cover
Contact Name
Didik Himmawan
Contact Email
didikhimmawan01@gmail.com
Phone
+628179629752
Journal Mail Official
didikhimmawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. H. Juanda km 3 Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 28280164     EISSN : 28098331     DOI : https://doi.org/10.31943/jsef.v2i2
Core Subject : Economy,
JSEF, Journal Sharia Economics and Finance is publishes articles on practice, theory, and research in Islamic Economic and Finance. Published by departement of Sharia Banking Faculty Islamic Studies Wiralodra University. Published 2 (two) times annually, on January and July. Each of the issue has 7 articles both on conceptual article and research article. Published in Bahasa Indonesia, but English or Arabic written articles are also welcome.
Articles 59 Documents
Sosialisai Penggunaan Media Digital Sebagai Alat Pembayaran di Desa Karangmulya Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Anggi Noviyani; Didik Himmawan
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i1.56

Abstract

Setelah melewati pandemi yang panjang, kita dapat beraktivitas dengan normal meskipun pemerintah sendiri mengeluarkan aturan untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dan selalu jaga jarak, termasuk diantaranya menjaga jarak ketika bertransaksi, yang dulunya menggunakan uang tunai seperti uang kertas dan logam, saat ini sudah semakin berkembang untuk memberlakukan transaksi secara non-tunai. Perkembangan digital yang sudah semakin pesat mengharuskan masyarakat lebih ”melek” digital dan mampu dalam beradaptasi di dunia digital. Sehingga perlunya edukasi pengenalan sistem pembayaran digital kepada masyarakat agar lebih mengenal terkait transaksi digital tersebut. Program pendukung pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) Uiversitas Wiralodra Indramayu di Desa Karangmulya, bertujuan untuk membantu para remaja dan orang dewasa dalam bidang teknologi atau Information and Technology (IT) untuk mempermudah bertransaksi secara digital sehingga meminimalisir kemungkinan resiko akibat transaksi tunai seperti adanya uang palsu, kelebihan atau kekurangan uang kembalian, dan lain-lain. Metode yang digunakan adalah diskusi dan ceramah. Pengumpulan data menggunakan soal pretest dan posttest dan hasil pengumpulan data dianalisis menggunakan Uji Gain untuk mengetahui peningkatan hasil selama peserta mengikuti edukasi pembayaran digital.
Strategi Manajemen Risiko dan Kebijakan Kredit Adaptif di Bank Perkreditan Rakyat dalam Era Digital untuk Mendukung UMKM Kamas
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.64

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen risiko dan kebijakan kredit pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokus utama penelitian adalah bagaimana BPR mengelola risiko kredit sekaligus memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan penguatan kapasitas UMKM. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, penelitian ini mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh BPR, seperti tingginya risiko kredit non-performing loan (NPL) dan keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dalam pengelolaan risiko. Namun, digitalisasi informasi dan sistem kontrol risiko yang adaptif memberikan peluang strategis untuk memperbaiki manajemen risiko dan memperluas inklusi keuangan. Hasil temuan menunjukkan bahwa sinergi antara kebijakan kredit yang responsif, pengembangan sumber daya manusia, serta penerapan teknologi digital berkontribusi signifikan dalam menekan risiko sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM yang lebih stabil. Studi ini menekankan pentingnya kebijakan kredit yang tepat sasaran dan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai BPR untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah. Selain itu, digitalisasi bukan hanya sekadar alat efisiensi, tetapi juga sebagai komponen strategis dalam mitigasi risiko dan peningkatan kualitas layanan kredit. Rekomendasi praktis disampaikan untuk memperkuat pengelolaan risiko melalui inovasi produk digital, peningkatan kapabilitas SDM, serta kebijakan kredit inklusif yang adaptif terhadap kebutuhan UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan literatur manajemen risiko di sektor keuangan mikro serta panduan bagi pelaksana kebijakan di BPR dalam menghadapi era digital.
Implementasi Akad Mudharabah pada Produk Tabungan Haji di BJB Syariah KCP Indramayu Ilmatuz Zahro; Ahmad Syathori; Ahmad Khotibul Umam
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi akad mudharabah pada Tabungan Haji iB Maslahah di Bank BJB Syariah KCP Indramayu serta meninjau sistem bagi hasilnya dalam perspektif fiqih dan keadilan ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan analisa data yang dilakukan di peroleh hasil penelitian menunjukkan bahwa akad yang digunakan adalah mudharabah muthlaqah, di mana nasabah sebagai shahibul maal menyerahkan dana kepada bank sebagai mudharib untuk dikelola pada pembiayaan syariah yang halal dan produktif. Nisbah bagi hasil sebesar 1% untuk nasabah dan 99% untuk bank dinyatakan sah secara fiqih, namun dinilai kurang proporsional dari sisi keadilan ekonomi Islam.
Analisis Akad Murabahah di Bank BJB Syariah KCP Indramayu pada Produk Pembiayaan Kesejahteraan Pegawai Aden Bagas Gumelar; Ibnudin; Ahmad Syathori
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.67

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya akad murabahah sebagai instrumen utama dalam pembiayaan syariah, khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pegawai yang memiliki penghasilan tetap melalui skema pembiayaan yang sesuai syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad murabahah pada produk pembiayaan kesejahteraan pegawai di Bank BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Indramayu serta kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan kesejahteraan pegawai di Bank BJB Syariah KCP Indramayu dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari perjanjian kerja sama antara bank dan instansi nasabah dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU), diikuti dengan proses pengajuan, verifikasi, dan penentuan plafon pembiayaan yang disesuaikan dengan penghasilan nasabah. Penerapan akad murabahah pada pembiayaan ini telah belum sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000, yang mensyaratkan adanya kepemilikan barang oleh bank sebelum akad dilakukan dan transparansi dalam penyebutan harga pokok dan margin. Namun demikian, hasil kajian juga menemukan bahwa dalam pelaksanaan akad, masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam memastikan ketersediaan barang saat akad berlangsung untuk menghindari praktik jual beli barang yang belum dimiliki.
Analisis Pemahaman Masyarakat Terhadap Produk Tabungan Wadiah (Studi Kasus di Desa Bunder Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu) Annita Widiastuti; Rusydi; Muhamad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.68

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, namun tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk-produk perbankan syariah, khususnya tabungan wadiah, masih terbilang rendah terutama di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap produk tabungan wadiah di Desa Bunder, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan responden yang terdiri dari masyarakat Desa Bunder yang memiliki berbagai latar belakang pendidikan dan sosial ekonomi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan untuk pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk tabungan wadiah dipengaruhi oleh empat faktor. Pertama, faktor pendidikan berperan penting dalam membentuk pemahaman masyarakat, dimana tingkat pendidikan yang lebih tinggi, terutama dengan latar belakang ekonomi atau keuangan, memudahkan pemahaman konsep dasar perbankan syariah seperti prinsip wadiah dan larangan riba. Kedua, faktor pengetahuan yang diperoleh melalui berbagai saluran informasi seperti media sosial, brosur perbankan, dan komunikasi interpersonal sangat mempengaruhi tingkat pemahaman, meskipun masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dasar dan pemahaman mendalam. Ketiga, faktor lingkungan sosial seperti keluarga, teman, tokoh agama, dan komunitas berperan signifikan dalam membentuk persepsi dan keputusan masyarakat, dimana dukungan dari lingkungan yang menerapkan nilai-nilai keislaman mempermudah pemahaman konsep tabungan wadiah, yang terahir ada faktor dari bank. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi sosialisasi yang lebih efektif dari pihak perbankan syariah dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, serta penggunaan media komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat desa. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan beberapa desa atau kecamatan lain untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.
Analisis Pembiayaan Bermasalah pada Program Akad Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) pada Bank BTPN Syariah KCP Indramayu Fatkhudin; Zaedi; Indra Sudrajat
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab, strategi penanganan, dan upaya pencegahan terhadap pembiayaan bermasalah pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BTN Syariah KCP Indramayu. Permasalahan muncul ketika nasabah mengalami kesulitan dalam membayar angsuran, yang umumnya disebabkan oleh penurunan pendapatan, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta lemahnya analisis kelayakan saat proses awal pembiayaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara dengan pegawai bank, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BTN Syariah menangani pembiayaan bermasalah dengan langkah-langkah seperti pemberian peringatan, kunjungan ke rumah nasabah, serta upaya restrukturisasi pembiayaan, yang meliputi penjadwalan ulang angsuran, pemberian keringanan, dan penataan kembali kewajiban. Apabila upaya tersebut tidak berhasil, bank melakukan lelang terhadap jaminan nasabah. Sebagai bentuk pencegahan, bank menerapkan prinsip analisis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) guna memperkuat penilaian terhadap calon nasabah sejak awal.
Implementasi Manajemen Resiko pada Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bersubsidi Melalui Akad Murabahah: Studi pada Bank Jabar Banten Syariah KCP Indramayu Meida Tisnawati Putri; Ahmad Khotibul Umam; Indra Sudrajat
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.72

Abstract

Pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi melalui akad murabahah merupakan solusi strategis untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian Impian. Namun, dalam praktiknya, terdapat risiko yang harus dikelola secara efektif untuk menjaga kualitas pembiayaan dan keberlangsungan operasional bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang muncul dalam pembiayaan rumah bersubsidi dan menganalisis implementasi manajemen risiko yang dilakukan oleh Bank Jabar Banten Syariah KCP Indramayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi bank adalah risiko kredit, operasional, likuiditas, dan pasar. Bank menerapkan manajemen risiko dengan pendekatan 5C+1S, pemantauan berkala, dan strategi restrukturisasi. Implementasi ini terbukti efektif dalam menekan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) serta menjaga stabilitas pembiayaan berbasis syariah.
Pemahaman Mahasiswa Terhadap Teori-Teori Dasar Transaksi Perbankan Syariah: Studi Kasus Mahasiswa Perbankan Syariah Universitas Wiralodra Indramayu Laelatur Rizan; Muhamad Ali; Ibnudin
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.74

Abstract

Dalam sistem perbankan syariah, transparansi, keadilan, dan keamanan menjadi pilar utama dalam setiap transaksi keuangan. Prinsip-prinsip syariah yang mengedepankan kejujuran dan keterbukaan harus diimbangi dengan mekanisme keamanan yang kokoh agar data dan hak-hak para pihak tetap terlindungi. Oleh karena itu, pemahaman mahasiswa sebagai generasi penerus sangat penting dalam meningkatkan literasi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan industri perbankan syariah di masa depan. Namun demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip dasar terutama pada Teori- teori transaksi perbankan syariah masih tergolong rendah. Berdasarkan realitas tersebut, peneliti berusaha menggali lebih dalam pemahaman mahasiswa mengenai teori- teori dasar transaksi perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Universitas Wiralodra terhadap teori-teori dasar transaksi Perbankan Syariah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pemahaman tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami Teori-teori dasar transaksi Perbankan Syariah masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek analitis dan aplikatif. Faktor-faktor yang memengaruhi di antaranya adalah keterbatasan fasilitas pembelajaran, metode pengajaran yang kurang efektif, rendahnya literasi tentang akad-akad operasional, serta kurang optimalnya pemanfaatan seminar dan pelatihan.
Studi Tentang Fatwa DSN MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008 pada Praktik Akad Musyarakah Mutanaqishah dalam Pembiayaan Properti (Studi Kasus di PT. BPRS HIK Parahyangan Indramayu) Nurcahyani; Muhamad Ali; Abd. Muin
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.75

Abstract

Penerapan prinsip syariah dalam pembiayaan properti menjadi aspek penting dalam operasional perbankan syariah. Salah satu bentuk akad yang digunakan adalah Musyarakah Mutanaqishah, yaitu kerja sama kepemilikan aset yang berpindah secara bertahap dari bank kepada nasabah. Untuk menjamin kesesuaian akad ini dengan prinsip syariah, Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) menerbitkan Fatwa No. 73/DSN-MUI/XI/2008. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan kendala dan perbedaan interpretasi yang dapat memengaruhi pelaksanaannya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dirumuskan dalam dua fokus utama: (1) Bagaimana praktik akad Musyarakah Mutanaqishah dalam pembiayaan properti di PT. BPRS HIK Parahyangan Indramayu? dan (2) Bagaimana tingkat kesesuaian praktik tersebut dengan Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008? Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi akad Musyarakah Mutanaqishah di lapangan serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan ketentuan fatwa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPRS HIK Parahyangan Indramayu telah menerapkan akad Musyarakah Mutanaqishah sesuai prinsip syariah, mulai dari tahap kemitraan modal, skema pembagian hasil, hingga proses pengalihan kepemilikan secara bertahap. Pelaksanaan akad telah mengacu pada Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008, meskipun masih terdapat kendala yaitu tantangan dalam edukasi nasabah. Secara keseluruhan, praktik akad ini mampu mendukung terciptanya sistem pembiayaan properti yang adil, transparan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah.