cover
Contact Name
Nurul Novitasari
Contact Email
alhikmahindonesianjournal@gmail.com
Phone
+6282288884145
Journal Mail Official
alhikmahindonesianjournal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uaindonesia.ac.id/index.php/ijecie/editorialteam
Location
Kab. tuban,
Jawa timur
INDONESIA
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25989588     EISSN : 25501100     DOI : 10.35896/IJECIE
Al-Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islamic Early Childhood Education, Nurturing, and Parenting which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Education, psychology, Religious, Education, Child Development, and Early Childhood Curriculum.
Articles 174 Documents
PENDEKATAN PEMBELAJARAN DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI PADANG Fitri Susanti Waruwu; Serli Marlina
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.390

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan interaksi sosial anak yang pada awal-awal masuk sekolah kurang bagus. Kemampuan interaksi sosial anak sangat penting untuk distimulasi sejak dini. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendekatan pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan interaksi sosial anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk melihat bagaimana pendekatan pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan interaksi sosial anak di TK Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Subjek penelitian adalah TK Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang di dan informan penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas. AdapunTeknik pengumpulan data yang dilakukan pertama yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama perencanaan pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan interaksi sosial anak. Kedua, pendekatan pembelajaran yang digunakan oleh guru. Ketiga, peran guru dalam menstimulasi kemampuan iteraksi sosial anak. Keempat, cara guru dalam menstimulasi kemampuan interkasi sosial anak. Kelima perilaku interaksi sosial anak. Keenam, kemampuan interaksi sosial anak berkembang cepat. Ketujuh, faktor yang mempengaruhi interaksi sosial anak. Kedelapan, cara interaksi sosial anak dengan temannya. Kesembilan, cara interaksi anak dengan guru. Kesepuluh pendekataan pembelajaaran yang digunakan dalam menstimulasi kemampuan interaksi sosial anak. Kata Kunci: Pendekatan Pembelajaran, Stimulasi Kemampuan Interaksi Sosial, Kemampuan Interaksi Sosial Anak Abstract This research is motivated by the ability of children's social interaction in the early days of entering school is not good. Children's social interaction skills are very important to be stimulated from an early age. So the purpose of this study is to describe the learning approach in stimulating children's social interaction skills. This type of research is descriptive research using a qualitative approach. To see how the learning approach stimulates children's social interaction skills in the Laboratory Development Kindergarten, State University of Padang. The subject of the research was the Laboratory Development Kindergarten of Padang State University in Padang and the research informants were the principal and class teacher. The first data collection technique is observation, interviews and documentation. The results of this study are the first learning planning in stimulating children's social interaction skills. Second, the learning approach used by the teacher. Third, the teacher's role in stimulating children's social interaction skills. Fourth, the teacher's way of stimulating children's social interaction skills. The fifth behavior of children's social interaction. Sixth, children's social interaction skills develop rapidly. Seventh, factors that influence children's social interactions. Eighth, the way children's social interactions with their friends. Ninth, the way the child interacts with the teacher. The ten learning approaches used in stimulating children's social interaction skills. Keywords: Learning Approach, Stimulation of Social Interaction Ability, Children's Social Interaction Ability
PENGARUH APLIKASI SOLITE KIDS TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Anwiri Chairunnisa; Luluk Asmawati; Fahmi Fahmi; Faza Karimatul Akhlak,
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.396

Abstract

Abstrak Di masa pembelajaran online ini, orangtua dan guru harus kreatif dalam menstimulasi kemampuan membaca permulaan anak. Adapun judul pada penelitian ini ialah “Pengaruh Aplikasi Solite Kids Terhadap Perkembangan Kemampuan Membaca permulaan Anak Pada Usia 5-6 Tahun”. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode Quasi Eksperiment yaitu melihat pengaruh antara kelompok eksperimen dengan kontrol. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan referensi kepada oangtua dan guru salah satu akternatif untuk menstimulasi kemampuan memebaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Adapun cara pengumpulan data yaitu menggunakan observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan. Teknik analisis data berupa statistik dengan mengunakan uji t yang menunjukan hasil nilai Sig (2 tailed) sebesar 0.000. Dimana apabila Sig (2 tailed) <0.05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Hal ini menunjukkan aplikasi solite kids memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf. Maka disimpulkan bahwa aplikasi solite kids dapat memiliki pengaruh terhadap perkembangan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci: Aplikasi Solite Kids, Kemampuan Membaca Permulaan Abstract Beginning reading ability is an important aspect of child development. Children's initial reading ability must be stimulated from an early age. Especially in this online learning period, parents and teachers must be creative in stimulating children's early reading skills. The title of this study is "The Effect of Solite Kids Application on the Development of Early Reading Ability in Children at the Age of 5-6 Years". The research used was quantitative using the Quasi Experiment method, namely looking at the effect between the experimental and control groups. The purpose of this research is to provide parents and teachers with a reference for an alternative to stimulate early reading skills in children aged 5-6 years. The way of collecting data is using observation and documentation. In this study researchers used. The data analysis technique is in the form of statistics by using the t test which shows the results of a Sig (2 tailed) value of 0.000. Where if Sig (2 tailed) <0.05 then H0 is accepted and H1 is rejected. This shows that the solite kids application has a significant influence on the ability to recognize letters. So it was concluded that the application of solite kids can have an influence on the development of reading abilities of children aged 5-6 years. Keywords: Solite Kids Application, Beginning Reading Ability
PENGARUH PERMAINAN RABA DAN CARI PASANGAN TERHADAP KEMAMPUAN GEOMETRI ANAK USIA 5-6 Evita Fitri; Yaswinda Yaswinda
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari permainan raba dan cari pasangan pada ketrampilan geometri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan pada anak usia dini di TK Zalfa Padang. Akumulasi data yang dilakukan dengan memberikan permainan raba dan cari pasangan untuk kelas eksperimen dan permainan balok untuk kelas kontrol setelah itu peneliti dan guru menilai berdasarkan instrumen yang telah dibangun jumlah instrument sebanyak 4 butir item. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasy Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan 30 sampel dimana 15 sampel kelas eksperimen dan 15 kelas kontrol. Pada teknik analisis data kemudian data diolah menggunakan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil n-gain score yang telah didapatkan dalam penelitian ini, pada kelas kontrol yaitu 0,55 yang dikategorikan sedang sedangkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai 0,81 yang dikategorikan tinggi. Berdasarkan hasil uji t yang didapatkan 0,003 < 0,05 sehingga disimpulkan yaitu terdapat perbedaan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Maka dapat disimpulkan bahwa permainan raba dan cari pasangan berpengaruh dalam keahlian untuk memahami bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun di TK Zalfa Padang.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SENTRA UNTUK MENGOPTIMALKAN KECERDASAN MAJEMUK Ana Aulia; Nur Lailatul Fitri; Tatang Aulia Rahman; Siti Istiqomah,
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.411

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas mengenai sudut pandang model pembelajaran sentra dalam pendidikan anak usia dini. Pembelajaran yang sesuai kebutuhan anak yaitu pembelajaran yang dapat mengembangkan multiple intelligence anak secara optimal. Kajian dari artikel ini dilatar belakangi oleh pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai pondasi dalam membentuk dan mengembangkan karakter anak sedini mungkin. Penelitian ini dimaksud untuk menjawab pokok permasalahan bagaimanakah penerapan model pembelajaran sentra dan bagaimana mengembangkan multiple intelligence anak pada TK Islam Plus Insan Kamil Tuban. Data diperoleh dengan cara melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara unutuk mencari gambaran mengenai realita pelaksanaan model pembelajran Sentra dan kiat-kiat mengembangkan multilpe intelligence anak melalui pembelajaran Sentra di lembaga PAUD. Seluruh data yang diperoleh dipilih dan dikelompokkan yang kemudian dapat dianalisis serta dituangkan dalam bentuk kata-kata sehingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran sentra yang dilaksanakan pada TK Islam Plus Insan Kamil dilakukan dengan baik dan sangat membantu dalam mengembangkan multiple intelegence anak dengan cepat serta menyenangka bagi anak sehingga tanpa sadar, kecerdasan mereka dapat terangkat. Namun ada beberapa hal yang perlu di seragamkan lagi terkait penyampaian pijakan bermain sentra di setiap kelas-kelasnya, dan penyediaan alat bermain perlu divariasikan lebih baik lagi, karna seluruh proses pembelajaran baik dalam pembuatan perangkat pembelajaran meliputi RPPM, RPPH dan media APE serta pijakan dalam bermain sentra hampir semua mereka laksanakan dengan sangat baik. Kata Kunci: Multiple Intelligence, Pendidikan, Sentra. Abstract This article discusses the point of view of the central learning model in early childhood education. Learning according to children's needs is learning that can develop children's multiple intelligences optimally. The study of this article is motivated by the importance of early childhood education as a foundation in shaping and developing children's character as early as possible. This research is intended to answer the main problem of how to apply the learning center model and how to develop children's multiple intelligence at Islamic Kindergarten Plus Insan Kamil Tuban. Data were obtained by observing, documenting and interviewing to find a picture of the reality of implementing the Sentra learning model and tips for developing children's multiple intelligences through learning Centers in PAUD institutions. All data obtained are selected and grouped which can then be analyzed and put into words so that conclusions can be drawn. The results showed that the application of learning centers carried out at Islamic Kindergarten Plus Insan Kamil was done well and was very helpful in developing children's multiple intelligences quickly and was fun for children so that without realizing it, their intelligence could be raised. However, there are a number of things that need to be uniformed again regarding the delivery of the playing center footing in each of its classes, and the provision of playing equipment needs to be varied even better, because the whole learning process is good in making learning tools including RPPM, RPPH and APE media as well as footholds in playing center almost everything they do very well. Keywords: Multiple Intelligence, Education, Center.
UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA MELALUI PROGRAM LITERASI DI KELOMPOK B TK TRISAKTI Lailatul Firdausi; Danang Prasetyo; Ardhana Reswari; Trisa Kumalasari; Selfi Lailiyatul Iftiyah
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.416

Abstract

Abstrak Perkembangan bahasa harus di stimulus agar berkembang sesuai tahapannya. Namun, perkembangan bahasa di kelompok B TK Trisakti rendah, hal ini ditunjukkan dari keterampilan anak dalam membaca, menulis, dan berkomunikasi. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan perkembangan bahasa anak di kelompok B TK Trisakti, melalui program literasi. Kemampuan berbahasa anak diharapkan dapat meningkat melalui program literasi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Hoopkins. Subjeknya adalah siswa kelompok B yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data memakai observasi, tes, dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data memakai observasi, dan tes. Hasil penelitian mendapati hasil yakni terjadi peningkatan keterampilan bahasa, hal ini dilihat dari meningkatnya keterampilan bahasa setiap siklusnya. Saat pra siklus kriteria penilaian tertinggi adalah Belum Berkembang(BB) yakni 82% siswa, sedangkan pada siklus I kriteria penilaian tertinggi adalah Mulai Berkembang(MB) yakni 85% siswa, dan pada siklus II kriteria penilaian tertinggi adalah Berkembang Sangat Baik(BSH) yakni 90% siswa. Sehingga disimpulkan bahwa program literasi mampu mengembangkan perkembangan bahasa anak di kelompok B TK Trisakti. Kata Kunci: Perkembangan Bahasa, Literasi, Ana Usia Dini Abstract Language development must be stimulated so that it develops according to its stages. However, language development in group B of Trisakti Kindergarten is low, this can be seen from the children's ability to read, write, and communicate. Therefore, researchers conducted research with the aim of improving the language development of children in group B of Trisakti Kindergarten, through a literacy program. Children's language skills are expected to increase through literacy programs. This research is a classroom action research Hoopkins model. The subjects were group B students, totaling 20 students. Data collection techniques using observation, tests, and documentation. Meanwhile, the data analysis technique used observation and tests. The results showed an increase in language development, this can be seen from the increase in language development in each cycle. During the pre-cycle the highest assessment criteria were Undeveloped, namely 82% of students, while in the first cycle the highest assessment criteria was Beginning to Develop, namely 85% of students, and in cycle II the highest assessment criteria was Very Good Development, which was 90% of students. So it was concluded that the literacy program could improve the language development of children in group B of Trisakti Kindergarten. Keywords: Language Development, Literacy, Early Childhood
MEMBANGUN KARAKTER ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN MELALUI BUDAYA Darlin Darlin; Mellyana Sanusi; Nur Aini Zaida.
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 6 No 02 (2022): ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v6i02.426

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan karakter anak usia dini 5-6 tahun melalui budaya sekolah di TK Negeri 9 Buton. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis yang terdiri atas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang sengaja guru terapkan seperti menghafalkan surah-surah pendek dan do’a sehari-hari, memperagakan shalat dhuha, bertutur kata yang sopan, menghormati orang yang lebih tua, belajar berpuasa serta bersedekah di bulan suci Ramadhan. Adapun kegiatan teladan tidak sengaja meliputi saling menyapa memberi salam dan berjabat tangan, serta memohon maaf jika melakukan kesalahan. Hasil penelitian ada 11 peserta didik terdiri enam perempuan dan lima laki-laki, dengan menggunakan metode pembelajaran Uswah Hasanah yakni sikap keteladanan yang diberikan oleh guru kepada 11 peserta didik menunjukkan bahwa karakter yang dibangun melalui budaya sekolah telah berkembang dengan baik. Dari penelitian disimpulkan bahwa membangun karakter melalui budaya sekolah dengan menerapkan nilai moral dan agama kepada anak usia dini 5-6 tahun di TK Negeri 9 Buton telah tercapai sesuai tujuan pembelajaran yang ditetapkan sebagai indikator pelaksanaan aspek nilai-nilai moral dan agama. Kata Kunci: Karakter, anak usia dini, budaya sekolah. Abstract This study aims to determine the application of the character of early childhood 5-6 years through school culture in TK Negeri 9 Buton. The type of research used by the author is qualitative research. Research data were collected through observation, interviews and documentation, then analyzed using three stages of analysis consisting of data reduction, data display and drawing conclusions. The results showed that the activities that the teacher deliberately implemented were memorizing short letters and daily prayers, demonstrating dhuha prayers, speaking polite words, respecting elders, learning to fast and giving alms in the holy month of Ramadan. The exemplary activities include accidentally greeting each other by greeting and shaking hands, and apologizing if you make a mistake. The results of the study were 11 students consisting of six girls and five boys, using the Uswah Hasanah learning method, namely the exemplary attitude given by the teacher to 11 students showing that the character built through school culture had developed well. From the research it was concluded that building character through school culture by applying moral and religious values ​​to early childhood 5-6 years in TK Negeri 9 Buton has been achieved according to the learning objectives set as indicators of the implementation of aspects of moral and religious values. Keywords: Character, early childhood, school culture.
PENGARUH KEGIATAN BERMAIN PERAN RUMAH BALOK TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL PADA ANAK Rizky Dyah Purwani; Wening Sekar Kusuma; Dita Primashanti Koesmadi
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 7 No 1 (2023): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v7i1.482

Abstract

Abstrak Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan interpersonal anak, yang meliputi ketidakmampuan mereka memahami perasaan orang lain, menghargai karya teman, membentuk dan menjaga persahabatan, dan bertindak dengan cara yang menunjukkan kepada teman mereka bahwa mereka mirip dengan mereka. dan bahwa mereka memaafkan kesalahan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain rumah balok terhadap kecerdasan interpersonal siswa Kelompok A di TK Pandan Aran. Penelitian ini mengadopsi metodologi penelitian eksperimen. Sampling Non-Probabilitas, sering dikenal sebagai sampling saturasi, adalah metode sampel yang digunakan. Temuan studi menunjukkan bahwa siswa di kelompok A mampu bekerja sama dengan teman-temannya melalui kegiatan bermain peran, menjaga teman mereka dengan mengulurkan tangan saat dibutuhkan, dan berbagi makanan atau perlengkapan bermain peran. Hal ini menunjukkan bagaimana latihan bermain peran secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan kecerdasan interpersonal siswa kelompok A di TK Pandan Aran Beran Ngawi. Hasil post-test dan pre-test menunjukkan bahwa kegiatan bermain Block House berdampak pada kecerdasan interpersonal. Latihan Bermain rumah balok memiliki hasil yang lebih besar pada Kecerdasan Interpersonal setelah (perawatan). Kata Kunci: Bermain Peran, Rumah Balok, Kecerdasan Interpersonal. Abstract This study is based on the issue of children's low interpersonal intelligence, which includes their inability to understand other people's feelings, to appreciate their friends' work, to form and maintain friendships, and to act in ways that show their friends they are similar to them and that they are forgiving of their mistakes. This study intends to investigate the impact of the block house role-playing activity on the interpersonal intelligence of Group A students at Pandan Aran Kindergarten. This study adopted an experimental research methodology. Non-Probability Sampling, often known as saturation sampling, is the sample method employed. The study's findings indicate that students in group A are able to cooperate with their friends through role-playing activities, take care of their friends by lending a hand when needed, and share food or role-playing supplies. This demonstrates how role-playing exercises significantly affect the growth of interpersonal intelligence in group A pupils at Pandan Aran Beran Ngawi Kindergarten. The outcomes of the post-test and pre-test show that Block House role-playing activities have an impact on interpersonal intelligence. Block House Role Playing Exercises had greater results on Interpersonal Intelligence following (treatment). Keywords: Role Playing, Block House, Interpersonal Intelligence
ANALISIS KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA 6 TAHUN MENGGUNAKAN PAPAN MAGNET Indri Dwi Isnaini; Nia Sukmawati
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 7 No 1 (2023): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v7i1.493

Abstract

Keterampilan membaca pada anak usia dini hanya terbatas pada mengenal dan menghafal huruf. Tahapan mengenal huruf pada anak adalah berupa menghafal simbol. Dalam memperkenalkan melafalkan huruf pada anakdibantumelaluimedia, sebab dengan adanya media anak bisa mengembangkan pemikirannya secara nyata. Dalam penelitian ini media yang digunakan adalah papan magnet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan mengenal huruf ananda MF yang memiliki kesulitan mengenal dan menghafal huruf. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian deskriptif ialah membuat sebuah deskripsi, gambaran yang sistematis, faktual serta akurat yang sesuai dengan kenyataan (fakta), sifat serta keterkaitan antar fenomena yang diamati.Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam dipenelitian ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwaperkembangan mengenal huruf ananda MF ketika menggunakan papan magnet ada sedikit perubahan, dimana MF hanya mampu mengenal 2 huruf saja, yakni huruf “a dan c”. Dari hasil observasi sebelum menggunakan papan magnet ananda MF sama sekali belum mampu mengenal huruf. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwaananda MF mengalami kesulitan saat mengenal atau memahami huruf tanpa media pembelajaran.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN FLANEL DENGAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA PADA ANAK USIA DINI Arif Nursihah; Hilman Mangkuwibawa; Dinar Farida Fauziah
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 7 No 1 (2023): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v7i1.503

Abstract

Abstrak Melatih kemampuan kognitif pada anak terutama dalam mengenalkan angka sangat penting diperlukan untuk mengasah keterampilan matematika pada anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempersiapkan diri anak terhadap pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi di masa yang akan datang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya. Metode penelitian yang akan digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi yaitu untuk mengetahui hubungan suatu variabel dengan variabel lainnya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis kuantitatif korelasional (sampling jenuh), serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa dalam aktivitas penggunaan media papan flanel memperoleh nilai rata-rata 80 berada pada rentang 80-100 yang berinterpretasikan sangat baik. Sedangkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini memperoleh nilai rata-rata 75 berada pada rentang 70-79 yang berinterpretasikan baik. Selanjutnya, hubungan antara aktivitas penggunaan media papan flanel dengan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini diperoleh harga koefisien korelasi sebesar 0,773. Hasil uji signifikansi korelasi t hitung = 3,854 > t tabel = 2,228, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, hubungan antara aktivitas penggunaan media papan flanel memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini sebesar 59,75%, sisanya yaitu 40,25 dipengaruhi faktor lain. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Mengenal Angka, Media Papan Flanel Abstract Training cognitive abilities in children, especially in introducing numbers is very important to hone math skills in children. The purpose of this study is to prepare children for education at a higher level in the future according to their stage of growth and development. The research method that will use a quantitative approach with the correlation method is to determine the relationship of a variable with other variables. In this study, researchers used correlational quantitative analysis techniques (saturated sampling), as well as data collection techniques using observation, documentation and interviews. The results of the data analysis show that in the activity of using flannel board media, an average value of 80 is in the range of 80-100 which is interpreted very well. While the ability to recognize numbers at an early age obtains an average value of 75 in the range of 70-79 which has a good interpretation. Furthermore, the relationship between the activity of using flannel board media and the ability to recognize numbers in early childhood obtained a correlation coefficient of 0.773. The results of the correlation significance test t count = 3.854 > t table = 2.228, then H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, the relationship between the activity of using flannel board media has a positive and significant relationship with the ability to recognize numbers in early childhood by 59.75%, the remaining 40.25 is influenced by other factors. Keywords: Early Childhood, Ability to Recognize Numbers, Flannel Board Media
STIMULASI KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA WAYANG KARDUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Dyah Hesti Kusmawarni; Febru Puji Astuti; Khusnul Laely; Reza Edwin Sulistyaningtyas
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 7 No 1 (2023): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v7i1.509

Abstract

The social environment provides its own challenge for the child’s development phase, especially in communicating verbally or speaking. This ability can also affect a child's performance at school. However, there are still many children who have less ability to speak, so this study aims to determine the stimulation of speaking ability with wayang cardboard media in children aged 5-6 years at Kindergarten ABA 5 Ganjuran. Subjects in the study were 5-6 years old, totaling 16 children, consisting of 7 boys and 9 girls. This Classroom Action Research was conducted in three cycles and each cycle was conducted in three meetings. The results of the research conducted show that shildren’s speaking ability can be improved through the application of the storytelling method. This is proven by the increase in the results of the assessment in each cycle, the ability to speak at pre-action reached 12% good, and in cycle I it increased to 19% well, the ability to speak in cycle II was 44% good and in cycle III it increased to 81.25% good . The conclusion from this classroom action research is that the storytelling method can improve the speaking skills of the children in the ABA 5 Ganjuran Kindergarten group. Keywords: early childhood education, storytelling, speaking ability

Page 9 of 18 | Total Record : 174