cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Daya Terima Tumpi-Tumpi Ikan dengan Subtitusi Kacang Hijau dan Daun Kelor Sebagai Selingan Alternatif Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) Starti Takwin; Chaerunnimah Chaerunnimah; Nadimin Nadimin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1016

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di Indonesia hingga saat ini masih menjadi isu kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada peningkatan resiko stunting. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal menjadi salah satu strategi intervensi yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan organoleptik tumpi-tumpi berbasis ikan layang (Decapterus spp.) yang difortifikasi kacang hijau (Vigna radiata) dan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai produk pangan lokal yang berpotensi mendukung perbaikan gizi ibu hamil KEK. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan posttest only design. Formulasi terdiri atas empat perlakuan (F0, F1, F2, F3) dengan perbedaan proporsi kacang hijau dan daun kelor. Uji hedonik dilaksanakan dengan melibatkan 30 panelis tidak terlatih yang memberikan penilaian melalui skla 5 poin terhadap aspe warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data hasil pengujian diolah menggunakan uji Friedman. Adapun hasil uji statistik mengindikasikan adanya perbedaan nyata terhadap semua parameter organoleptik (p<0,05). Formulasi F2 memperoleh tingkat penerimaan tertinggi dengan dengan skor aroma tertinggi (4,27±0,740) serta skor rasa (3,93±0,691), warna (3,97±0,718), dan tekstur (3,77±0,774) yang relatif mendekati kontrol. Analisis kandungan gizi menunjukkan bahwa F2 mengandung energi 366,04 kkal, protein 22,89 g, lemak 20,90 g, karbohidrat 21,38 g, dan zat besi 3,18 mg per porsi (5 pcs). Kesimpulan, tumpi-tumpi formulasi F2 berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bagi ibu hamil KEK dalam rangka mendukung peningkatan asupan gizi dan pencegahan stunting pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Ketimpangan Akses Pendidikan Di Daerah 3T Indonesia: Analisis Fungsi Perencanaan Pendidikan Nasional Berbasis Digital Rahma Aulia Irmiati; Nihayatul Amanah; Dewi Masithoh; Rafi Yudha Pratama; Mutammam Mutammam
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1017

Abstract

Ketimpangan akses pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) masih menjadi tantangan dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kondisi geografis, keterbatasan infrastruktur, rendahnya akses teknologi, serta belum meratanya distribusi tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi perencanaan pendidikan nasional dalam mengatasi ketimpangan pendidikan di daerah 3T serta mengkaji optimalisasi perencanaan pendidikan berbasis digital sebagai solusi strategis. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan nasional memiliki fungsi strategis dalam menentukan arah kebijakan, pemerataan sumber daya pendidikan, dan peningkatan mutu pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya juga masih menghadapi beberapa kendala berupa pendekatan yang sentralistik, penggunaan data yang belum optimal, serta kurangnya penyesuaian kebijakan dengan kebutuhan daerah. Oleh karena itu, digitalisasi perencanaan pendidikan melalui pemanfaatan sistem informasi pendidikan, data-driven policy, dan evidence-based planning dinilai mampu meningkatkan efektivitas kebijakan pendidikan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Sebelum Dan Sesudah Pemberian Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini Dengan Media Booklet Dewa Ayu Intan Pradnya Swari; Ni Wayan Armini; Gusti Ayu Tirtawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1018

Abstract

Minimnya edukasi pencegahan pernikahan dini secara formal di sekolah memiliki risiko terhadap kesehatan reproduksi maupun keberlangsungan di masa depan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi pencegahan pernikahan dini dengan media booklet. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk rancangan one group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel yaitu cluster sampling dengann total 48 responden. Variable bebas yang terdiri atas pemberian edukasi dengan media booklet sedangkan dua variable terikat yang terdiri atas variabel pengetahuan dan sikap remaja. Analisis data penelitian dilakukan uji normalitas data, analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah intervensi terdapat peningkatan nilai rata-rata. Perbedaan pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna dengan uji Paired t-test diperoleh p-value sebesar 0,000. Diharapkan media booklet dapat dijadikan sumber belajar mandiri untuk memperluas wawasan, menjadi bahan diskusi dengan teman sebaya maupun keluarga serta diharapkan remaja lebih mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab di masa depan
Analisis Kesalahan Dan Miskonsepsi Siswa Kelas IV SD Dalam Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Santa Margaretha Sitanggang; Erizca Amanda Saragih; Revalina Angelila Sianipar; Dea Larasati Lubis; Sella Enzelika Br. Ginting
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan dan miskonsepsi siswa kelas IV sekolah dasar dalam materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 101774 Sampali dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran matematika serta wawancara semi terstruktur dengan guru kelas IV. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama miskonsepsi siswa, yaitu kesalahan memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, kesalahan membandingkan nilai pecahan berdasarkan penyebut, dan kesalahan prosedural dalam operasi penjumlahan pecahan berbeda penyebut. Siswa cenderung menjumlahkan pembilang dan penyebut secara langsung tanpa menyamakan penyebut terlebih dahulu. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi lemahnya pemahaman konsep dasar pecahan, penggunaan metode pembelajaran yang terlalu cepat, minimnya media konkret, serta perbedaan kemampuan awal siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan penggunaan alat peraga konkret, diskusi kelompok, dan asesmen diagnostik awal guna mengetahui tingkat pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa miskonsepsi pada materi pecahan bersifat multidimensional sehingga penanganannya memerlukan pembelajaran berbasis pemahaman konseptual, penggunaan media manipulatif secara konsisten, serta strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Kemandirian Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Ajatappareng Andi Athifah Amalia Achruh P; Alamsyah Agit; Mughni Latifah; Suhartono Suhartono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena teoretis dan empiris yang menunjukkan bahwa dampak desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi tidak selalu berjalan secara otomatis, melainkan sangat bergantung pada kapasitas institusi, tata kelola lokal, dan karakteristik wilayah. Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh desentralisasi fiskal serta kemandirian daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk mengukur derajat keterkaitan antarvariabel. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda yang sebelumnya telah dipastikan kelayakannya melalui serangkaian uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan, variabel desentralisasi dan kemandirian daerah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Secara spesifik, setiap peningkatan desentralisasi diproyeksikan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, begitu pula dengan peningkatan kemandirian daerah yang memberikan dampak peningkatan yang selaras. Kedua variabel ini secara bersama-sama memiliki kemampuan untuk menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi sebesar lima puluh satu persen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pelimpahan kewenangan fiskal serta kemampuan kemandirian daerah dalam mengelola keuangan terbukti efektif dalam memberikan keleluasaan yang strategis guna mengatur prioritas pembangunan secara lebih efisien dan memperluas kapasitas kerja pemerintah daerah.
Analisis Pengalaman Belajar Siswa Kelas 5 MIN 6 Aceh Utara Menggunakan Aplikasi Quizizz Dalam Pembelajaran IPAS Riska Farasya; Rosimanidar Rosimanidar; Rahmiaty Rahmiaty
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis pengalaman belajar siswa kelas 5 di MIN 6 Aceh Utara dalam menggunakan aplikasi Quizizz pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin berkembangnya penggunaan media pembelajaran digital dalam proses pendidikan, khususnya aplikasi interaktif yang dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman belajar siswa, meliputi respon, minat, motivasi, serta kendala yang dihadapi siswa saat menggunakan aplikasi Quizizz dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan siswa kelas 5 dan guru di MIN 6 Aceh Utara. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam pembelajaran IPAS memberikan pengalaman belajar yang positif bagi siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Quizizz juga membantu siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran melalui kuis interaktif dan fitur-fitur menarik yang tersedia. Selain itu, aplikasi ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan akses internet, perbedaan kemampuan teknologi siswa, dan keterbatasan fasilitas pembelajaran.
Pengaruh Pembayaran QRIS, Persepsi Manfaat dan Kemudahan Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Dengan Kepuasan Pengguna Sebagai Variabel Moderasi Abrar Abdul Aziz; Arifah Hidayati; Veny Puspita
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran QRIS, persepsi manfaat, dan persepsi kemudahan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan kepuasan pengguna sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pesatnya adopsi sistem pembayaran digital di kalangan mahasiswa yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif pengguna QRIS, dengan teknik purposive sampling menghasilkan 176 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa (koefisien = 0,700; T-statistik = 9,840; p = 0,000). Persepsi manfaat juga berpengaruh positif dan signifikan (koefisien = 0,510; T-statistik = 4,716; p = 0,000). Sementara itu, persepsi kemudahan berpengaruh positif namun tidak signifikan (koefisien = 0,171; T-statistik = 1,062; p = 0,144). Kepuasan pengguna sebagai variabel moderasi tidak terbukti memperkuat atau memperlemah secara signifikan hubungan antara variabel independen dan perilaku konsumtif. Nilai R² sebesar 0,806 menunjukkan kemampuan model yang kuat dalam menjelaskan variasi perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembayaran QRIS dan persepsi manfaat merupakan faktor dominan yang mendorong perilaku konsumtif mahasiswa di era digital.
Peningkatan Pemahaman Isi Kandungan Al-Qur'an Melalui Penerapan Metode Safinda Di SMP Al-Qur'an Safinda Banyuwangi Farichatut Thoyyibah; EE Junaedi Sastradiharja; Khasnah Syaidah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1024

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dan memberikan gambaran tentang efektivitas metode Safinda dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kandungan Al-Qur'an di lingkungan SMP Al-Qur'an Safinda Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dan alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi ketua yayasan, kepala sekolah, guru Safinda, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, Strategi Metode Program Pelatihan Terjemah Al-Qur'an Safinda di SMP Al-Qur'an Safinda Banyuwangi telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kandungan Al-Qur'an. Kedua, Program terjemahan Al-Qur'an di SMP Al-Qur'an Safinda Banyuwangi dilaksanakan secara bertahap dalam tiga proses yang saling berkaitan. Ketiga, Implementasi Metode Safinda telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas keagamaan dan intelektual masyarakat. Dari ketiga hasil penelitian di atas maka dapat dipahami bahwa metode Safinda memfasilitasi pembelajaran individual dan berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang lebih harmonis.
Strategi Ekspansi Bisnis Ritel Syariah Dalam Menghadapi Dinamika Pasar Modern Shidik Mahmudi; A. Rasikhu Z. Haramain
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1025

Abstract

Pertumbuhan industri halal global dalam satu dekade terakhir telah membuka peluang strategis bagi pengembangan bisnis ritel syariah, khususnya di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Ekspansi ritel syariah tidak lagi dipahami sekadar sebagai perluasan jaringan distribusi, melainkan sebagai proses integratif yang menggabungkan kepatuhan terhadap prinsip syariah, profesionalisme manajerial, dan inovasi pemasaran modern. Dalam konteks ini, strategi ekspansi harus mempertimbangkan interaksi antara nilai religius konsumen, faktor utilitarian seperti kualitas dan harga, serta dimensi kepercayaan yang dibangun melalui sertifikasi halal dan perlindungan konsumen pasca pembelian. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekspansi bisnis ritel syariah berdasarkan sintesis teori pemasaran modern dan ekonomi Islam, serta mengkaji relevansinya dalam menghadapi dinamika pasar digital dan kompetisi global. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan metode kualitatif-deskriptif, yang mengintegrasikan konsep segmentasi pasar, value proposition, omnichannel, serta prinsip maqāṣid al-sharī‘ah dalam kerangka ekspansi berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan ekspansi ritel syariah tidak hanya ditentukan oleh identitas halal, tetapi juga oleh kualitas produk, konsistensi layanan lintas kanal, transparansi rantai pasok, serta jaminan perlindungan konsumen yang mampu menurunkan risiko persepsian. Dengan demikian, ekspansi yang berorientasi pada kepercayaan dan keadilan berpotensi menciptakan loyalitas jangka panjang dan daya saing berkelanjutan dalam pasar modern
Pendidikan Untuk Semua: Membedah Kelas Sosial Dan Akses Belajar di SDN 2 Tabat Yusnadi Yusnadi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1026

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi pentingnya pemenuhan hak belajar universal melalui semangat Education for All (EFA), yang dalam realitasnya masih terbentur hambatan struktural berupa pelapisan kelas sosial ekonomi di tingkat tapak. Di SDN 2 Tabat, pemenuhan keadilan formal belum sepenuhnya menjamin kesetaraan substantif bagi peserta didik dari kelompok marginal. Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana stratifikasi kelas sosial orang tua memengaruhi aksesibilitas fasilitas belajar dan pengondisian disiplin siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, guru, dan wali murid; observasi partisipatif pasif terhadap dinamika pembelajaran di kelas; serta studi dokumentasi terhadap arsip sosiodemografi sekolah. Teknik pengolahan data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun SDN 2 Tabat sukses mengimplementasikan keadilan formal berupa pembebasan biaya administrasi dan penyaluran bantuan finansial (PIP), kesenjangan akses belajar substantif masih terjadi secara nyata. Siswa dari kelas sosial atas dengan mudah beradaptasi pada pembelajaran digital berkat modal ekonomi domestik yang kuat. Sebaliknya, siswa dari kelas sosial bawah rentan mengalami ketertinggalan fasilitas serta kendala kedisiplinan akibat tuntutan membantu ekonomi keluarga. Sekolah belum mampu bertindak sepenuhnya sebagai social leveller karena masih mereproduksi ketimpangan struktural masyarakat ke dalam ruang kelas. Pihak sekolah direkomendasikan untuk menerapkan strategi intervensi dan model pengajaran berdiferensiasi guna memitigasi dampak perbedaan kelas sosial tersebut.