cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
jpm.wpc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia
ISSN : -     EISSN : 30483964     DOI : https://doi.org/10.63004/jpmwpc
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia (JPM-WPC) menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
Edukasi Makanan Sehat dan Skrining Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Lansia Devi Delvita; Sri Astuti; Aprileo Vebi Eka Utama; Muhammad Reyzaldy; Dody Teguh Yuwono; Dian Ana Mutriqah; Liagustri Maulisazen Basuki; Savira Angelia; Leli Khairani Siregar; Vini Rima Pratiwi; Windya Nazmatur Rahmah; Risqika Yuliantri; Rezqi Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1582

Abstract

Peningkatan jumlah populasi lanjut usia (lansia) diiringi dengan meningkatnya risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus, serta masalah degeneratif seperti sarkopenia. Upaya preventif dan promotif sangat diperlukan untuk menjaga kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan status kesehatan lansia dalam mencegah PTM dan sarkopenia. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Lansia Tangguh BKL Cantik, Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan (pengecekan kadar gula darah), aktivitas fisik berupa senam bersama, serta edukasi kesehatan interaktif terkait pola makan sehat tanpa garam (rendah natrium) dan pencegahan sarkopenia. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para lansia. Hasil pemeriksaan menunjukkan pemetaan awal kondisi gula darah mandiri lansia. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembatasan konsumsi garam untuk mengontrol tekanan darah dan pemenuhan nutrisi serta aktivitas fisik untuk mencegah penurunan massa otot (sarkopenia). Kegiatan pengabdian ini efektif dalam memberikan pemahaman praktis dan deteksi dini PTM pada lansia. Diperlukan keberlanjutan program serupa secara berkala untuk menjaga kemandirian dan kesehatan lansia di Kota Palangka Raya.
Sosialisasi Fungsi dan Pentingnya Antioksidan bagi Tubuh pada Wanita Jemaat GKPS Hang Tuah Medan Andre Prayoga; Modesta Harmoni Tarigan; Grace Anastasia Ginting; Ferdinand Paulus Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1601

Abstract

Antioksidan merupakan molekul yang berperan penting melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, terutama pada masyarakat yang aktivitas hariannya banyak terpapar polusi udara dan radiasi elektronik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan fungsi dan pentingnya antioksidan bagi tubuh kepada wanita Jemaat GKPS Hang Tuah Medan. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi tanya jawab, serta pemeriksaan kadar antioksidan pada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 38 peserta, separuhnya memiliki kadar antioksidan yang kurang baik dan separuh lainnya memiliki kadar antioksidan yang baik, dengan mayoritas peserta berada pada rentang usia 50-60 tahun (36,8%). Diskusi juga mengungkap masih rendahnya pemahaman peserta mengenai fungsi dan pentingnya antioksidan bagi kesehatan tubuh. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi, ditandai dengan keaktifan peserta selama diskusi dan kemampuan mereka menjelaskan kembali pengertian serta manfaat antioksidan pada akhir kegiatan. Disimpulkan bahwa sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan wanita Jemaat GKPS Hang Tuah mengenai antioksidan, dan disarankan agar pengetahuan ini turut disebarluaskan kepada anggota keluarga guna mendukung penerapan pola hidup sehat secara lebih luas.
Sosialisasi Dagusibu Obat "Ayo Buang Sampah Obat Dengan Tepat" Di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Depi Yuliana; Lelie Amalia Tusshaleha; Laili Apriani; Putri Ramdaniah; Meilynda Pomeistia; Syamsul Rahmat; Annisa Alpiani; Aya Shaufia Itsnayain; Khaeditama Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1632

Abstract

Penggunaan obat secara mandiri di masyarakat terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kondisi tersebut menyebabkan semakin banyak obat yang disimpan di rumah tangga. Namun, sebagian besar masyarakat belum memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang benar sehingga masih banyak ditemukan praktik penyimpanan obat kedaluwarsa maupun pembuangan obat secara langsung ke tempat sampah atau saluran air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) melalui program edukasi "Ayo Buang Sampah Obat dengan Tepat" yang dilaksanakan di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Lombok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pemusnahan obat yang benar, pembagian leaflet edukasi, serta evaluasi menggunakan sesi tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar apotek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum edukasi dengan setelah edukasi. Peserta juga mampu mempraktikkan cara memilah obat kedaluwarsa, rusak dan cara membuang sisa obat dengan benar sesuai ketentuan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis apotek merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara apoteker, fasilitas pelayanan kefarmasian, untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan pengelolaan limbah obat rumah tangga yang aman.
Pengaruh Pemberian Seduhan Kelopak Bunga Rosella Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wisma Dahlia PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Rian Tasalim; M. Sobirin Mohtar; Winda Ayu Fazraningtyas; Latifah Latifah; Afifah Ghina Fakhirah; Cindy Maulida; Ipah Nurjanah; Meylia Rabita; Siti Aisyah; Dede Mahdiyah; Anshori Anshori; Claire Areola Rico; Lea L. Pancho-Ongan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1178

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, terutama lansia, dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah seduhan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) yang memiliki kandungan antioksidan dan efek vasodilatasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan kelopak bunga rosella terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wisma Dahlia Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan intervensi nonfarmakologis dengan pemberian seduhan kelopak bunga rosella kepada 7 orang lansia penderita hipertensi. Kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah awal (pre-test), pemberian edukasi kesehatan, pemberian seduhan rosella, serta pengukuran tekanan darah setelah intervensi (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mengalami penurunan tekanan darah sistolik setelah pemberian seduhan kelopak bunga rosella dengan selisih penurunan berkisar antara 1–5 mmHg. Lansia juga tampak lebih rileks dan nyaman setelah mengonsumsi seduhan rosella. Dengan demikian, seduhan kelopak bunga rosella berpotensi menjadi terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam membantu pengendalian tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.
Pemberian Rebusan Moringa Oleifera Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Trans Srimulyo Lampung Tengah Tahun 2026 Okva Hikma Kesumasari; Eka Yudha Chrisanto; Rika Yulendasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1350

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi kronis yang terjadi ketika kadar glukosa dalam darah seseorang meningkat karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau sama sekali tidak dapat memproduksi insulin, atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif. Pemberian rebusan Moringa Oleifera ini bertujuan untuk membantu menurunkann kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien diabetes melitus dengan masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Intervensi yang diberikan berupa pemberian rebusan daun moringa oleifera sebanyak 1 kali sehari pada pagi hari selama 4 hari berturut-turut. Pengukuran dilakukan menggunakan pemeriksaan g serta observasi tanda dan gejala hiperglikemia sebelum dan sesudah intervensi. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua pasien setelah pemberian rebusan moringa oleifera. Pada Ny. S kadar gula darah sewaktu menurun dari 287 mg/dL menjadi 265 mg/dL, sedangkan pada Ny. W menurun dari 235 mg/dL menjadi 198 mg/dL.
Efektivitas Promosi Kesehatan “LDR (Lawan Diare Dengan Rehidrasi)” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Posyandu Di Sungai Kapih Samarinda Angga Cipta Narsa; Nor Habibah; Lidia Atika Suri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1451

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas, terutama pada balita. Kegiatan promosi kesehatan “LDR (Lawan Diare dengan Rehidrasi)” bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diare dan pencegahan dehidrasi. Penelitian ini menggunakan desain Prestest-Posttest pada 15 peserta Posyandu Sungai Kapih Samarinda. Edukasi diberikan melalui penyuluhan, leaflet, banner, demonstrasi pembuatan larutan gula garam, dan mini games. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene, dan Wilcoxon Signed Rank Test. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 41,33 menjadi 90,00. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,001 yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan promosi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diare dan pencegahan dehidrasi.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Berbasis E-Leaflet sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Kesehatan dan Mencegah Perilaku Berisiko pada Remaja Nurannisa Fitria Aprianti; Eka Faizaturrahmi; Siti Naili Ilmiyani; Supiani Supiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1613

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya literasi kesehatan, sehingga diperlukan upaya edukasi yang efektif untuk mencegah perilaku berisiko. Salah satu media edukasi yang dapat dimanfaatkan adalah e-leaflet, karena mudah diakses, menarik, dan sesuai dengan karakteristik remaja di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan perilaku berisiko pada remaja melalui penyuluhan berbasis e-leaflet. Kegiatan dilaksanakan di Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur dengan melibatkan 35 remaja sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian e-leaflet dalam format digital. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang (71,4%), sedangkan setelah penyuluhan sebagian besar berada pada kategori baik (71,4%). Selain itu, tidak terdapat lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang pada posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan reproduksi setelah pemberian edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi berbasis e-leaflet merupakan strategi edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan berpotensi mendukung upaya pencegahan perilaku berisiko. Media e-leaflet dapat direkomendasikan sebagai alternatif promosi kesehatan yang inovatif, praktis, dan berkelanjutan di sekolah maupun masyarakat.