cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Evaluasi Kesesuaian Alokais Anggaran Dinas Pendidikan Kabuupaten Sleman Dengan Program Prioritas Pendidikan Daerah Melalui Program Sleman Pintar Ilham Firdaus Pranoto; Taniya Sahisnu Sufisyar; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian alokasi anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dengan program prioritas pendidikan daerah, yaitu Program Sleman Pintar. Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi keluarga miskin dan rentan miskin, dengan semangat “Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi pemerintah, meliputi RLPPD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2023, 2024, dan 2025, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024, Peraturan Bupati Sleman Nomor 97 Tahun 2024 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2025, serta publikasi resmi terkait pelaksanaan Program Sleman Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran pendidikan di Kabupaten Sleman relatif besar dan konsisten, namun kesesuaiannya dengan Program Sleman Pintar masih bersifat parsial. Dinas Pendidikan telah mendukung akses pendidikan bagi peserta didik miskin melalui bantuan sosial pada jenjang PAUD, SD, SMP, dan pendidikan nonformal. Namun, fokus utama Program Sleman Pintar yang menitikberatkan pada pendidikan tinggi lebih banyak diwujudkan melalui skema beasiswa lintas perangkat daerah, terutama melalui Dinas Sosial. Oleh karena itu, alokasi anggaran Dinas Pendidikan dapat dinilai cukup sesuai dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan tujuan utama program, yaitu memastikan setiap keluarga miskin memiliki setidaknya satu anggota yang berhasil menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana.
Analisis Konstruksi Legitimasi Kepemimpinan dan Relasi Gender dalam Organisasi Mahasiswa Fakultas dengan Dominasi Pengurus Perempuan Zhiland Arizky; Annisa Wahyu Azzahra; Hasna Afifah Kiswaningrum; Nabila Rakha Setyani; Riesya Khairunnisa Rosnandy; Qotrunnada Dwi Marsha; Rizki Annisa Ramadhani; Sri Maywati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.935

Abstract

Artikel ini menganalisis konstruksi legitimasi kepemimpinan dan relasi gender dalam organisasi mahasiswa fakultas yang secara kuantitatif didominasi oleh pengurus perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan desain studi multikasus, penelitian ini membandingkan dua konteks organisasi yakni Ormawa FIK UNSIL dan LK-BSO FK UNNES. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan studi dokumen berupa AD/ART, kemudian dianalisis menggunakan Thematic Analysis dari Braun dan Clarke. Dua teori utama yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Role Congruity Theory oleh Eagly dan Karau serta Gendered Organization Theory oleh Joan Acker, keduanya dibingkai dalam paradigma konstruktivisme sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi kuantitatif perempuan dalam kepengurusan tidak secara otomatis menghasilkan legitimasi kepemimpinan yang setara di ruang-ruang politik kemahasiswaan tingkat universitas. Inkonsistenti antara representasi internal dan penerimaan eksternal ini mencerminkan mekanisme gendering yang bekerja di luar batas organisasi formal. Kedua kasus memperlihatkan pola legitimasi yang berbeda, di mana Ormawa FIK UNSIL menghadapi sentimen berbasis gender yang lebih eksplisit dari pihak-pihak eksternal, sementara LK-BSO FK UNNES mengalami toleransi gender asimetris di tingkat internal yang terbungkus dalam normalisasi informal, namun dalam beberapa evidensi juga mendapatkan tindakan diskriminatif oleh pihak-pihak eksternal. Artikel ini berargumen bahwa legitimasi kepemimpinan perempuan dalam organisasi mahasiswa terkonstruksi secara berlapis, di mana faktor kelembagaan, modal sosial-politik, dan reproduksi norma gender di ruang informal memainkan peran yang sama besarnya dengan komposisi keanggotaan.
Dilema Guru BK: Antara Konselor Profesional dan Penegak Disiplin Sekolah Samuel E Hutajulu; Leri L Sembiring; Nusavel I Tampubolon; Viola R Malau; Yohana I C Siahaan; Sani Susanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.936

Abstract

Penelitian ini membahas dilema peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam menjalankan fungsi sebagai konselor profesional sekaligus sebagai pihak yang sering dilibatkan dalam penegakan disiplin sekolah. Permasalahan ini penting dikaji karena posisi guru BK yang terlalu dekat dengan urusan pelanggaran tata tertib dapat membentuk stigma bahwa ruang BK adalah tempat hukuman, bukan ruang bantuan yang aman bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap seorang guru BK yang telah bertugas selama empat tahun di SMA Santo Yoseph Medan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran guru BK muncul akibat penempatan struktural BK yang berdekatan dengan urusan kesiswaan, beban administratif pelanggaran, keterbatasan jumlah guru BK, serta tuntutan sekolah untuk merespons kasus kedisiplinan secara cepat. Kondisi tersebut memperkuat stigma guru BK sebagai “polisi sekolah”, menurunkan keberanian siswa untuk datang secara sukarela, dan melemahkan kepercayaan terhadap layanan konseling. Meskipun demikian, guru BK menerapkan berbagai strategi adaptif, seperti melakukan pendekatan investigatif sebelum pemberian sanksi, menjaga asas kerahasiaan, membangun komunikasi empatik, bekerja sama dengan wali kelas dan kepala sekolah, serta mengelola batas profesional untuk mencegah kelelahan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dilema guru BK merupakan persoalan sistemik, bukan semata-mata persoalan individu. Oleh karena itu, sekolah perlu memisahkan fungsi disiplin dan konseling, memperjelas SOP rujukan, menambah tenaga BK, serta memperkuat kesiapan calon guru BK melalui kurikulum LPTK
Analisis Pemberitaan Smart City Kota Jambi Berdasarkan Dimensi Smart City Rifaldi Irawan; Dinda Syufradian Putra; Ariisy Jorgi Sutan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan pemberitaan mengenai implementasi smart city di Kota Jambi berdasarkan enam dimensi smart city, yaitu smart governance, smart mobility, smart economy, smart environment, smart people, dan smart living. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa 42 berita mengenai smart city di Kota Jambi yang dipublikasikan oleh media daring. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan menelusuri berita menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan smart city dan digitalisasi kota. Data kemudian dianalisis melalui teknik coding dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 untuk mengidentifikasi kecenderungan dimensi smart city yang muncul dalam pemberitaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan smart city di Kota Jambi cenderung didominasi oleh dimensi smart governance, terutama pada aspek akuntabilitas dan pelayanan publik berbasis teknologi. Dimensi smart mobility lebih banyak menyoroti pengelolaan lalu lintas dibandingkan transportasi publik. Pada dimensi smart economy, pemberitaan lebih menekankan aktivitas bisnis masyarakat dibandingkan perkembangan ekonomi digital. Sementara itu, dimensi smart environment didominasi oleh isu pengelolaan sampah, dimensi smart people lebih banyak berkaitan dengan pengembangan pendidikan, dan dimensi smart living terutama menyoroti aspek inklusi sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi implementasi smart city di Kota Jambi dalam pemberitaan media masih berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, sementara dimensi lain belum memperoleh perhatian yang seimbang. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan yang lebih komprehensif agar pengembangan smart city dapat mencakup seluruh dimensi pembangunan perkotaan secara berkelanjutan.
Pemetaan Kebiasaan Membaca dan Hambatan Membaca Cepat Mahasiswa Empat Program Studi UNESA Ariska Yuliantika Prastiwi; Irma Rahmawati; Elisa Idzana Zulfa; Nur Aini Marsha Sabrina; Mega Diah Fianti; Trinil Dwi Turistiani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat mahasiswa dari empat program studi di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca cepat dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa di tengah meningkatnya tuntutan literasi dan derasnya arus informasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 mahasiswa yang dipilih secara proporsional dari masing-masing program studi. Data dikumpulkan melalui angket daring yang terdiri atas 20 pernyataan dengan skala Likert 1–4, meliputi aspek kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata (mean) dan kategorisasi tingkat variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,87, sedangkan hambatan membaca cepat juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,83. Hambatan yang paling dominan meliputi subvokalisasi, regresi, kesulitan mempertahankan fokus, kecenderungan membaca kata demi kata, serta kurangnya latihan membaca cepat secara konsisten. Selain itu, perkembangan media digital turut memengaruhi pola membaca mahasiswa yang cenderung mengonsumsi informasi secara cepat dan singkat sehingga berdampak pada kemampuan membaca mendalam terhadap teks akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki kebiasaan membaca yang cukup baik, berbagai hambatan mekanis dan kognitif masih memengaruhi efektivitas membaca mereka. Oleh karena itu, diperlukan penguatan budaya literasi akademik dan pelatihan membaca cepat secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa.  
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Penyalahgunaan Data Pribadi Melalui Aplikasi Pinjaman Online Di Provinsi Bengkulu Manti Laras Wati; Himawan Ahmed Sanusi; Marlinah Marlinah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.940

Abstract

Maraknya platform peminjaman dana berbasis digital yang beroperasi tanpa izin resmi di Provinsi Bengkulu telah mendorong meningkatnya insiden pemanfaatan data kependudukan warga secara tidak sah. Meskipun regulasi perlindungan data seperti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, UU ITE, dan KUHP Baru telah menetapkan ancaman sanksi yang signifikan, daya jera dari penegakan hukum yang ada dinilai masih jauh dari optimal. Kajian ini membahas dua persoalan pokok: (1) bagaimana konstruksi pertanggungjawaban pidana bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan data pribadi melalui kanal pinjaman digital, dan (2) sejauh mana instrumen sanksi pidana yang tersedia mampu menghadirkan perlindungan nyata bagi para korban. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan studi kepustakaan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi pidana yang diatur regulasi berlaku sudah memadai secara normatif, namun efektivitasnya terhambat oleh anonimitas pelaku, rekayasa identitas digital, lemahnya mekanisme verifikasi platform, serta rendahnya literasi keamanan siber masyarakat. Kajian ini merekomendasikan tiga pilar solusi: penguatan kapasitas forensik digital aparat penegak hukum, intensifikasi pengawasan regulator terhadap fintech lending, dan penyelenggaraan edukasi publik secara masif dan berkelanjutan.
Guru sebagai Agen Literasi Kritis dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial Faqih Ali; M. Ilham Maulana; Abdul Malik; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.942

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utama bagi peserta didik. Namun kemudahan akses informasi juga diikuti dengan meningkatnya praktik disinformasi yang berpotensi mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan peserta didik dalam menyebarkan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai agen literasi kritis serta strategi pedagogis berbasis literasi kritis dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis secara tematik melalui proses seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap informasi digital. Disinformasi dipahami sebagai praktik wacana yang mempengaruhi persepsi masyarakat melalui manipulasi informasi dan bias kognitif. Strategi pedagogi yang dapat diterapkan meliputi analisis wacana kritis, verifikasi informasi, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran dialogis. Integrasi literasi kritis dalam pendidikan digital membantu peserta mengembangkan kemampuan berpikir reflektif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, literasi penting menjadi pendekatan penting dalam melawan tantangan disinformasi di era digital.
Analisis Kualitas Sistem Informasi Akuntansi dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pengguna Platform E-Commerce Shopee Viola Nur Lita
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sistem informasi akuntansi dan kepercayaan terhadap loyalitas pengguna platform e-commerce Shopee. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan antar platform e-commerce yang menuntut perusahaan untuk mempertahankan loyalitas pengguna melalui penyediaan sistem yang berkualitas dan mampu membangun kepercayaan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 pengguna aktif Shopee yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas pengguna. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas sistem, seperti kemudahan penggunaan, kecepatan akses, keamanan, dan ketepatan informasi transaksi, belum menjadi faktor utama yang secara langsung membentuk loyalitas pengguna. Sebaliknya, kepercayaan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pengguna. Pengguna yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap keamanan transaksi, perlindungan data pribadi, transparansi informasi, dan reliabilitas platform cenderung menunjukkan loyalitas yang lebih tinggi. Secara simultan, kualitas sistem informasi akuntansi dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengguna Shopee. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kepercayaan merupakan faktor yang paling dominan dalam membentuk loyalitas pengguna dibandingkan kualitas sistem informasi akuntansi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sistem informasi akuntansi digital, khususnya terkait faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas pengguna pada platform e-commerce, serta menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan membangun kepercayaan pengguna secara berkelanjutan.
Analisis Komparatif Framing Isu Transisi Energi pada Media Lintas Kawasan Pasca-Konflik Timur Tengah Decky Apriza Hamdani Putra; Muhammad Rafka Andika; Muhammad Rizkyandra Alghifari; Naura Permata Salsabila; Padlam Perkasa Alam; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan cara pembingkaian isu transisi energi di media daring dari Indonesia, Eropa/Amerika, serta Timur Tengah setelah konflik Iran–AS–Israel. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini memanfaatkan model pembingkaian Robert Entman yang mencakup definisi masalah, interpretasi penyebab, evaluasi moral, serta rekomendasi solusi. Data diperoleh dari sembilan media daring dan dianalisis secara komparatif untuk melihat persamaan maupun perbedaan sudut pandang dalam pemberitaan mengenai isu transisi energi di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Hasil penelitian mengungkap pola pembingkaian yang berbeda: media Indonesia menonjolkan keamanan energi nasional, media Barat menggarisbawahi krisis energi global serta ketergantungan pada bahan bakar fosil, sedangkan media Timur Tengah menekankan ketidakadilan struktural dan keadilan energi. Perbedaan perspektif tersebut menunjukkan bahwa latar belakang politik, ekonomi, dan geografis turut memengaruhi cara media membingkai suatu isu. Meskipun terdapat perbedaan tersebut, seluruh media sepakat bahwa konflik geopolitik semakin mendesakkan perlunya transisi energi. Penelitian ini dibatasi oleh cakupan sumber media dan rentang waktu penelitian yang relatif terbatas. Temuan ini menegaskan peran pembingkaian media dalam membentuk persepsi masyarakat serta memberikan masukan untuk menyusun strategi komunikasi energi yang lebih efektif, adaptif, dan kontekstual di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan energi serta dinamika geopolitik global yang terus berkembang dan berkelanjutan.
Pengaruh Tax Planning dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Zoh'ra Fahdyana; Ines Seva Barbrena MS Pandia; Murtanto Murtanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan pajak dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan. Nilai perusahaan merupakan indikator penting bagi investor dalam menilai prospek dan kinerja suatu perusahaan. Sementara itu, perencanaan pajak dan CSR merupakan dua strategi manajerial yang sering dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan citra mereka. Namun, strategi tersebut dapat menimbulkan dampak yang berbeda terhadap persepsi pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tertentu (disesuaikan dengan data sebenarnya). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perencanaan pajak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan arah pengaruh negatif. Artinya, semakin tinggi perencanaan pajak yang dilakukan, nilai perusahaan cenderung menurun. Hal ini dapat disebabkan oleh strategi perencanaan pajak yang bersifat agresif dan dinilai negatif oleh investor. Selain itu, Corporate Social Responsibility (CSR) juga berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas CSR yang dilakukan belum sepenuhnya mampu meningkatkan nilai perusahaan, bahkan dapat menurunkannya apabila dinilai hanya sebagai beban biaya atau tidak dilaksanakan secara strategis. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan disarankan untuk lebih selektif dalam menerapkan strategi perencanaan pajak dan memastikan pelaksanaan CSR dilakukan secara efektif, transparan, dan terintegrasi dengan tujuan jangka panjang perusahaan