cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,383 Documents
Pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru Di SMP Negeri 2 Petasia Kabupaten Morowali Utara Mohammad Kasim Buluade; Intam Kurnia; Dandan Haryono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP Negeri 2 Petasia Kabupaten Morowali Utara, serta pengaruh implementasi kebijakan PPDB terhadap kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, didukung data sekunder berupa dokumen sekolah, data Dapodik, dan laporan resmi PPDB tahun 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Petasia telah melaksanakan seluruh rangkaian proses penerimaan murid baru sesuai dengan standar operasional pelayanan (SOP) yang ditetapkan dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Struktur organisasi sekolah, termasuk panitia penerimaan, guru, dan tenaga kependidikan, telah menunjang efektivitas pelaksanaan PPDB. Data rekapitulasi pendaftar dan daya tampung menunjukkan bahwa jumlah calon siswa yang mendaftar meningkat setiap tahun, namun daya tampung tetap terpenuhi, sehingga seluruh pendaftar diterima sesuai kapasitas. Analisis kasus aduan menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan aduan pada tahun 2023, terdapat perbaikan pada tahun 2024 melalui peningkatan transparansi, komunikasi, dan kualitas layanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi kebijakan PPDB online berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di tingkat SMP. Penelitian ini merekomendasikan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, dan peningkatan kapasitas SDM sekolah untuk menjaga kualitas pelayanan PPDB yang adil, transparan, dan efektif. Studi ini memberikan kontribusi teoritis terkait manajemen pelayanan publik di pendidikan dasar serta praktis bagi pengambil kebijakan dan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Peran Hidden Curriculum dalam Menumbuhkan Prestasi Belajar Siswa di SMAN 1 Ciruas Sajdan Salman Fasha; Lindawati, Yustika Irfani; Widiansyah, Subhan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13564

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran hidden curriculum dalam menumbuhkan prestasi belajar siswa di SMAN 1 Ciruas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi.. Hasil penelitian menunjukkan tiga dimensi utama hidden curriculum berkontribusi pada prestasi siswa. Pertama, crowd menciptakan kebersamaan dan persaingan sehat melalui interaksi kelas, OSIS, ekstrakurikuler, hingga lomba antar kelas, yang mendorong motivasi kolektif untuk berprestasi. Kedua, praise berupa pujian, pengumuman prestasi, dan penghargaan sederhana memperkuat rasa percaya diri, motivasi individual, sekaligus membangun budaya apresiatif di sekolah. Ketiga, power melalui tata tertib, teguran, dan relasi guru-siswa menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta motivasi internal untuk mempertahankan prestasi. Temuan ini menegaskan bahwa prestasi siswa tidak hanya lahir dari kurikulum formal, melainkan juga dibentuk oleh praktik pendidikan tersembunyi yang berkesinambungan.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Chahya, Dhiyaa Riznieqia; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.
Analisis Dan Pengembangan Strategi Pengawasan Peredaran Kosmetik Oleh BPOM Bogor Esa, Risda Maulida; Embriana Dinar Pramestyani; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Ulyati Ulfah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13568

Abstract

Tingginya minat penggunaan masyarakat terhadap kosmetik mendorong para produsen untuk bersaing dalam menciptakan produk kecantikan dengan berbagai variasi dan keunggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengawasan yang selama ini diterapkan Balai POM Bogor dan merumuskan strategi pengembangan berdasarkan faktor internal dan eksternal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memetakan posisi strategis Balai POM Bogor, serta matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) untuk menentukan prioritas strategi pengembangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pegawai Balai POM, dan telaah dokumen. Hasil penelitian mendapatkan tiga strategi prioritas berdasarkan analisis QSPM yaitu menambah kompetensi SDM melalui pelatihan, serta meningkatkan fasilitas laboratorium untuk mendukung efektivitas pengawasan kosmetik secara cepat, mendorong pengesahan RUU BPOM terkait penindakan guna memperkuat kepastian hukum dan efektivitas penindakan, melakukan sosialisasi ke sekolah kerja sama dengan influencer lokal untuk kegiatan edukasi penggunaan kosmetik aman yang lebih masif. Kesimpulannya, Balai POM Bogor menerapkan pengawasan berbasis risiko secara menyeluruh. Analisis SWOT menunjukkan posisi Balai POM Bogor berada di kuadran I dengan strategi agresif. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi menambah kompetensi SDM dan fasilitas laboratorium, mendorong pengesahan RUU BPOM, serta memperluas edukasi melalui sekolah dan influencer.
Pengaruh Kebijakan Utang, Kepemilikan Institusional, Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Yuniar, Vira; Eka Kusuma Dewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13578

Abstract

This study aims to analyze the effect of debt policy, institutional ownership, and corporate social responsibility on firm value in manufacturing companies within the consumer non-cyclicals sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the years 2019-2024. The variables are measured using Debt to Equity Ratio (DER) for debt policy, Institutional Ownership (IO) for institutional ownership, CSR score for corporate social responsibility, and Price to Book Value (PBV) for firm value. The sample was selected by purposive sampling, obtaining 38 companies, then 3 companies were excluded as outliers, resulting in 35 companies multiplied by 6 years, thus a total of 210 observations. The hypothesis testing was conducted using panel data regression with the assistance of EViews version 9. Debt policy, institutional ownership, and corporate social responsibility simultaneously have a positive and significant effect on firm value. Debt policy (X1) has a positive and significant effect on firm value. Institutional ownership (X2) has no effect on firm value. Corporate social responsibility (X3) has a positive and significant effect on firm value.
Peran Profitabilitas dalam Pergerakan Harga Saham Transportasi di BEI Azahra Ridwan, Savira; Arif Irsyaad Kurniawan, Muhammad; Adelia , Rolia; Regita Sari , Regi; Suria Manda, Gusganda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13582

Abstract

Pasar modal berfungsi sebagai komponen strategis dalam sistem perekonomian dengan menyediakan sarana intermediasi antara pihak yang memiliki kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan produktif. Sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki peranan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, kinerja indeks sektor transportasi (IDXTRANS) menunjukkan peningkatan sebesar 141,2 poin atau 7,83% (BEI, 2023), meskipun sektor ini masih dihadapkan pada volatilitas akibat perubahan kondisi ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana rasio profitabilitas berperan dalam menjelaskan fluktuasi harga saham perusahaan transportasi di BEI. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap berbagai hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara rasio profitabilitas dan pergerakan harga saham. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas penelitian terdahulu menemukan pengaruh positif antara rasio profitabilitas dan harga saham, meskipun sebagian studi lainnya memberikan hasil yang tidak signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa profitabilitas merupakan indikator fundamental yang penting dalam analisis investasi pada sektor transportasi.
Implementasi Fungsi Pengawasan Uptd Terhadap Retribusi Pasar Klandasan Dalam Pengelolaan Bisnis Pasar Di Kota Balikpapan Aulia, Zahra; Ahmad Firman Hakim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi fungsi pengawasan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terhadap retribusi Pasar Klandasan dalam pengelolaan bisnis pasar di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengawasan UPTD dilakukan melalui pengawasan administratif dan lapangan untuk memastikan ketepatan pemungutan retribusi serta transparansi laporan keuangan. Kendala yang dihadapi meliputi sistem manual, tunggakan pedagang, dan keterbatasan digitalisasi pembayaran. Namun, upaya perbaikan seperti penerapan e-Retribusi dan rekonsiliasi data rutin telah meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan retribusi, yang berdampak positif terhadap peningkatan PAD dan kualitas pelayanan publik.
Harmonisasi Norma Dalam Pemanfaatan Ruang Sebagai Upaya Mengintegrasikan Ketentuan Zonasi Cagar Budaya ke Dalam Rencana Tata Ruang Nasution, Emmi Rahmiwita; Bima, Meirad Arianza; Rahayu, Rika; Dalimunthe, Huzraimahasri Aminatitassya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13602

Abstract

Disharmoni regulasi antara rezim pelestarian cagar budaya dan rezim penataan ruang telah menimbulkan ketidakpastian hukum yang berdampak serius terhadap keberlanjutan warisan budaya di Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya berpijak pada paradigma pelestarian yang bersifat proteksionis, sedangkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengedepankan optimalisasi ruang untuk kepentingan pembangunan. Ketidaksinkronan ini kian mengemuka pasca transformasi perizinan berbasis risiko melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, yang menempatkan Rencana Tata Ruang sebagai instrumen utama dalam sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) . Ketika zonasi cagar budaya tidak terintegrasi secara presisi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah maupun Rencana Detail Tata Ruang, situs sejarah berpotensi tidak terbaca dalam sistem, sehingga membuka peluang legalisasi pemanfaatan ruang yang destruktif. Fragmentasi kelembagaan, ego sektoral, serta minimnya interoperabilitas data memperparah kegagalan pengendalian ruang, sebagaimana tercermin pada berbagai kasus di Borobudur, Kota Lama Semarang, Trowulan, dan Yogyakarta. Melalui penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, artikel ini menemukan bahwa akar persoalan terletak pada benturan paradigma, ketidakharmonisan substansi zonasi, serta absennya integrasi sistem izin. Kajian ini menawarkan strategi harmonisasi melalui integrasi substansi zonasi cagar budaya ke dalam RDTR, rekonstruksi prosedur OSS agar mewajibkan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya pada tahap KKPR, serta penguatan infrastruktur data melalui Kebijakan Satu Peta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi norma bukan sekadar penyelarasan administratif, melainkan agenda rekayasa sosial untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan warisan sejarah bangsa.
Peran Gender dalam Budaya Patriarki pada Suku Batak Toba di Punguan Pasaribu Lidya Anastasya Pasaribu; Subhan Widiansyah; Septi Kuntari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13605

Abstract

Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis peran gender dalam budaya patriarki pada suku Batak Toba, khususnya di Punguan Pasaribu. Yang menjadi fokus utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem patriarki yang ada pada suku Batak Toba di Punguan Pasaribu memengaruhi pembagian peran antara lakilaki dan perempuan dalam ranah domestik maupun publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menemukan pengetahuan atau teori terhadap penelitian terdahulu seperti buku ataupun jurnal. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu melalui pra observasi, wawancara mendalam, observasi langsung, studi literatur dan dokumentasi terhadap anggota Punguan Pasaribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki masih berperan kuat dalam struktur sosial masyarakat Batak Toba. Laki-laki diposisikan sebagai kepala keluarga, pengambil keputusan utama, dan pewaris marga, sedangkan perempuan cenderung berperan dalam ranah domestik serta memiliki posisi subordinat. Namun meskipun demikian, terdapat perubahan nyata yang terlihat bahwa perempuan Batak Toba di era sekarang ini mulai menunjukkan peran aktifnya dalam ranah publik, misalnya melalui pendidikan dan kontribusi dalam kegiatan sosial. Meskipun hal ini masih menjadi satu hal yang sulit untuk diperjuangkan karena penuturan budaya serta batasan nilai adat yang kuat, yang sudah melekat dan terikat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengaruh Metode Problem-Based Learning (PBL) Terhadap Proses Belajar Mengajar di Kelas IV MIS Ma’arif Bulukumba Rahima, Rezky Aulia; Peritiwi, Dewi; Azzahrah, Fadhillah Muthia; Fadilla, Putri Nur; Abira, Abrar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13606

Abstract

Problem-Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang diyakini mampu menciptakan proses belajar mengajar yang aktif, kontekstual dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Problem-Based Learning (PBL) terhadap proses pembelajaran matematika di kelas IV MIS Ma’arif Bulukumba, dengan fokus pada pelaksanaannya serta dampaknya terhadap motivasi belajar dan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar mengajar. Rumusan masalah penelitian meliputi evaluasi pelaksanaan metode PBL dalam kegiatan pembelajaran secara keseluruhan dan menguji signifikansi pengaruhnya terhadap motivasi belajar serta partisipasi aktif siswa di kelas, sehingga menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif secara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode PBL, yang melibatkan diskusi kelompok secara kolaboratif serta sesi tanya jawab interaktif, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi peserta didik secara umum meskipun terdapat perbedaan tingkat keaktifan di antara peserta didik secara individu. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan menarik jika dibandingkan dengan metode ceramah konvensional yang cenderung bersifat monoton, pasif, dan kurang melibatkan partisipasi aktif peserta didik.