cover
Contact Name
Baskoro Harwindito
Contact Email
p3m@polteksahid.ac.id
Phone
+62816965433
Journal Mail Official
jossejournal@polteksahid.ac.id
Editorial Address
Jalan Kemiri Raya No. 22, Pondok Cabe Pamulang, Kota Tangerang Selatan 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Journal of Social Service and Empowerment
Published by Politeknik Sahid
ISSN : 30638860     EISSN : 30638852     DOI : https://doi.org/10.56743/josse.v1i1
The focus and scope of this journal include applied researches and empirical studies regarding social service/work, community empowerment, and social welfare, in the context of improving human life and civilization in the present and future. The journal publishes scientific works of an inter-, multi- or transdisciplinary nature from various fields of science and scientific themes of empowerment for the community regardless of ethnicity, race, religion and class.
Articles 42 Documents
Belajar Nilai Kepemimpinan Dari Istana Kepresidenan Cipanas Anik Yuniati; Yulianti; Alex Setiawan
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i1.774

Abstract

Abstrack: Tujuan Penulisan jurnal ini agar siswa-siswi kelas 7 (tujuh) SMP Jagakarsa dapat memperoleh ilmu pengetahuan dan wawasan serta mengenal lebih dekat Istana Kepresidenan Cipanas sehingga dapat memahami nilai-nilai kepemimpinan dari sejarahnya dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penulisan menunjukkan bahwa Kunjungan para Siswa-siswi Kelas 7 SMP Jagakarsa Jakarta Selatan sangat memberikan dampak positif. Istana Kepresidenan Cipanas bukan hanya tempat peristirahatan presiden, tetapi juga menyimpan banyak cerita sejarah bangsa. Dari sana, siswa dapat belajar nilai kepemimpinan seperti tanggung jawab, kebijaksanaan, disiplin, dan cinta tanah air. Dengan memahami nilai-nilai tersebut, diharapkan siswa dapat meneladani sikap baik pemimpin dan dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Istana Cipanas, Kepresidenan, Nilai Kepemimpinan, Siswa Kelas 7 SMP Jagakarsa. Abstract: The purpose of this journal is to provide seventh-grade students of Jagakarsa Junior High School with knowledge and insight, as well as a closer understanding of the Cipanas Presidential Palace, enabling them to understand leadership values from its history using qualitative methods. The results indicate that the visit by seventh-grade students of Jagakarsa Junior High School, South Jakarta, had a very positive impact. The Cipanas Presidential Palace is not only a resting place for presidents, but also holds many stories of the nation's history. From there, students can learn leadership values such as responsibility, wisdom, discipline, and love of country. By understanding these values, it is hoped that students can emulate the good behavior of leaders and apply them in their daily lives.Keywords: Cipanas Palace, Presidency, Leadership Values, Seventh-Grade Students of Jagakarsa Junior High School.
Strategi Pengelolaan Objek Wisata Pantai Dewaruci Jatimalang Di Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah Angennisa Prima; Dini Murniaty
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.842

Abstract

This study aims to analyze the management strategy for Dewaruci Beach in Jatimalang, Purworejo Regency, as a leading tourism asset along the southern coastline. The tourism sector holds significant potential for improving community welfare and serving as a source of foreign exchange. However, in its development, Jatimalang Beach still faces operational challenges such as waste management, visitor safety standards, and vendor resistance regarding relocation policies. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through participant observation conducted from February to May 2026, in-depth interviews with 15 key informants from the Youth, Sports, and Tourism Agency (Dinporapar) and the community, and documentation studies. Analysis was conducted using the operational effectiveness theory of Robert H. Hayes and Steven Wheelwright. The results indicate that the management strategy for Jatimalang Beach is in transition from Stage 2 (Externally Neutral) to Stage 3 (Internally Supportive). Administratively and physically, management is well underway, with the presence of the Dewaruci Statue as its icon, boosting brand awareness. However, daily operational implementation remains weak, particularly in risk management and local human resource services. This study recommends integrating transportation with YIA Airport, strengthening disaster mitigation through breakwater construction, consistent safety audits, and standardizing services and prices at the business level to increase the destination's competitiveness. Keywords: Management Strategy, Jatimalang Beach, Tourism, Hayes & Wheelwright.
Pendampingan Pembuatan Legalitas Usaha dan Pemasaran Digital Guesthouse Di Wisata Tematik Mulyaharja Yulianti; FX Setiyo Wibowo; Anik Yuniati; Ria Aryani; Yuni Deviyanti
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.864

Abstract

Rendahnya tingkat hunian (occupancy rate) guesthouse di sekitar Kawasan Wisata Tematik AEWO Mulyaharja, Bogor, menjadi masalah utama meskipun kunjungan wisatawan reguler harian selalu ramai. Wisatawan umumnya tidak mengetahui keberadaan penginapan lokal tersebut akibat keterbatasan pemasaran yang masih konvensional. Pentingnya topik pengabdian masyarakat ini terletak pada upaya pengentasan masalah tersebut melalui pemanfaatan ekosistem digital untuk mendongkrak perekonomian warga. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi legalitas usaha dan pemasaran digital, memfasilitasi pembuatan NPWP dan Nomor Induk Berusaha (NIB) via sistem Online Single Submission (OSS), serta mendampingi pendaftaran akun pada platform Online Travel Agent (OTA) seperti OYO. Metode yang diterapkan adalah pelatihan dan pendampingan langsung (action learning) dengan kombinasi demonstrasi visual menggunakan media TV dan bimbingan intensif secara personal (one-on-one mentoring). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman aspek digitalisasi berhasil diperkenalkan kepada 30 pelaku UMKM. Namun, indikator keberhasilan baru mencapai tahap registrasi awal. Hanya 2 dari 30 peserta yang menyelesaikan pendaftaran hingga final akibat kendala infrastruktur digital (sinyal dan kuota internet) serta hambatan psikologis berupa ketakutan warga terhadap beban pajak pasca-pembuatan NPWP. Sebagai solusi jangka pendek, tim memberikan akses internet (sharing wifi) dan edukasi persuasif regulasi pajak. Kesimpulannya, pengabdian ini krusial sebagai fondasi awal digitalisasi, namun memerlukan sarana internet yang memadai serta pendampingan berkelanjutan secara door-to-door untuk memastikan seluruh pelaku usaha sukses terintegrasi di platform OTA.
Transformasi Ruang Domestik Akibat Overtourism Non-Material di Desa Adat Penglipuran Bali Ashri Ramadhan; Muhammad Zikri
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.883

Abstract

Keberhasilan Desa Adat Penglipuran sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan global umumnya dinarasikan melalui kepatuhan komunal terhadap filosofi Tri Hita Karana dan pelestarian arsitektur vernakular. Namun, intensifikasi komodifikasi budaya memunculkan fenomena yang penelitian ini istilahkan sebagai overtourism non-material, yaitu kondisi yang mengikis batas ruang privat penduduk. Penelitian ini mengkaji secara kritis transformasi fungsional dan negosiasi sosiokultural yang terjadi di ruang domestik akibat tekanan pariwisata massal. Dengan pendekatan etnografi kritis yang dipadukan dengan analisis triad spasial Lefebvre, data dikumpulkan dari total 18 informan 12 perempuan pelaku usaha pariwisata berbasis rumah tangga, 3 anggota prajuru desa, dan 3 kepala keluarga yang melakukan modifikasi ruang melalui wawancara mendalam, observasi partisipatoris, dan analisis dokumen hukum adat (BUPDA). Temuan menunjukkan bahwa ruang domestik, khususnya paon (dapur tradisional) dan teba (halaman belakang), telah bertransformasi menjadi zona komersial hibrida yang memicu kelelahan psikologis dan beban ganda bagi perempuan. Menghadapi rigiditas regulasi tata ruang adat, warga melakukan resistensi mikropolitik melalui modifikasi spasial terselubung untuk mempertahankan privasi dan otonomi mereka. Dibandingkan kajian terdahulu yang berhenti pada deskripsi kepatuhan institusional, kebaruan utama penelitian ini bersifat ganda: secara teoretis, penelitian ini menegaskan overtourism non-material sebagai kategori analitis baru yang memperluas literatur overtourism melampaui daya dukung ekologis dan indikator makroekonomi ke dimensi psikologis dan spasial rumah tangga, secara metodologis, penelitian ini menempatkan agensi mikropolitik akar rumput khususnya perempuan sebagai unit analisis utama, alih-alih memperlakukan kelembagaan adat sebagai entitas monolitik yang patuh. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya reorientasi kebijakan desa wisata agar tidak hanya berfokus pada agregat makroekonomi dan estetika fisik, tetapi juga sensitif terhadap perlindungan psikologis dan kesetaraan relasi gender di ranah domestik.
Penguatan Kompetensi Public Speaking Berbasis Hospitality Communication Bagi Pelaku Umkm Di Desa Wisata Leuwi Malang Kabupaten Bogor Agustia Adha; Budi Syaiful; Arif Rahman; Septian Jati Pribadi; Bayu Anggara Sajangbati
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.921

Abstract

Pengembangan desa wisata tidak hanya ditentukan oleh daya tarik alam dan budaya, tetapi juga oleh kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan dan membangun komunikasi dengan wisatawan. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam ekosistem desa wisata karena berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui aktivitas produksi, pemasaran, dan pelayanan. Salah satu kompetensi yang perlu diperkuat adalah kemampuan public speaking, khususnya dalam memperkenalkan produk, menyampaikan informasi, dan membangun hubungan positif dengan pelanggan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi dasar public speaking pelaku UMKM di Desa Wisata Leuwi Malang, Kabupaten Bogor, melalui pendekatan hospitality communication. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, simulasi presentasi, dan praktik berbicara di depan peserta. Materi pelatihan mencakup pengenalan public speaking, teknik komunikasi, teknik vokal, bahasa tubuh, struktur presentasi, dan teknik mengatasi rasa gugup. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan mengalami perubahan positif setelah mengikuti pelatihan, terutama dalam hal keberanian memperkenalkan produk, menyusun presentasi sederhana, menggunakan kontak mata dan bahasa tubuh, serta memahami pentingnya komunikasi dalam strategi pemasaran dan pelayanan pelanggan. Pelatihan ini menunjukkan bahwa penguatan kompetensi komunikasi dapat menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam ekosistem desa wisata. Keberlanjutan program melalui pelatihan lanjutan dan praktik secara berkala diperlukan agar kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas usaha dan pelayanan wisata.
Pemberdayaan UMKM Frozen Food Desa Leuwimalang melalui Strategi Pemasaran Digital Lilis Ari Ristanti; Ilham Sukma Wijaya; Agus Setijo Purnomo; Hayati Nufus; Heru Suheryadi
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.923

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong UMKM untuk mengadopsi strategi pemasaran yang lebih efektif melalui media digital. Namun, pelaku UMKM di Desa Leuwimalang masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan media sosial, marketplace, dan pembuatan konten digital untuk memasarkan produk Getuk Lindri Frozen dan Montato Frozen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi digital marketing melalui pendekatan community-based participatory engagement. Program dilaksanakan menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan tahapan observasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis observasi fasilitator dan dokumentasi kegiatan. Sebanyak 25 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, masyarakat, Karang Taruna, dan Pokdarwis terlibat dalam kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai branding, fotografi produk, pemanfaatan media sosial, marketplace, dan pembuatan konten promosi menggunakan Canva. Peserta juga menunjukkan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih baik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Meskipun demikian, temuan masih bersifat deskriptif karena belum didukung instrumen evaluasi yang tervalidasi. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan disarankan menggunakan pre-test dan post-test serta indikator kinerja digital dan pemasaran untuk mengukur dampak program secara lebih objektif.  
Peningkatan Kepuasan Stakeholder Melalui Pelatihan Service Excellence Tenaga Administrasi Sekolah di Karawang Muhamad Fadholi; Rugaiyah; Rizqi Nur Afifah; Gelar Gelora Mestika; Salwa Yumna Auliya; Ghefira Bellani; Siti Zulaikha
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.938

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini mengatasi kesenjangan kompetensi dan disrupsi komunikasi administratif pada Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) di Yayasan Ma'had Al-Istiqlal dan madrasah binaan di Kabupaten Karawang yang memengaruhi kepercayaan publik dan mutu layanan. Berlandaskan Teori Pemangku Kepentingan dan Teori Kualitas Pelayanan (SERVQUAL), program ini mengimplementasikan Sistem Manajemen Pelayanan dan Komunikasi Administrasi Terpadu (Simpel-KAT). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif melalui workshop interaktif Pelayanan Prima, simulasi penanganan keluhan berbasis metode H.E.A.T, serta penyusunan draf komunikasi digital menggunakan Google Workspace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif peserta sebesar 22% hingga 25%, tingkat keberhasilan 85% dalam simulasi resolusi konflik, serta pemangkasan waktu penyusunan administrasi hingga 60%. Selain itu, program ini sukses mengubah pola pikir TAS menjadi duta sekolah (brand ambassador) yang proaktif. Hasil tersebut menggarisbawahi pentingnya intervensi terstruktur untuk memodernisasi tata kelola non-akademik sekolah demi mewujudkan pendidikan berkualitas.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyediaan Tempat Sampah Botol Plastik Sebagai Media Edukasi Lingkungan di Dusun Krandekan, Desa Wonorejo Kevin Faiz Syahputra Kevin Faiz Syahputra; Cahya Camila Evanglin; Royan Albaihaqi Faris; Choirul Anwar
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.947

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran ekologis masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di Dusun Krandekan, Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, dengan mengusung tema “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi lingkungan, kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat, sosialisasi pemilahan sampah, penyediaan tempat sampah khusus botol plastik, pemasangan fasilitas, dan pengawasan pemanfaatannya. Kegiatan dilaksanakan dengan menyediakan satu unit tempat sampah botol plastik khusus yang ditempatkan pada lokasi strategis di Dusun Krandekan. Kegiatan ini melibatkan 8 orang yang terdiri atas pemuda, warga dan kelompok KKN Wonorejo. Sarana ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penampungan, tetapi juga berfungsi sebagai alat edukatif untuk mendorong pemilahan sampah, meningkatkan pemahaman orang tentang sifat sampah plastik yang sulit terurai, dan mendorong masyarakat untuk menjadi lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Selain itu, program dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan melalui keterlibatan masyarakat, khususnya pemuda setempat, dalam pengelolaan dan pemanfaatannya. Pengelolaan lanjutan fasilitas diserahkan kepada pemuda di Dusun Krandegan melalui mekanisme penyaluran kepada bank sampah atau melalui kerja sama dengan pengepul. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyediaan tempat sampah khusus botol plastik yang disertai edukasi dan partisipasi masyarakat dapat menjadi langkah awal dalam mendorong praktik pemilahan sampah di tingkat dusun. Namun, pemantauan jangka panjang masih diperlukan untuk mengukur konsistensi pemanfaatan fasilitas dan perubahan perilaku masyarakat. Kata Kunci : Literasi Ekologis, Pengelolaan Sampah Plastik, Kesadaran Lingkungan, Keberlanjutan, Desa Wonorejo.
Peningkatan Kesadaran Dan Keterampilan Generasi Muda Dalam Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Paving Block Ramah Lingkungan Melalui Program Kemitraan Masyarakat Adam Jamas Assyifa; Riyan Ariyansah; Muhammad Alfi Alfarizzi; Gant Reno Adrian Noor; Alfan Aprilian; Agil Hidayatullah; Fauziah Nazwa Budhi Salsabilla
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.951

Abstract

Permasalahan limbah plastik rumah tangga terus meningkat seir-ing bertambahnya konsumsi masyarakat terhadap produk berba-han plastik. Di Perumahan Riverahills Zona 2 RT 005–007 Ke-lurahan Meruyung, limbah plastik masih didominasi oleh aktivi-tas pembuangan tanpa proses pemanfaatan yang optimal. Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya pengetahuan dan ket-erampilan generasi muda dalam mengolah limbah menjadi produk yang bernilai guna. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan anggota Karang Taruna melalui edukasi serta pelatihan pembuatan paving block berbahan limbah plastik. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyuluhan mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), demonstrasi proses pembuatan paving block, praktik langsung, diskusi inter-aktif, dan evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 90% peserta mengalami peningkatan pema-haman mengenai pengelolaan limbah plastik dan mampu mengi-kuti tahapan pembuatan paving block sesuai prosedur. Selain itu, kegiatan berhasil meningkatkan kepedulian peserta terhadap lingkungan serta membuka peluang pengembangan usaha ber-basis ekonomi sirkular. Program ini membuktikan bahwa pelati-han berbasis praktik mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah sekaligus mendukung upaya pelestari-an lingkungan.
Eksplorasi Pengelolaan UMKM dan Destinasi Wisata Berbasis Experiential Learning melalui Company Visit Ni Putu Liana Putri; Dewa Ayu Alit Trisna Paramyta; Clodiya Azzahra Juniya Putri
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i2.953

Abstract

Company visits offer participants the opportunity to observe and experience firsthand how a business and a tourism destination are managed. This activity aims to foster an understanding of MSME and tourism destination management through experiential learning. The visits took place at Bakpia Juwara Satoe and the Merapi Lava Tour in Yogyakarta, employing a descriptive qualitative approach based on observation and direct experience. At Bakpia Juwara Satoe, participants observed the bakpia making process and engaged in hands-on practice of several production stages. Through these activities, participants gained insight into the importance of skill, hygiene, precision, and consistency in producing high-quality goods. They were also introduced to various bakpia flavors developed to meet consumer demands. Subsequently, at the Merapi Lava Tour, participants took a jeep tour visiting several sites, such as the Sisa Harta Museum, Kaliadem Bunker, Alien Rock, and Kali Kuning. This experience provided insight into how Mount Merapi’s natural and historical assets are developed into tourist attractions. Despite limitations regarding visit duration and access to certain data, the activity helped participants bridge the gap between learned concepts and real-world conditions. Thus, company visits serve as a valuable learning experience, enabling participants to gain a more tangible understanding of MSME and tourism destination management. Keywords: MSME, Tourism Destination, Experiential Learning, Company Visit