cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
jp2nnusantara@gmail.com
Phone
+6281328237227
Journal Mail Official
nusantaraypn@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara Alamat : Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia E-mail : nusantaraypn@gmail.com
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30265878     DOI : 10.62180
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara adalah wadah untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang berasal dari hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang di Lakukan para Dosen, praktisi, profesional, mahasiswa atau individu yang memiliki ketertarikan dalam bidang pengabdian baik yang ada di Indonesia maupun Luar Negeri berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
PUBLIC SPEAKING DAN HOSPITALITY COMMUNICATION TRAINING BAGI PEGIAT WISATA DAN EKONOMI KREATIF KABUPATEN PANGANDARAN Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Fariza, Muhammad Rio; Widyaningrum, Septiana Yustika; Claudia, Febriyanti; Alwaton, Yogie; Rozaq, Miftahul
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/a8131a38

Abstract

Kegiatan Public Speaking dan Hospitality Communication Training bagi pegiat wisata dan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pangandaran dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi komunikasi yang selama ini menjadi tantangan utama dalam pelayanan pariwisata. Pelatihan ini mencakup penyampaian materi, praktik public speaking, serta roleplay hospitality service untuk membantu peserta tampil lebih percaya diri dan profesional dalam berinteraksi dengan wisatawan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, workshop praktik, simulasi komunikasi layanan, serta evaluasi melalui observasi performatif dan wawancara dengan peserta serta perwakilan Disbudpar Pangandaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam teknik berbicara di depan umum, penggunaan bahasa tubuh, struktur penyampaian informasi, serta kemampuan bercerita mengenai destinasi wisata dan produk kreatif lokal. Selain itu, pelatihan hospitality communication membantu peserta memahami prinsip keramahan, empati, dan etika pelayanan yang menjadi standar dalam industri pariwisata. Wawancara dengan mitra Disbudpar mengonfirmasi bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan dan memperkuat citra Pangandaran sebagai destinasi yang ramah dan profesional. Peserta juga memberikan umpan balik positif dan menyatakan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan pekerjaan mereka di lapangan. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan dampak nyata pada peningkatan kapasitas SDM serta mendukung upaya penguatan pelayanan wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Pangandaran. 
EDUKASI LITERASI MEDIA DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Alwaton, Yogie; Rozaq, Miftahul; Fariza, Muhammad Rio; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Claudia, Febriyanti; Widyaningrum, Septiana Yustika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bqq32d81

Abstract

Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, namun upaya promosi wisata masih terkendala rendahnya literasi media dan kemampuan komunikasi digital pelaku wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi media dan keterampilan komunikasi digital melalui edukasi, workshop, dan praktik pembuatan konten. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025) di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, diawali dengan sambutan mitra yang menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi, menggunakan media digital secara tepat, serta menjaga kredibilitas promosi wisata. Pelatihan terdiri dari tiga sesi utama, yaitu: (1) edukasi literasi media tentang cara membedakan informasi valid dan hoaks, etika komunikasi digital, serta peran media sosial dalam pembentukan citra destinasi; (2) workshop storytelling dan penyusunan narasi promosi wisata berbasis pengalaman, nilai budaya, dan potensi lokal; serta (3) praktik pembuatan konten digital berupa foto dan video menggunakan smartphone, dilengkapi teknik komposisi visual serta editing sederhana. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menghasilkan konten yang lebih kreatif serta komunikatif. Evaluasi melalui wawancara menunjukkan bahwa mitra Disbudpar menilai pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kualitas informasi pariwisata yang disampaikan kepada publik. Peserta juga mengakui peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam membuat konten serta menerapkan strategi promosi digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas komunikasi digital pegiat wisata dan memperkuat upaya promosi pariwisata Pangandaran.   
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Rozaq, Miftahul; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Alwaton, Yogie; Claudia, Febriyanti; Fariza, Muhammad Rio; Widyaningrum, Septiana Yustika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y07ax617

Abstract

Kabupaten Pangandaran memiliki potensi wisata alam, bahari, budaya, dan UMKM yang kuat, namun pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi masih belum optimal. Tantangan utama yang dihadapi mitra, yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) serta komunitas pengelola wisata, meliputi keterbatasan kemampuan produksi konten digital, rendahnya konsistensi unggahan, serta minimnya strategi komunikasi yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas promosi digital melalui pelatihan strategi media sosial, workshop pembuatan konten kreatif, dan pendampingan berkelanjutan melalui 30-day posting challenge. Metode yang diterapkan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik pengambilan foto dan video, analisis konten lokal, serta evaluasi melalui wawancara dengan perwakilan mitra dan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik produksi konten menggunakan smartphone, penggunaan storytelling visual, dan pengelolaan akun berbasis insight. Umpan balik dari peserta menyatakan bahwa pelatihan memberikan keterampilan praktis yang sebelumnya belum dimiliki, sedangkan perwakilan Disbudpar menilai kegiatan ini efektif dalam memperkuat kapasitas SDM promosi daerah. Monitoring melalui tantangan konsistensi selama 30 hari juga menunjukkan peningkatan minat dan komitmen peserta dalam mengelola media sosial secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengoptimalkan kemampuan promosi digital pelaku wisata dan mendukung upaya branding daerah secara lebih profesional dan terarah.
KONTRIBUSI NILAI BELA NEGARA TERHADAP KETAHANAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL PADA ERA TRANSFORMASI DIGITAL Irvan Rizqi, Nur; Taufikurrahman, Taufikurrahman
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/gm4sbc49

Abstract

Transformasi digital yang berkembang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk pada dimensi ketahanan nasional dan pembangunan nasional. Di satu sisi, digitalisasi memberikan peluang besar dalam meningkatkan efisiensi, inovasi, dan daya saing nasional, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman non-fisik yang kompleks, seperti disinformasi, radikalisme digital, polarisasi sosial, dan kejahatan siber. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan fondasi nilai dan karakter kebangsaan agar pemanfaatan teknologi digital tetap selaras dengan kepentingan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi nilai Bela Negara dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendukung pembangunan nasional pada era transformasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap regulasi, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Bela Negara, yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan terhadap Pancasila, sikap rela berkorban, serta kemampuan awal Bela Negara, memiliki peran strategis dalam membangun kewargaan digital yang beretika, meningkatkan literasi dan keamanan siber, serta memperkuat ketahanan ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya di ruang digital. Selain itu, internalisasi nilai Bela Negara juga berkontribusi dalam membentuk sumber daya manusia digital yang berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab, sehingga mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi nilai Bela Negara dalam ekosistem digital menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga stabilitas nasional dan memastikan bahwa kemajuan teknologi berjalan seiring dengan penguatan karakter kebangsaan
PELATIHAN PRAKTIS FACEBOOK ADS SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS PEMASARAN DIGITAL UMKM APARTEMEN TRANSIT UJUNGBERUNG Pramesthi, Jasmine Alya; Sudrajat, Ratih Hasanah; Esfandari, Diah Agung; Wisudawaty, Hanna; Priastuty, Chairunnisa Widya
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/73e89q68

Abstract

Transformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadaptasi strategi pemasaran yang lebih efektif dan berbasis teknologi. Meskipun pemasaran digital semakin relevan, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan iklan berbayar secara operasional. Kelompok UMKM Apartemen Transit Ujungberung merupakan salah satu komunitas usaha berbasis hunian sosial yang sebelumnya telah memperoleh pembekalan teori pemasaran digital, namun belum mampu menerapkannya secara langsung dalam bentuk kampanye iklan berbayar. Kesenjangan antara pengetahuan konseptual dan keterampilan praktik menjadi permasalahan utama yang dihadapi mitra. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemasaran digital UMKM melalui pelatihan praktis Facebook Ads berbasis pengalaman langsung. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pretest–posttest deskriptif. Sebanyak 15 pelaku UMKM dilibatkan dalam kegiatan yang difokuskan pada praktik pembuatan kampanye iklan, penentuan target audiens, pengelolaan anggaran, serta monitoring performa iklan menggunakan perangkat smartphone. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan operasional peserta dalam menjalankan Facebook Ads, meningkatnya kepercayaan diri dalam penggunaan iklan berbayar, serta kesiapan mitra untuk mengintegrasikan Facebook Ads sebagai bagian dari strategi pemasaran usaha secara berkelanjutan. Pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam mendorong adopsi pemasaran digital pada UMKM berbasis komunitas.
LATIHAN MEMBUAT KONTEN PROMOSI UNTUK KELOMPOK UMKM APARTEMEN TRANSIT UJUNG BERUNG Wisudawaty, Hanna; Pramesthi, Jasmine Alya; Priastuty, Chairunnisa Widya
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/x66v8g51

Abstract

Mitra UMKM Apartemen Transit Ujung Berung telah memiliki pemahaman dasar mengenai strategi pemasaran digital, namun keterampilan tersebut masih berada pada tataran konseptual, khususnya dalam penyusunan pesan promosi yang menarik dan persuasif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan dalam merangkai kalimat iklan yang efektif, menyesuaikan gaya bahasa dengan karakteristik audiens, serta menghasilkan konten yang mampu mendorong interaksi dan keputusan pembelian. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Praktik Copywriting Digital: Latihan Membuat Konten Promosi untuk UMKM difokuskan pada pendampingan langsung dalam penulisan konten promosi di media sosial. Kegiatan ini melibatkan latihan penyusunan headline, caption, dan call-to-action yang relevan dengan produk masing-masing mitra, serta pengujian efektivitas pesan promosi melalui praktik bersama. Melalui pendekatan berbasis praktik, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan copywriting UMKM sehingga menghasilkan konten promosi yang siap digunakan, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperkuat daya saing UMKM di ranah digital.  
KONTRIBUSI PROGRAM KKN TERHADAP AKTIVASI LAYANAN POSBANKUMHAM DAN PEMBENTUKAN SISTEM BANTUAN HUKUM TERINTEGRASI DI DESA PULAU GADANG Armindra, Zafran Nopala; Putri, Fadhia Alya; Luthfiyah, Nafisa Khansa; Gebriella, Hawa; Salwa Adriya, Talitha; Adha, Siska Alya; Mawaddah, Nurul; Muharram, Naufal Mulia; Anggraini, Dewi; Prasetyo, Wahyu Agung
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/zgvbkg31

Abstract

Posko Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Posbankumham) adalah jalur  yang disediakan oleh pemerintah desa untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam hal  pendampingan hukum. Namun, di Desa Pulau Gadang layanan ini  sebelumnya tidak berjalan dengan baik meskipun telah tersedia Surat Keputusan (SK) dan organisasi yang telah dibentuk. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kemudian  berperan  dalam mengaktifkan kembali Posbankumham melalui pendekatan pemberdayaan hukum bagi masyarakat. Intervensi KKN mencakup pembaruan ruang layanan, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), digitalisasi layanan melalui pembuatan situs web, pelatihan untuk kepala desa dan hakim desa (peradilan adat) dalam menangani kasus tindak pidana ringan (tipiring), serta penyuluhan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaktifan Posbankumham meningkatkan kemampuan  masyarakat dalam mengakses layanan hukum, mempercepat  proses penyelesaian konflik, serta mendorong kolaborasi antara sistem peradilan adat dan hukum positif. Model pengabdian KKN ini berhasil menciptakan sistem bantuan hukum desa yang terorganisir, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum desa, dan masyarakat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan hukum berbasis KKN memiliki potensi untuk diterapkan  di desa lain sebagai metode efektif dalam  meningkatkan akses keadilan di tingkat masyarakat.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP MINAT PEMBELIAN SEAMAKEUP MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK Amelia, Intan
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/4q690320

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi pemasaran SeaMakeup melalui media sosial TikTok dan kaitannya dengan minat serta keputusan pembelian audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan audiens yang pernah melihat konten TikTok SeaMakeup dan melakukan pembelian produk. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi konten TikTok SeaMakeup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SeaMakeup menyampaikan pesan pemasaran melalui konten tutorial, review, dan iklan produk dengan visual yang jelas serta bahasa yang santai dan mudah dipahami. Strategi tersebut membuat audiens lebih memahami fungsi produk, merasa dekat dengan brand, dan membentuk persepsi positif terhadap SeaMakeup. Konten TikTok SeaMakeup mampu meningkatkan ketertarikan audiens dan mendorong minat pembelian, meskipun keputusan membeli tetap dipengaruhi oleh kebutuhan dan pengalaman pribadi masing-masing audiens.
SELF-DISCLOSUREMAHASISWA: MODE PENGGUNAAN INSTAGRAM Jazzyra, Xeviola Rhytma
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/0wya6m25

Abstract

Instagram merupakan media sosial yang banyak digunakan mahasiswa dan berperan dalam membentuk cara mereka berkomunikasi serta mengekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana intensitas penggunaan Instagram membentuk self-disclosure mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara terhadap mahasiswa pengguna aktif Instagram yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya membagikan konten berupa aktivitas dan ekspresi yang bersifat umum, sementara informasi pribadi dibagikan secara terbatas. Aktivitas mengunggah konten dapat menimbulkan perasaan senang, lega, maupun kurang percaya diri. Respons pengguna lain seperti like dan komentar memengaruhi keberanian mahasiswa dalam mengekspresikan diri. Respons positif mendorong keterbukaan, sedangkan kekhawatiran terhadap penilaian negatif membuat mahasiswa lebih berhati-hati. Secara keseluruhan, intensitas penggunaan Instagram membentuk pola self-disclosure yang selektif. Mahasiswa belajar mengatur batas antara informasi yang layak dibagikan kepada publik dan yang sebaiknya disimpan untuk diri sendiri. Dengan demikian, Instagram berperan dalam membentuk kesadaran mahasiswa terhadap pengelolaan ekspresi diri dan privasi di ruang digital.
PEMANFAATAN MENDELEY UNTUK PENYUSUNAN DAFTAR PUSTAKA LAPORAN PRAKTIKUM DI SMP PATRA MANDIRI 1 PALEMBANG Wijaya, Agung; Fadhilah, Thia Riana; Mursalin, Bayu Anshor; Karlina, Lilis; Genisa, Marlina Ummas; Sumah , Astrid; Ismail, Gunawan
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/m1ggy927

Abstract

Penguasaan literasi digital dalam penyusunan daftar pustaka merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah menengah Pertama, khususnya dalam penyusunan laporan praktikum IPA. Namun, hasil observasi awal di SMP Patra Mandiri 1 Palembang menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis daftar pustaka karena kurangnya pemahaman teknik sitasi dan belum familiar dengan penggunaan aplikasi reference manager seperti Mendeley. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas siswa dalam menyusun daftar pustaka menggunakan aplikasi Mendeley. Program PkM dilaksanakan dalam tiga fase, yaitu observasi, persiapan sosialisasi, dan pelatihan, serta pelaksanaan. Fase observasi dilakukan pada 3 November 2025 untuk mengidentifikasi permasalahan siswa. Fase persiapan meliputi FGD bersama dosen dan mahasiswa, penyusunan konsep pelatihan, serta koordinasi dengan pihak sekolah. Pelaksanaan program dilakukan pada 11--12 November 2025 melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan hands-on kepada siswa kelas IX. Evaluasi dilakukan oleh guru IPA dan dilaporkan kembali kepada tim PkM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai fungsi dan penggunaan Mendeley, serta meningkatnya keterampilan teknis dalam menyusun daftar pustaka sesuai standar akademik. Siswa juga menunjukkan kreativitas yang lebih baik dalam menata referensi pada laporan praktikum IPA. Implikasi program ini adalah terbentuknya budaya literasi digital di sekolah melalui pemanfaatan aplikasi reference manager. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam penyusunan daftar pustaka sekaligus memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran IPA.

Page 10 of 11 | Total Record : 105