Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
JITK Bhamada adalah untuk diterbitkan, menyebarluaskan, dan membahas berbagai tulisan tentang penelitian kesehatan, yang membantu pendidik, pelaksana penelitian kesehatan, peneliti, dan membuat agar lebih efektif. JITK Bhamada dalam menerima artikel akan menyaring untuk keaslian, relevansi penelitian dan perbaikan pelayanan kesehatan. Setelah penyaringan awal artikel akan dikirim ke mitra bestari untuk diminta ulang isi artikel. Editor akan memutuskan menerima artikel dengan mempertimbangkan rekomendasinya dari mitra bestari yang telah ditunjuk. Editor berhak untuk mengubah artikel yang disetujui perlu, misal dengan memperpendek isi artikel atau menghilangkan bagan dan tabel.
Articles
267 Documents
PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS IBU BALITA RISIKO STUNTING DI POSYANDU DESA KALIBEJI SEMPOR KEBUMEN
Marsito, Marsito;
Iswati, Ning;
Mastuti, Siti;
Susilowati, Yuli
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v15i2.718
Jumlah Balita di Indonesia 30,73 juta jiwa (11,21%) di tahun 2021 dari penduduk yang berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari perempuan. Tingginya jumlah anak balita berisiko akan kejadian stunting dan tujuan melihat pemahaman stunting, asi ekslusif dan pemberian Mp-Asi. Dengan dilakukan pelayanan keperawatan komunitas balita stunting dapat terdeteksi dengan jelas. Disain penelitaian menggunakan pendekatan crossectional, sampelnya pada ibu yang mempunyai balita berjumlah 228 orang sebagai sampel. Pengambilan sampel dengan tehnik total sampel dijelaskan tentang manfaat dilakukan penelitain dengan menggunakan kuesioner. Mengenahi informasi tetang pemahaman stunting, pemberian asi dan Mp asi. Informasi sifatnya tidak memaksa dan ini akan bermanfaat untuk kebaikan pelayanan balita.Hasilnya didapatkan bahwa pemahaman ibu tentang stunting mengetahui ada 139 orang (61.0%), pemberian asi pada bayi pada umur 13 bulan sampai dengan 24 bulan ada 132 orang ( 57.9%), dan pemberian Mp-Asi diberikan sesudah bayi umur 6 bulan ada 141 orang(61.8%). Untuk hubungan antara pemahaman ibu stunting dengan pemberian Asia da hubungan ᵱ= 0.001, sedangkan pemahaman ibu balita stuting dengan Mp-Asi menunjukkan tidak ada hubungan ᵱ= 0.077. Dengan dilakukan pendekatan pelayanan keperawatan komunitas tentang pemahaman stunting dengan pemberian ASi dapat digunakan referensinya.
GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SLB NEGERI SLAWI
Faisaluddin, Faisaluddin;
Oktiawati, Anisa;
Unayah, Maelia
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v15i2.719
Pola asuh orang tua sangat di butuhkan dalam perkembangan anak terutama pada anak berkebutuhan khusus, permasalahan yang di hadapi pada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus sangatlah kompleks sehingga menjadikan pola asuh orang tua yang tidak konsisten akan mempengaruhi perkembangan emosional dan sosial anak. Pola asuh yang efektif dapat meningkatkan kualitas hidup anak, sehingga anak mampu menjalankan tantangan dalam menghadapi kegiatan sehari-hari nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Slawi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu melihat gambaran pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yang memiliki ABK di SLB Negeri Slawi dan bertujuan untuk mendeskripsikan (memaparkan) peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada masa kini. Hasil dari penelitian ini adalah 79% orang tua menerapkan pola asuh demokratis, 21% dari orang tua menerapkan pola asuh persuasive, dan tidak ada orang tua yang menggunakan pola asuh authoritarian.
KAJIAN PENCAHAYAAN PADA PERPUSTAKAAN DI INSTITUSI X KABUPATEN TEGAL
Pratiwi, Anggit
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v15i2.720
Saat ini banyak bangunan yang kurang memperhatikan konsep pencahayaan atau lighting. Penerangan atau lighting adalah banyaknya cahaya pada area kerja yang diperlukan untuk melaksanakan aktivitas secara efektif. Pencahayaan yang kurang dapat mempengaruhi produktivitas seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil pengukuran pencahayaan pada ruang perpustakaan dan membandingkannya dengan standar yang berlaku yaitu SNI 16-7062-2004 apakah sudah sesuai atau belum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, untuk mengetahui gambaran pencahayaan pada ruangan. Pengukuran pencahayaan dengan menggunakan lux meter dilakukan pada 6 titik, dimana satu kali pengukuran sebanyak 3 kali. Penentuan 6 titik tersebut berdasarkan SNI, yaitu apabila luas ruangan kurang dari 50m2 maka banyaknya titik pengukuran memperhitungkan bahwa 1 titik pengukuran mewakili luas maksimal 3m2. Hasil yang diperoleh rata-rata pencahayaan yang diterima pada perpustakaan utara sebesar 111 lux, dan perpustakaan selatan sebesar 239 lux. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat penerangan pada ruang perpustakaan institusi belum sesuai dengan SNI 16-7062-2004, sehingga perlu dilakukan langkah perbaikan seperti penggantian lampu yang rusak dan redup, pemeliharaan rutin, penataan rak buku yang tidak menghalangi arah cahaya masuk, dan mengubah warna dinding agar pencahayaan dalam ruangan bisa maksimal.
REVOLUSI KESEHATAN DIGITAL MELALUI TEKNOLOGI BIG DATA DALAM APLIKASI MOBILE JKN: RAPID REVIEW
Siallagan, Amelia Dameyanti;
Diana, Haninan Salma;
Fitriya, Neng Inggri;
Nurhuda, Puspa Madya;
Oktaviany, Veny;
Luginasari, Yulia;
Sukaesih, Nunung Siti
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.768
Pendahuluan : Aplikasi Mobile JKN, yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan, adalah salah satu implementasi teknologi big data dalam sektor kesehatan, yang meningkatkan kualitas, efisiensi, dan aksesibilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan data melalui dalam Aplikasi Mobile JKN sebagai implementasi teknologi big data. Metode : Desain studi dalam penelitian ini adalah rapid review dengan kriteria inklusi artikel yang diteliti dipublikasikan dari tahun 2021 hingga 2025, berbahasa Indonesia atau Inggris. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui database Google Scholar. Hasil akhir seleksi terdapat 7 artikel yang akan ditinjau. Hasil : Pemanfaatan teknologi big data melalui aplikasi Mobile JKN dapat meningkatkan efektivitas layanan kesehatan dengan mempercepat administrasi, memfasilitasi konsultasi jarak jauh, dan mengurangi antrean di fasilitas kesehatan. Meskipun memiliki fitur keamanan, kebocoran data dalam perlindungan data pribadi peserta, yang perlu diperbaiki dengan penerapan regulasi yang lebih tegas dan penguatan sistem keamanan. Simpulan : Berdasarkan tinjauan literatur yang telah dilakukan, pengelolaan data pada Aplikasi Mobile JKN sudah memenuhi karakteristik utama big data. Akan tetapi, masih terdapat permasalahan yang muncul terkait dengan keamanan data dan downtime system.
PENGARUH PELATIHAN TENTANG PENGISIAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI TERHADAP KETRAMPILAN KADER DALAM DETEKSI DINI KEHAMILAN BERISIKO
Rejeki, Sri Tanjung;
Fitriani, Yuni;
Fatkhiyah, Natiqotul
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.772
Kasus kehamilan berisiko tinggi kerap ditemukan di masyarakat, sehinga peran aktif masyarakat, khususnya para kader, sangat penting dalam mendeteksi ibu hamil yang berisiko. Namun agar kader bias melaksanakan tugas ini dengan baik, mereka perlu mendapatkan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan desain pre-eksperimental menggunakan rancanagn one group pre-test-postest. Teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan total sampel, melibatkan 22 kader. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adala checklist penilaian KSPR. Untuk analisis data, digunakan uji beda mean dependen (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan.
PENENTUAN KADAR ALKOHOL DARI TAPAI UBI UNGU (Ipomoea batatas (L.) Lam) DAN TAPAI SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) DENGAN VARIASI WAKTU FERMENTASI
Rejeki, Desi Sri;
Alfiraza, Ery Nourika;
Kusuma, Alisha Asri
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.775
Tapai merupakan makanan khas Indonesia yang dihasilkan dari fermentasi bahan makanan kaya karbohidrat. Kandungan utama singkong yaitu karbohidrat. Semakin tinggi kandungan karbohidrat dalam suatu bahan fermentasi, maka kadar alkohol yang akan dihasilkan juga lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar akohol pada tapai ubi ungu (Ipomoea batatas (L.) Lam) dan Tapai Singkong (Manihot esculenta Crantz) dengan variasi waktu fermentasi menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Untuk membuktikan kadar alkohol pada tapai ubi ungu dan tapai singkong dilakukan fermentasi menggunakan ragi sebanyak 120 g dengan variasi waktu yaitu 72, 96, dan 120 jam. Dari hasil penelitian menunjukkan kadar alkohol ubi ungu berturut-turut sebesar 5,4; 12; dan18% dan kadar tapai singkong berturut-turut sebesar 4,9; 11; dan 17%. Berdasarkan penelitian tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh lama variasi waktu fermentasi pada tapai ubi ungu dan tapai singkong. Data yang diperoleh dianalisis dengan varian (ANOVA) untuk menguji adanya perbedaan kadar (%) akohol tapai ubi ungu dan tapai singkong selama fermentasi dengan perolehan hasil Teat of Normality nilai signifikan sebesar > 0,05 yang menyatakan adanya perbedaan kadar alkohol terhadap variasi waktu fermentasi pada tapai ubi ungu dan tapai singkong.
IMPLEMENTASI BERMAIN CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB NEGERI SLAWI
Oktiawati, Anisa;
Ningrum, Sherly Agustia
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.776
Bacground: Mental retardation is a lifelong mental disorder characterized by decreased intellectual function and limitations in behavior, speech, motor skills, self-care skills and difficulty in grasping lessons, one of which is counting. Playing congklak can be one way to stimulate the development of mentally retarded children to improve counting and motor skills. WHO, 2019 recorded 12% of people with mental retardation in the world and made it a burden in itself. Based on Central Java BPS data, there is an increase in the number of mental retardation camps reaching 4,808 people between 2016-2021. Objektive: Implementing playing congklak to improve counting skills in mentally retarded children. Methodology: This research is a descriptive analytical study with a case study approach. The research subjects consisted of 2 children with mental retardation who attended SLB Negeri Slawi. Data were collected through counting ability tests before and after the intervention, as well as through participatory observation and interviews with teachers and parents. Data were presented in the form of narrative text and tables. This research has gone through an ethical feasibility test with number 004/Univ.Bhamada/KEP.EC/V/2024. Result: Client 1's counting score before playing congklak was 7 and client 2 was 4, after being given therapy playing congklak for 3 days client 1's counting score became 10 and client 2 was 7 out of a total of 10 questions. In addition, observations showed that children were more enthusiastic and excited in learning to count through congklak games than conventional methods. Recommendation: This study recommends the use of congklak game as one of the fun and effective learning methods for children with special needs.
POTENSI KECAMBAH SEBAGAI ANTIOKSIDAN DALAM BODY LOTION MENGGUNAKAN METODE DPPH
Nida, Shofa Khoirun;
Rejeki, Desi Sri;
Nurhidayati, Lailiana Garna;
Syada, Yasmin Laila
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.777
Produk perawatan kulit yang mengandung senyawa antioksidan sangat dibutuhkan untuk menangkal radikal bebas. Salah satu tanaman yang mengandung aktivitas antioksidan adalah kecambah kacang hijau (Vigna radiata (L.) R. Wilczek) atau tauge. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh sediaan body lotion yang memiliki aktivitas antioksidan. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhidrazil) dengan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian eksperimental dengan membuat 3 formulasi sediaan. Adapun konsentrasi ekstrak etanol kecambah kacang hijau yang digunakan sebesar 1% (Formula 1), 5% (Formula 2), dan 10 % (Formula 3). Sediaan body lotion kemudian diuji aktivitas antioksidan. Hasil yang didapatkan yaitu sediaan body lotion memiliki aktivitas antioksidan kuat pada formula 1 ( IC50 67,16 ppm) dan formula 2 (IC50 73 ppm), serta sangat kuat pada formula 3 (IC50 37,45 ppm). Formula sediaan body lotion ekstrak etanol kecambah kacang hijau (Vigna radiata (L.) R. Wilczek) yang memiliki aktivitas antioksidan terbesar yaitu F3.
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI INDONESIA: A LITERATURE REVIEW
Listina, Osie;
Alfiraza, Ery Nourika;
Fahamsya, Arifina;
Lestari, Fitri
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.779
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi yang ditandai ketika seseorang mengalami kenaikan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Evaluasi penggunaan obat bertujuan untuk memastikan penggunaan obat antihipertensi secara rasional,meningkatkan ketetapan dan keamanan penggunaan obat penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi dan evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi berdasarkan rasionalitas di Indonesia. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari jurnal-jurnal yang telah diterbitkan secara nasional. Literatur yang digunakan adalah literatur dari tahun 2016 hingga 2021 yang dapat diakses bentuk full text dalam format PDF. Untuk mendapatkan jurnal tersebut, peneliti menggunakan search engine seperti Google Scholar dan dengan kata kunci: evaluasi; rasionalitas; penggunaan obat antihipertensi; pasien hipertensi. Hasil studi literatur sebanyak 7 jurnal menunjukkanbahwa penggunaan obat antihipertensi di Indonesia yang paling banyak digunakan golongan Calcium Channel Blocker (CCB), yaitu amlodipin, Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI) yaitu captopril, golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yaitu candesartan dan golongan diuretic loop yaitu furosemide. Pada evaluasi rasionalitas terhadap penggunaan obat antihipertensi di Indonesia sudah sesuai dengan kriteria tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis dari 7 jurnal dengan rentang rasionalitasnya 64,6%- 100%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG SENAM NIFAS DENGAN PELAKSANAAN SENAM NIFAS
Naharani, Adrestia Rifki;
Wahyuningsih, Rina Febri;
Masturoh, Masturoh
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v16i1.780
Masa nifas (puerperium) dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Berbagai tindakan pencegahan dan perawatan selama masa nifas telah dilaksanakan, namun pada kenyataannya angka kematian dan komplikasi masih tinggi. Salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian tersebut adalah kurangnya pemahaman dan pengetahuan ibu tentang berbagai perawatan yang dapat dilakukan selama masa nifas. Senam nifas adalah latihan jasmani yang dilakukan oleh ibu nifas dimana fungsinya dengan melakukan senam nifas diyakinkan dapat membantu pemulihan pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional . Sampel pada penelitain ini adalah ibu nifas sejumlah 30 orang yang diambil secara accidental sampling yaitu ibu nifas yang datang untuk melakukan kunjungan nifas ke puskesmas pada bulan September 2024. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini yakni menggunakan data primer yang didapatkan melalui kuesioner. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-square. Hasil analisis hubungan kedua variable diatas dengan menggunakan uji chi squre didapatkan signifikan dari hubungan kedua variable tersebut adalah 0,019 sehingga p=0,019 <α 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga ada antara tingkat pengetahuan senam nifas dengan pelaksanaan senam nifas di puskesmas Pangkah Kabupaten Tegal.