cover
Contact Name
Mahadiansar
Contact Email
mahadiansar@gmail.com
Phone
+6281267004561
Journal Mail Official
austronesia.akademika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta Gang Nila 1 No 15
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Negeri
Published by Austronesia Akademika
ISSN : 30891043     EISSN : 30890357     DOI : https://doi.org/10.69812/jpn
Jurnal Pengabdian Negeri adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Austronesia Akademika, yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia. Jurnal Pengabdian Negeri menerima berbagai jenis tulisan dalam laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu lokal dan nasional. Dengan pendekatan interdisipliner, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi substansial terhadap pengetahuan di bidang pengabdian masyarakat serta memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan komunitas. Setiap publikasi dalam Jurnal Pengabdian Negeri diharapkan dapat menginspirasi inovasi serta kolaborasi dalam menciptakan solusi dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Jurnal ini juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pembangunan dan pengembangan berkelanjutan. Melalui kegiatan publikasi ini, CV. Austronesia Akademika bertekad untuk memperkuat sinergi antara dunia akademis dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bersama.
Articles 30 Documents
Psikoedukasi: Mindful Parenting bagi Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Sri Mujinab Pekanbaru Hasanah, Nisaul; Novembli, Meta Silfia
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.168

Abstract

Pengasuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadirkan tantangan kompleks yang berpotensi meningkatkan stres, kecemasan, dan kelelahan emosional pada orang tua. Kondisi ini berdampak pada kemampuan orang tua dalam mengelola emosi serta keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak, sebagaimana teramati pada orang tua ABK di SLB Negeri Sri Mujinab, Pekanbaru. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas program mindful parenting sebagai strategi pemberdayaan orang tua ABK dalam mengelola stres dan emosi pengasuhan. Program diikuti oleh 25 orang tua ABK dan dilaksanakan melalui pelatihan terstruktur, praktik kesadaran penuh, diskusi reflektif, serta pendampingan berbasis pengalaman sehari-hari. Evaluasi program menggunakan desain pre-test dan post-test dengan instrumen Parenting Stress Index, Mindful Attention Awareness Scale, dan Self-Compassion Scale, yang dilengkapi dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali pengalaman dan perubahan subjektif peserta. Hasil kuantitatif menunjukkan penurunan signifikan tingkat stres pengasuhan dari 125,7 menjadi 98,3 (p<0,001), peningkatan mindfulness dari 3,1 menjadi 4,5 (p<0,001), serta peningkatan self-compassion dari 2,8 menjadi 4,1 (p<0,001). Temuan kualitatif mendukung hasil tersebut, ditunjukkan melalui perubahan perspektif orang tua, peningkatan kualitas interaksi dengan anak, pengelolaan emosi yang lebih adaptif, rasa kebersamaan, serta konsistensi penerapan prinsip mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Disimpulkan bahwa mindful parenting efektif meningkatkan kesejahteraan psikologis orang tua ABK dan berpotensi memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan keluarga serta keharmonisan hubungan orang tua dan anak
Implementasi Teknologi Tepat Guna Inovatif dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Bank Sampah Sebagai Strategi Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan Kurnianingsih, Fitri; Muzwardi, Ady; Putri, Ririn Deswita; Wandarizqa, Nabila; Saputra, M. Rizky Indrawan; Febriansyah, Muhammad Iqbal
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.203

Abstract

Persoalan timbulan sampah dan lemahnya tata kelola komunitas menyebabkan Bank Sampah Berkah di Kelurahan Sei Jang, Kota Tanjungpinang, belum efektif, ditandai ketidakrapian administrasi, pembagian peran yang belum jelas, keterampilan produksi terbatas, sarana pengolahan minim, serta pemasaran yang sempit. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan bank sampah sekaligus memperkuat ekonomi sirkular lokal melalui penerapan teknologi tepat guna inovatif dan penguatan kapasitas warga. Metode dilaksanakan secara partisipatif melalui lima tahapan: koordinasi-sosialisasi, pelatihan kelembagaan dan manajemen (struktur, SOP, buku kas), pelatihan teknis produksi (pemilahan, kompos, kerajinan), penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran (mesin pencacah plastik, komposter, alat cetak paving, katalog dan media sosial), serta monitoring-evaluasi (pre/post-test, evaluasi produksi, dan penguatan jejaring). Hasil menunjukkan produksi total meningkat dari 100 kg/bulan menjadi 200 kg/bulan; kompos naik 40 menjadi 80 kg/bulan, paving block daur ulang 30 menjadi 70 kg/bulan, dan kerajinan plastik/kertas 30 menjadi 50 kg/bulan, serta muncul produk baru pot tanaman ±20 kg/bulan. Jumlah anggota aktif bertambah dari 8 menjadi 16 orang, dan mesin pencacah mampu menurunkan volume plastik lebih dari 50%. Capaian ini melampaui target peningkatan 30% dan diikuti perbaikan transparansi pencatatan digital, serta rencana keberlanjutan melalui MoU dengan pemda, sekolah, UMKM, dan dukungan CSR untuk memperluas pasar dan kemandirian. Program ini menegaskan bahwa integrasi pelatihan, teknologi, dan pemasaran digital memperkuat layanan, nilai tambah, serta keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis komunitas
Prabu Bhennika: Literasi Pendidikan Dan Budaya Endemik Nusantara Kecerdasan Game Based Learning Daerah Episentrum Budaya Minir, Minir; Dianto, Aris; Zulfiqar, Dhia
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.206

Abstract

Pergeseran hiburan anak dari permainan tradisional ke digital mempercepat degradasi kultural dan melemahkan transmisi nilai lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi PRABU BHENNIKA (Permainan Tradisional Budaya Nusantara) sebagai media game-based learning untuk meningkatkan literasi budaya dan karakter pelajar. Metode pelaksanaan meliputi perancangan fitur, kurasi konten permainan dan cerita rakyat, peluncuran aplikasi, sosialisasi di sekolah dan komunitas, pelatihan penggunaan bagi guru serta peserta didik, pendampingan penggunaan terarah, dan evaluasi formatif. Evaluasi dilakukan melalui analisis log aplikasi (frekuensi akses, penyelesaian Mission Map, skor TTS Budaya dan Ayo Quiz) serta kuesioner singkat dan diskusi kelompok untuk menangkap perubahan pengetahuan, minat, dan pengalaman pengguna. Hasil pelaksanaan menunjukkan aplikasi berjalan fungsional dan menarik dengan fitur TTS Budaya, Battle Game, Ayo Tonton, Ayo Quiz, peta misi, serta sistem apresiasi yang mendorong keterlibatan aktif. Indikator kuantitatif dari skor kuis dan progres misi memperlihatkan peningkatan pemahaman materi budaya setelah pelatihan, sedangkan umpan balik kualitatif menegaskan bertambahnya rasa ingin tahu dan kebanggaan terhadap budaya Nusantara. Program juga menerapkan tata kelola etis melalui persetujuan terstruktur bagi pengguna anak, moderasi konten, pembatas durasi, minimisasi data, dan enkripsi. Implementasi dikelola SMK Maharati bersama pemerintah, akademisi, masyarakat, dan media untuk menjamin keberlanjutan program, integrasi ke pembelajaran, serta pembaruan konten berbasis umpan balik agar relevan di berbagai daerah. Disimpulkan bahwa PRABU BHENNIKA layak dijadikan model penguatan literasi budaya digital berbasis kolaborasi pentahelix dan berpotensi direplikasi untuk pelestarian budaya jangka panjang.
Peningkatan Literasi Digital Warga melalui Penguatan Sistem Informasi Website di RT 39 Jelutung Kota Jambi Soleh, Ahmad; Nastiti, Defika Putri; Sari, Tia Ramda; Marsyaf, Agesha; Simanjuntak, Novita Sari Br
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.207

Abstract

Permasalahan komunikasi dan layanan informasi di tingkat rukun tetangga (RT) masih banyak bergantung pada pesan berantai, sehingga informasi mudah tenggelam, tidak terdokumentasi, dan tidak merata diterima warga. Kondisi ini terjadi di RT 39 Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, yang telah memiliki website sejak 2019 namun belum berjalan optimal karena konten jarang diperbarui, tampilan/navigasi kurang ramah pengguna, serta belum ada admin pengelola. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital warga sekaligus memperkuat sistem informasi berbasis website RT sebagai kanal informasi resmi yang mudah diakses dan terverifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan ±20 peserta (pengurus RT, karang taruna, dan perwakilan warga) melalui tahapan: observasi awal dan need assessment (diskusi terbuka, wawancara singkat, serta pengecekan website), sosialisasi program, pelatihan literasi digital (pengenalan situs resmi, anti-hoaks, keamanan akun/perangkat, etika bermedia, dan simulasi penggunaan fitur website), serta pendampingan penguatan website (penyederhanaan menu, penataan ulang struktur konten, penetapan informasi prioritas, penunjukan dua admin dari karang taruna, dan penyusunan pedoman unggah). Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab, lembar observasi, catatan diskusi, dan checklist kemampuan sebelum–sesudah, serta disepakati monitoring bulanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri warga dalam mengakses website, memverifikasi informasi, dan menerapkan praktik keamanan digital, disertai terbentuknya komitmen tata kelola website yang lebih berkelanjutan. Program ini berimplikasi pada terwujudnya ekosistem informasi RT yang lebih transparan, inklusif, responsif, dan mendukung pemberdayaan warga di era digital.
Penguatan Kompetensi Wirausaha Berbasis Ekonomi Kreatif dan Nilai PPKN pada Siswa SMA Siahaan, Monalisa Marta; Marpaung, Rince; Sitompul, Adelia; Sinambela, Martogu
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.210

Abstract

Rendahnya tingkat kompetensi kewirausahaan serta lemahnya pemahaman integritas di kalangan siswa SMA menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan ekonomi kreatif dengan nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan produksi, literasi pemasaran digital, dan karakter kewirausahaan siswa melalui pelatihan berbasis pengalaman. Metode menggunakan participatory community engagement dengan tahapan observasi dan need assessment, sosialisasi, workshop interaktif, pendampingan praktik, pembentukan kelompok usaha, penerapan promosi melalui media sosial/marketplace sekolah, serta evaluasi triangulatif memakai pre-test post-test, observasi kinerja, dan portofolio. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dasar kewirausahaan dari 42% menjadi 86%, pemahaman ekonomi kreatif dari 38% menjadi 82%, pengetahuan pemasaran digital dari 30% menjadi 80%, serta pemahaman etika bisnis berbasis PPKN dari 45% menjadi 90%. Siswa mampu menghasilkan produk kreatif yang layak jual (misalnya pouch, stiker, dan kerajinan daur ulang), menyusun identitas merek sederhana, membuat konten promosi, dan melakukan pencatatan keuangan dasar. Pada fase implementasi, tercatat 57 produk terjual dengan pendapatan kelompok berkisar Rp25.000–Rp75.000, disertai peningkatan kepercayaan diri dalam presentasi produk. Secara sikap, siswa menunjukkan penguatan kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta praktik anti-plagiarisme (82% desain orisinal). Program ini efektif memperkuat kompetensi kewirausahaan sekaligus karakter berintegritas, sehingga berpotensi direplikasi sebagai model pembelajaran berkelanjutan di sekolah. Integrasi nilai PPKN difokuskan pada kejujuran transaksi, harga yang adil, penghormatan hak kekayaan intelektual, dan etika komunikasi digital, sehingga selaras dengan Profil Pelajar Pancasila serta mendukung penguatan P5 dan budaya wirausaha sekolah secara konsisten berkelanjutan
Saring Sebelum Sharing: Peran Fatayat Nahdlatul Ulama dalam Melawan Hoax Lakna Tulas Un
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.226

Abstract

Maraknya penyebaran informasi palsu (hoax) pada ruang digital menjadi tantangan serius dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya kelompok pengguna aktif media sosial. Anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang beranggota golongan ibu–ibu merupakan kelompok strategis sekaligus rentan terhadap paparan hoax, mengingat tingginya itensitas penggunaan media digital, seperti: WhatsApp, Instagram dan Facebook dalam aktivitas kesehariannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta memperkuat peran ibu Fatayat NU sebagai agen literasi dalam melawan penyebaran hoax melalui penerapan prinsip ‘saring sebelum sharing.’ Pengabdian ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fatayat NU Pengurus Anak Cabang (PAC) Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah dengan melibatkan sebayak 29 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan, meliputi: penyampaian materi secara komunikatif, diskusi interaktif serta pemaparan studi kasus hoax dan non–hoax yang dekat dengan pengalaman keseharian peserta. Materi disampaikan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan kontekstual, namun tetap berlandaskan pada konsep–konsep dasar Ilmu Komunikasi, seperti literasi digital, etika bermedia serta prinsip tabayyun dalam komunikasi digital.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait karakteristik hoax, pentingnya verifikasi sumber infirmasi serta dampak negatif penyebaran hoax bagi keluarga dan lingkungan sosial. Selain itu, peserta menunjukkan kesadaran yang lebih krisis dan reflektif dalam menerima serta membagikan informasi pada ruang digital. Kegiatan tersebut juga memperkuat peran strategis anggota Fatayat NU sebagai agen perubahan dalam membangun budaya komunikasi digital yang bijak, kritis dan bertanggungjawab pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, program pengabdian dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan hoax berbasis komunitas melalui pendekatan komunikasi yang edukatif dan partisipatif.
Sosialisasi Strategi Penguatan Produktivitas Mangrove Panglima Bulang Tanjungpinang Melalui Rehabilitasi dan Bimbingan Kelembagaan Lamidi Lamidi; Ririn Deswita Putri; Nabila Wandarizqa; M. Rizky Indrawan; M. Iqbal Febriansyah
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.227

Abstract

Ekosistem mangrove di Kelurahan Panglima Bulang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang penting, tetapi pemanfaatan kawasan belum sepenuhnya disertai pemahaman mengenai rehabilitasi berbasis kondisi tapak dan penguatan kelembagaan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mitra mengenai strategi penguatan produktivitas mangrove melalui rehabilitasi dan bimbingan kelembagaan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di kawasan mangrove Kelurahan Panglima Bulang, Kota Tanjungpinang, dengan mitra pemilik Rumah Makan Mangrove. Metode yang digunakan berupa sosialisasi langsung kepada mitra melalui empat tahap, yaitu observasi awal, penyusunan pokok informasi, penyampaian penjelasan secara langsung, serta konfirmasi pemahaman dan dokumentasi. Kegiatan tidak berbentuk pertemuan umum, tidak melibatkan peserta, tidak menghadirkan pemateri, dan tidak menggunakan diskusi kelompok terarah. Substansi sosialisasi mencakup fungsi mangrove, prinsip rehabilitasi yang tidak berhenti pada penanaman, hubungan kebersihan kawasan dengan produktivitas ekosistem, serta peran kelembagaan dalam koordinasi, pengawasan, dan keberlanjutan pengelolaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan pemahaman awal mitra yang ditandai oleh kemampuan menjelaskan kembali fungsi perlindungan pesisir, keterkaitan mangrove dengan sumber daya perikanan dan usaha lokal, serta kebutuhan pemeliharaan setelah penanaman. Mitra juga dapat mengidentifikasi tindakan kelembagaan sederhana berupa penyampaian pesan konservasi kepada pengunjung, pemantauan kebersihan di sekitar usaha, pencatatan persoalan kawasan, dan komunikasi dengan kelurahan atau kelompok terkait. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa sosialisasi langsung berskala terbatas dapat berfungsi sebagai tahap awal pembentukan kesadaran dan orientasi tindakan, terutama ketika informasi ekologis dihubungkan dengan posisi praktis mitra.
Pemberdayaan Santri Melalui Sosialisasi PHBS, Personal Hygiene, serta Pencegahan Bullying Sebagai Upaya Penguatan Lingkungan Pendidikan Berbasis Kesehatan Cahya Tribagus Hidayat; Putri Wulandari; Yofan Atstsaro Chusnin Akbar; Siti Faizah Awaliyah; Mohamad Rafli Agatha; Dila Roslinda Febiyanti; Annisa Faradila; Siti Nurhalisa; Muhammad Fadil Nur
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.237

Abstract

Pondok pesantren merupakan lingkungan pendidikan berbasis asrama yang memiliki intensitas interaksi sosial tinggi, sehingga membutuhkan penguatan perilaku hidup bersih dan sehat, personal hygiene, serta pencegahan bullying secara berkelanjutan. Kondisi penggunaan fasilitas bersama, kedekatan ruang tinggal, dan aktivitas harian yang dilakukan secara kolektif dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, penularan penyakit, dan munculnya permasalahan psikososial apabila tidak diimbangi dengan kesadaran dan keterampilan santri dalam menjaga diri serta menghargai sesama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan santri dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan terkait penerapan PHBS, personal hygiene, serta pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahan bullying di lingkungan pesantren. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi enam langkah cuci tangan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ikhlash dengan melibatkan 50 santri tingkat SMP dan SMK. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan edukasi, yang ditunjukkan melalui kenaikan kategori nilai tinggi dari 90% pada pre-test menjadi 98% pada post-test, atau meningkat sebesar 8%. Selain itu, demonstrasi cuci tangan membantu santri memahami dan mempraktikkan langkah-langkah kebersihan tangan secara lebih tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi PHBS, personal hygiene, dan pencegahan bullying efektif dalam meningkatkan kapasitas santri, baik pada aspek pengetahuan maupun keterampilan praktis. Dengan demikian, program pemberdayaan santri ini berkontribusi terhadap penguatan lingkungan pendidikan pesantren yang lebih sehat, aman, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
Pelatihan Kepemimpinan Berbasis Nilai-Nilai Islam untuk Meningkatkan Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Muslim di Perguruan Tinggi Umum Rosyida Nurul Anwar
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.261

Abstract

Kepemimpinan mahasiswa merupakan aspek strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, terutama bagi mahasiswa Muslim di perguruan tinggi umum yang berperan sebagai penggerak organisasi dan agen perubahan. Akan tetapi, praktik kepemimpinan mahasiswa masih menghadapi tantangan berupa rendahnya internalisasi nilai moral, lemahnya tanggung jawab, serta terbatasnya pemahaman terhadap konsep kepemimpinan Islami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan karakter kepemimpinan mahasiswa melalui pelatihan berbasis nilai-nilai Islam bagi mahasiswa Muslim. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Februari 2026 di UKM UKKI At-Tarbiyah Universitas PGRI Madiun dengan melibatkan 42 mahasiswa pengurus aktif periode 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi pelatihan mencakup konsep kepemimpinan Islam, karakter pemimpin Islami, nilai amanah, tanggung jawab, keadilan, serta keteladanan Rasulullah SAW. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kepemimpinan Islami, ditandai dengan tingginya antusiasme, keterlibatan aktif, dan kemampuan peserta merefleksikan nilai-nilai Islam dalam konteks organisasi mahasiswa. Peserta memahami bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan manajerial dan organisasi, tetapi juga menuntut integritas moral, kedewasaan spiritual, dan komitmen terhadap kemaslahatan bersama. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk menerapkan nilai amanah, tanggung jawab, keadilan, dan keteladanan dalam praktik kepemimpinan organisasi secara konsisten, reflektif, dan relevan dengan kebutuhan organisasi kampus kontemporer. Dengan demikian, pelatihan kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi strategi pembinaan karakter mahasiswa Muslim yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada nilai keislaman.
Pemetaan Kuliner sebagai Produk Wisata di Kelurahan Sekanak Raya melalui Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Ady Muzwardi; Oksep Adhayanto; Herry Wahyudi; Casiavera Casiavera
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.264

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan potensi kuliner lokal sebagai produk wisata di Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat perbatasan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada keberadaan potensi kuliner masyarakat yang belum sepenuhnya terdokumentasi, terstandarisasi, dan terintegrasi dengan pengembangan pariwisata maritim berbasis komunitas. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan koordinasi bersama mitra, sosialisasi, diskusi kelompok terarah, tanya jawab, observasi lapangan, serta pendampingan terbatas kepada masyarakat dan pelaku kuliner lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Kelurahan Sekanak Raya dan kawasan Belakang Padang memiliki beragam potensi kuliner yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata, antara lain Cendol Botak, Mie Lendir, Prata, Penaram, Laksmana Mengamuk, Rujak Buk Lak, serta olahan hasil laut yang merepresentasikan identitas masyarakat kepulauan. Kegiatan ini juga menemukan bahwa masyarakat memiliki keinginan kuat untuk mengangkat kuliner lokal sebagai bagian dari pengembangan pariwisata, tetapi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, belum optimalnya standardisasi produk, pengemasan yang belum menarik, promosi digital yang masih terbatas, legalitas usaha yang belum merata, serta belum adanya pola produksi yang lebih terencana. Melalui kegiatan diskusi dan pendampingan, masyarakat memperoleh pemahaman bahwa kuliner lokal tidak hanya bernilai sebagai produk konsumsi, tetapi juga dapat menjadi identitas destinasi, media promosi budaya, serta sumber peningkatan ekonomi masyarakat. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa pemetaan kuliner lokal perlu dilanjutkan dengan penguatan kapasitas pelaku usaha, branding produk, promosi digital, legalitas usaha, dan kolaborasi lintas aktor agar kuliner Sekanak Raya dapat berkembang sebagai produk wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 30