cover
Contact Name
Angelia
Contact Email
angeliapurba@polmed.ac.id
Phone
+628116152220
Journal Mail Official
passa@polmed.ac.id
Editorial Address
Jl. Almamater No. 1, Kampus USU, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA)
ISSN : -     EISSN : 3026264X     DOI : 10.51510/passa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA) terbit dua (2) kali dalam setahun dengan fokus mendesiminasikan artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi dan tidak terbatas pada bidang-bidang rekayasa, sosial, dan humaniora. Artikel-artikel yang diterbitkan telah melalui telaah dari dua mitra bestari anonim untuk memastikan kualitas artikel yang diterbitkan. PASSA menerima artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat (community development) dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah proses yang melibatkan satu atau sekelompok orang sebagai satu agen pendukung dan satu atau sekelompok anggota masyarakat sebagai mitranya. Proses pemberdayaan tersebut meliputi kerja sama antara agen pendukung dengan anggota masyarakat sebagai mitra dalam mengidentifikasi isu-isu penting yang perlu mendapat perhatian hingga penyelesaiannya. Kerja sama tersebut selanjutnya akan mengubah satu atau sekelompok anggota masyarakat menjadi lebih mandiri dan selanjutnya mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat yang lebih luas. Proses kegiatan pemberdayaan tersebut melibatkan beragam isu penting dalam masyarakat, beragam metode pelaksanaan, dan beragam hasilnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Nomor 1, Juli 2025" : 7 Documents clear
Aplikasi Interactive History Map Pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Medan Rambe, Tappil; Nasution, Abd. Haris; Lubis, Darwin Parlaungan; Permana, Sendi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2074

Abstract

Kegiatan ini dilatari oleh rendahnya aktiftas PBM pada Pelajaran Sejarah dikarenakan minimnya media interaktif dalam PBM. Pembelajaran yang belum belum terlaksana secara maksimal juga disebabkan keterbatasan sumber belajar Sejarah yang mutakhir,  sejauh ini terbatas pada penggunaan buku teks. Selain dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Sejarah di tingkat SMA, media interaktif juga dibutuhkan untuk meningkatkan geliat wisata Sejarah kota Medan yang belum optimal. Tujuan PKM ini antara lain membantu MGMP Sejarah kota Medan untuk meningkatkan aktifitas belajar Sejarah siswa SMA serta meningkatkan aktifitas wisata Sejarah Kota Medan. Pelaksanaan PKM ini  dilakukan dengan metode sebagai berikut; 1) Analisis situasi dan masalah; 2) FGD dan perumusan solusi terarah; 3) Pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penggunaan Aplikasi Interactive History Map dalam pembelajaran sejarah dan aktifitas wisata sejarah kota Medan. Kegiatan PKM ini menghasilkan produk teknologi berupa aplikasi Interactive History Map digunakan untuk mengotimalkan aktifitas belajar di sekolah-sekolah SMA kota medan sekaligus mendukung optimalisasi kegiatan pariwisata sejarah dan budaya di kota Medan.  Kegiatan PKM diharapkan turut meningkatkan kompetensi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Medan dalam mengoptimalkan kegiatan PBM serta turut meningkatkan geliat wisata sejarah di Kota Medan.
Optimalisasi Pariwisata Budaya Pesisir Melalui Pendampingan Digitalisasi Warisan Budaya Non-Bendawi Dikalangan Pelajar Kota Tanjung Balai Nasution, Abd. Haris; Diansyah, Arfan; Sinaga, Rosmaida; Ryanto, Ammar Zhafran
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2075

Abstract

Kegiatan PKM ini dilatar belakangi belum optimalnya geliat wisata budaya pesisir di kota Tanjung Balai. Akar penyebab masalah pariwisata tersebut antara lain : 1) Sulitnya melakukan penulisan/transkripsi hasil budaya non-bendawi dikarenakan keterbatasan kompetensi mitra dalam hal penelitian budaya; 2) Minimnya kompetensi publikasi digital; 3) Minimnya kompetensi dalam melakukan inventarisasi digital produk budaya non-bendawi. Sejalan dengan identifikasi masalah diatas, tujuan PKM ini ialah untuk meningkatkan kompetensi mitra dalam melakukan penulisan produk budaya non bendawi, meningkatkan kompetensi mitra dalam publikasi digital dan inventarisasi produk-produk budaya non bendawi tersebut. Metode yang digunakan dalam PKM ini antara lain pelatihan meneliti hasil budaya, pelatihan transkripsi dan digitalisasi hasil budaya non-bendawi dan pelatihan inventaris hasil budaya non-benda dengan menggunakan website database. Kegiatan PKM ini menghasilkan produk aplikasi database pariwisata hasil budaya benda dan non bendawi Kota Tanjung Balai yang dapat digunakan untuk mengotimalkan aktifiktas pariwisata sejarah-budaya di Tanjung Balai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini turut meningkatkan kompetensi dan motivasi mitra untuk dapat aktif dan produktif dalam menggiatkan program pariwisata sejarah di Tanjung Balai.
Strategi Pengembangan Pendidikan Santri Yatim-Dhuafa melalui Optimalisasi Lahan dengan Land-Clearing di Pondok Tahfidz Kitabina Harahap, Muthiah Putrilan; Jaya, Indra; Nasution, Derry Wiliyanda; Syafridon, Gea Geby Aurora; Afdila, Ryandika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2312

Abstract

Pondok Ma’had Tahfidz Kitabina merupakan lembaga pendidikan yang fokus pada pembelajaran dan penghafalan Al-Qur'an bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Saat ini, lebih dari 200 santri/wati belajar di berbagai cabang pondok yang tersebar di beberapa daerah. Dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pendidikan, Yayasan Tahfidz Kitabina menetapkan cabang yang berada di Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara sebagai pusat kegiatan utama (sentralisasi) dari seluruh cabang lainnya. Salah satu langkah strategis dalam proses ini adalah memindahkan santriwati dari beberapa cabang Pondok Tahfidz di Kota Medan dan sekitarnya ke lokasi pusat tersebut, yang saat ini telah dihuni oleh 40 santri dan dibina oleh 5 orang ustadz. Langkah ini diambil untuk menyatukan sumber daya dan memperkuat sistem pembinaan dalam satu lokasi yang terintegrasi. Namun, keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama dalam mendukung proses pembelajaran, terlebih dengan meningkatnya jumlah santri/wati yang harus ditampung. Kebutuhan akan fasilitas tambahan seperti gedung administrasi, asrama, dan ruang belajar untuk sekitar 120 santriwati dan 15 orang guru ustadzah semakin mendesak. Di sisi lain, keterbatasan dana dari donatur dan masyarakat membuat proses pembangunan menjadi tidak mudah untuk direalisasikan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, dilakukan upaya untuk membantu mengatasi kendala tersebut melalui strategi optimalisasi lahan dengan kegiatan land-clearing seluas 3.700 m2 sebagai langkah awal pengembangan infrastruktur pendidikan. Metode yang diterapkan meliputi koordinasi dan diskusi bersama mitra pondok, survei lokasi, penentuan metode kerja efektif untuk pembersihan lahan, serta pelaksanaan pembersihan lahan sistemastis yang termasuk pengangkutan dan pembuangan limbah yang tidak digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembersihan lahan berhasil dilaksanakan sesuai rencana menggunakan metode kerja efektif yaitu metode mekanis, dengan dukungan penuh dari tim pengabdian, mitra, masyarakat, dan para santri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pondasi bagi pembangunan sarana pendidikan yang lebih memadai, tetapi juga memperkuat langkah yayasan dalam mewujudkan pendidikan yang keberlanjutan dan inklusif bagi santri yatim dhuafa.
Perawatan Pasangan Dinding Guna Meningkatkan Kenyamanan Kegiatan Belajar Mengajar SDN 067775 Harahap, Fatimah Insani; Karolina, Rahmi; Handana, Muhammad Agung Putra; Hayati, Titi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2384

Abstract

Pemeliharaan dinding sekolah penting untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan belajar. Dinding yang rusak atau lembap dapat membahayakan secara struktural dan berdampak buruk pada kesehatan serta efisiensi energi. Pemeliharaan yang baik membantu mencegah pertumbuhan jamur dan menjaga kualitas udara. Perawatan preventif untuk kerusakan yang sering dialami dinding yaitu pemeliharaan rutin dan perbaikan kecil pada dinding dapat mencegah kerusakan besar yang membutuhkan biaya lebih mahal di kemudian hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi ruang kelas melalui pengecatan di SD Negeri 067775. Proses dimulai dengan identifikasi kerusakan, lalu dilakukan pemeliharaan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas dinding dan estetika ruangan kelas, yang berkontribusi dalam terciptanya proses belajar mengajar yang lebih baik.
Pembuatan Paving Block Guna Perkerasan Jalan Pada Kawasan Pondok Tahfiz Kitabina Desa Sayum Sabah, Sibolangit Dalimunthe, Nurul Ika Putri; Indrawan, Ivan; Lubis, Adina Sari; Syarvina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2387

Abstract

Saat ini akses jalan pada kawasan Pondok Tahfiz Kita Bina masih terbuat dari tanah. Akses jalan sangat rawan terutama saat kondisi cuaca hujan yang mengakibatkan jalan menjadi licin dan becek. Oleh karena itu diperlukan adanya penutup lapisan perkerasan permukaan tanah seperti permukaan jalan atau halaman. Pondok Tahfiz Kita Bina sendiri merupakan pondok tahfiz yang dibangun dengan mengandalkan bantuan dana dari donatur dan sumbangan dari masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara ini bertujuan untuk memberi solusi dari permasalahan tersebut. Tim pengabdian memberikan solusi berupa pembuatan akses jalan yang ekonomis. Metode kegiatan berupa pemberian pelatihan dalam pembuatan paving block serta pemasangannya sebagai penutup perkerasan permukaan tanah. Demi untuk menekan biaya dalam pembangunan akses jalan maka kegiatan ini memanfaatkan bahan dasar material berupa pasir yang dapat diambil dari sungai yang berada tidak jauh dari lokasi pengabdian.Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini ialah penghuni pondok tahfidz akan dapat secara mandiri menghasilkan sebuah produk berupa paving block yang dapat dimanfaatkan sebagi bahan pembuatan akses jalan. Kegiatan telah berjalan dengan lancar sehingga diharapkan dari kegiatan ini akan menambah keterampilan serta kemandirian dari para santri Tahfidz Kitabina serta memanfaatkan ilmu dan alat yang kami berikan agar bernilai ekonomis dan bernilai manfaat.
Mengenal Media Sehat : Literasi Media Digital Untuk Anak Sekolah Dasar Di Era Informasi Asmara, Sulthan Jiyad Muqsith; Tambunan, Sarah Rouli; Rahma, An Nisa Dian; Sembiring, Putri Sosanti; Rizqiana, Dyah Seruni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2451

Abstract

Kegiatan ini bertujuan jangka panjang untuk membentuk budaya literasi media digital yang sehat dan Islami di lingkungan sekolah dasar. Target khusus yang telah dicapai meliputi peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan media digital secara bijak, penyediaan modul edukatif untuk guru, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam pendampingan media di rumah. Data yang digunakan mencakup data primer dari observasi lapangan, pre-test dan post-test siswa, serta wawancara guru dan orang tua; dan data sekunder dari literatur literasi digital anak. Metode kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif edukatif berbasis workshop dan penyuluhan interaktif. Solusi yang ditawarkan meliputi pembuatan modul mengenal media sehat, penyuluhan literasi media untuk siswa dan guru, serta pelatihan orang tua. Strategi utama yaitu mengintegrasikan nilai moral dan agama dalam materi digital serta membangun kolaborasi antara sekolah dan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman siswa meningkat sebesar 73,4% dari angka semula senilai 48,2 menjadi 83,6, peningkatan keterampilan guru dalam menyisipkan literasi media di kelas, dan peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kontrol media digital. Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif dan membuka peluang untuk pengembangan lanjutan dalam bentuk modul berlisensi dan publikasi ilmiah.
Peningkatan Kapasitas Partisipatif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan: Kolaborasi Bersama Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Anisa, Septri; Nasution, Harris; Muqsith, Sulthan Jiyad; Roby Hadi Putra; Khalila Husnasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2491

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengawasan pemilu, terutama terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan jalannya pemilu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mereka untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu. Pendekatan yang diterapkan dalam program ini adalah metode partisipatif yang meliputi pelatihan intensif, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada masyarakat mengenai mekanisme pengawasan pemilu. Pengabdian ini menggunakan Metode Partisipatory Action Research. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan kemampuan dalam partisipasi masyarakat, baik dari sisi pemahaman tentang regulasi pemilu, keterampilan dalam melakukan pengawasan, serta kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan dalam proses demokrasi. Melalui kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat, program ini mampu menciptakan pengawasan yang lebih transparan dan partisipatif, sekaligus memperkuat demokrasi yang berkelanjutan di tingkat lokal. Oleh karena itu, program ini dapat menjadi model bagi penguatan pengawasan pemilu di daerah lain di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7