cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 29853656     DOI : https://doi.org/10.71456/sultan
Core Subject : Social,
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial adalah Jurnal yang memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum perdata, hukum pidana, hukum tata negara, hukum internasional, hukum acara dan hukum adat, politik dan ilmu sosial.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 196 Documents
DINAMIKA KEBIJAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI: IMPLIKASI TERHADAP DEMOKRASI LOKAL Syah Ramadhan Putra; Daniel Lodewijk Peter; Irsyaf Marsal; Kaharuddin
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1979

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 dan 70 Tahun 2024 terhadap penyelenggaraan Pilkada serentak, serta kesesuaiannya dengan asas kepastian hukum. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, hasil studi menunjukkan bahwa intervensi yudisial di tengah tahapan memicu anomali hierarki regulasi dan krisis administratif kelembagaan. Putusan MK memang berhasil menegakkan keadilan substantif dengan mendemokratisasi ruang kontestasi dan mematahkan monopoli elite politik. Namun, perubahan aturan yang mendadak ini mengorbankan asas kepastian hukum (Rechtssicherheit) dan mencederai kesetaraan arena kontestasi (level playing field) bagi peserta pemilu. Untuk mengurai benturan paradigma ini, penelitian menyimpulkan pentingnya pengadopsian doktrin prospective overruling oleh MK. Penundaan daya ikat putusan yang merombak aturan fundamental ke siklus pemilihan berikutnya diperlukan untuk menjamin stabilitas tahapan demokrasi lokal.
KONSEP BODILY AUTONOMY DAN KESADARAN SPIRITUAL PEREMPUAN MUSLIM: KAJIAN KONTEMPORER TASAWUF HUMANISTIK JALALUDDIN RUMI TERHADAP DISKURSUS HAK SEKSUAL DI INDONESIA Paidillah Rijani; Normuslim; Hamdanah; Euis Nurlaelawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1982

Abstract

Diskursus hak seksual perempuan di kalangan Muslim Indonesia terus mendapatkan perhatian khusus. Hal ini selaras dengan banyaknya pembahasan seputar kesetaraan gender, kesehatan reproduksi, dan perlindungan hak asasi manusia. Akan tetapi, kajian tentang hak seksual perempuan kebanyakannya masih membahas dalam konteks hukum Islam, feminisme, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Sementara itu, aspek spiritualitas Islam atau sufistik belum banyak dikaji. Penelitian ini mengkaji dan menganalisis konsep otonomi tubuh (bodily autonomy) dalam hak seksual perempuan Muslim. Kajian ini memakai pendekatan sufistik Jalaluddin Rumi yang dikenal sangat humanistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Data diambil dari buku-buku dan jurnal yang berkaitan  Jalaluddin Rumi, literatur tasawuf, studi gender Islam, serta penelitian terkini tentang hak seksual perempuan. Analisis memakai pendekatan hermeneutik serta teori gender. Hal ini bertujuan untuk mengkaji hubungan otonomi tubuh, kesadaran spiritual, dan martabat manusia. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran Rumi tentang cinta universal (mahabbah), kebebasan spiritual (hurriyyah), dan martabat manusia (karāmah insāniyyah) menjadi dasar etis pengakuan hak seksual perempuan serta bentuk penghormatan pada nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konsep ini, tubuh perempuan bukan objek kontrol sosial atau dominasi patriarkal. Hakikatnya Tubuh perempuan adalah amanah spiritual yang mempunyai nilai berharga. Penelitian ini menegaskan bahwa menggabungkan tasawuf humanistik dan studi gender bisa menciptakan sebuah paradigma baru dalam diskursus gender. Paradigma yang dapat kita lihat seperti inklusif, humanistik, dan kontekstual dalam memahami hak seksual perempuan saat  ini.
PRINSIP DASAR KULLIYAH DALAM EKONOMI MIKRO SYARIAH: ANTARA EFISIENSI DAN MAQASHID SYARIAH Nadia Sa’adah; Annisa Ariani; Siti Nuraida; Lahmudinur
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1983

Abstract

Ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang memfokuskan analisisnya pada perilaku unit-unit ekonomi individual, seperti rumah tangga dan perusahaan, serta mekanisme penentuan harga di pasar. Bidang kajiannya mencakup teori permintaan dan penawaran, perilaku konsumen, serta struktur pasar. Dalam perspektif Islam, ekonomi mikro tidak hanya berorientasi pada maksimalisasi kepuasan atau laba materi semata, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, keadilan, dan maslahah. Salah satu instrumen penting dalam analisis ini adalah penerapan kaidah fikih ekonomi syariah, contohnya kaidah: “Al-ashlu fil muamalah al-ibahah illa an yadulla dalilun 'ala tahrimiha” (Hukum asal dalam muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya). Makna kaidah ini memberikan keleluasaan bagi inovasi ekonomi selama tidak bertentangan dengan syariat. Aplikasinya terlihat dalam pengembangan produk keuangan syariah kontemporer yang adaptif namun tetap berada dalam koridor hukum Islam.
PARTISIPASI MASYARAKAT DESA MURUONA DALAM PELESTARIAN RITUAL ADAT WERU LEWU DI KAMPUNG ADAT LEWOHALA KECAMATAN ILE APE KABUPATEN LEMBATA Fransiska Destiana Rampun; Ajis Salim Adang Djaha; Rouwland A. Benyamin; David Bw Pandie
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian Ritual Adat Weru Lewu pascakebakaran Kampung Adat Lewohala tahun 2020. Penelitian bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat Desa Muruona dalam pelestarian Ritual Adat Weru Lewu di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Populasi penelitian adalah masyarakat adat Desa Muruona yang terlibat dalam ritual adat, dengan informan sebanyak 17 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan accidental sampling. Instrumen penelitian terdiri atas peneliti sebagai instrumen utama, pedoman wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan ritual melalui gotong royong dan kerja sama kolektif, namun keterlibatan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan masih didominasi oleh tokoh adat. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat belum mencapai tingkat kendali warga karena kewenangan strategis masih terpusat pada elit adat.
HAK REPRODUKSI DAN SEKSUAL PEREMPUAN DALAM HUKUM ISLAM: ANALISIS MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH TERHADAP RELASI SUAMI-ISTRI Cahyo Muliawan; Euis Nurlaelawati; Normuslim; Hamdanah
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2001

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis hak reproduksi dan seksual perempuan dalam perspektif hukum Islam dengan menggunakan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih klasik, serta literatur kontemporer yang membahas hak reproduksi, gender, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqāṣid al-syarī‘ah memberikan landasan normatif yang kuat bagi perlindungan hak reproduksi dan seksual perempuan. Prinsip hifẓ al-nafs (perlindungan jiwa), hifẓ al-nasl (perlindungan keturunan), hifẓ al-‘aql (perlindungan akal), hifẓ al-dīn (perlindungan agama), dan hifẓ al-māl (perlindungan harta) mengandung nilai-nilai kemaslahatan yang menempatkan perempuan sebagai subjek yang memiliki hak atas kesehatan reproduksi, persetujuan dalam hubungan seksual, perencanaan keluarga, serta perlindungan dari kekerasan dalam rumah tangga. Relasi suami-istri dalam Islam idealnya dibangun atas prinsip mu‘āsyarah bi al-ma‘rūf, keadilan, kesalingan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Oleh karena itu, interpretasi hukum Islam yang berorientasi pada maqāṣid al-syarī‘ah dapat menjadi dasar untuk memperkuat pemenuhan hak reproduksi dan seksual perempuan dalam kehidupan keluarga Muslim. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak-hak tersebut sejalan dengan tujuan utama syariat dalam mewujudkan kemaslahatan dan keadilan.
TAKHRIJ HADIS TENTANG: KEAJAIBAN TANDA-TANDA HARI KIAMAT Ana Fa’afin; Hairul Hudaya
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2002

Abstract

Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran penting dalam menjelaskan berbagai aspek kehidupan umat Islam, termasuk persoalan eskatologi atau tanda-tanda hari kiamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas hadis yang berkaitan dengan keajaiban tanda-tanda hari kiamat melalui analisis sanad dan matan. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang keajaiban tanda-tanda hari kiamat memiliki kualitas ṣaḥīḥ dan ḥasan gharīb, baik dari aspek sanad maupun matan. Para perawi dalam sanad dinilai memiliki kredibilitas yang baik dan matan hadis tidak bertentangan dengan Al-Qur’an maupun hadis-hadis yang lebih kuat. Oleh karena itu, hadis tersebut dapat diterima sebagai dasar dalam memahami tanda-tanda hari kiamat dalam perspektif Islam.