cover
Contact Name
Ansharul Fuqaha'
Contact Email
ansharulofficial@gmail.com
Phone
+6289656817030
Journal Mail Official
ansharulofficial@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Gapura Komplek Pondok Pensantren Al Karimiyyah Sumenep , Kab. Sumenep, Provinsi Jawa Timur, 69416
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Ghulamuna
ISSN : -     EISSN : 30317797     DOI : -
Ghulamuna: Journal of Early Childhood Education is a journal double-blind peer review, published by the Early Childhood Islamic Education Study Program of Institut Kariman Wirayudha Sumenep. Every article published in Ghulamuna is the results of research activities, literature review, best practice, and brief communication that covers: child growth and development from various aspects (physical motor, cognitive, language, social emotional, religious and moral values and arts), including guidance, parenting, and education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 39 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL BAMBOO DANCE Nismawati; Arifin, Siful
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.527

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin, dilaksanakan secara kolaboratif. Hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan secara bertahap pada kemampuan fisik motorik kasar anak melalui penerapan metode permainan tradisional Bamboo Dance di RA Nurul Huda II Tambaksari Rubaru, di mana diketahui kemampuan fisik motorik kasar anak dengan kategori BSH saat pra siklus mencapai 41%, pada siklus I pertemuan 1 anak dengan kategori BSH mencapai 58%, siklus I pertemuan 2 anak dengan kategori BSH dan BSB mencapai 66%, dan presentase nilai siklus II pertemuan 1 anak dengan kataegori BSH dan BSB mencapai 75%
OPTIMALISASI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI METODE GERAK DAN LAGU ASMAUL HUSNA Zahratun; Siti Hairiyah; Mukhlis
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.534

Abstract

Abstrak:  Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya kebiasaan membaca asmaul husna setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran di RA Nurul Mukhlishin di mulai, kegiatan seperti ini jarang ditemui oleh peneliti di sekolah lain, dimana para siswanya terlihat memiliki karakter yang baik menurut pengamatan peneliti sehingga penelitian ini diadakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan : (1) Karakter anak di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru (2) Penerapan metode kegiatan gerak dan lagu asmaul husna dalam mengoptimalisasikan karakter anak di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru  (3) Perubahan karakter anak setelah diterapkan metode gerak dan lagu asmaul husna di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru. Metode gerak dan lagu Asmaul Husna terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik di RA Nurul Mukhlishin, terlihat dari kemampuan anak menghafal gerakan serta menunjukkan perilaku positif dalam keseharian. Kegiatan rutin ini berhasil menanamkan nilai-nilai akhlak mulia yang tercermin dalam kepatuhan anak terhadap aturan di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.  
MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRY PADA ANAK USIA DINI Sakinatul Aimmah; Zainollah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.541

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jenis kolaboratif partisipatoris. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini memakai modelnya Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak didik di RA Al-Furqan Campaka Pasongsongan Sumenep, lebih meningkat di bandingkan sebelumnya, diketahui bahwa anak yang memiliki keaktifan belajar hanya mencapai 30%. Pada silus I masih belum mencapai target yang harus diperoleh siswa. yaitu dalam keaktifan dan semangat belajar banyak siswa yang mempunyai skor minim atau belum maksimal, yaitu hanya mencapai 57%. Sehingga siklus I masih belum dikatan berhasil. pertemuan kedua mencapai 65%. Ini tentu merupakan hal baik dan positif yang terus perlu dikembangkan oleh guru untuk mencapai target yang ditentukan. pada siklus ini hanya mampu mencapai 80% keberhasilannya. Angka yang sangat baik dalam pelaksanaan belajar mengajar. Maka dengan prosentase itu, tidak berlebihan jika pembelajaran pada tahap ini melebihi target minimal yang telah ditetapkan
MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK MELALUI PERMAINAN LOMPAT TALI Maulida, Nurul; Amiruddin
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.543

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kepercayaan diri anak didik, mengetahui permainan lompat tali dalam meningkatkan rasa percaya diri anak dan untuk mengetahui permainan lompat tali bisa diterapkan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kondisi kepercayaan diri pada anak didik di kelompok A TK AL-Karimiyyah, bagaimana permainan lompat tali dalam meningkatkan rasa percaya diri, bagaimana permainan lompat tali untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.Menanamkan rasa percaya diri anak usia 4-5 tahun adalah sebuah proses bertahap. Proses ini tidak bisa langsung sekaligus, namun memerlukan tahapan-tahapan kecil. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri adalah anak tidak lagi berpura-pura yakin secara berlebihan. Percaya diri merupakan kreativitas terpenting, yang artinya percaya diri dan yakin terhadap kekuatan dan kepabilitasnya dalam mencapai kreativitas. Dalam hal ini proses pembelajaran yang dilakukan belum menunggunakan model-model pembelajaran yang bervariasi dan media yang menarik minat belajar anak sehingga hasil belajar anak rendah. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), dan pola yang digunakan adalah pola kolaboratif. Model PTK pada dasarnya dilakukan berdasarkan siklus (putaran) tertentu. Menurut Kurt Lewin terdiri dari 4 komponen kegiatan yang dipandang sebagai satu siklus, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), refleksi (reflecting). Berdasarkan hasil analisis data yang diteliti dari penelitian ini terjadi peningkatan rasa percaya diri anak kelompok TK A AL-Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep tahun pelajaran 2024/2025 setelah menggunakan permainan lompat tali diperoleh data dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB) dan berkembang sesuai harapan (BSH) dari pra siklus ke siklus 1 sebesar 30% meningkat menjadi 80% pada siklus 1 ke siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menggunakan permainan lompat tali dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri pada anak kelompok A TK AL-Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep.
MANAGEMENT OF MONTESSORI-BASED ARABIC CURRICULUM DEVELOPMENT IN PRE-SCHOOL STUDENTS -, Uswatul Jannah; Faruq, Umar; Zainol Kamal, Moh.
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.757

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the management of Montessori-based Arabic curriculum development for pre-school students at Raudlatul Athfal An-Nidham Sumenep. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through observation, interviews and documentation. The results showed that the implementation of Montessori-based Arabic curriculum at RA An-Nidham involves careful planning, implementation in accordance with Montessori principles, and continuous evaluation. This research contributes to the development of Montessori-based curriculum in the context of Arabic language education at the early childhood education level. Keyword: Curriculum Management, Montessori, Pre-school Arabic
KOMODIFIKASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: KRITIK TERHADAP KOMERSIALISASI MASA KANAK-KANAK DAN KESENJANGAN AKSES PAUD Ach. Syaiful; Hafid; Faizatul Fitriyah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.845

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis fenomena komodifikasi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam konteks modernitas yang mengubah esensi PAUD dari praktik yang sesuai perkembangan anak (developmentally appropriate practice) menjadi komoditas yang dapat dipasarkan. Melalui pendekatan kritik sosial dan analisis teoretis, penelitian ini mengungkapkan bagaimana logika kapitalisme telah merasuki sistem PAUD, mengubah lembaga prasekolah menjadi entitas yang berorientasi pasar dengan praktik branding dan marketing yang intensif. Transformasi ini menimbulkan ironi fundamental: pendidikan anak usia dini yang seharusnya mengutamakan perkembangan anak dan pembelajaran berbasis bermain justru terkungkung dalam logika transaksional yang menekankan akselerasi akademik dan persiapan sekolah formal. Komodifikasi PAUD menciptakan akses eksklusif berdasarkan kemampuan ekonomi, menghasilkan stratifikasi pendidikan yang tajam sejak tahap paling awal perkembangan anak. Artikel ini menganalisis fenomena branding PAUD dalam kerangka teori modernitas refleksif Giddens dan mengkaji dilema antara pragmatisme pasar dan praktik yang sesuai perkembangan anak dalam pendidikan usia dini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PAUD modern menghadapi ketegangan antara kecemasan orang tua akan “kesiapan sekolah,” tekanan komersial untuk pencapaian akademik, dan prinsip-prinsip fundamental pedagogi yang berpusat pada anak dan berbasis bermain. Artikel ini menyimpulkan perlunya reorientasi pendidikan anak usia dini yang mampu menyeimbangkan pengembangan keterampilan dengan perkembangan anak holistik yang mencakup dimensi kognitif, sosio-emosional, fisik, dan spiritual untuk mewujudkan PAUD yang berkeadilan dan membebaskan.
KENDALA GURU DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PAUD HOLISTIK INTEGRATIF Sulistiani; Ansharul Fuqaha'
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 2 (2026): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) merupakan pendekatan yang menekankan layanan menyeluruh bagi anak, mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan. Namun, implementasinya di tingkat lembaga sering menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan PAUD HI, menganalisis faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi yang dapat mendukung efektivitas implementasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di TK Teratai Batuan Sumenep. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep PAUD HI, minimnya pelatihan dan dukungan kelembagaan, serta kurangnya keterlibatan orang tua dan instansi pendukung. Selain itu, hambatan sarana prasarana dan beban administrasi juga menghambat efektivitas program. Upaya yang telah dilakukan sekolah antara lain menjalin kemitraan dengan pihak eksternal dan meningkatkan komunikasi dengan orang tua. Kesimpulannya, implementasi PAUD HI memerlukan dukungan sistemik dan peningkatan kompetensi guru agar dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.
MEMBENTUK JATI DIRI ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BAKIAK Siti Fadila; Siti Hairiyah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 2 (2026): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jati diri anak usia dini saat ini menghadapi tantangan akibat menurunnya minat terhadap permainan tradisional dan meningkatnya penggunaan gawai. Kondisi tersebut mengakibatkan berkurangnya kesempatan anak untuk belajar bekerja sama, bertanggung jawab, dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan jati diri anak usia dini melalui kegiatan permainan tradisional bakiak di TK Al-Utsmani, Batang-Batang Laok, Batang-Batang, Sumenep. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah, dan anak-anak TK Al-Utsmani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional bakiak berperan penting dalam membentuk jati diri anak melalui kegiatan yang menumbuhkan kerja sama, tanggung jawab, kemandirian, keberanian, dan kemampuan mengendalikan emosi. Anak-anak belajar mengenali peran masing-masing, menghargai teman, serta menerima hasil permainan dengan sportif. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya kekompakan antar anak, rasa takut jatuh, serta kondisi cuaca yang tidak mendukung. Meskipun demikian, guru berperan aktif dalam membimbing dan memotivasi anak sehingga kegiatan berjalan efektif. Dengan demikian, permainan tradisional bakiak terbukti menjadi sarana efektif dalam mengembangkan jati diri anak usia dini di lingkungan pendidikan taman kanak-kanak.
INTEGRASI KONSEP STEM DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: PENDEKATAN TEMATIK DAN KONTEKSTUAL Zainollah; Muh Yusuf
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 2 (2026): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik integrasi pembelajaran STEM dan Bahasa Inggris dalam konteks pendidikan anak usia dini berbasis pesantren di TK Al-Ghazali Kabupaten Pamekasan. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan tematik yang reflektif dan berbasis aktivitas nyata dapat menggabungkan konsep sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan pengenalan Bahasa Inggris yang kontekstual dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi hasil karya anak sebagai data utama. Data dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan tematik dan interpretatif untuk mengidentifikasi pola integrasi pembelajaran dalam aktivitas sehari-hari anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah secara intuitif mengintegrasikan komponen STEM melalui kegiatan seperti menanam kacang hijau, mencatat cuaca harian, dan bermain mencari bentuk, dengan penggunaan kosakata Bahasa Inggris sederhana yang digunakan anak dalam interaksi spontan. Setiap aspek STEM tampil dalam aktivitas eksploratif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini, didukung oleh lingkungan belajar yang kaya nilai lokal dan religius. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembelajaran STEM dan Bahasa Inggris dalam pendekatan tematik dapat meningkatkan kompetensi kognitif, komunikasi, dan karakter anak secara simultan. Model pembelajaran ini berpotensi menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum PAUD berbasis budaya dan transdisipliner yang relevan dengan kebutuhan lokal dan tantangan pendidikan masa depan.

Page 4 of 4 | Total Record : 39