cover
Contact Name
Resti Nurmala Dewi
Contact Email
restinurmaladewi@gmail.com
Phone
+6281336684567
Journal Mail Official
jurnalperikanan@unram.ac.id
Editorial Address
Redaksi Jurnal Perikanan Universitas Mataram Program Studi Budidaya Perairan Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23026049     EISSN : 26570629     DOI : 10.29303/jp.v14i3.925
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini memuat artikel yang berhubungan dengan hasil penelitian di bidang perikanan dan ilmu kelautan yang meliputi 1. teknologi penyediaan pakan buatan 2. rekayasa akuakultur 3. teknologi pembenihan dan pembesaran ikan 4. rekayasa genetik 5. teknologi pengendalian hama dan penyakit ikan 6. teknologi budidaya pakan alami 7. manajemen sumberdaya perairan 8. teknologi hasil perikanan 9. teknologi perikanan tangkap 10. ilmu dan teknologi kelautan 11. agribisnis perikanan
Articles 796 Documents
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PEMPEK YANG MEMILIKI SERTIFIKAT KELAYAKAN PENGOLAHAN (SKP) DI KOTA PALEMBANG Karnilawati Karnilawati; Indah Widiastuti; Agustina Bidarti
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.759

Abstract

Pempek merupakan produk olahan dari bahan dasar ikan yang digemari masyarakat khususnya warga Kota Palembang. Pemahaman konsumen mengenai pempek yang memiliki sertifikat kelayakan pengolahan (SKP) yang dikeluarkan oleh DInas Kelautan dan Perikanan untuk menjamin kualitas produk olahan ikan menjadi pempek masih sangat rendah. Terdaoat beberapa faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam membeli pempek ber-SKP setelah adanya edukasi antara lain faktor harga pempek, pendapatan dan pengeluaran konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor harga pempek, pendapatan dan pengeluaran konsumen memiliki pengaruh terhadap preferensi konsumen dalam membeli pempek yang memiliki SKP (Sertifikat Kelayakan Pengolahan) di Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dan metode penarikan contoh menggunakan accidental sampling dan Quota Sampling. Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini adalah (1) Faktor harga tidak berpengaruh nyata terhadap preferensi konsumen membeli pempek yang ber-SKP di Kota Palembang. (2) Faktor pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap preferensi konsumen membeli pempek yang ber-SKP di Kota Palembang dan (3) Faktor pengeluaran tidak berpengaruh nyata terhadap preferensi konsumen membeli pempek yang ber-SKP di Kota Palembang.
KARAKTERISTIK KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT E. Spinosum DENGAN PERLAKUAN KONSENTRASI NaOH DAN LAMA WAKTU EKSTRAKSI YANG BERBEDA Krisman Umbu; Nur Azizah Nasution; Yudianto Nggaba Hamba Banju
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.760

Abstract

Karaginan memiliki manfaat dibidang pangan, kosmetik hingga obat-obatan. Ekstraksi karaginan umumnya menggunakan bahan kimia sebagai katalis, misalnya kalium hidroksida (KOH). Namun disisi lain terdapat beberapa senyawa alkali lainnya seperti natirum hidroksida (NaOH) yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, pengaruh lama ekstraksi juga sangat memengaruhi karakteristik karaginan yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik karagenan yang dihasilkan dari rumput laut E. Spinosum yakni rendemen berkisar antara 22,49%-37,58%, kadar air 09,33%-14,32% dan viskositas 38,23 cPs-51,33 cPs. Karakteristik karagenan tersebut ini secara umum telah memenuhi standar komerisal karagenan. Perlakuan konsentrasi NaOH dan lama waktu ekstraksi memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, kadar air dan viskositas karagenan yang dihasilkan.
KARAKTERISTIK FISIK DAN KOMPOSISI KIMIA KIMA PASIR (Hippopus hippopus) SEGAR DAN OLAHAN DARI PERAIRAN SAWAI MALUKU TENGAH Bernita Silaban
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.762

Abstract

Giant strawberry clams are a type of clam that is still consumed today by coastal communities in Sawai Country. Eaten fresh or processed further. This research aims to determine the physical characteristics and chemical composition of fresh and processed Giant strawberry clams from Sawai waters, North Seram District, Central Maluku. The method used in this research is a structured observation method, observing each stage of the process, taking samples and measuring their quality in the laboratory. The physical parameters analyzed include morphometric measurements. Environmental parameters include: temperature, pH and salinity. The chemical composition analyzed included water content, protein, fat, carbohydrate ash and weight loss in fresh giant strawberry clams and strawberry clams which were processed by: steaming, frying and drying. The research results showed that giant strawberry clams from Sawai waters had a diameter of 11-36 cm and a weight of 0.24-3.6 kg. Water temperature ranges from 29-30ºC, pH 7.5-7.8 and salinity 32-33 ppt. The average protein, ash and fat content of sand clam meat processed by frying, steaming and drying is higher than fresh clam meat, while the water content of clam meat after frying, steaming and drying becomes lower. Processed clam meat also experiences weight loss compared to fresh ingredients. The highest protein and ash content was found in dried sand clams at 44.8% and 4.83%, the highest fat content was in fried sand clams at 13.67%, and the lowest water content was in dried giant strawberry clams at 45.02 %, while the highest weight loss was found in dried clams with a shrinkage of 71.79% and the lowest in fried clams at 46.21%.
PENGARUH PERBANDINGAN JUMLAH INDUK JANTAN DAN BETINA TERHADAP PERFORMA BENIH IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) Parenrengi Parenrengi; Andi Adam Malik; Rismawaty Rusdi; Yusdalifa Ekayanti Yunus; Yushra Yushra
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.763

Abstract

One of the phases that determines the success of fish farming is the egg hatching phase. The production of good quality Tawes larvae can occur if the hatchability of  eggs is high and quality of eggs produced is good. The hatchability of eggs is relatively low at only 22% and can only produce approximately 10,000 fry, this is an important problem in the spawning process of Tawes fish in Indonesia. As an effort to increase the hatching rate of Tawes fish eggs, this is by treating the ratio of male to female broodstock differently in each hatching container. This research aims to determine the effect of comparison of the number of male and female broodstock on Tawes fish seed production and to find out how many seeds are produced by the ratio of male and female Tawes fish broodstock. The research was carried out for one month using the experimental design method. The parameters observed were the degree of egg hatching and air quality measurements, then data obtained were analyzed using a Completely Randomized Design (CRD) using SPSS 24 for Windows software. The results of the research showed that the ratio of male to female broodstock had an effect on production of Tawes fish (Barbonymus gonionotus) larvae, where the highest larvae production was obtained at a male broodstock ratio of 2: 1 female.
UJI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KETAPANG (Terminalia catappa L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio harveyi SECARA IN VITRO Deni Aulia; Artin Indrayati; Dewi Virgiastuti Jarir; Bagus Hadiwinata; Bambang Suprakto; Nunung Sabariyah; Sri Wartini
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.764

Abstract

Bakteri Vibrio harveyi merupakan penyakit bakterial yang banyak dijumpai pada kegiatan budidaya perikanan. Penggunaan antibiotik dalam pencegahan dan pengobatan serangan penyakit menyebabkan efek negatif. Daun Ketapang (Terminalia catappa L) diketahui mengandung senyawa kimia seperti flavonoid, alkaloid, fenolik, tanin, dan saponin yang dapat berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antibakteri ekstrak daun Ketapang terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio harveyi. Uji daya antibakteri dilakukan dengan 5 jenis perlakuan yaitu 1 perlakuan tanpa daun Ketapang (kontrol) dan 4 perlakuan daun Ketapang dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 15, 30, 60, dan 120gram daun ketapang/liter. Masing - masing perlakuan terdiri dari 3 pengulangan. Ekstrak daun Ketapang menunjukkan daya antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio harveyi dengan rerata hambatan masing – masing konsentrasi (Mean ± SEM) yaitu 7,53 ± 0,13 mm (15 gram/liter); 7,70 ± 0,36 (30 gram/liter); 8,25 ± 0,15 (60 gram/liter); and 9,62 ± 0,83(120 gram/liter). Perlakuan tanpa daun Ketapang (kontrol) tidak menunjukkan daya antibakteri. Ekstrak daun Ketapang menunjukkan daya antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio harveyii dengan daya antibakteri sebanding terhadap konsentrasi ekstrak.
MONITORING KUALITAS AIR DAN IDENTIFIKASI JENIS PARASIT PADA PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Budiyati Budiyati; Ani Leilani; Eriyanti Wahid; Diana Putri Renitasari; Muhammad Hery Riyadi Alauddin; Alauddin Alauddin; Ni Putu Dian Kusuma
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.765

Abstract

Diseases arise due to unbalanced interactions, namely pathogens, hosts and the environment. This collapse will affect the increase or decrease in disease in fish. This research aims to identify parasites and analyze water quality in Carp Fish hatcheries. Carp seed samples were taken randomly in research containers. The water quality parameters observed consisted of temperature, pH, DO, nitrate, nitrite, and ammonia. This research was conducted for one month at the Tatelu Freshwater Aquaculture Center (BPBAT). The results of the research show that there are three types of parasites found in the gills, mucus, and fins of Carp Fish, namely Tricodina sp, Dactylogyrus sp, and Gyrodactylus sp.
STUDI RANCANG BANGUN JARING INSANG DI TELUK AMBON DALAM, MALUKU Kedswin Hehanussa; Agustinus Tupamahu; Haruna Haruna
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.766

Abstract

Rancang bangun jaring insang untuk penangkapan ikan memerlukan kombinasi  keterampilan teknis dan pengalaman praktis yang memadai. Secara umum, untuk mendapatkan hasil tangkapan yang optimal, perlu memperhatikan beberapa hal terkait perhitungan konstruksi jaring insang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rancang bangun jaring insang nelayan di Teluk Ambon Dalam. Penelitian ini berlangsung dari bulan Februari - Maret 2020, di Selatan Pulau Ambon. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode observasi, Teknik pengambilan data terhadap desain dan konstruksi jaring insang hanyut dilakukan secara acak, sebelum penentuan berapa jumlah sampel yang diambil maka dilakukan survei pendahuluan untuk memperoleh informasi terkait dengan jaring insang hanyut dan jaring insang dasar. Daya apung jaring insang dasar maupun jaring insang hanyut di desain agar dapat mengangkat tubuh jaring maupun dapat menahan beban ikan yang telah terjerat ataupun terpuntal sekalipun memiliki bahan jaring berbeda yaitu monofilament dan multifilament.   Kata Kunci: jaring insang, rancang bangun, teluk ambon    
Fenotip Ikan Nilem (Osteochilus hasseltii) Strain Mangut yang Dibudidayakan di Jawa Tengah dan Jawa Barat Taufik Budhi Pramono; Rinaldi Kusnendar; Rudy Wijaya; Dewi Nugrayani; Sri Marnani
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.767

Abstract

Karakter fenotip merupakan salah satu dasar untuk dilakukan pemijahan selektif. Karakter fenotif ikan nilem strain mangut yang dibudidayakan di beberapa daerah dapat menjadi informasi dasar pengembangan budidayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakter fenotip kuantitatif dengan morfometrik meristik dan pola pertumbuhan ikan Nilem (Osteochilus hasseltii) strain Mangut yang dibudidayakan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.  Penelitian ini dilakukan dengan metode survey lapang dan laboratorium. Ikan sebanyak 30 ekor diambil secara acak dari Banyumas dan Purbalingga mewakili Jawa Tengah dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa koefisien keragaman morfometrik Ikan Nilem Mangut berkisar antara 4,93-17,99% (Banyumas), 10,35-21,41% (Purbalingga) dan 9,11-24,12% (Tasikmalaya) sedangkan koefisien keragaman meristik Ikan Nilem Mangut berkisar antara 6,89-13,02% (Banyumas), 6,05-9,32% (Purbalingga) dan 5,78-10,78% (Tasikmalaya). Karakter morfometrik dan meristik Ikan Nilem Mangut dari beberapa lokasi memiliki korelasi positif (memiliki hubungan yang searah antar karakter) dan negatif (memiliki hubungan yang berlawanan antar karakter). Berdasarkan hubungan panjang dan berat, ikan Nilem Mangut di Banyumas, Purbalingga dan Tasikmalaya memiliki nilai b berturut-turut yaitu 6,02, 5,42 dan 3,39 menunjukkan pola pertumbuhan allometrik positif. Faktor Kondisi pada ikan nilem mangut memiliki nilai kisaran 1,32-1,34. Tasikmalaya memiliki pola budidaya ikan yang paling baik.
PEMELIHARAAN LARVA HYBRID KERAPU CANTIK (Epinephelus sp) DI CV. JAYA UTAMA ABADI DESA KALIASEM, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG, SINGARAJA BALI Desilina Arif; Irawati Irawati; Shandy Rifta Aksan
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.768

Abstract

Hatchery technology for producing grouper seeds has developed widely and massively, one of which is to produce hybrid larvae. To produce beautiful hybrid grouper larvae, there are many factors that must be considered because they greatly influence the success of larvae production, including food management, water quality management and others. The purpose of writing this Final Practical Scientific Work Report is to find out the activities for rearing beautiful hybrid grouper larvae resulting from a cross between male batik grouper and female tiger grouper. Activities include egg handling, larval rearing, feed management, water quality management, grading and harvesting. Observations were carried out at the CV hatchery unit. Jaya Utama Abadi for 3 months from 15 February to 15 May 2021. Data obtained from survey activitieswith an apprenticeship pattern, namely taking part in rearing activities for beautiful hybrid grouper larvae. Primary data is collected through interviews and direct observation in the field, while secondary data is obtained through data or activity reports and other supporting literature, then processed.and analyzed quantitatively descriptively. Observation result The fertilized hybrid eggs are then hatched in a larval rearing tank using a volume of 6 m3 water of 5 unitswith a total number of eggs spread of 50,000 eggs/tub, or a total of 250,000 eggs, it produces an average hatchability of 54.4%, until they develop into 136,000 larvae and succeed in achieving a harvest with an average size of 3 cm/head of 11,900 eggs and a level of SR 88 %.
STUDI PROSES PENGOLAHAN PRECOOKED TUNA LOIN FROZEN JENIS SKIPJACK TUNA Anisah Farah Fauziyah; Ahmad Syihab
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.770

Abstract

Skipjack Tuna (Katsuwonis pelamis) termasuk dalam kelompok ikan pelagis besar yang merupakan salah satu jenis komoditas perikanan laut yang bernilai ekonomi penting. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan secara tepat dan efisien yang bertujuan untuk mempertahankan mutu ikan dan mendapatkan hasil akhir rendemen yang maksimal. Salah satu bentuk pengolahan skipjack tuna yaitu precooked tuna loin frozen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pengolahan precooked tuna loin frozen serta menganalisis produksi precooked tuna loin frozen berdasarkan perhitungan neraca massa. Metode kerja dilakukan dengan mengikuti langsung tahapan proses pengolahan precooked tuna loin frozen dan mencatat hasil rendemen pada setiap prosesnya. Hasil penelitian ini adalah proses pengolahan precooked tuna loin frozen terdiri dari tiga tahapan utama. Tahapan pertama yaitu preparation yang meliputi proses receiving, size grading, thawing, pencucian 1, butchering, pencucian 2, racking, dan cooking. Tahapan kedua yaitu production yang meliputi proses cooling, misting, deskin/skin off, cleaning, sortas, packing, dan pembekuan ABF. Tahapan ketiga yaitu finish yang meliputi proses sacking, penyimpanan cold storage, dan stuffing. Proses pengolahan precooked tuna loin frozen menghasilkan rendemen produk akhir sebanyak 8,08 kg (45,39%), 6,93 kg (38,93%) dalam bentuk loin dan 1,15 kg (6,46%) dalam bentuk shredded.