cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
+6281241908133
Journal Mail Official
journal.mining.insight@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Blok L, No. 2, Makassar, South Sulawesi Provice, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Mining Insight
Published by CV. Insight Publisher
ISSN : -     EISSN : 29885264     DOI : https://doi.org/10.58227/jmi.v1i1
Core Subject : Engineering,
Journal of Mining Insight (JMI) adalah publikasi yang berfokus pada topik-topik terkait industri pertambangan, termasuk eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan pemasaran mineral dan logam. Journal of Mining Insight memuat artikel-artikel tentang penelitian dan pengembangan teknologi yang berkaitan dengan industri pertambangan, serta isu-isu lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, regulasi, dan perkembangan ekonomi dalam industri tambang. Focus and Scope kegiatan eksplorasi, studi kelayakan, eksploitasi (perencanaan, rancangan, aktivitas, pemantauan) penambangan, pengolahan, reklamasi dan pasca tambang.
Articles 64 Documents
Estimasi Sumberdaya Batubara dengan Menggunakan Metode Poligon Pada PIT Selatan PT Mandiri Hijau Buana Kalimantan Timur Firdaus, Firdaus; Nur Salam, Amin; Sandi, Reski
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi sumberdaya batubara pada pit selatan PT Mandiri Hijau Buana, Kecamatan Palaran, Kalimantan Timur dengan menggunakan metode poligon. Metode ini dipilih karena relatif sederhana dan mampu memberikan hasil perhitungan dalam waktu yang singkat dengan menentukan area pengaruh di sekitar titik bor. Data penelitian diperoleh dari 10 titik bor yang kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak Minescape untuk mengetahui geometri seam batubara dalam bentuk 2D. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat satu lapisan batubara pada seam A dengan ketebalan berkisar 3,50–6,17 meter, memiliki kemiringan sebesar 50° pada elevasi 69 mdpl. Estimasi sumberdaya batubara berdasarkan klasifikasi SNI 5015:2019 diperoleh sumberdaya terukur (measured) sebesar 122.211,11 ton dengan luas area 15,31 Ha, sumberdaya tertunjuk (indicated) sebesar 180.600,65 ton dengan luas area 46,11 Ha, dan sumberdaya tereka (inferred) sebesar 220.933,63 ton dengan luas area 63,47 Ha. Hasil ini menunjukkan bahwa metode poligon efektif digunakan untuk menghitung tonase sumberdaya batubara pada daerah penelitian dengan kondisi geologi moderat.
Perencanaan Jadwal Produksi Nikel Laterit Berdasarkan Desain PIT dan Target Produksi PT. Bintangdelapan Mineral Amir, Muh. Karnoha; Dzakir, La Ode; Shaddad, Aqsal Ramadhan
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.287

Abstract

Perencanaan tambang yang baik, diharapkan akan mengurangi risiko ketidakpastian dalam kegiatan penambangan dan target produksi yang diinginkan dapat tercapai sesuai jadwal yang direncanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jadwal produksi berdasarkan target produksi. Data awal yang diperoleh adalah data assay, collar, geology, topography, produktivitas alat berat, dan data target produksi. Kemudian data tersebut diolah untuk mengetahui cadangan terkira, selanjutnya menghitung efektivitas jam kerja, menghitung kebutuhan alat berat dan membuat jadwal produksi. Berdasarkan penelitian cadangan terkira nikel laterit adalah 417.617,97 Ton dan volume overburden1.062.324,22 BCM, efektivitas jam kerja rata-rata per bulan adalah 628,41 jam, untuk material overburdenkebutuhan alat berat rata-rata per bulan adalah 2 ADT (Articulated Dump Truck) dan 1 excavator komatsu PC400 dan untuk ore nikel kebutuhan alat berat rata-rata per bulan adalah 5 DT (Dump Truck) dan 1 excavator komatsu PC300. Cadangan terkira nikel laterit 417.617,97 Ton dan volume overburden1.062.324,22 BCM, berdasarkan cadangan dan target produksi, jadwal produksi untuk ore nikel rata-rata per bulan adalah 46.569 Ton dan untuk overburden rata-rata per bulan adalah 123.377 BCM.
Analisis Penirisan Air Tambang pada PT Citra Lampia Mandiri Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan Heriansyah, Andi Fahdli; Munir, Abdul Salam; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.288

Abstract

PT Citra Lampia Mandiri melakukan kegiatan penambangan dengan sitem tambang terbuka, Pada area tambang terbuka air hujan akan terakumulasi pada area penambangan akibat adanya bukaan tambang. Akumulasi air hujan tersebut akan menyebabkan terjadinya genangan air yang mengindikasikan sistem penyaliran dan penirisan yang kurang baik. Metode penirisan pada pit Landau Utara yaitu dengan menempatkan pond pada dasar tambang yang berfungsi untuk menampung seluruh air limpasan. Berdasarkan hasil penelitian debit air yang masuk ke lokasi tambang Landau Utara sebesar 364,819 m3/jam kemudian terakumulasi pada area penambangan sebanyak 1.875 m3, volume pond yang digunakan untuk menampung air sebesar 7.500 m3, pompa yang digunakan adalah 1 unit pompa sentifugal dengan kapasitas pompa 600.00 ltr/jam dengan Rpm 1200. Sehingga untuk mengeluarkan air pada area penambangan membutuhkan waktu 3 jam. Namun pompa yang digunakan saat ini belum memadai untuk mengantisipasi volume air yang masuk pada area penambangan saat musim hujan. Optimalisasi dapat dilakukan dengan menambahkan 3 unit pompa sentrifugal dengan kapasitas pompa yang sama agar proses penambangan lebih efektif.
Karakteristik Mineral Batugamping Daerah Binuang Kecamatan Balusu Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan Fitriana, Tati; Harwan, Harwan
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mineral batugamping di Desa Binuang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel lapangan dan analisis laboratorium yang terdiri dari analisis petrografi dan difraksi sinar-X (XRD). Dari 13 sampel yang diambil, hanya 4 sampel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis petrografi menunjukkan bahwa semua sampel didominasi oleh mineral kalsit dengan tekstur packstone menurut klasifikasi Dunham, ukuran kristal 0,04–0,15 mm, bentuk butir anhedral, serta porositas rendah. Analisis XRD memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan bahwa seluruh sampel tersusun 100% oleh kalsit (CaCO₃) tanpa adanya mineral pengotor yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, batugamping di lokasi penelitian diinterpretasikan terbentuk pada lingkungan laut dangkal berenergi rendah–sedang, serta memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri, khususnya semen dan kapur, karena kemurnian kalsit yang tinggi.
Studi Losstime pada Kegiatan Produksi Pengupasan Tanah Penutup PIT Diamod PT Ceria Jasatambang Pratama Ningsih, Apriana; Thamsi, Alam Budiman; Firdaus, Firdaus
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis losstime pada kegiatan produksi pengupasan tanah penutup di Pit Diamond PT Ceria Jasatambang Pratama. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer berupa delay time, cycle time, serta observasi lapangan, dan data sekunder seperti laporan harian produksi, jam kerja, spesifikasi alat, serta catatan losstime. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dengan pendekatan perhitungan produktivitas berdasarkan kapasitas bucket, swell factor, fill factor, efisiensi kerja, dan cycle time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa losstime utama yang menghambat produksi pada Fleet 1 adalah waktu istirahat yang terlalu cepat, sedangkan pada Fleet 2 adalah keterlambatan mulai bekerja setelah istirahat. Total losstime yang terjadi pada Maret 2025 sebesar 65 jam untuk Fleet 1 dan 60 jam untuk Fleet 2. Efisiensi kerja alat gali muat rata-rata mencapai 64%, sedangkan alat angkut 72%. Nilai produktivitas menunjukkan bahwa setelah mempertimbangkan losstime, produksi Fleet 1 adalah 101,53 ton/jam atau 4.129,12 ton/minggu, sedangkan Fleet 2 mencapai 176,25 ton/jam atau 7.402,5 ton/minggu. Temuan ini menegaskan bahwa losstime memiliki pengaruh signifikan terhadap pencapaian target produksi, sehingga diperlukan upaya pengendalian melalui pengawasan disiplin kerja, penerapan pembicaraan lima menit (P5M), pemeriksaan harian (P2H), dan pengelolaan aktivitas pendukung seperti pengisian bahan bakar.
Studi Desain Jalan Tambang PT Pancaran Surya Abadi Kabupaten Kutai Kartanegara Nawir, Alfian; Thamsi, Alam Budiman; Maharza, Agvir Fajri
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.291

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan merancang geometri jalan tambang di PT Pancaran Surya Abadi, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan memperhatikan standar teknis agar mendukung keselamatan dan efisiensi operasional alat angkut. Studi dilakukan dengan pengumpulan data lapangan meliputi lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), superelevasi, dan cross slope. Analisis desain mengacu pada pedoman AASHTO dan Keputusan Menteri ESDM No.1827/K/30/MEM/2018, serta memanfaatkan perangkat lunak Surpac untuk pemodelan dan perencanaan jalan tambang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebar jalan lurus aktual berkisar antara 10 sampai 13,84 meter, sedangkan lebar jalan tikungan bervariasi antara 10,95 sampai 20 meter. Kemiringan jalan aktual berada di antara 7,3% sampai 10,5%, namun sepanjang segmen pengukuran tidak ditemukan nilai superelevasi maupun cross slope yang berarti, karena elevasi sisi kiri, tengah, dan kanan jalan relatif sama. Kondisi tersebut mengindikasikan perlunya perbaikan dalam desain geometri jalan tambang untuk memastikan drainase efektif dan keselamatan alat angkut saat beroperasi, terutama pada tikungan dan area rawan banjir. Studi ini menyimpulkan bahwa jalan tambang di PT Pancaran Surya Abadi masih memerlukan penyesuaian agar memenuhi standar geometri yang ditetapkan, khususnya pada aspek kemiringan melintang dan superelevasi. Rekomendasi teknis disampaikan untuk meningkatkan umur jalan, mengurangi risiko kecelakaan, serta mendukung produktivitas tambang di wilayah dengan topografi dan kondisi iklim tropis seperti Kutai Kartanegara.
Karakteristik Mineralogi Endapan Emas Placer Desa Kadundung Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan Harwan, Harwan; Wakila, Muhamad Hardin; Imran, Imran
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.292

Abstract

Karakteristik mineralogi endapan emas placer di Desa Kadundung, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik di sepanjang aliran sungai yang menjadi lokasi aktivitas pendulangan masyarakat. Analisis laboratorium menggunakan metode X-Ray Diffraction (XRD) dan mineragrafi untuk mengidentifikasi mineral pembawa emas serta mineral asosiasinya. Hasil XRD menunjukkan keberadaan mineral emas berupa Aurostibite (Au₂Sb₂) dan Weishanite (AuAgHg), disertai mineral ikutan seperti Kuarsa (SiO₂), Ilmenit (FeTiO₃), Franklinite, dan Rubidium copper iron bis(phosphate). Analisis mineragrafi mengungkapkan kehadiran butiran emas berukuran 0,2–0,5 mm yang mencerminkan ciri khas endapan placer akibat proses transportasi dan pengendapan mekanis. Temuan ini memperlihatkan potensi mineralogi yang signifikan pada endapan emas placer di Latimojong serta memberikan dasar ilmiah untuk eksplorasi lebih lanjut dan pengelolaan sumber daya yang lebih optimal.
Efisiensi Kerja Quality Control dalam Mengendalikan Grade Nikel di Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara ma'rief, Al’Faizah; Sandi, Reski
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi kerja Quality Control (QC) dalam mengendalikan kadar nikel (Ni) pada front penambangan dan stockpile di Pit 2, Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui pengambilan sampel bijih dari front penambangan dan stockpile selama tiga pekan berturut-turut. Hasil analisis laboratorium menunjukkan kadar Ni di front penambangan berkisar antara 1,61–2,41% dengan rata-rata 1,87% pada pekan pertama, 1,84% pada pekan kedua, dan 1,79% pada pekan ketiga. Sementara itu, kadar Ni pada stockpile rata-rata sebesar 1,82%, 1,84%, dan 1,74% pada periode yang sama. Selisih rata-rata kadar Ni antara front penambangan dan stockpile hanya 0,05%, yang umumnya disebabkan oleh kontaminasi alat sampling dan faktor cuaca. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem QC yang diterapkan cukup efisien dalam menjaga konsistensi kadar Ni di atas nilai cut off grade perusahaan sebesar 1,45%. Namun demikian, peningkatan kebersihan alat sampling dan prosedur preparasi masih diperlukan untuk meminimalisasi penyimpangan kadar.
Pengaruh Perubahan Kedalaman Pengendapan Terhadap Kadar Air Batubara Daerah Bonto Birao Kecamatan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep Harwan, Harwan; Anshariah, Anshariah; Alfian, Nuppy
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.294

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber daya alam berupa batuan organik yang terbentuk secara alami. Proses pembentukannya dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Formasi batubara daerah penelitian termasuk formasi mallawa. Kualitas batubara bergantung pada karakteristik fisik dan kimianya, salah satunya adalah kadar air. Kadar air dalam batubara merupakan parameter penting karena memengaruhi nilai kalor, efisiensi pembakaran, serta biaya transportasi dan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kadar air batubara berdasarkan kedalamannya. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode channel sampling. Metode preparasi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode manual dengan cara di tumbuk menggunakan mortar laboratorium, ukuran butir sampel yang digunakan pada analasis proksimat 0,18 mm atau lebih kecil. Hasil analisis proksimat dari ketiga sampel diperoleh nilai kadar air dari sampel atas dengan kedalam 110 cm mengandung kadar air 11,231%, sampel tengah dengan kedalam 175 cm mengandung kadar air 4,507% dan sampel bawah dengan kedalaman 240 cm mengandung kadar air 5,318%. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi perubahan kedalam terhadap kadar air batubara anatara lain; Umur batubara, cuaca, lokasi pengendapan, tekanan, kegiatan eksplorasi dan penanganan sampel.
Analisis Kualitas Air Terkait Potensi Air Asam Tambang pada Bekas Pit Penambangan Batubara Kabupaten Barru Yusuf, Firman Nullah; Budiman, Agus Ardianto; Urfiana, Iftah
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air pada bekas pit tambang batubara di Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, guna mengidentifikasi potensi terbentuknya air asam tambang (AAT). Pengujian dilakukan terhadap parameter pH, TSS, TDS, DO, BOD, COD, serta kandungan logam Fe, Mn, dan Al menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TSS, TDS, DO, Fe, Mn, dan Al masih berada di bawah ambang batas baku mutu sesuai PP RI No. 22 Tahun 2021. Namun, parameter BOD, COD, dan pH melebihi batas yang ditentukan. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya potensi sedang terbentuknya AAT, karena tingginya nilai BOD dan COD mencerminkan kebutuhan oksigen yang besar untuk menguraikan zat organik yang pada prosesnya menghasilkan asam sulfat dan senyawa asam lainnya yang dapat menurunkan pH air. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan berkala dan upaya pengelolaan kualitas air pada kolam bekas tambang batubara untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih serius