cover
Contact Name
Joko Priyanto Wibowo
Contact Email
jp.wibowo@umbjm.ac.id
Phone
+6281258971240
Journal Mail Official
journal@umbjm.ac.id
Editorial Address
KOTA BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Borneo Community Development
ISSN : -     EISSN : 28096185     DOI : -
Borneo Community Development (BCD) is a journal that publishes scientific articles in the field of community service. This journal accepts articles from community development activities from various fields.
Articles 108 Documents
Introduksi Rocket Stove sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Teluk Tamba, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala Dewi Maharani; Muhammad Fadhli; Aulia Azkia; Gina Juliani; Helyatuzzahra Firdayanti; Juliana Sabilla; Masnunah Masnunah; Muhammad Hafiz Adha; Muhammad Rifki Ramadhani; Nabila Syifa Firdaus; Nor Aida; Nurmadinah Febriyani; Syafara Putri Widiyanti; Syifa Salsabilla; Tiara Maulida
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1511

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu lingkungan di Desa Teluk Tamba, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, terutama karena keterbatasan fasilitas dan masih ditemukannya praktik pembakaran terbuka. Kegiatan pengabdian ini memperkenalkan rocket stove sebagai teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk mendemonstrasikan pembakaran bahan kering dengan aliran udara yang lebih terarah. Kegiatan dilakukan melalui perencanaan dan koordinasi, pembuatan alat, sosialisasi, demonstrasi penggunaan, diskusi, observasi, dokumentasi, dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rocket stove berhasil dibuat dari bata ringan, semen, pasir, dan tungku besi, kemudian digunakan pada demonstrasi pembakaran bahan kering seperti daun, ranting, sekam padi, kertas, dan kardus. Peserta terlibat dalam diskusi dan mencoba penggunaan alat, sedangkan pemerintah desa menunjukkan minat tindak lanjut melalui rencana pengajuan dukungan anggaran. Rocket stove diposisikan sebagai alternatif teknologi yang tetap perlu digunakan bersama praktik pemilahan, pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah.
Inovasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi sebagai Potensi Usaha Keluarga di Desa Tundi Noor Amaliah; Muhammad Faqih Madhani; Muhammad Zairullah; Eprariana; Nor Hayati; Muhammad Arya Ananda; Nadia Safitri; Nur Apri Aulia Rahmah; Hayatun Nissa; Agustina; Devi Febrianti; Rahmah Gita; Vina Navia; Nova Silvia
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1516

Abstract

  Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Tundi bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat mengenai risiko lingkungan dan kesehatan akibat minyak jelantah serta memperkenalkan keterampilan praktis untuk mengolahnya menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi langsung, praktik bersama, dan pendampingan pengemasan produk. Peserta diperkenalkan pada tahapan penyaringan minyak jelantah, penyiapan campuran lilin, penambahan aroma, pencetakan, dan pengemasan produk. Selama kegiatan, peserta terlibat dalam diskusi dan praktik serta dapat mengikuti tahapan utama pembuatan produk. Lilin yang dihasilkan memiliki variasi warna dan aroma serta menunjukkan potensi pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang berguna. Meskipun kegiatan ini tidak mengukur perubahan pengetahuan maupun pendapatan secara kuantitatif, pelatihan memberikan dasar awal bagi pengembangan produksi berbasis masyarakat dan kegiatan usaha keluarga. Kegiatan ini mendukung pemanfaatan limbah melalui pendekatan upcycling serta penerapan prinsip ekonomi sirkular pada tingkat rumah tangga.
Project YURIKOM: Sayur dan Ikan dalam Baskom sebagai Inovasi Ketahanan Pangan di Desa Panimbaan Kabupaten Balangan Jenny Saherna; Muhammad Reihan Ridha; Muhammad Maulana Ilmi; Riki Rahman Aktatilas; Adelia Ikrima; Lili Sa’adah; Dina Armawati; Siti Nor Adidah; Surya Alvina Nazaha; Erika Dwi Putri; Norjanah Norjanah; Siti Hulwati; Siti Rahimah; Yunita Sari
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1522

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga dapat didukung melalui pemanfaatan pekarangan dan teknologi budidaya sederhana. Project YURIKOM (Sayur dan Ikan dalam Baskom) di Desa Panimbaan, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, dikembangkan sebagai kegiatan integrasi pemeliharaan ikan lele dan penanaman kangkung dalam wadah terbatas. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, perancangan, praktik pembuatan unit, pemeliharaan, dan monitoring selama periode KKN. Hasil kegiatan menunjukkan unit YURIKOM dapat dibuat dan dipelihara bersama masyarakat, dengan pertumbuhan ikan dan tanaman yang diamati selama pendampingan. Salah satu kendala yang ditemukan adalah etiolasi pada kangkung akibat keterbatasan paparan cahaya dan diatasi dengan memindahkan unit ke lokasi yang lebih mendapat sinar matahari. Karena pencatatan kuantitatif produksi, kualitas air, efisiensi biaya, dan keberlanjutan belum tersedia secara lengkap, hasil pengabdian tidak menyatakan peningkatan produksi atau kemandirian pangan secara terukur. YURIKOM berpotensi menjadi alternatif pemanfaatan pekarangan yang dapat dikembangkan melalui monitoring dan evaluasi lanjutan.
Implementasi QRIS pada UMKM Galuh Darat sebagai Upaya Digitalisasi Sistem Pembayaran di Desa Binjai Muhammad Fikri; Fithria Ulfah; Melda; Anisa Tri Rahmawati; Enggelia Jelita; Nashwa Nuur Fazra; Siti Norhalisa Sholeha; Retno Juwita Mayliyanto; Muhammad Rezza Pahlevi; Siti Almeida Maryam
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1645

Abstract

Digitalisasi sistem pembayaran menjadi salah satu bentuk adaptasi UMKM terhadap perkembangan transaksi nontunai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada UMKM Galuh Darat, produsen akar pinang khas Desa Binjai, serta memberikan edukasi dasar mengenai penggunaan pembayaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada 2-16 Februari 2026 melalui tahap persiapan, edukasi, pendampingan pendaftaran dan aktivasi QRIS, simulasi transaksi, serta monitoring awal. Hasil kegiatan berupa tersedianya QRIS pada UMKM Galuh Darat dan terlaksananya pendampingan penggunaan sistem. Selama proses pendampingan, mitra mampu mengikuti tahapan aktivasi dan simulasi transaksi dengan arahan tim. Karena tidak tersedia data frekuensi transaksi, perubahan omzet, atau pengukuran literasi sebelum-sesudah, hasil tidak ditafsirkan sebagai peningkatan literasi digital atau efisiensi transaksi secara kuantitatif. Program menunjukkan bahwa pendampingan teknis dapat menjadi langkah awal penerapan pembayaran digital pada UMKM desa.
The Digitalisasi Titik Fasilitas Publik dan UMKM melalui Google Maps di Desa Baruh Bahinu Muhammad Anshari; Adhik Nazwa Awlia; Dimas Satya Nugraha; Khairunnisa Khairunnisa; Marsita Ananda Jaya Pratama; Meilani Novianti; Melysa Agustina; Muhammad Agus Syamsuddin; Muhammad Majid; Nella Khalisyah Awaliyah; Putri Dara Permata; Sherly Setio Wulandari
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1649

Abstract

Digitalisasi informasi geografis dapat digunakan untuk memperkuat dokumentasi lokasi fasilitas publik dan usaha lokal. Berdasarkan observasi awal di Desa Baruh Bahinu, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, ditemukan fasilitas umum dan UMKM yang belum memiliki penanda digital serta ketidaksesuaian posisi pada sebagian titik yang telah tersedia di Google Maps. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi lokasi yang memerlukan penambahan atau koreksi, menentukan posisi berdasarkan kondisi lapangan, dan mengajukan pembaruan informasi melalui Google Maps. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif implementatif melalui observasi lapangan, identifikasi nama dan jenis lokasi, penentuan posisi geografis, penambahan atau koreksi titik, serta dokumentasi hasil. Luaran kegiatan berupa pengajuan penambahan titik fasilitas umum dan UMKM, termasuk warung dan toko bangunan, serta koreksi posisi kantor desa. Karena status verifikasi platform dan evaluasi pengguna tidak terdokumentasi secara rinci, hasil kegiatan dibatasi pada proses pemetaan dan pembaruan informasi lokasi. Pemutakhiran data secara berkala dan peningkatan kemampuan pengelolaan informasi digital diperlukan agar informasi lokasi tetap relevan.
Implementasi Kanal Pengaduan Digital Berbasis Google Form dan QR Code di Desa Murung Abuin Kamarudin Kamarudin; Alfani Rahman; Ahmad Rizki Rahman Kamil; Yaskia Ariani; Erna; Luthfi Indrajid; Nazwa Audila Nassalwa; Wafikul Izah; Hana Rosita; Syarifah Nabila
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1650

Abstract

Transformasi digital pada tingkat desa dapat digunakan untuk memperbaiki pencatatan dan akses terhadap kanal pelayanan publik. Di Desa Murung Abuin, penyampaian keluhan dan aspirasi masyarakat sebelumnya dilakukan secara langsung atau melalui komunikasi informal dan belum memiliki kanal digital yang terdokumentasi secara terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan kanal pengaduan dan aspirasi masyarakat berbasis Google Form yang dapat diakses melalui QR Code. Pelaksanaan dilakukan melalui identifikasi permasalahan, perancangan formulir, sosialisasi, simulasi penggunaan, implementasi, dan evaluasi deskriptif bersama aparatur desa. Luaran kegiatan berupa formulir pengaduan digital, QR Code yang ditempatkan di kantor desa, posyandu, dan kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta stiker akses yang dibagikan pada kegiatan masyarakat. Sistem memungkinkan data aduan masuk ke penyimpanan digital secara terstruktur, tetapi naskah belum menyediakan data kuantitatif mengenai jumlah penggunaan, waktu respons, atau penyelesaian aduan. Dengan demikian, program ini diposisikan sebagai langkah awal penyediaan kanal pengaduan digital yang masih memerlukan tata kelola akun, perlindungan data, monitoring penggunaan, dan mekanisme tindak lanjut yang konsisten.
Pelestarian Permainan Tradisional BAKULA di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida Herda Ariyani; Ari Eka Setiawan; Nur Annisa Humaira; Sawitri Sawitri; Anisa Nazwa; Mifta Eka Febriantina Rahayu; Fitri Widyaiwara; Syabila Rizki Aulia; Reizal Putra Wijaya; Azka Dinda Salsabila; Nabila Khansa; Fauzan Azima
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1656

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang dapat diperkenalkan kembali melalui kegiatan berbasis partisipasi masyarakat. Di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang, Desa Balida, fasilitas permainan tradisional untuk anak masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menambah sarana permainan tradisional BAKULA (Bagasing, Badaku, dan Balogo Kita) serta melibatkan anak-anak dalam praktik permainan sebagai bentuk pengenalan budaya lokal. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan Pokdarwis, pembuatan balogo dari bahan bekas, penyediaan alat permainan, pelatihan dan pendampingan bermain BAKULA, permainan kebersamaan, serta penyerahan alat kepada pemerintah desa. Kegiatan diikuti oleh anak-anak Desa Balida dan menghasilkan tambahan sarana permainan tradisional, aktivitas praktik bagasing, badaku, balogo, batungkau sebagai permainan pendukung, serta dokumentasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta tanggapan pemerintah desa dan Pokdarwis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan kembali permainan tradisional Banjar di kawasan wisata budaya; keberlanjutannya memerlukan pengelolaan, perawatan alat, dan pemanfaatan rutin oleh Pokdarwis serta pemerintah desa.
Implementasi Website Desa sebagai Strategi Transformasi Digital menuju Smart Village di Desa Mundar Kabupaten Balangan Muhammad Fariz Akmal; Latifah Latifah; Astika Fauziah Ananda; Fathimah Fathimah; Rachel Cici Angelica Rasmadi; Alya Nurpasha; Muhammad Rosad; Tamara Hadi Permata; Husnul Khatimah; Muhammad Rifaini; Suci Fitriani; Viola Georgyna Angel
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1657

Abstract

Transformasi digital desa dapat didukung melalui penyediaan media informasi resmi yang mudah diperbarui dan diakses secara daring. Desa Mundar, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, belum memiliki media informasi digital yang menghimpun profil desa, potensi wilayah, UMKM, dan informasi layanan secara terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan website Desa Mundar sebagai langkah awal transformasi digital menuju smart village. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pengumpulan data, pengembangan website, uji fungsi, sosialisasi, dan pendampingan teknis kepada perangkat desa. Hasil kegiatan berupa website desa yang memuat profil, informasi pendidikan dan kesehatan, struktur pemerintahan, peta lokasi, data UMKM, serta dokumentasi kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui monitoring awal dan diskusi dengan perangkat desa. Karena belum tersedia data penggunaan masyarakat dan pengukuran sebelum-sesudah kegiatan, hasil tidak dijadikan sebagai peningkatan transparansi, akses informasi, atau kapasitas aparatur secara kuantitatif. Keberlanjutan website memerlukan pengelola yang konsisten melakukan pembaruan konten dan pemeliharaan teknis.
Implementasi Smart Village melalui Family Fun Day, QRIS, dan Perbaikan Fasilitas di Kelurahan Paringin Kota Mahendra Adi Kusuma; gladis corinna marsha; Alfina Damayanty; Aprilianti Mayang Efendi; Muhammad Al Farisi; Gustina Nur Hasanah; Auliah Ramadhani; Mahpuza; Muhammad Ridho Alfajar; Nadifa Aulia Agustina; RA Yuniar Henny Windaryanti
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1658

Abstract

Transformasi digital di tingkat kelurahan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga dengan pemanfaatan aset sosial, ekonomi, dan fisik yang telah tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program smart village di Kelurahan Paringin Kota melalui Family Fun Day (FFD), pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM, serta perbaikan fasilitas kelurahan. Metode menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui pemetaan aset, perancangan kegiatan, pelaksanaan program prioritas, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan berupa terlaksananya FFD di Taman Martasura, pendampingan teknis QRIS, serta pembenahan fasilitas fisik kantor kelurahan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tanggapan mitra; karena tidak terdapat pengukuran sebelum-sesudah yang seragam, hasil tidak ditafsirkan sebagai peningkatan partisipasi sosial, daya saing UMKM, atau efektivitas pelayanan secara kuantitatif. Program menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset dapat digunakan untuk menghubungkan kegiatan sosial, ekonomi digital, dan pemeliharaan fasilitas dalam satu rangkaian pengabdian yang memerlukan tindak lanjut dari pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Pola Asuh Suportif di Desa Pupuyuan Anggi Evi Safitri; Uni Afriyanti; Muhammad Nasir; Haura' Tsabitah Rais; Giovanza Kemala Dewi; Siti Rahma; Wahidah Wahidah; Luthfi Musyaffa Rahmatullah; Athaya Nandana Zayyan Chandraningtyas; Nanda Risky Amalia; Wahdatun Nisa; Yona Repalia
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1659

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi isu sosial yang berpotensi memengaruhi pendidikan, kesehatan, dan kesiapan psikologis remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi kepada orang tua dan remaja mengenai risiko pernikahan dini serta pentingnya pola asuh dan komunikasi yang suportif dalam keluarga. Program dilaksanakan di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, melalui pendekatan edukatif partisipatif berupa penyampaian materi interaktif dan diskusi terbuka. Materi mencakup batas usia perkawinan, faktor dan dampak pernikahan dini, jenis pola asuh, serta komunikasi orang tua-remaja. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan keterlibatan peserta, respons diskusi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Kegiatan menghasilkan ruang diskusi yang mempertemukan perspektif orang tua dan remaja serta memunculkan refleksi mengenai praktik pernikahan usia muda dan komunikasi keluarga. Kegiatan dapat menjadi langkah awal edukasi komunitas yang memerlukan tindak lanjut secara berkelanjutan.

Page 10 of 11 | Total Record : 108