cover
Contact Name
Bukhori Muslim
Contact Email
bukhorimuslim079@gmail.com
Phone
+6287864313361
Journal Mail Official
jurnalalamtana@unwmataram.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaktus No.1-3, Gomong, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83126
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Alamtana
ISSN : -     EISSN : 27226751     DOI : https://doi.org/10.51673/jaltn
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram bertujuan untuk mempublikasikan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, khususnya pengabdian kepada masyarakat di bidang olahraga dan kesehatan. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataramt secara khusus berfokus pada permasalahan utama dalam pengembangan bidang Pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, pertanian dan kesehatan sebagai berikut: 1. Pelatihan bidang pendidikan, sosial, budaya, pertanian, dan kesehatan 2. Pengembangan sumber daya manusia dalam pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, pertanian dan kesehatan 3. Pemberdayaan masyarakat dalam bidangpendidikan, sosial, budaya, ekonomi, pertanian dan kesehatan 4. Pengembangan UMKM, pariwisata, desa dan masyarakat 5. Promosi kesehatan 6. Aplikasi teknologi dalam pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, pertanian dan kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
Pendampingan Pembelajaran Berbicara Bahasa Inggris Dengan Metode Task Based Learning Di Smp Al Ghozali Rosidah, Siti Latifatul; Safitri, Hilma; Azizah, Hana Nailah; Awaliyah, Iftah; Maulana, Mayda; Aprianti, Cucu; Kamila, Dini Arsya
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2766

Abstract

Pelaksanaan PKM yang bertempat di SMP Al-Ghozali memberikan pendampingan terhadap 40 siswa dalam kegiatan belajar berbicara bahasa Inggris menggunakan metode Task-Based learning dengan memberikan beberapa permainan edukatif. Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Pamulang bekerja sama dengan pihak sekolah. Kegiatan dirancang melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, tim melaksanakan pertemuan untuk menyusun modul dan rencana pembelajaran secara kolaboratif. Tahap pelaksanaan difokuskan pada pendampingan siswa dalam aktivitas berbicara berbasis tugas, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui permainan bahasa, latihan dialog, serta kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kelancaran (fluency), keberanian berbicara, dan kemampuan berinteraksi. Siswa menjadi lebih aktif mengemukakan pendapat, mampu membuat dialog, serta menunjukkan perkembangan dalam akurasi bahasa. Selain itu, pendekatan TBL terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan berorientasi pada penggunaan bahasa secara nyata. Berkaitan dengan hasil questioner yang diberikan menunjukan para siswa terbantu dalam pembelajaran berbicara Bahasa Inggris dengan menggunakan metode Task Based Learning. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kompetensi berbicara siswa serta menjadi alternatif metode pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam konteks pengajaran bahasa Inggris di tingkat SMP.
Pengembangan Keterampilan Bicara Bahasa Inggris Anak Melalui Kegiatan Interaktif dan Menyenangkan Wirhayati, Wirhayati; Sari, Anita
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2768

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Inggris adalah salah satu alat komunikasi penting yang perlu dikuasai sejak dini. Namun, siswa sekolah dasar sering mengalami hambatan seperti kurang percaya diri, takut salah, serta belum memahami pelafalan dan pengejaan kosakata bahasa Inggris. Kondisi ini juga terlihat pada siswa SDN Pamulang Timur yang berlokasi di Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Para siswa masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata sederhana, dan mengekspresikan ide secara lisan. Selain itu, metode pembelajaran yang monoton membuat siswa cepat bosan dan kurang termotivasi untuk mencoba berlatih. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang menerapkan metode fun learning melalui kegiatan bernyanyi, bermain peran, dan permainan edukatif kepada siswa sekolah dasar kususnya siswa kelas 4. Pendekatan ini dirancang agar siswa dapat belajar dengan cara yang menyenangkan, lebih rileks, dan tidak merasa tertekan ketika mencoba mengucapkan atau mengeja kosakata bahasa Inggris. Dari pelaksanaan kegiatan, siswa menunjukkan peningkatan motivasi serta keberanian untuk mencoba berbicara dan mengeja kosakata meskipun masih berada pada tahap awal. Siswa mulai berani mengikuti instruksi serta menunjukkan minat belajar yang lebih baik dibanding sebelumnya. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada siswa, serta memberikan motivasi agar mereka terus berkembang melalui latihan yang konsisten. Untuk tercapainya tujuan ini tim PKM memberikan beberapa contoh percakapan Bahasa Inggris sederhana untuk dipraktekan. Selain itu juga ada lagu anak berbahasa Inggris yang menarik bisa dinyanyikan bersama oleh siswa sekolah. Dari hasil pelatihan yang diberikan ditemukan bahwa penggunaan percakapan sederhana dan lagu anak-anak dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa kususnya dalam berbicara dan memberikan rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan lainnya
Implementasi Pengelolaan Sampah Berbasis Pesantren Melalui Segregasi dan Perilaku Santri di Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi Subroto, Melvin Rahma Sayuga; Rina, Fadmi; Rizkiyah, Ainun
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2774

Abstract

Pengelolaan sampah di lingkungan pesantren menghadapi tantangan berupa sampah tercampur, keterbatasan sarana, dan belum konsistennya kebiasaan memilah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan pengelolaan sampah berbasis pesantren melalui program segregasi (pemilahan) serta memperkuat perilaku santri di Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, edukasi pemilahan sampah, praktik pemilahan, penyediaan tong sampah terpilah, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert pada santri. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya sarana pemilahan yang lebih jelas, meningkatnya pemahaman dan kebiasaan memilah sampah, serta penguatan praktik monitoring kebersihan di lingkungan pondok. Secara keseluruhan, evaluasi mengindikasikan respons positif pada aspek pengetahuan lingkungan, norma pondok, dukungan fasilitas, serta peran pengelola dan aturan. Program ini efektif sebagai langkah awal membangun budaya peduli lingkungan berbasis pesantren dan perlu dilanjutkan melalui penguatan aturan, monitoring rutin, dan pemeliharaan fasilitas.
Edukasi Pemberian Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Anita, Anita; Aprisalana, Aprisalana; Windasari, Desy; Sofiati, Zulfiana; Asmawariza, Lalu Hersika
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2776

Abstract

Stunting remains a major public health problem globally and in Indonesia, particularly during the first 1,000 days of life. One of the main risk factors for stunting is maternal anemia caused by iron deficiency during pregnancy. Although the government has implemented an iron supplementation program (Tablet Tambah Darah/TTD), its implementation at the primary health care level is often not accompanied by structured educational evaluation. This community service activity aimed to describe the effectiveness of structured education on iron tablet consumption in improving pregnant women’s knowledge as a preventive effort against anemia and stunting. The activity was conducted at Tekad Jaya Integrated Health Post (Posyandu), Selagik Village, under the working area of Puskesmas Rarang, on November 15, 2025, involving 15 pregnant women. A pre-experimental one group pre-test and post-test design was applied. Education was delivered through interactive lectures and discussions using leaflets and the Maternal and Child Health (MCH) handbook. Knowledge was measured using a 10-item questionnaire before and after the intervention. Scores were converted to a 0–100 scale and categorized as good (80–100), moderate (50–70), and poor (<50). The mean pre-test score was 58.7 (range 40–70), with 93.3% of participants categorized as moderate and 6.7% as poor. After the educational intervention, the mean post-test score increased to 95.3 (range 80–100), and 100% of participants achieved the good category. The average increase in knowledge score was 36.6 points. These findings indicate that structured education at the posyandu level improved pregnant women’s knowledge regarding iron tablet consumption and its role in preventing anemia and stunting. Integrating routine, measurable educational activities into primary health services may strengthen maternal awareness and support stunting prevention efforts at the community level.
Pelatihan Penggunaan AR sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengenal Busana Tari Wali di SD Negeri 2 Kesiman Aristamy, I Gusti Ayu Agung Mas Gusti Ayu Agung Mas; Putra, I Nyoman Agus Suarya; Iswardani, Putu Risanti
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2778

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pembelajaran Seni Budaya di SD Negeri 2 Kesiman melalui pelatihan penggunaan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) “Sang Wali AR” sebagai media pembelajaran interaktif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya pemahaman siswa kelas VI terhadap makna dan simbolisme busana tari wali Bali, karena proses pembelajaran lebih berfokus pada aspek keterampilan gerak dibandingkan pemaknaan budaya. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan perangkat dan aplikasi, pelatihan penggunaan aplikasi dalam kelompok kecil, serta evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS). Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa dan satu guru Seni Budaya. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Evaluasi usability menghasilkan skor rata-rata SUS sebesar 84,09 yang termasuk kategori Excellent dan Acceptable, menunjukkan bahwa aplikasi mudah digunakan dan diterima dengan baik oleh pengguna. Kegiatan ini membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis AR efektif dalam mendukung pembelajaran seni budaya sekaligus memperkuat kesadaran siswa terhadap pelestarian budaya lokal di era digital.
Pengembangan Keterampilan Public Speaking melalui Pendekatan Translanguaging di Sekolah Menengah Atas Taman, Purwati; Rahayu, Sri Wulandari
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2784

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan penting namun sering kali menantang bagi siswa SMK yang harus memadukan kecakapan teknis dan komunikasi profesional. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri public speaking melalui pendekatan translanguaging pada siswa SMKN 1 Bojonggede yang beralamat di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan diikuti oleh 30 siswa kelas XI Perhotelan. Hasil observasi dan dialog dengan mitra mengidentifikasi hambatan utama berupa kesulitan menyusun gagasan secara terstruktur, pengaturan intonasi dan ekspresi nonverbal, serta minimnya kesempatan praktik dalam konteks formal. Pendekatan translanguaging diharapkan dapat menjadi strategi yang mudah diterapkan untuk membantu siswa memanfaatkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara fleksibel dalam menyampaikan ide. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih berani tampil di depan umum, mampu menyampaikan gagasan dengan lebih terstruktur, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Pendekatan translanguiging diharapkan bisa menjadi salah satu solusi baru dalam membangun kemampuan public speaking para siswa dimasa mendatang.
A Model Pendampingan Berbasis Manajemen Pendidikan Islam Terhadap Transformasi Digital Pemasaran UMKM di Kampung Pitara Nadiya, Siti Aisyatun; Basori, Ahmad; Agustin, Melani Putri; Priadi, Rapi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2786

Abstract

This community service activity aims to outline the knowledge transfer process within the Islamic Education Management (IEM) framework through digital marketing assistance for starfruit MSMEs in Pitara Village, Pancoran Mas. IEM encompasses community-based education management as a strategy for empowering the community. Partners face an imbalance between production capacity and traditional marketing systems, resulting in suboptimal economic value-added potential. The program was implemented using a participatory approach through planning, product quality improvement education, digital mentoring, and evaluation of changes in business behavior. The results demonstrate a shift to digital marketing management, with the strengthening of product visual identity and the use of TikTok Affiliates, expanding the market and increasing transactions. Furthermore, there has been a shift in the mindset of human resources, from simply selling products to managing more systematic marketing strategies. In MPI's perspective, students and colleges function as education managers as well as agents of change who manage the process of education and the transformation of society's behavior in a structured, planned, and oriented towards strengthening economic independence. This program affirms that the synergy between education management and digital literacy is a strategic instrument in the empowerment of UMKM based on Islamic values ​​that are innovative and responsive to the dynamics of the digital economy.
Edukasi Persiapan Persalinan dan Tanda-Tanda Persalinan pada IbuHamil Trimester III di Posyandu Seganteng Desa Rarang Selatan Yuliana, Baiq Sri; Dwi Marsela, Baiq Winda; Juniarti, Baiq Ely; Toharah, Nila Ihsani; Natalia, Omiati
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2790

Abstract

Abstract: Kurangnya pengetahuan ibu hamil trimester III mengenai persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan masih menjadi isu penting dalam upaya pencegahan risiko komplikasi dan keterlambatan penanganan saat persalinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan secara aman dan tepat waktu. Edukasi mencakup persiapan fisik dan mental, pemilihan tempat dan penolong persalinan, perlengkapan yang perlu disiapkan, serta pengenalan tanda-tanda persalinan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif melalui penyuluhan dan diskusi interaktif dengan media lembar balik dan buku KIA. Kegiatan dilaksanakan pada 18 November 2025 di Posyandu Seganteng Desa Rarang Selatan dengan melibatkan 15 ibu hamil trimester III. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta melalui analisis deskriptif komparatif. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan, ditandai dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 6,7% menjadi 80,0% dan penurunan kategori kurang baik dari 73,3% menjadi 6,7% setelah edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan partisipatif berbasis posyandu berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan, meskipun dampak terhadap perubahan perilaku memerlukan evaluasi lanjutan.
Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi Untuk Deteksi Dini Masalah Kehamilan di Desa Jenggik Wilayah Kerja Puskesmas Rarang Anggraeni, Evimia; Martini, Martini; Handayani, Yudya; Agustiarini, Anastasya
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2791

Abstract

Kehamilan risiko tinggi masih menjadi isu prioritas kesehatan masyarakat karena berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi. Di Nusa Tenggara Barat, angka kematian ibu tercatat sebesar 257 per 100.000 kelahiran hidup. Permasalahan utama di Desa Jenggik wilayah kerja UPTD Puskesmas Rarang adalah masih rendahnya deteksi dini faktor risiko kehamilan, keterbatasan pendampingan, serta kurangnya kesadaran ibu dan keluarga terhadap tanda bahaya kehamilan. Fokus pengabdian ini adalah pendampingan ibu hamil risiko tinggi untuk meningkatkan deteksi dini masalah kehamilan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang faktor risiko dan tanda bahaya, mendorong kepatuhan kunjungan antenatal (ANC), serta memperkuat dukungan keluarga dan sistem rujukan. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, skrining dan pemeriksaan dasar (tekanan darah, Lingkar Lengan Atas/LiLA, pemantauan keluhan), kunjungan rumah, serta koordinasi dengan bidan dan fasilitas kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 12 November 2025 dengan sasaran 10 ibu hamil. Hasil menunjukkan 10% ibu mengalami tekanan darah tinggi dan 40% memiliki LiLA ≤23,5 cm yang berisiko kekurangan energi kronis. Pendampingan meningkatkan pemahaman ibu tentang tanda bahaya kehamilan, kepatuhan ANC, serta kesiapan rujukan. Program ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam memperkuat deteksi dini komplikasi kehamilan di tingkat komunitas.
Implementasi dan Pendampingan Berbasis Komunitas Sistem Internet of Things (IoT) untuk Penunjuk Waktu Salat di Masjid Al-Basyariyah Indralaya Ogan Ilir Satya, Octavianus Cakra; Hadi, Hadi; Virgo, Frinsyah; Saleh, Khairul
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2793

Abstract

Ketepatan waktu salat merupakan aspek penting dalam pelaksanaan ibadah, sehingga keberadaan penunjuk waktu yang akurat di masjid menjadi kebutuhan utama. Masjid Al-Basyariyah Indralaya masih menggunakan jam analog dan pencatatan manual yang berpotensi menimbulkan ketidaktepatan. Hasil pre-test menunjukkan seluruh responden belum mengenal konsep Internet of Things (IoT), belum memahami penerapannya, dan belum memiliki ketertarikan untuk mengadopsinya, sehingga rendahnya literasi teknologi menjadi tantangan awal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem penunjuk waktu salat digital berbasis IoT sekaligus meningkatkan kesiapan teknologi mitra melalui perancangan dan instalasi display LED P10 berbasis NodeMCU ESP8266 yang terhubung internet, disertai pelatihan dan evaluasi pre–post. Hasilnya, sistem berfungsi baik dan mudah dioperasikan, serta terjadi peningkatan pemahaman dan minat peserta untuk menerapkan atau mereplikasi teknologi tersebut. Luaran kegiatan meliputi terpasangnya satu unit display digital serta meningkatnya literasi teknologi pengurus masjid dan potensi replikasi.