cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
PEMAHAMAN GURU TENTANG KOMUNIKASI POSITIF DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU GURU Kristin Margiani; Vanida Mundiarti; ENGELBERTUS NGGALU BALI
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.51467

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan komunikasi positif oleh guru berdasarkan pemahaman guru, sehingga tercermin dari perilaku yang ditunjukan guru saat melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah, masalah yang melatarbelakangi penelitian adalah bagaimana pemahaman guru tentang komunikasi positif terhadap  perilaku guru saat melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemahaman guru tentang komunikasi positif terhadap perilaku guru dan mengetahui bentuk-bentuk penerapan komunikasi positif oleh guru. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina Kota Kupang. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Subjek dalam penelitian ini sejumlah delapan orang guru. Hasil penelitian menunjukan terdapat beberapa aspek pemahaman guru tentang komunikkasi positif yang sering muncul yaitu aspek empati, aspek sikap mendukung, aspek sikap positif sehingga berpengaruh pada perilaku guru dengan menunjukan sikap baik pada guru dengan mendukung anak, guru menunjukan sikap kepedulian kepada seluruh anak, guru memberikan arahan dan motivasi positif yang membangun kepada anak dalam bentuk penerapan komunikasi positif berupa komunikasi secara verbal maupun non verbal.
PROFIL KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Lilin Kristiana; Siti Wahyuningsih; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.48456

Abstract

Kecerdasan musikal merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengapresiasi bentuk musikal  berkaitan dengan nada, irama, dan melodi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun di TK Gugus Cut Mutia Kecamatan Jenawi Karanganyar tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Penelitian menggunakan sampel 96 anak usia 5-6 tahun Se Gugus Cut Mutia Jenawi Karanganyar. Teknik pengambilan data melalui Lembar observasi dan wawancara yang merujuk  pada 4 indikator (1) mengerti nada dasar, (2) menyesuaikan tempo, (3) Mengikuti irama lagu, dan (4) memainkan melodi lagu. Hasil survei menunjukkan kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun TK Gugus Cut Mutia Jenawi yaitu 1 anak (1,1%) mulai berkembang, yakni anak dapat membedakan 4 nada dasar, menyesuikan tempo lagu cepat dan sedang, menyanyikan dengan birama 4/4 dan ¾ dan dapat memainkan melodi ½ lagu. 61 anak (63,5%) berkembang sesuai harapan, yaitu anak dapat membedakan 7 nada dasar, menyesuiakan tempo lambat, sedang, dan cepat, bernyanyi dengan birama 4/4,3/4, dan 2/4, dan dapat memainkan melodi 1 lagu. 34 anak (35,4%) berkembang sangat baik yaitu anak dapat membedakan 7 nada dasar dan menyebutkan namanya, menyesuiakan tempo lagu lambat, sedang, dan cepat sambil menghayati makna lagu, bernyanyi dengan birama 4/4,3/4, 2/4 sambil mengerakkan anggota tubuh sesuai ketukan, serta dapat memainkan melodi 1 lagu sambil bernyanyi. Hasil capaian ini dipengaruhi oleh faktor minat, bakat, pengalaman musikal, fisik, dan lingkungan. 
METODE PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI Ayu Bella Pertiwi; Anayanti Rahmawati; Ruli Hafidah
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.49037

Abstract

Metode pembelajaran merupakan suatu cara yang digunakan dalam menyampaikan materi untuk mencapai tujuan. Anak usia dini memiliki perbedaan penerimaan dengan orang dewasa ketika mempelajari bahasa, tak terkecuali dengan bahasa Inggris. Perlu adanya penggunaan berbagai metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sehingga anak termotivasi untuk mengikuti proses kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mendapat gambaran mengenai penerapan metode pembelajaran bahasa Inggris yang digunakan di taman kanak-kanak di gugus III Kecamatan Ploso Jombang. Pendekatan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah seluruh guru taman kanak-kanak yang melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar dengan jumlah 8 guru. Sumber data dari penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Cresswell berupa data mentah, menyusun dan mempersiapkan data, membaca seluruh data, memberi kode pada semua data untuk melakukan analisis lebih detail, menyajikan deskripsi dan tema dalam bentuk narasi, saling menghubungkan tema/deskripsi, dan mengintepretasi atau memaknai tema/deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran bahasa Inggris yang digunakan guru yaitu metode bernyanyi (62%), metode meniru/drilling (25%), dan metode permainan (13%). Dari ketiga metode yang digunakan perkembangan kosakata bahasa Inggris anak masih belum sesuai dengan capaian yang diinginkan. 
PENGARUH THE ORFF APPROACH TERHADAP PEMAHAMAN POLA ANAK USIA DINI Tiffani Marcelinawati; Warananingtyas Palupi; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.48624

Abstract

Salah satu ranah perkembangan kognitif pada  kelompok anak usia dini adalah kemampuan memahami pola. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh metode The Orff Approach pada pemahaman pola anak usia dini. Riset ini dilakukan dengan metode kuantitatif eksperimen, dan menggunakan metode Quasi  Experimental Design, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Sampling Jenuh. Kelompok anak usia dini dengan usia 4 sampai dengan 5 tahun yang berjumlah 24 orang diputuskan sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tes sebagai metode pengumpulan data. Uji validitas menggunakan validitas konsrtuk. Uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan Shapiro-Wilkdan Levene test for Equality of Variance. Analisis data menggunakan statistic parametric dengan uji–t, berupa uji Independent Sample t-test. Melalui hasil dari penelitian ini, disimpulkan bahwa The Orff Approach berpengaruh terhadap pemahaman pola anak usia dini. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil rata – rata posttest kelompok eksperimen.Posttest kelompok esperimen menunjukkan 12,92 dari pretest nya 10,00.Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa The Orff Approach mampu diterapkan dalam disiplin ilmu lainnya. 
PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI GUGUS MELATI KECAMATAN WONOSARI Kurniawati, Nimas; Rasmani, Upik Elok Endang; Nurjanah, Novita Eka
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.49187

Abstract

Anak usia dini ialah masa yang sangat tepat dalam pengembangan berbagai macam potensi yang ada dalam diri anak. Motorik halus merupakan salah satu perkembangan yang sangat pesat pada anak usia dini. Motorik halus merupakan perkembangan yang melibatkan otot halus yang dapat mengendalikan tangan serta kaki.  Kemampuan motorik halus pada anak harus dikembangkan karena sangat penting untuk anak menjalani activitas sehari-hari. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk mengetahui profil kemampuan perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di Gugus Melati Kecamatan Wonosari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif jenis survei. Subjek penelitian ini ialah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 68 anak terdiri dari 26 anak laki-laki, serta 42 anak perempuan. Data penelitian berupa data kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dan diisi oleh orang tua menggunakan google form. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Teknis analisis deskriptif dalam penelitian ini dengan menggunakan persentase yang dihitung menggunakan bantuan microsoft excel 2016. Hasil analisis deskriptif kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di Gugus Melati Kecamatan Wonosari sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan, walaupun masih ditemukan anak yang belum sesuai dengan tingkat pencapaian kemampuan perkembangan motorik halus. Masih ditemukan 51,5% anak yang belum dapat mengkoordinasikan mata serta tangan untuk melakukan gerak yang rumit, dan masih ditemukan 42,6 % anak yang belum dapat untuk mengontrol gerak tangan menggunakan otot halus pada saat meremas.
MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ersanita Gunanti; Siti Wahyuningsih; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.47620

Abstract

Konsep bilangan merupakan kegiatan yang melibatkan pemikiran menghitung, membilang, menghubungkan benda dengan angka, serta membandingkan. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini harus distimulasi agar memahami konsep bilangan dengan baik sehingga dengan mudah memahami operasi bilangan yang lebih kompleks di pembelajaran matematika selanjutnya, melatih penalaran logika atau kemampuan berpikir  untuk melatih anak memecahkan suatu masalah serta meningkatkan kreatifitas. Stimulasi dapat diberikan melalui pemebalajaran multimedia. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna meningkatkan potensi mengenal konsep bilangan dengan cara memberi pembelajaran  multimedia pada anak usia 4-5 tahun. Tindakan dalam kelas pada penelitian ini pelaksanaannya selama 2 siklus. Masing-masing siklus terbagi atas 4 tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Penelitian ini mengambil subjek dan sumber data yaitu sebanyak 12 anak kelompok A1 pra tk - tk lazuardi kamila gis surakarta. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan tes dokumentasi, wawancara, serta observasi. Pengujian validitas data yang dipakai yaitu triangulasi sumber serta teknik untuk analisis data dalam analisis interaktif yang dikemukakan oleh miles and huberman. Hasil penelitian memperlihatkan kenaikan kemampuan mengenal konsep bilangan. Hasil pretes didapat data dengan jumlah 3 dari 12 anak tuntas atau sebanyak 25%. Hasil observasi siklus didapat data dari 12 anak ada 6 anak ataupun sebanyak 50% dinyatakan tuntas. Siklus ke ini ada kenaikan sebanyak 83,3%  atau 10 anak telah dinyatakan   tuntas. Hasil  penelitian bisa ditarik kesimpulan yaitu dengan melalui  pembelajaran berbasis multimedia bisa menaikkan  kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
PROFIL PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI GUGUS MELATI JATEN Choiruddin Yasir; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.49294

Abstract

Membaca permulaan bagi anak merupakan tahap awal anak belajar mengenal huruf dan simbol bunyi dan melafalkannya, sebagai dasar dalam tahapan membaca berikutnya. Tahapan membaca permulaan lebih ditekankan pada beberapa kegiatan seperti mengenal huruf dan kata-kata, menghubungkannya dengan bunyi atau menyuarakan huruf, suku kata, dan kata yang dibentuk dalam tulisan ke dalam bentuk lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah adalah anak usia 5-6 tahun. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Teknik pengumpulan data yaitu kuisioner. Teknik uji validitas data dilakukan melalui dua tahap yaitu validitas konstruk dan validitas kriteria. Validasi konstruk pada penelitian ini menggunakan pendapat ahli (expert judgement) untuk menilai kesesuaian antara instrumen dengan aspek yang diukur. Setelah dilakukan pengujian validitas konstruk, dari 16 item yang dikonsultasikan, ada 12 item yang lolos dari pengujian ini, kemudian dilakukan uji validitas kriteria. Penelitian ini menggunakan uji validitas kriteria menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 23 for windows. Teknik analisis data menggunakan model analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil perkembangan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di Gugus Melati Kecamatan Jaten secara garis besar termasuk dalam kategori baik.. Indikator yang termasuk dalam kategori baik, antara lain : 1) membaca/menarasikan buku cerita; 2) mengidentifikasi huruf konsonan (b,c,d,g,h); 3) mengidentifikasi huruf konsonan (j,k,l,m,n); 4) mengidentifikasi huruf konsonan (p,r,s,t,y); 5) melafalkan huruf konsonan (b,c,d,g,h); 6) melafalkan huruf konsonan (j,k,l,m,n); 7) melafalkan huruf konsonan (p,r,s,t,y); 8) membaca suku kata terbuka; dan 9) membaca kata. Sedangkan indikator membaca cetak/gambar, mengidentifikasi huruf vokal dan melafalkan huruf vokal masuk dalam kategori sangat baik.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL Sari, Nastika; Wahyuningsih, Siti; Palupi, Warananingtyas
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.48112

Abstract

Huruf hijaiyah merupakan huruf-huruf arab yang terhimpun menjadi satu sehingga memiliki makna tertentu dan terdapat dalam Alquran yang berguna untuk latihan ejaan membaca dan menulis Alquran. Papan flanel adalah media visual yang efektif untuk menyajikan pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula, salah satunya kepada sasaran didik. Papan berlapis kain flanel ini dapat dilipat dan praktis. Gambar-gambar yang akan disajikan dapat dipasang dan dilepas dengan mudah, sehingga dapat dipakai berkali-kali. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah melalui media papan flanel pada anak kelompok A1 TK Aisyiyah Sumber III Surakarta tahun ajaran 2016/2017.Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A1 TK Aisyiyah Sumber III Surakarta tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 anak ( 7 laki-laki dan 18 perempuan ). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah melalui media papan flanel dari pratindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan pada pratindakan sebesar 40%, 3 anak mendapat nilai bintang 6, 2 anak mendapat nilai bintang 7 dan 5 anak mendapat nilai bintang 8. Siklus I 60%, 3 anak mendapat nilai bintang 6, 7 anak mendapat nilai bintang 7 dan 5 anak mendapat nilai bintang 8. Siklus II 84%, 2 anak mendapat nilai bintang 6, 6 anak mendapat nilai bintang 7 dan 13 anak mendapat nilai bintang 8. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah dengan fasih dan secara berurutan serta meniru tulisan huruf hijaiyah dengan benar. Kata kunci: huruf hijaiyah, media papan flanel  
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG KEGIATAN BELAJAR DENGAN PERKEMBANGAN MORAL ANAK Mela Permata Sari; Nurul Khotimah
Kumara Cendekia Vol 9, No 3 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i3.53912

Abstract

Peran orangtua sangat penting dalam kehidupan dan perkembangan anak. Orangtua memiliki peran seperti memberian pendidikan moral, memberikan fasilitas dalam proses pembelajaran, membantu anak dalam proses pembelajaran di rumah dan lain-lain.  Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai hubungan peran orangtua dalam mendukung kegiatan belajar di rumah dengan perkembangan moral anak. Adapun yang diamati meliputi peran orangtua, perkembangan moral anak, dan nilai hubungan peran orangtua dalam mendukung pembelajaran terhadap perkembangan moral anak. Bedasarkan data  badan pusat statistik di Jombang jumlah populasi anak usia dini pada tahun 2020 sebesar 35.638 orang. Maka penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 orangtua,  sampel merupakan orangtua yang mempunyai  anak  berusia 5-6 tahun dan merupakan warga Jombang.  Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil kurang lebih  5 anak pada setiap kecamatan di Jombang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik. Proses pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji validitas tiap instrumen menggunakan SPSS 25.  Pada uji validitas  rhitung > r-tabel maka variabel dapat dikatakan valid. Setelah data dinyatakan valid dan reliabel, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji regresi limier sederhana dengan tingkat kepercayaan 95% (α<0,05). Dari hasil penelitian ini hubungan peran orangtua dalam mendukung kegiatan belajar di rumah dengan perkembangan moral anak usia 5-6 tahun di Jombang memiliki hubungan sebesar 22,4%. 
PROFIL KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK USIA 4-5 TAHUN Frisca Oktaviany; Ruli Hafidah; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 9, No 3 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i3.49293

Abstract

Profil kemampuan problem solving anak usia dini merupakan gambaran mengenai kondisi dari kemampuan problem solving pada anak usia dini yang disesuaikan dengan presentase perkembangannya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran kemampuan problem solving anak usia 4-5 tahun di Gugus Melati Kecamatan Matesih. Pendekatan penelitan ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian yaitu survei. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 98 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara awal, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan validitas konstruk. Perolehan hasil kuesioner diolah dan mendapati bahwa sebanyak 6,12% anak yang masih kurang dan termasuk dalam kategori perkembangan yang kurang, sebanyak 33,67% anak yang termasuk dalam kategori cukup, dan sisanya sebanyak 60,21% anak yang termasuk dalam kategori perkembangan kemampuan yang baik. Berdasarkan uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan problem solving anak usia 4-5 tahun di Gugus Melati, Kecamatan Matesih memiliki capaian yang bervariasi, dengan kompetensi ditemukan bahwa perkembangan baik ditunjukan oleh sebagian besar anak, namun juga mendapati sebagian anak yang cukup ideal, dan di temukan pula anak yang kurang optimal dalam perkembangannya.Kata Kunci: Profil, kemampuan problem solving, anak usia 4-5 tahun