cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,429 Documents
Strategi Pemerintah Desa dalam Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu Maria Ervina Taek Sikone; Aris Lambe; Hildigardis M. I. Nahak; Yos E. Jelahut
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.20109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemerintah desa dalam mengimplementasikan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam implementasi STBM dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu perencanaan dan penganggaran, sosialisasi dan edukasi, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Strategi tersebut melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat sebagai aktor utama dalam mendorong perubahan perilaku sanitasi. Implementasi program telah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi yang layak, meskipun masih dijumpai berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana sanitasi, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, dan perlunya penguatan pendampingan secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi STBM dipengaruhi oleh sinergi antaraktor, komitmen pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Penatalaksanaan Dengan Modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, Ultrasound, dan Terapi Latihan Pada Frozen shoulder et causa bursitis Nindya Zahra Amelia; Zainal Abidin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20124

Abstract

Frozen shoulder atau adhesive capsulitis merupakan gangguan muskuloskeletal pada sendi bahu yang ditandai oleh nyeri, keterbatasan lingkup gerak aktif dan pasif, serta penurunan kemampuan fungsional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), ultrasound, dan terapi latihan pada pasien Frozen shoulder et causa bursitis. Penanganan dilakukan melalui empat sesi fisioterapi dengan evaluasi terhadap intensitas nyeri, kekuatan otot, lingkup gerak sendi, dan kemampuan aktivitas fungsional menggunakan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri gerak dan nyeri tekan, peningkatan kekuatan otot, perluasan lingkup gerak sendi, serta perbaikan kemampuan fungsional setelah intervensi. Penurunan skor SPADI juga mengindikasikan berkurangnya tingkat nyeri dan disabilitas bahu. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi TENS, ultrasound, dan terapi latihan berpotensi efektif dalam mengurangi keluhan, meningkatkan mobilitas sendi, dan memperbaiki fungsi bahu pada pasien frozen shoulder akibat bursitis.
Rekonstruksi Hukum Perlindungan Konsumen dalam Menjamin Kepastian Hukum di Era Digital Dwi Fitri Rahmadani Panggabean; Berliana Cahyani; Naufal Putra Wira Yudha; Gustisyo Edgar Qalbuadzikry; Kungkum Nur Adi Prabowo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20177

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah hubungan konsumen dan pelaku usaha, sementara kerangka perlindungan konsumen Indonesia masih bertumpu pada regulasi yang dibentuk sebelum berkembangnya platform digital, kecerdasan artifisial, dan transaksi lintas batas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan hukum perlindungan konsumen serta merumuskan konstruksi regulasi yang adaptif terhadap ekonomi digital. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, historis, dan kasus melalui analisis bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang berlaku belum memadai dalam mengatur tanggung jawab platform digital, penyelesaian sengketa lintas batas, efektivitas sanksi, dan kelembagaan perlindungan konsumen. Penelitian ini mengusulkan rekonstruksi regulasi melalui perluasan perlindungan transaksi digital, penguatan pertanggungjawaban berdasarkan prinsip strict liability dan pembalikan beban pembuktian, reformasi kelembagaan, pengembangan penyelesaian sengketa berbasis teknologi, serta penguatan kerja sama lintas negara. Rekonstruksi tersebut diperlukan untuk membentuk rezim perlindungan konsumen yang adaptif, efektif, dan berkeadilan dalam ekosistem ekonomi digital.
Pelaksanaan Putusan Arbitrase Nurliana Ritonga; Lady Anastasya; Dini Assyipah Aprilia; Nurul Fadilah Hasan; Sharina Sharina; Arinta Tracy Maria Siahaan; Amat Wiranto; Ridwan Wijaya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20178

Abstract

Arbitrase merupakan salah satu alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang banyak digunakan dalam dunia bisnis karena menawarkan proses yang lebih cepat, efisien, dan bersifat rahasia dibandingkan penyelesaian melalui litigasi. Di Indonesia, pelaksanaan arbitrase diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Meskipun putusan arbitrase bersifat final dan mengikat, pelaksanaannya dalam praktik masih menghadapi berbagai kendala, terutama ketika pihak yang kalah tidak melaksanakan putusan secara sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara pelaksanaan putusan arbitrase berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 serta mengkaji perbedaan pelaksanaan putusan arbitrase dengan pelaksanaan putusan perkara perdata di pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan putusan arbitrase dilakukan melalui tahapan pendaftaran putusan, pemeriksaan syarat formal oleh pengadilan, pemberian eksekuatur, dan pelaksanaan eksekusi sesuai hukum acara perdata. Putusan arbitrase memiliki sifat final dan mengikat sehingga tidak dapat diajukan banding maupun kasasi, berbeda dengan putusan perkara perdata yang masih membuka kemungkinan upaya hukum. Pelaksanaan putusan arbitrase tetap memerlukan peran pengadilan dalam proses eksekusi apabila putusan tidak dilaksanakan secara sukarela oleh pihak yang kalah.
Turut Serta Pihak Ketiga dalam Proses Penyelesaian Sengketa Arbitrase Nurliana Ritonga; Eki Azwani Panjaitan; Nur Rahma Elza Ms; Dita Sasika Rani; Seli Rahma Nita; Riksa Renata; Dewangga Jakti Aristya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20179

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah hubungan konsumen dan pelaku usaha, sementara kerangka perlindungan konsumen Indonesia masih bertumpu pada regulasi yang dibentuk sebelum berkembangnya platform digital, kecerdasan artifisial, dan transaksi lintas batas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan hukum perlindungan konsumen serta merumuskan konstruksi regulasi yang adaptif terhadap ekonomi digital. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, historis, dan kasus melalui analisis bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang berlaku belum memadai dalam mengatur tanggung jawab platform digital, penyelesaian sengketa lintas batas, efektivitas sanksi, dan kelembagaan perlindungan konsumen. Penelitian ini mengusulkan rekonstruksi regulasi melalui perluasan perlindungan transaksi digital, penguatan pertanggungjawaban berdasarkan prinsip strict liability dan pembalikan beban pembuktian, reformasi kelembagaan, pengembangan penyelesaian sengketa berbasis teknologi, serta penguatan kerja sama lintas negara. Rekonstruksi tersebut diperlukan untuk membentuk rezim perlindungan konsumen yang adaptif, efektif, dan berkeadilan dalam ekosistem ekonomi digital.
Persepsi Guru dan Etika Akademik dalam Pemanfaatan Platform Media Sosial (Tiktok/Instagram) sebagai Media Edukasi Marien Pinontoan; Clara C. Soputan; Maria I. Warankirang; Gratia Rumimper; Imanuel Taroreh
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20181

Abstract

Pemanfaatan TikTok dan Instagram sebagai media edukasi semakin berkembang seiring dengan transformasi pembelajaran digital. Namun, penggunaan platform tersebut juga menghadirkan persoalan etika akademik, terutama terkait plagiarisme, validitas informasi, dan perlindungan hak cipta. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru terhadap pemanfaatan TikTok dan Instagram sebagai media edukasi serta penerapan etika akademik dalam praktik pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru yang memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang TikTok dan Instagram sebagai media yang mampu meningkatkan kreativitas, keterlibatan, dan kualitas pengalaman belajar peserta didik. Pemanfaatannya disertai praktik etis melalui pencantuman sumber, verifikasi informasi, penghormatan terhadap hak cipta, dan penguatan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas media sosial sebagai sarana edukasi tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan guru mengintegrasikan etika akademik ke dalam pembelajaran digital.
Eksplorasi Hukum pada Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam Proses Pengambilan Legal Decision Amaliasyifa Agustina; Suwaebatul Aslamiyah; Nico Bustanul Anshary
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20184

Abstract

Meningkatnya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pengambilan keputusan hukum memunculkan kekhawatiran mendasar terkait keadilan, akuntabilitas, diskriminasi, dan pelestarian penilaian manusia. Di Indonesia, tata kelola AI masih sangat bergantung pada pedoman etika dan instrumen hukum lunak, sehingga menimbulkan celah regulasi yang signifikan terkait penerapannya dalam keputusan yang memiliki konsekuensi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka hukum yang tepat bagi pengambilan keputusan hukum yang dibantu AI di Indonesia dengan mengidentifikasi tantangan regulasi, risiko potensial, dan praktik internasional yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan Desain Sekuensial Eksplanatori (Explanatory Sequential Design), yang mengintegrasikan bukti kuantitatif dengan analisis kualitatif untuk mengembangkan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola AI dalam sistem hukum. Penelitian ini berfokus pada bias algoritmik, transparansi, akuntabilitas, pengawasan manusia, dan perlindungan hak-hak dasar. Dengan mengkontekstualisasikan praktik regulasi internasional dalam kerangka hukum dan sosial Indonesia, penelitian ini mengusulkan pendekatan tata kelola yang berpusat pada manusia yang memposisikan AI sebagai mekanisme pendukung pengambilan keputusan, bukan sebagai pengganti penilaian hukum manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka regulasi AI di Indonesia yang akuntabel, inklusif, dan berbasis hak.
Analisa Fungsi Brimob dalam Penanganan Tindak Pidana Hukuman Mati Nanang Ragil Saputro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20409

Abstract

Terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang menuntut penanganan terpadu melalui pencegahan, penindakan, dan penegakan hukum yang profesional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepolisian, khususnya Satbrimob Srondol Semarang, dalam penanganan terorisme serta mengkaji penerapan hukuman mati dalam perspektif penegakan hukum dan hak asasi manusia. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris melalui kajian kepustakaan dan analisis pengalaman operasional di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepolisian memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan preventif, represif, pengamanan, dan koordinasi antarlembaga. Pengalaman dalam pengamanan unjuk rasa, pelaksanaan eksekusi pidana mati perkara narkotika, dan penugasan di wilayah rawan konflik turut meningkatkan pemahaman hukum, kemampuan analisis, keterampilan operasional, komunikasi, dan profesionalisme anggota. Namun, ketegasan penegakan hukum harus tetap disertai penghormatan terhadap prinsip proporsionalitas dan hak asasi manusia. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas penanganan terorisme bergantung pada integritas, kompetensi, koordinasi, dan akuntabilitas aparat kepolisian.
Penerapan Manajemen Risiko Kejadian Nyaris Cedera (KNC) di Unit Farmasi Klinik Sikki, Nurhaeni; Oktarini, Ghia; Rizqie, Mutiara
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20410

Abstract

Kejadian Nyaris Cedera (KNC) di unit farmasi merupakan indikator penting dalam keselamatan pasien karena dapat berkembang menjadi insiden serius apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko klinis dalam pencegahan KNC di Unit Farmasi Klinik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumen laporan Insiden Keselamatan Pasien periode Januari–Desember 2025. Data dianalisis menggunakan matriks grading risiko dan metode 5 Why Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KNC paling banyak terjadi pada fase peresepan dan penyiapan obat, terutama akibat kesalahan pengambilan obat Look-Alike Sound-Alike (LASA). Faktor utama meliputi penataan obat yang belum sesuai standar, peresepan manual tanpa validasi elektronik, dan rendahnya budaya pelaporan. Penerapan manajemen risiko klinis membantu mengidentifikasi akar masalah dan menetapkan strategi mitigasi yang lebih tepat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Tall Man Lettering, standardisasi etiket, e-prescribing, serta sistem pelaporan insiden yang nonpunitif.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9: Agustus 2026 Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue