPLG. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lokasi penelitian selama Januari hingga September 2025. Hasil penelitian menunjukkan proyek ini efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran sejarah dengan penguatan dimensi bernalar kritis, yang ditandai dengan peningkatan kemampuan peserta didik dalam memproses informasi, menganalisis argumen, dan merefleksi pemikiran secara kritis melalui kegiatan riset, diskusi, dan presentasi poster digital. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan kompetensi guru, motivasi siswa yang bervariasi, dan sarana prasarana yang kurang mendukung. Kesimpulannya, penerapan proyek ini mampu mengembangkan karakter bernalar kritis peserta didik secara signifikan dengan rekomendasi peningkatan pelatihan guru dan fasilitas pendukung.
Stereotip Perempuan dalam Ungkapan Bahasa di Akun Instagram (@rahasia.gadis): Kajian Antropolinguistik Aliza Asyula Darma; Hkodizah Warni Sitohang; Vira Amalia; Alya Syafira Azhar; Ida Basaria
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji stereotip perempuan yang direpresentasikan melalui ungkapan bahasa pada akun Instagram @rahasia.gadis dalam perspektif antropolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap unggahan yang mengandung stereotip gender. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk kebahasaan serta makna sosial yang terkandung dalam setiap ungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotip perempuan direpresentasikan dalam beberapa kategori, yaitu stereotip feminin, subordinasi perempuan, pembatasan peran domestik, kerentanan sosial, serta bentuk resistensi dan pemberdayaan perempuan. Secara linguistik, stereotip tersebut ditandai oleh penggunaan modalitas keharusan, adjektiva feminin, metafora, serta struktur repetisi yang memperkuat makna. Selain itu, temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang yang tidak hanya mereproduksi stereotip gender, tetapi juga berfungsi sebagai sarana negosiasi dan perlawanan terhadap konstruksi sosial yang berkembang dalam masyarakat.
Efektivitas Arbitrase Internasional Dalam Penyelesaian Sengketa Transaksi Bisnis Internasional di Era Globalisasi Septyan Sins Danendra; Gunardi Lie
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8454

Abstract

Globalisasi telah mendorong peningkatan transaksi bisnis internasional yang melibatkan berbagai negara dengan perbedaan sistem hukum, budaya, dan kepentingan ekonomi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan sengketa bisnis antar negara yang memerlukan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif, cepat dan memberikan kepastian hukum. Arbitrase internasional menjadi salah satu mekanisme paling efektif untuk menyelesaikan sengketa bisnis internasional karena sifatnya yang fleksibel, rahasia, netral, serta menghasilkan putusan yang final dan mengikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arbitrase internasional memiliki posisi kuat sebagai mekanisme penyelesaian sengketa berkat dukungan prinsip party autonomy dan instrument hukum internasional. Namun, efektivitasnya masih terkendala oleh biaya tinggi dan hambatan eksekusi putusan akibat perbedaan penafsiran ketertiban umum di berbagai negara. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya penguataan regulasi nasional, pembatasan intervensi pengadilan, serta optimalisasi penerapan Konvensi New York 1958 untuk meningkatkan efektivitas arbitrase internasional dalam menghadapi dinamika transaksi bisnis global.