cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29887720     DOI : https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.16
Core Subject : Education,
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan is aims to facilitate and promote the inquiry into and disseminations of research results on primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education. The scope of our Journal Includes: 1. Language an dliterature education 2.. Social science education 3. Sports and health education 4. Economics and business education 5. Math and natural science education 6. Vocational and engineering education 7. Visual arts, dance, music, and design education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan publishes publications three times a year, in September-December, January-April, and May-August. The Journal is registered with E-ISSN: 2987-4475.
Articles 412 Documents
Implementasi Pembelajaran IPA Materi Pencemaran Lingkungan melalui Kegiatan Edukasi pada Siswa Kelas V SDSK Daja Maria Moset
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.463

Abstract

Pencemaran lingkungan merupakan masalah global yang berdampak pada kualitas lingkungan, kesehatan manusia, dan kelangsungan makhluk hidup, terutama akibat perilaku manusia seperti membuang dan membakar sampah sembarangan, penggunaan bahan kimia berlebihan, serta rendahnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, edukasi lingkungan sejak dini penting untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa. Melalui pembelajaran IPA materi pencemaran lingkungan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan kepedulian siswa kelas V SDSK Daja terhadap lingkungan. Kegiatan diikuti 25 siswa dengan tahapan persiapan, penyampaian materi, dan diskusi interaktif yang membahas pengertian, jenis, penyebab, dampak, serta upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa dan pihak sekolah memberikan respons positif. Siswa lebih antusias, mampu memahami berbagai bentuk dan dampak pencemaran lingkungan, serta menunjukkan peningkatan kesadaran menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan mengurangi perilaku penyebab pencemaran. Dengan demikian, pembelajaran IPA berbasis edukasi lingkungan efektif membentuk karakter peduli lingkungan dan layak diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD GMIM Wulauan Tondano Meyel Nander; Marien Pinontoan; Zoya Sumampow
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS siswa kelas IV SD GMIM Wulauan Tondano melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Masalah utama dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa karena proses pembelajaran yang berlangsung di kelas masih didominasi oleh metode ceramah, sehingga pembelajaran menjadi kurang menarik dan peserta didik kurang aktif pada saat proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Utomo dkk, (2024) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus penilaian dengan subjek penelitian sebanyak 26 siswa kelas IV yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan (serta 1 siswa dievaluasi dalam proses keseluruhan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes/evaluasi dari hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bagaimana Aku Memenuhi Kebutuhanku. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar klasikal mencapai 46,15% yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebelumnya, namun hasil tersebut belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) 75%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, hasil belajar meningkat signifikan menjadi 88,46% dan telah memenuhi KKTP. Selain meningkatkan hasil ketuntasan belajar siswa, penerapan model PBL juga mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis siswa, serta tanggung jawab dalam proses pembelajaran IPAS.
Pendidikan Perbedaan Perencanaan Karir Antara Mahasiswa Yang Berkerja Dan Tidak Berkerja Nuur Ainina Irawan; Muslimin Nulipata
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.468

Abstract

Perencanaan karir merupakan langkah utama mahasiswa untuk menghadapi dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja setelah lulus dari perguruan tinggi. mahasiswa yang menempuh perguruan tinggi biasanya akan melakukan perencanaan karir sebelum dia menyelesaikan pendidikan yang di tempuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan apa ada perbedaan perencanaan karir antara mahasiswa yang berkerja dan tidak berkerja. subjek pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada yang berkerja dan tidak berkerja yang berjumlah 188 orang, alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala likert yang berjumlah sebanyak 39 item. teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik uji Man-Whitney dengan menggunakan SPSS statistics ver.26. hasil dari penelitian ini menunjukan signifikansi sebesar 0,000 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada perencanaan karir pada kelompok mahasiswa yang berkerja dan yang tidak berkerja
Pengaruh Media Flash Card Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas II SD Negeri 016 Sungai Kunjang Samarinda : Penelitian Ratna Khairunnisa; Siska Oktaviani; Caecilia Aureanawati Tat
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.473

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa sekolah dasar sebagai landasan dalam memahami materi pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui penggunaan media flash card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flash card terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri 016 Sungai Kunjang Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 61 siswa yang terdiri atas 30 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan membaca kelas eksperimen meningkat dari 70,80 menjadi 75,66 setelah diberikan perlakuan, sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 70,43. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa media flash card berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri 016 Sungai Kunjang Samarinda
Analisis Motivasi Remaja Bergabung pada Komunitas Arung Jeram di Kabupaten Aceh Tengah Diyo Setiawan; Novia Rozalini; Irfandi Irfandi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.475

Abstract

Rafting has become more than a recreational sport, serving as a medium for character building, teamwork, and the development of adolescents’ physical and mental abilities. The growing participation of adolescents in rafting communities highlights the importance of understanding the factors that motivate their involvement. This study aimed to analyze the intrinsic motivation, extrinsic motivation, and obstacles experienced by adolescents in joining a white-water rafting community in Central Aceh Regency. A qualitative descriptive approach was employed involving 13 informants, consisting of six athletes, six non-athletes, and one coach from the Uning Rafting Community. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. Intrinsic motivation included interest in water sports, the desire for new experiences and challenges, personal enjoyment, and self-development. Extrinsic motivation was influenced by peers, family support, coach encouragement, and opportunities to participate in competitions and achieve achievements. The main obstacles included weather and environmental conditions, physical limitations, and psychological barriers during training and competitions. Both intrinsic and extrinsic motivation play a significant role in encouraging adolescents to join and sustain their participation in the rafting community in Central Aceh Regency.
Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Peserta Didik terhadap Perilaku Perundungan di Sekolah: Penelitian Novi Septi Sundaci; Alvira May Roza; Muhammad Zulfajri; Shinta Anjarriani; Jumriana Rahayu Ningsih; Kiprah Piawi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.478

Abstract

Perilaku perundungan di sekolah masih menjadi persoalan serius yang mengancam perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap perilaku perundungan melalui sosialisasi anti-bullying di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi, analisis studi kasus, dan role-playing dengan melibatkan 120 peserta didik jenjang SMP dan SMA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik dari rata-rata skor pretest 44,2 menjadi 81,7 pada posttest, atau meningkat sebesar 84,8%. Sebanyak 92,5% peserta mampu mengidentifikasi berbagai bentuk perundungan, dan 100% peserta menandatangani kartu komitmen anti-bullying. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi anti-bullying berkontribusi terhadap penguatan pendidikan karakter serta dapat menjadi model intervensi preventif yang layak direplikasi di sekolah lain.
Asesmen Kreatif dalam Pendidikan Kristen: Pendekatan Evaluatif untuk Mengukur Pemahaman dan Karakter Siswa: Penelitian Siro Fenisia Br Sembiring; Sadarmauli Purba; Fitra Gea; Job Sinaga; Destina Harefa; Murni Kasih Gulo
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.479

Abstract

Dalam pendidikan agama Kristen, asesmen kreatif menjadi salah satu strategi penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran, baik di sekolah maupun gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan asesmen kreatif dapat mendorong siswa lebih aktif, kreatif, dan reflektif dalam memahami materi. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan pustaka, melalui kajian literatur terkait asesmen dan pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen kreatif tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi, memperdalam pemahaman, serta membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual siswa. Asesmen kreatif memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri sesuai potensi, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, interaktif, dan transformatif. Dengan demikian, asesmen kreatif sangat relevan diterapkan untuk mendukung pertumbuhan holistik peserta didik dalam pendidikan Kristen.
Literasi Kekayaan Intelektual pada Sekolah Dasar Negeri: Tantangan dan Kebutuhan Pengembangan Program Sitti Rokhmah; Ari Mita Irawan; Indriyati Wahyuni; Tri Ayu Nanda Wibowo; Ahmad Husin
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.481

Abstract

Literasi kekayaan intelektual (KI) di sekolah dasar negeri masih jarang diteliti di Indonesia, sementara kajian yang ada lebih berfokus pada perguruan tinggi dan sektor bisnis. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan memetakan literasi KI pada siswa dan guru sekolah dasar negeri di Jawa Timur, mengidentifikasi hambatan struktural dan kultural, serta merumuskan kebutuhan program yang kontekstual. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa berkembang melalui kegiatan seni dan kokurikuler berbasis proyek, tetapi penghargaan terhadap orisinalitas karya dan etika penggunaan sumber masih rendah. Guru memahami KI secara normatif, namun belum mampu mengintegrasikannya dalam pembelajaran. Hambatan utama meliputi belum adanya muatan KI dalam kurikulum formal dan anggapan bahwa KI hanya berkaitan dengan aspek hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi KI di sekolah dasar perlu dikembangkan melalui pendekatan pendidikan karakter-etis yang terintegrasi dalam kegiatan kokurikuler berbasis 8 Dimensi Profil Lulusan sesuai Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 dan pembelajaran mendalam sesuai Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025, serta didukung kolaborasi dengan program Relawan Guru KI (RuKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
Pengaruh Media Digital Educaplay Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SDN Pelang Lor 1 Waratmaja Ramadhanta Amtomi Badriyurrahman; Miratu Chaeroh; Aulia Fajar Khasanah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media digital Educaplay terhadap hasil belajar IPAS materi ragam bentang alam di Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri Pelang Lor 1. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPAS siswa, di mana dari 62 siswa yang diteliti, sebanyak 36 siswa (58%) belum mencapai ketuntasan belajar. Kondisi ini disebabkan oleh dominasi metode konvensional dalam proses pembelajaran yang membuat siswa kurang aktif dan cepat merasa bosan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode true experimental design jenis pretest posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri atas 30 siswa kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan media digital Educaplay dan 32 siswa kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 30 butir soal yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji homogenitas Levene Test, Paired Sample t-Test, dan Independent Sample t-Test berbantuan IBM SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 79,40 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,13. Hasil uji Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media digital Educaplay berpengaruh secara signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Pelang Lor 1.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Soal Optimisasi Kalkulus Multivariabel Menggunakan Analisis Kesalahan Newman Elmawati Elmawati; Maimunah Maimunah; Suci Andriani; Nurhuda Teapon
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.484

Abstract

This study aims to describe the types of errors made by students when solving optimization problems in the Multivariable Calculus course based on Newman Error Analysis (NEA). The study employs a qualitative descriptive approach with simple quantitative analysis in the form of percentages to illustrate the frequency of errors. The research subjects were 34 students in the Mathematics Education program who had taken the Multivariable Calculus course. Data were collected through essay tests and semi-structured interviews. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, while error classification was based on Newman’s five stages: reading, comprehension, transformation, process skills, and encoding. This study identified three types of errors made by students in multivariable calculus optimization problems: (1) transformation errors 58,83%), characterized by an inability to construct a mathematical model and relate the objective function to the constraints; (2) process skills errors (26,47%), characterized by errors in differentiation, algebraic manipulation, and incomplete procedures; and (3) encoding errors (14,70%), characterized by a failure to communicate the final answer. These findings indicate that students’ difficulties lie not only in conceptual and procedural skills, but also in mathematical communication. These results can serve as a basis for instructors in designing more effective instruction and diagnostic assessments.