cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Pemetaan Sektor Potensial Sebagai Penggerak Ekonomi Provinsi Maluku Periode 2021-2025 Wiljan Atfentia Kotngoran; Lisye Magdalena Liur; Amin Amin; Mesak Yandri Masela
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.964

Abstract

Perekonomian Provinsi Maluku yang berbasis kepulauan memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan ketimpangan dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan memetakan sektor-sektor potensial yang dapat menjadi penggerak ekonomi Maluku pada periode 2021–2025. Dengan pendekatan kuantitatif, data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dianalisis menggunakan metode Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh sektor basis, dengan nilai LQ tertinggi pada sektor Administrasi Pemerintahan (6,40) serta Pengadaan Air dan Pengelolaan Sampah (5,22). Analisis Shift Share mengungkapkan bahwa sektor Pertanian, Perikanan, Kehutanan, Industri Pengolahan, dan Perdagangan Besar-Eceran memiliki daya saing regional yang positif. Berdasarkan Tipologi Klassen, sektor Pertanian serta Perdagangan termasuk dalam kuadran maju dan tumbuh pesat, sementara sektor Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Akomodasi merupakan sektor potensial. Sebaliknya, sektor Jasa Keuangan, Pendidikan, dan Kesehatan masih tergolong tertinggal. Temuan ini menegaskan bahwa pemulihan ekonomi Maluku pascapandemi sangat bergantung pada penguatan sektor tradisional sekaligus pembenahan sektor jasa modern. Pemerintah daerah disarankan untuk meningkatkan investasi infrastruktur, konektivitas antarpulau, serta kualitas sumber daya manusia agar sektor-sektor potensial dapat berkembang optimal dan mendorong pertumbuhan yang inklusif.
Kajian Sistematis Perilaku Picky Eater sebagai Faktor Risiko Terjadinya Stunting pada Anak Usia Dini Afafi Zakiyati; Mutmainnah Mutmainnah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.965

Abstract

Perilaku picky eater pada anak usia dini menjadi salah satu permasalahan gizi yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk meningkatkan risiko terjadinya stunting. Anak dengan perilaku picky eater cenderung memiliki pola konsumsi makanan yang terbatas, menolak jenis makanan tertentu, serta mengalami ketidakseimbangan asupan zat gizi penting bagi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hubungan perilaku picky eater sebagai faktor risiko terjadinya stunting pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir melalui basis data akademik terpercaya. Proses seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku picky eater memiliki hubungan signifikan terhadap peningkatan risiko stunting pada anak usia dini. Anak yang mengalami picky eater cenderung memiliki asupan protein, vitamin, dan mineral yang lebih rendah dibandingkan anak dengan pola makan normal. Selain itu, faktor pola asuh orang tua, kebiasaan makan keluarga, serta lingkungan sosial turut memengaruhi munculnya perilaku picky eater. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku picky eater merupakan salah satu faktor risiko yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya stunting pada anak usia dini, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi gizi, pengasuhan yang tepat, dan pembiasaan pola makan sehat sejak dini.   
Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero)Tahun 2013-2022 Tiara Blansiski Sitanggang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), dan Ukuran Perusahaan terhadap pertumbuhan laba PT Kereta Api Indonesia (Persero) periode 2013–2022. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR memiliki nilai signifikansi 0,828, DER 0,392, TATO 0,773, dan Ukuran Perusahaan 0,273 sehingga seluruh variabel tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan laba. Uji simultan menunjukkan nilai signifikansi 0,209 yang berarti seluruh variabel independen secara bersama-sama juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Koefisien determinasi menunjukkan kontribusi model sebesar 36,4%, sedangkan 63,6% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan laba PT Kereta Api Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor operasional, kebijakan perusahaan, kondisi ekonomi makro, dan faktor eksternal lainnya.
Representasi Guru dalam Wacana Publik: Studi Kasus Komentar Netizen pada Isu Pendidikan Sri Wahyuni; Abdiyatus Sholehah; Lailiyatut Tamamah; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.968

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah ruang komunikasi publik menjadi arena produksi wacana yang memengaruhi pembentukan persepsi sosial, termasuk terhadap profesi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana representasi guru dikonstruksi dalam komentar netizen pada isu pendidikan di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis model Ruth Wodak melalui Discourse-Historical Approach. Data penelitian berupa 30 komentar netizen yang diperoleh dari unggahan TikTok yang membahas isu kesejahteraan guru, status guru honorer, serta kebijakan pengangkatan ASN dan PPPK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi strategi diskursif yang meliputi nomination, predication, argumentation, perspectivization, serta intensification and mitigation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi guru dalam wacana digital didominasi oleh isu ketidakpastian status kepegawaian dan kesejahteraan yang belum memadai. Di sisi lain, guru juga direpresentasikan sebagai profesi yang memiliki dedikasi tinggi dan peran penting dalam sistem pendidikan nasional. Komentar netizen membangun konstruksi sosial guru melalui penamaan yang beragam, penilaian terhadap kondisi sosial-ekonomi, serta argumentasi yang menekankan pentingnya penghargaan berdasarkan masa pengabdian. Selain itu, beragam sudut pandang dan penguatan makna menunjukkan adanya dinamika persepsi publik terhadap profesi guru. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa representasi guru dalam media sosial merupakan konstruksi wacana yang kompleks, yang tidak hanya mencerminkan kritik terhadap kebijakan pendidikan, tetapi juga apresiasi terhadap peran strategis guru dalam pembangunan pendidikan nasional.
Dampak Algoritma TikTok Pada Visibilitas Influencer Dan Perilaku Konsumen Terhadap Pengguna E-Procurement Yang Dimediasi Dengan Kualitas Konten Nurhidayah Nurhidayah; Arifah Hidayati; Veny Puspita
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Algoritma TikTok, Visibilitas Influencer, dan Perilaku Konsumen terhadap penggunaan E-Procurement, dengan Kualitas Konten sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena meluasnya penggunaan platform TikTok di Indonesia, yang pada awal 2025 memiliki sekitar 125,2 juta pengguna aktif, menjadikannya salah satu pasar terbesar secara global. Di tengah perkembangan tersebut, efektivitas algoritma rekomendasi TikTok dalam mendorong adopsi layanan digital, termasuk E-Procurement, belum sepenuhnya dipahami, khususnya di wilayah non-metropolitan seperti Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 125 responden pengguna aktif TikTok berusia 17 tahun ke atas di Bengkulu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Algoritma TikTok (koefisien = 0,299; T-statistik = 4,038; p = 0,000), Visibilitas Influencer (koefisien = 0,209; T-statistik = 3,747; p = 0,000), dan Perilaku Konsumen (koefisien = 0,333; T-statistik = 4,144; p = 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap E-Procurement. Kualitas Konten juga terbukti memediasi secara signifikan ketiga hubungan tersebut (H4: p = 0,029; H5: p = 0,030; H6: p = 0,000). Nilai R² sebesar 0,613 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 61,3% variasi pada E-Procurement. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara algoritma platform, visibilitas konten kreator, dan perilaku pengguna digital memiliki peran strategis dalam mendorong efektivitas E-Procurement di era digital.
Problematika Dan Upaya Pembentukan Kepribadian Nasional Siswa Sekolah Dasar Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Hanna Putri Syahkira; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif problematika pembentukan kepribadian nasional siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila serta merumuskan upaya strategis yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah nasional terakreditasi, buku referensi, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) yang meliputi tahap reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kepribadian nasional siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai problematika yang kompleks, di antaranya dominasi pembelajaran pada aspek kognitif, keterbatasan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai, kurang optimalnya penerapan pembelajaran kontekstual, lemahnya sinergi antara lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta minimnya pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan tersebut mengakibatkan terjadinya kesenjangan antara pemahaman nilai Pancasila dengan implementasinya dalam perilaku nyata siswa. Upaya yang dapat dilakukan meliputi pengembangan pembelajaran berbasis praktik dan pembiasaan, penerapan model pembelajaran kontekstual seperti problem-based learning dan project-based learning, peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, penguatan budaya sekolah, serta optimalisasi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik dan berkesinambungan, nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat terinternalisasi secara optimal sehingga mampu membentuk kepribadian nasional siswa secara utuh, konsisten, dan berkelanjutan.  
Pengaruh Emotional Branding Terhadap Keputusan Pembelian di Qini Mart Kawalu Tasikmalaya Euis Rahmah Nurhidayah; Nidia Rismania Dewi; Acep Hilman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emotional branding terhadap keputusan pembelian di Qini Mart Kawalu Tasikmalaya. Dalam persaingan ritel yang ketat, emotional branding menjadi strategi penting untuk membangun kedekatan emosional dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 34.2%, sedangkan sisanya sebesar 65.8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa emotional branding memiliki peran penting dalam mendorong keputusan pembelian konsumen di Qini Mart Kawalu Tasikmalaya.  
Pendekatan Deep Learning Melalui Google Classroom, Wayground Dan Zep Quiz Di SMA An-Nur Bululawang Achmad Syamsul; Muhammad Irfan; Ahmad Mu’tashim Billah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.973

Abstract

Pendidikan di tingkat SMA memerlukan suatu pendekatan pembelajaran yang berguna dalam mengatasi tantangan pembelajaran yang sangat kompleks, diantaranya pendekatan deep learning yang menyatukan beberapa aspek yaitu kognitif, emosional dan sosial dalam pembelajaran. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan deep learning melalui google class, wayground, zep kuis pada kelas X SMA An-Nur Bululawang. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan triangulasi teknik, termasuk kuesioner dan observasi. Beberapa teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data primer meliputi kuesioner google form dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa pendekatan deep learning adalah suatu pendekatan pembelajaran yang terdiri dari pembelajaran mindful (pembelajaran yang berkesadaran), pembelajaran yang bermakna (pembelajaran yang bermakna), dan pembelajaran yang menyenangkan (pembelajaran yang menyenangkan) untuk membuat pengalaman belajar yang diharapkan mendalam dan bermakna. Pendekatan penerapan ini dengan menggunakan media pembelajaran learning management system seperti google class dan gamification seperti wayground dan zep kuis. Pendekatan ini mampu mendorong siswa untuk menguasai kompetensi, mampu memahami relevansi pengetahuan dengan kehidupan nyata, menikmati dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran serta mampu mengembangkan keterampilan berkolaborasi.
Analisis Problematika Implementasi Nilai Semangat Kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan Raisyah Aulia Nabila Lubis; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.974

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di sekolah dasar sebagai upaya membentuk karakter warga negara yang menghargai keberagaman dan memiliki rasa persatuan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan nilai tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru Pembelajaran Pancasila, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai semangat kebangsaan masih menghadapi beberapa permasalahan, yaitu dominasi metode pembelajaran yang berorientasi pada hafalan, pemahaman kebangsaan yang cenderung bersifat simbolik dan seremonial, kesenjangan antara pemahaman konsep dengan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, pengaruh media digital terhadap interaksi sosial siswa, serta belum optimalnya penerapan pembelajaran kontekstual. Meskipun sekolah memiliki berbagai program pendukung, integrasinya dengan pembelajaran di kelas belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih kontekstual, berbasis pengalaman, dan terhubung dengan kehidupan nyata siswa agar nilai semangat kebangsaan dapat dipahami dan diterapkan secara lebih bermakna.
Dampak Green Marketing Strategy dan Eco-Label terhadap Purchase Intention Konsumen Milenial pada Produk Ramah Lingkungan Cindy Priscilla Tania; Angga Pramadista
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak green marketing strategy dan eco-label terhadap purchase intention konsumen milenial pada produk ramah lingkungan di Indonesia. Perubahan gaya hidup dan meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan generasi milenial mendorong perusahaan untuk mengadopsi strategi pemasaran hijau. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah konsumen milenial berusia 22–38 tahun yang pernah membeli produk ramah lingkungan dalam enam bulan terakhir. Sampel berjumlah 250 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan nilai koefisien sebesar 0,52 (p<0,01). Eco-label juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan koefisien 0,47 (p<0,01). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 61,3% variansi purchase intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi strategi pemasaran hijau yang konsisten disertai penerapan eco-label yang kredibel menjadi kunci dalam meningkatkan minat beli konsumen milenial terhadap produk ramah lingkungan.