cover
Contact Name
Muhammad Hakiki
Contact Email
mjurnalpengabdian@gmail.com
Phone
+6285963014812
Journal Mail Official
mjurnalpengabdian@gmail.com
Editorial Address
Jalan Arteri Supadio, Komplek Pondok Indah Lestari, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Masyarakat: Jurnal Pengabdian
ISSN : 30480531     EISSN : 30480760     DOI : https://doi.org/10.58740/mjp.v1i1
Core Subject : Education,
Masyarakat: Jurnal Pengabdian adalah jurnal profesional terakreditasi yang memiliki E-ISSN 3048-0760 dan P-ISSN 3048-0531 yang menyajikan informasi dan opini terkini mengenai isu-isu penelitian, pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang Ilmu Pendidikan, Ilmu Sosial dan Ilmu Sains.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 3 (2026)" : 5 Documents clear
TRANSFORMASI EKSTRAKURIKULER KALIGRAFI TIONGHOA MENJADI EKOSISTEM PENGUATAN KARAKTER DAN PELESTARIAN BUDAYA Hery Yanto The; Darwis Wu
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i3.862

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler Kaligrafi Tionghoa di SMA Katolik Gembala Baik Pontianak menghadapi tantangan berupa menurunnya konsistensi partisipasi siswa akibat tingginya beban akademik, padahal kegiatan ini berpotensi memperkuat karakter dan mewariskan nilai budaya luhur. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat karakter, meningkatkan ketahanan mental, serta menumbuhkan apresiasi siswa terhadap warisan budaya Tionghoa. Sasaran kegiatan adalah siswa peserta ekstrakurikuler Kaligrafi Tionghoa tahun pelajaran 2025/2026 dengan pendampingan kolaboratif antara pelaksana pengabdian dan guru pembina sekolah. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kesadaran penuh dan pembelajaran tindakan partisipatif melalui lima tahap, yaitu persiapan dan diversifikasi media, pendampingan intensif berbasis eksplorasi makna teks, kurasi dan pameran karya, pengembangan mentoring sebaya, serta refleksi dan evaluasi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diversifikasi gaya tulisan dan media, disertai pembahasan makna idiom serta puisi klasik Tiongkok, meningkatkan fokus, kesabaran, pengendalian diri, dan komitmen siswa dalam berlatih. Mentoring sebaya dan kurasi pameran secara kolaboratif juga mendorong terbentuknya komunitas belajar yang lebih mandiri, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, Kaligrafi Tionghoa tidak hanya mengembangkan keterampilan artistik, tetapi juga menjadi media penguatan karakter, internalisasi nilai filosofis, pelestarian budaya, dan pengembangan komunitas belajar di sekolah. Keberlanjutan program berpotensi diperkuat melalui sistem mentoring sebaya dan pelaksanaan pameran karya secara berkala. Kata kunci: kaligrafi Tionghoa, penguatan karakter, pelestarian budaya, mentoring sebaya, komunitas belajar.
PENGUATAN KAPASITAS UMKM BERBASIS PARIWISATA MELALUI INOVASI PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL Rizal Kurniansah; Adhitya Bagus Singandaru; Ihyana Hulfa
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i3.866

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Langko, Kabupaten Lombok Tengah, masih menghadapi berbagai kendala berupa rendahnya inovasi produk, keterbatasan pengelolaan usaha, serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital sehingga daya saing produk berbasis pariwisata masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan inovasi produk, manajemen usaha, dan pemasaran digital. Sasaran kegiatan adalah 25 pelaku UMKM yang bergerak pada sektor kerajinan, perdagangan, dan usaha berbasis potensi lokal di Desa Langko. Pelaksanaan kegiatan menggunakan Participatory Learning and Empowerment Approach (PLEA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan inovasi produk berbasis potensi lokal, menyusun pengelolaan usaha yang lebih sistematis, membangun identitas merek dan kemasan produk, serta memanfaatkan media digital, khususnya WhatsApp Business dan media sosial, sebagai sarana promosi dan pemasaran. Selain peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini mendorong perubahan cara pandang peserta terhadap pengembangan usaha yang lebih berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan keterkaitan dengan sektor pariwisata. Program ini menghasilkan model pemberdayaan UMKM berbasis pariwisata yang mengintegrasikan inovasi produk, penguatan manajemen usaha, dan transformasi digital, serta berpotensi direplikasi pada desa-desa lain dengan karakteristik serupa melalui pendampingan yang berkelanjutan.
MEMBANGUN TOLERANSI DAN SOLIDARITAS ANTARETNIS DI KOTA JAYAPURA Nurwiati; Nanita Tabuni; Taufiq Al Islam Asrul; Abinus Sama; Robi Mitra
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i3.879

Abstract

Kota Jayapura merupakan wilayah dengan tingkat keberagaman etnis, suku, agama, dan budaya yang tinggi. Dalam kehidupan mahasiswa, khususnya yang tinggal di asrama, keberagaman menjadi potensi untuk membangun kebersamaan, tetapi juga dapat memunculkan kesalahpahaman, stereotip, pengelompokan berdasarkan identitas etnis, dan terbatasnya interaksi positif antarmahasiswa. Kondisi tersebut melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Membangun Toleransi dan Solidaritas Antaretnis di Kota Jayapura” yang dilaksanakan pada 8 November 2025 bagi mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika di Kota Jayapura. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, serta penguatan solidaritas dalam kehidupan bersama. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika yang memiliki latar belakang suku, budaya, dan pengalaman sosial yang beragam. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dialog bersama, dan refleksi pengalaman mahasiswa dalam membangun hubungan sosial serta menghadapi perbedaan. Materi mencakup keberagaman, toleransi, solidaritas sosial, komunikasi antaretnis, serta pentingnya kerja sama dan persaudaraan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis, saling menghargai, dan memperkuat kebersamaan. Hal tersebut terlihat melalui partisipasi aktif dalam diskusi, keterbukaan menyampaikan pengalaman, dan komitmen bersama menciptakan lingkungan asrama yang inklusif dan kondusif. Kegiatan ini bermanfaat dalam memperkuat toleransi, solidaritas, dan persaudaraan antaretnis serta berpotensi dilanjutkan melalui dialog rutin, kegiatan kolaboratif, dan pendampingan berkelanjutan.
PENGUATAN KAPASITAS SDM UMKM DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN USAHA Yulianto; Mohamad Safi'i; Syamsul Mu’arif
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i3.883

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan literasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sport Center Witana Harja Pamulang, terutama dalam pemanfaatan media sosial, marketplace, dan teknologi digital untuk pengembangan usaha. Kegiatan bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar peserta mampu memahami dan memanfaatkan teknologi digital secara lebih tepat dalam pemasaran, komunikasi pelanggan, dan pengelolaan usaha. Sasaran kegiatan adalah pelaku UMKM dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas usaha di lingkungan mitra, dengan sekitar 29 peserta. Metode menggunakan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelatihan dan edukasi, diskusi, praktik, pendampingan, serta evaluasi menggunakan observasi dan kuesioner. Materi mencakup transformasi digital, penguatan kapasitas SDM, digital marketing, media sosial, marketplace, aplikasi pendukung usaha, dan QRIS. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif, peningkatan pemahaman, serta kesiapan peserta untuk memanfaatkan platform digital. Program memberikan fondasi awal bagi literasi dan kesiapan digital UMKM; dampak terhadap omzet dan kinerja usaha masih memerlukan pemantauan lanjutan. Pendampingan berkala dan evaluasi kuantitatif direkomendasikan untuk memastikan keberlanjutan program.
PENGUATAN LITERASI DAN MITIGASI HUKUM: PEMBERDAYAAN KADER AISYIYAH SEWON UTARA DALAM MERESPONS KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK Eny Kusdarini; Nabila Ihza Nur Muttaqi; Benni Setiawan; Alifa Dindaayu Surya Asmara; Zahra Kasya Putri Dardiri; Abelia Permatasari
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i3.889

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman hukum serta memberdayakan kader Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sewon Utara agar responsif dalam melakukan deteksi dini, mitigasi, dan pendampingan awal kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat komunitas. Berdasarkan analisis situasi, maraknya kasus kekerasan di ruang domestik maupun publik sering kali tidak tertangani secara optimal akibat rendahnya literasi hukum dan ketiadaan prosedur operasional standar (SOP) penanganan kasus di tingkat akar rumput. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode Participatory Action Learning (PAL) yang mencakup tiga tahapan utama: (1) Sosialisasi dan edukasi hukum interaktif terkait UU No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT, UU No. 12 Tahun 2022 tentang TPKS, dan UU Perlindungan Anak; (2) Pelatihan keterampilan mitigasi kasus melalui simulasi (roleplay) penerimaan aduan (first responder) dan pendampingan awal; serta (3) Pendampingan perumusan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan alur rujukan kasus kekerasan berbasis komunitas. Kegiatan yang dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 di Pendopo Harjosuwitan, Sewon, Bantul ini diikuti secara aktif oleh 28 kader dan pengurus Aisyiyah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan mitra, di mana 90% peserta mampu memahami dan mengidentifikasi instrumen hukum serta jalur advokasi yang aman, dan 92% peserta menguasai alur pendampingan awal berbasis SOP rujukan. PkM ini berhasil mewujudkan mekanisme perlindungan berbasis komunitas yang berkelanjutan demi menciptakan lingkungan sosial yang aman bagi perempuan dan anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5