cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Education Curiosity
ISSN : 29646146     EISSN : 29630339     DOI : https://doi.org/10.71456/ecu
Core Subject : Education, Social,
Jurnal EduCurio meliputi: Teori dan landasan pendidikan dan pembelajaran, Filsafat pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Psikologi Pendidikan, Media pendidikan dan pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan untuk semua jenjang, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan pedesaan, Pendidikan perkotaan, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Pendidik dan siswa, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Penilaian pembelajaran, sosial budaya, dll.
Articles 385 Documents
Pengamalan Pancasila (Analisis Hakikat Pancasila) Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dan Persatuan Indonesia Irliyani, Aida; Noorliani; Norhalidah; Annisa, Nurba; Rahmawati; Normalasari, Risna
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i1.1087

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian melalui teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode penelitian pustaka (Library Research). Dalam penelitia ini disimpulkan, Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk. Pancasila sebagai dasar Negara mempunyai sifat imperatif dan memaksa, artinya setiap warga Negara Indonesia harus tunduk dan taat kepadanya. Siapa saja yang melangggar Pancasila sebagai dasar Negara, harus ditindak menurut hukum yakni hukum yang berlaku di Indonesia. Pancasila sebagai filsafat bangsa dan Negara dihubungkan fungsinya sebagai dasar Negara, yang merupakan landasan idiil bangsa Indonesia dan Negara Republik Indonesia dapatlah disebut pula sebagai ideologi nasional atau ideologi Negara. Artinya pancasila 5 merupakan satu ideologi.
Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Noorliani; Norhalidah
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i1.1088

Abstract

Metode penelitian menggunakan metode pengumpulan data yakni studi kepustakaan (library Reasearch) yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data yang bersumber pada kajian pemikiran tokoh, analisis buku teks, dan kajian sejarah yang mendukung dan relevan dengan judul penelitian, kemudian di analisis dan diolah sehingga menjadi hasil penelitian. Dalam pembahasan ini disebutkan dalam UUD 1945 pasal 28 telah dijelaskan bahwa hak asasi manusia ialah hak untuk hidup, hak untuk berkeluarga, hak untuk berkomunikasi hingga hak untuk mendapatkan pendidikan. Melalui UUD 1945, Indonesia menyatakan cita-cita luhurnya untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang mampu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, turut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Pengelolaan Peminjaman Barang dalam Pendidikan: Antara SOP LPM dan Pelaksanaan Fadliah, Rina
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1110

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif sebagai penelitian evaluasi. Hasil penelitian dapat disimpulan bahwa kesenjangan antara SOP dan pelaksanaan peminjaman barang di institusi pendidikan seringkali terjadi akibat kurangnya sosialisasi, lemahnya pengawasan, dan tidak optimalnya sistem yang digunakan. Solusi untuk mengatasi kesenjangan ini mencakup penyusunan SOP yang realistis, edukasi dan pelatihan pengguna, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi, penerapan sanksi yang tegas, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dengan pengelolaan yang lebih baik, institusi pendidikan dapat menjaga barang inventaris tetap terpelihara, mendukung proses pembelajaran secara optimal, dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan akuntabel.
Analisis Tantangan yang Dihadapi Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Islam Kalimantan dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Rizkyka, Adetya Nor
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1130

Abstract

Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris menjadi tantangan signifikan bagi mahasiswa teknik elektro. Observasi menunjukkan bahwa keterampilan bahasa mereka, terutama keterampilan spesifik, masih sangat kurang berkembang, meskipun mereka memiliki keinginan untuk meningkatkan hasil belajar. Perkembangan teknologi komunikasi diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka secara efektif. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa yang secara konsisten menghadapi hambatan unik dalam menguasai bahasa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa teknik elektro dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Data untuk penelitian ini diperoleh dari populasi yang terdiri dari 30 mahasiswa teknik elektro yang bersedia berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif yang didukung oleh instrumen untuk mengukur tingkat kecemasan melalui kuesioner yang diadaptasi dari Horwitz’s Foreign Language Anxiety Scale (FLAS). Kuesioner tersebut terdiri dari 15 item yang dianalisis menggunakan skala Likert dengan rentang 1 hingga 5. Untuk meningkatkan kemampuan berbicara, pendekatan komunikatif dan teknik role-playing diterapkan, memungkinkan mahasiswa untuk berlatih secara intensif melalui percakapan berbasis teks yang terdiri dari 4 hingga 10 dialog. Penelitian ini mengikuti model Classroom Action Research (CAR), yang mencakup siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Analisis Likert menunjukkan bahwa peserta jarang berlatih dengan cepat, mengalami kepanikan (65%), kesulitan menghafal (52%), lambat merespons (63,2%), kurang percaya diri (65,6%), takut membuat kesalahan (64%), takut dikritik (68%), takut dinilai (64,8%), merasa kurang mampu untuk berpartisipasi (67,2%), kesulitan menulis (71%), dan kesulitan memahami instruksi (61,1%).
Penguatan Literasi Digital Mahasiswa PGSD FKIP UAY Pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Verawati, Inuriya
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1131

Abstract

Perkembangan kemajuan teknologi telah membuat individu mesti cakap dalam menyikapinya, diperlukan penguatan literasi digital pada mahasiswa untuk lebih meningkatkan kemampuan intensitas penerapan dan pemanfaatan literasi digital dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa perlu mengembangkan diri terkait dengan penggunaan media digital dengan cara mengkaji hal-hal yang telah dibaca, mengkaji lebih mendalam lagi terkait dengan jumlah dan variasi bahan bacaan dan alat peraga berbasis digital serta melakukan penggunaan media sosial yang bijak, mahasiswa lebih memperdalam lagi fungsi dan tujuan media pembelajaran agar nantinya saat menjadi guru memiliki ketrampilan digital dalam membantu para siswa untuk memiliki kemampuan digital yang lebih baik, memiliki kemampuan untuk mengakses, memahami, serta menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, dan jaringannya dengan bijak.
Analisis Kemampuan Literasi Dasar Siswa Kelas V Di SDN 1 Komet Hartini, Aditya; Fadliah, Rina; Insaniyah
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1139

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan literasi dasar siswa di SDN 1 Komet. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif. Obyek dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi dasar siswa. Subyek dari penelitian ini adalah 2 guru wali kelas V dan 4 siswa kelas V. Hasil penelitian terkait siswa kelas V di SDN 1 Komet untuk kemampuan literasi dasar siswa dan program gerakan literasi sekolah (GLS) yang diharuskan oleh pemerintah sudah bagus. Kegiatan literasi tersebut mempunyai faktor yang memepengaruhi, hambatan, strategi, dan motivasi dari guru serta peran sekolah yang mendukung dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar tersebut dengan adanya program dari pemerintah.
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap Pembentukan Sikap Demokrasi dan Bertanggung Jawab Sosial Pada Siswa Kelas XI B SMA Negeri 5 Pontianak Pitaloka, Whilis Putri
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1152

Abstract

Pelaksanakan penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap pembentukan sikap demokrasi dan bertanggung jawab sosial pada siswa kelas XI B SMA Negeri 5 Pontianak. Menumbuhkan sikap demokrasi dan bertanggung jawab sosial dirasa sangat penting diterapkan pada generasi muda saat ini. Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah dan dunia Pendidikan dalam memberikan wadah juga solusi pembentukan karakter penerus bangsa. Salah satunya dengan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) program yang dirancang Kemendikbudristek sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh siswa dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan sikap demokrasi dan bertanggung jawab sosial. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan P5 dalam mendukung penmbentukan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila khususnya terhadap sikap demokrasi dan bertanggung jawab sosial.
Pemanfaatan Pojok Baca dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III di SDN Mawar 7 Banjarmasin Pebriany, Dewy Nurchaifa
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat baca siswa kelas III di SDN Mawar 7 Banjarmasin dengan memanfaatkan pojok baca. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriftif. Penelitian dilakukan di SDN Mawar 7 Banjarmasin, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III dan guru kelas dikarenakan guru kelas lebih mengetahui tingkat kemampuan membaca siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca di kelas III SDN Mawar 7 adalah sebagai bahan referensi dan diskusi pada saat kegiatan pembelajaran dan pemanfaatan pojok baca sebagai bahan untuk mengisi waktu kosong atau waktu luang siswa. Kendala yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan minat baca siswa dalam pemanfaatan pojok baca di kelas, yaitu minimnya koleksi buku yang tersedia di pojok baca sehingga siswa merasa bosan dan malas untuk membaca dan kurangnya inisiatif siswa dalam memanfaatkan waktunya untuk membaca buku tanpa harus diberikan perintah terlebih dahulu.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru Safitri, Dewi; Hallilah, Hallilah
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1163

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran PAI di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, 1) Bagaimana Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran PAI Kelas XI di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan pengumpulan data, klasifikasi data, editing, serta interpretasi data. Selanjutnya, dianalisis secara deskriptif pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini lapangan (field research) dan mengambil kesimpulan secara induktif. Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru terlaksana sesuai dengan pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning. Faktor pendukungnya adalah latar belakang pendidikan dan kemampuan guru Pendidikan Agama Islam, sikap antusias siswa, sarana dan prasarana yang baik dan memadai, lingkungan yang kondusif. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dalam pelaksanaannya, perbedaan karakter siswa saat belajar, dan lingkungan sekolah.uliskan abstrak dalam bahasa indonesia yang merupakan rangkuman dari artikel.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA PGRI 6 Banjarmasin Ulfah, Maria
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan serta menguraikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA PGRI 6 Banjarmasin. Kepala sekolah merupakan salah satu komponen penting yang berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu mengumpulkan data dan informasi dari beberapa literatur kepustakaan, buku dan karya ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti dan melalui penelitian lapangan (Field Research) yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah harus mampu melaksanakan tugas serta fungsi-fungsinya yakni sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator dan motivator. Selain itu upaya strategis yang dilakukan kepala sekolah dalam menciptakan guru yang berkualitas adalah memberi layanan secara terus menerus kepada guru sehingga kinerja guru meningkat.