cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,613 Documents
Persepsi Pemustaka Terhadap Kualitas Layanan Deposit di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Azkilmi Ilprina Harun; Rini Asmara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19652

Abstract

Layanan deposit merupakan salah satu fungsi strategis perpustakaan dalam melestarikan khazanah intelektual daerah, namun tingkat pemanfaatannya di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kualitas layanan deposit menggunakan metode LibQUAL+® pada tiga dimensi, yaitu affect of service, information control, dan library as place. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert sebanyak 42 butir pernyataan, kemudian dianalisis dengan skor rata-rata dan skala interval. Hasil penelitian menunjukkan grand mean persepsi pemustaka sebesar 3,12 yang berada pada kategori Baik. Dimensi library as place memperoleh skor tertinggi 3,26, diikuti information control 3,07, dan affect of service 3,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas layanan deposit secara umum telah dipersepsikan baik oleh pemustaka, terutama pada aspek kenyamanan dan fungsi ruang perpustakaan. Meskipun demikian, aspek kemudahan penelusuran, kecepatan akses informasi, serta ketersediaan layanan berbasis teknologi masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi OPAC, digitalisasi koleksi deposit, dan penguatan infrastruktur jaringan internet guna meningkatkan aksesibilitas serta pemanfaatan layanan deposit.
Penerapan Personal Information Management (PIM) dalam Penggunaan Artikel E-Journal oleh Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang Keisha Morilia Sammer; Rini Asmara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19716

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong peningkatan volume artikel e-journal yang diakses mahasiswa sehingga berpotensi menimbulkan information overload apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Personal Information Management (PIM) dalam penggunaan artikel e-journal oleh mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang berdasarkan tiga indikator, yaitu penemuan informasi (finding), penyimpanan dan pengorganisasian informasi (keeping and organizing), serta tingkat meta (meta-level) menurut teori William P. Jones dan Jaime Teevan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel 62 mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 24 butir pernyataan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa mean. Hasil penelitian menunjukkan penerapan PIM secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan nilai grand mean 3,14. Indikator penemuan informasi memperoleh nilai tertinggi (3,23), diikuti penyimpanan dan pengorganisasian informasi (3,20), sedangkan tingkat meta memperoleh nilai terendah (3,00), terutama pada aspek pemeliharaan informasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa telah menerapkan PIM dengan baik, tetapi pemeliharaan informasi digital masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan artikel e-journal berlangsung lebih berkelanjutan.
Implementasi Restorative Justice dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Arya Lesmana; Ibrahim Fikma Edrisy
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19718

Abstract

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menandai perubahan signifikan dalam reformasi hukum pidana Indonesia dengan memasukkan prinsip-prinsip keadilan restoratif sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan keadilan restoratif dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, penerapannya dalam sistem peradilan pidana Indonesia, serta berbagai tantangan yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan—yang mencakup peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan penelitian terdahulu yang relevan—kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keadilan restoratif tidak diatur secara eksplisit dalam satu pasal khusus di Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, prinsip-prinsipnya tercermin dalam tujuan pemidanaan, pedoman pemidanaan, dan pengembangan sanksi alternatif yang mengedepankan pemulihan korban, rehabilitasi pelaku, serta pemulihan harmoni sosial. Penerapannya telah didukung oleh peraturan sektoral yang diterbitkan oleh aparat penegak hukum; namun, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain kurangnya harmonisasi antara hukum pidana materiil dan hukum acara pidana, perbedaan penafsiran di kalangan aparat penegak hukum, serta budaya hukum yang masih mengutamakan pendekatan penghukuman konvensional. Oleh karena itu, penguatan penerapan keadilan restoratif memerlukan harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan aparat penegak hukum, dan partisipasi masyarakat yang lebih luas guna memastikan bahwa reformasi hukum pidana dapat dilaksanakan secara efektif dalam sistem peradilan pidana Indonesia.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Lamhot Silitonga; Iman Sofian Suriawinata
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi. Bandara Raja Haji Fisabilillah merupakan salah satu infrastruktur transportasi udara strategis di Kepulauan Riau yang menuntut sumber daya manusia dengan kinerja tinggi dan komitmen kuat terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 59 karyawan, dan data dianalisis menggunakan model PLS-SEM berbantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, lingkungan kerja merupakan variabel dengan pengaruh paling dominan berdasarkan nilai effect size (f² = 0,533). Komitmen organisasi sebagai variabel moderasi terbukti memperkuat pengaruh ketiga variabel independen terhadap kinerja karyawan secara positif dan signifikan, dengan peran moderasi terkuat ditemukan pada hubungan antara gaya kepemimpinan situasional dan kinerja karyawan (f² = 0,440). Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang sangat baik, ditunjukkan oleh nilai R-Square sebesar 0,890. Implikasi dari temuan ini menegaskan perlunya perusahaan memprioritaskan perbaikan lingkungan kerja, pengembangan kepemimpinan situasional, penguatan budaya organisasi, serta peningkatan komitmen karyawan sebagai strategi terpadu dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Literasi Karakter dan Nilai-Nilai Dasar Kepramukaan dalam Pembentukan Profil Pendidik Berkarakter Wann Nurdiana Sari; Setiyawan Mustakul
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19732

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut pendidik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi teladan moral. Penguatan literasi karakter dan internalisasi Nilai Dasar Kepramukaan (NDK) menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan degradasi moralitas guru di era digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara literasi karakter dan NDK serta mengidentifikasi hambatan implementasinya dalam membentuk profil pendidik berkarakter. Pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review) digunakan dalam penelitian ini. Data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah dan regulasi resmi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi literasi dan NDK menciptakan keseimbangan antara pengetahuan moral (moral knowing) dan tindakan moral (moral action). Pengamalan Satya dan Darma Pramuka mampu mengonretkan nilai karakter abstrak menjadi indikator perilaku sehari-hari seperti disiplin dan tanggung jawab. Namun, implementasi di lapangan masih terhambat oleh reduksi kegiatan pramuka sebagai formalitas administratif dan minimnya pelatihan kepramukaan guru. Penguatan profil pendidik berkarakter memerlukan reformasi kebijakan sekolah dan pelatihan kepanduan berkelanjutan agar nilai kepramukaan bertransformasi menjadi keteladanan yang hidup (living values).
Kontribusi Tenaga Pengajar Dalam Menangani Anak Hiperaktif Di TK Satu Atap 2 Gading Sari Eka Nurjanah; Sefriyanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19805

Abstract

Seorang guru memegang peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Dipundaknya terpikul tanggung jawab utama keefektifan seluruh usaha kependidikan dalam rangka membentuk manusia yang terampil dan berbudi luhur. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana peran guru membimbing anak hiperaktif di TK Satu Atap 2 Gading Sari dan Apa kendala guru membimbing anak hiperaktif di TK Satu Atap 2 Gading Sari Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru TK Satu Atap 2 Gading Sari dan anak dengan gangguan hiperaktif dan objek penelitian ini adalah peran guru dalam membimbing anak hiperaktif. Pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam dalam membimbing anak usia dini yang mengalami gangguan hiperaktif di TK Satu Atap 2 Gading Sari terlaksana dengan baik. Kendala yang dihadapi guru berupa latar belakang guru yang tidak mempunyai pendidikan khusus dalam menangani anak berkebutuhan khusus, dan periaku anak yang hiperaktif itu sendiri.
Dinamika Argumentasi dan Legitimasi Kebijakan dalam Penolakan Kenaikan Tunjangan DPRD di Kota Padang Sarah Vianitha; Rahmadani Yusran
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19807

Abstract

Legitimasi kebijakan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kepatuhan terhadap prosedur hukum, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun argumentasi yang memperoleh penerimaan masyarakat. Namun, dimensi argumentatif dalam pembentukan legitimasi kebijakan masih relatif kurang mendapat perhatian dibandingkan aspek legal dan institusional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika argumentasi antara DPRD dan masyarakat dalam pembentukan legitimasi kebijakan pada polemik rencana kenaikan tunjangan DPRD Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan perspektif Argumentative Turn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi kebijakan dibentuk melalui interaksi antara argumentasi pemerintah dan respons publik yang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi, persepsi terhadap kinerja DPRD, tingkat transparansi kelembagaan, serta penyebaran narasi di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa legitimasi merupakan konstruksi sosial yang lahir dari proses argumentatif, bukan sekadar konsekuensi legalitas formal. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan perspektif Argumentative Turn dengan menunjukkan relevansinya dalam menjelaskan proses pembentukan legitimasi setelah kebijakan memasuki ruang publik.
Strategi dan Media Pembelajaran Sejarah dalam Menghadapi Tantangan Abad ke-21 Muh. Akbar; Bahri; Andi Dewi Riang Tati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19811

Abstract

21st century history education demands the development of the 4C skills (Critical thinking, Creativity, Communication, and Collaboration) however, classroom practice remains dominated by conventional methods with minimal use of technology. This study aims to reconstruct instructional strategies, the transformation of digital media visualization, and an integration framework for 21st-century history education. Employing a qualitative approach, the study utilizes a literature review method based on data from reputable scholarly sources. The findings indicate that Problem-Based Learning and Cooperative Learning effectively transform students into active, critical analysts. Visual transformation through immersive technologies such as Virtual Reality and Augmented Reality enables abstract concepts to be presented in concrete terms. Furthermore, the integration of 21st-century history education is achieved through the intersection of active instructional strategies acting as software and digital media acting as visual hardware this combination systematically fosters the 4C skills and shapes students' multicultural character. The success of history education hinges on a holistically integrated framework designed to equip the younger generation to counter disinformation in the digital era.
Tingkat Information Anxiety Dalam Pemanfaatan Grup Whatsapp Akademik Sebagai Sumber Informasi Pada Mahasiswa PII Angkatan 2023 Universitas Negeri Padang Rino Andini; Nurizzati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19827

Abstract

Grup WhatsApp akademik merupakan media utama penyampaian informasi perkuliahan yang berpotensi menimbulkan information anxiety apabila mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengelola informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat information anxiety mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Angkatan 2023 Universitas Negeri Padang dalam pemanfaatan grup WhatsApp akademik sebagai sumber informasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 75 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan lima indikator information anxiety menurut Wurman (1989) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai grand mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator understanding information (2,56), finding information (2,77), dan accessing information (2,55) berada pada kategori tinggi, sedangkan knowing information exists (2,41) berada pada kategori rendah dan information overload (1,70) pada kategori sangat rendah. Secara keseluruhan, tingkat information anxiety mahasiswa berada pada kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa grup WhatsApp akademik masih efektif sebagai media penyampaian informasi dan belum menjadi faktor yang memicu information anxiety pada sebagian besar mahasiswa.
Perlindungan Debitur Dalam Pembiayaan Melalui Jaminan Fidusia Tinjauan Analisis Hukum Ekonomi Syariah Widodo; Pipit Afifah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19841

Abstract

Penggunaan jaminan fidusia dalam pembiayaan konsumen syariah menimbulkan persoalan hukum terkait perlindungan debitur, khususnya dalam aspek keadilan, kepastian hukum, dan mekanisme eksekusi. Secara yuridis, jaminan fidusia merupakan instrum en perlindungan kreditur, sehingga perlindungan debitur tidak bersumber dari keberadaan jaminan itu sendiri, melainkan dari pengaturan hukum dan pembatasan pelaksanaan eksekusinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum debitur dalam pembiayaan konsumen berbasis syariah yang menggunakan jaminan fidusia, ditinjau dari hukum positif Indonesia dan perspektif hukum ekonom i syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang- undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan jaminan fidusia belum sepenuhnya mencerminkan perlindungan debitur, terutama dalam praktik eksekusi. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip keadilan, larangan kezaliman (ẓulm), dan tujuan maqāṣid al-syarī‘a h, khususnya ḥifẓ al-māl. Oleh karena itu, penerapan jaminan fidusia dalam pembiayaan syariah perlu diselaraskan dengan prinsip rahn, karakter akad syariah, serta fatwa DSN-MUI dan regulasi OJK Syariah.