cover
Contact Name
Leili Kurnia Gustini
Contact Email
darmaabdikarya@plb.ac.id
Phone
0812-2174-505
Journal Mail Official
darmaabdikarya@plb.ac.id
Editorial Address
Jl. Pahlawan No.59, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40123
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29868696     DOI : https://doi.org/10.38204/darmaabdikarya.v3i2
Darma Abdi Karya adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Darma Abdi Karya meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Darma Abdi Karya menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: bisnis dan ekonomi, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, dan teknologi tepat guna.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Peningkatan Literasi Digital Orang Tua Dalam Pendampingan Belajar Matematika Anak Berbasis Artificial Intelligence Naning Kurniawati; M. Husen Al Farisy; Anisa Fitri
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.2993

Abstract

Rendahnya literasi digital orang tua dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pendukung pembelajaran matematika anak menjadi persoalan mendasar di komunitas madrasah wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan 48 orang tua/wali murid MI Nurul Hidayah, Kabupaten Bojonegoro dalam memanfaatkan AI untuk mendampingi belajar matematika anak sekaligus membangun literasi digital keluarga. Program dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang memadukan ceramah interaktif, demonstrasi, dan hands-on practice menggunakan smartphone peserta, mencakup penggunaan ChatGPT, Photomath, LogicLike, dan edukasi literasi digital keluarga. Efektivitas diukur melalui pretest-posttest dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 sebanyak 12 butir yang mencakup tiga variabel: pemahaman AI, pendampingan belajar matematika, dan penggunaan gadget secara bijak; dianalisis menggunakan statistik deskriptif komparatif dan Normalized Gain Score (N-Gain). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 33,56 (55,9%) menjadi 52,67 (87,8%) dengan N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi), serta pergeseran distribusi peserta dari 66,7% kategori rendah menjadi 93,8% kategori tinggi pascaintervensi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif mengubah literasi digital orang tua dari pasif menjadi aktif dan aplikatif, serta memperkuat peran keluarga sebagai ekosistem belajar matematika yang produktif di era digital.
Penguatan Manajemen Aset Konstruksi dan Revitalisasi Infrastruktur Sosial di TPST 3R Gadingkulon Indra Lukmana Putra; Annisa Fatimah; Moch. Khamim; Novi Nugrahani; Nindia Rizky Ismawa; Nugraha Wijayanto
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.3016

Abstract

Sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di negara berkembang mengalami tata kelola aset terfragmentasi, praktik pemeliharaan reaktif, dan pemanfaatan infrastruktur sosial yang belum optimal, sehingga membatasi efisiensi operasional dan keberlanjutan jangka panjang. Dalam rangka mengatasi ketidakefisienan struktural tersebut melalui intervensi pengabdian kepada masyarakat di TPST 3R Gading Kulon, Kota Malang, dengan mengintegrasikan manajemen aset konstruksi dan revitalisasi infrastruktur sosial. Intervensi meliputi penataan ulang infrastruktur, inventarisasi dan klasifikasi aset secara sistematis, pengembangan protokol pemeliharaan yang terstandarisasi, serta penerapan sistem pencatatan aset dan keuangan yang akuntabel. Optimalisasi alur kerja dan reorganisasi tata ruang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, sirkulasi pengguna, dan pemanfaatan fungsi fasilitas. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, konsultasi dengan pemangku kepentingan, dan penilaian operasional sebelum dan sesudah intervensi. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan fungsi infrastruktur, keterlacakan aset, dan kualitas tata kelola. Peralihan dari pemeliharaan reaktif ke pemeliharaan terstruktur mengurangi gangguan operasional dan memperpanjang umur layanan aset. Integrasi sistem pengelolaan keuangan dan aset meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan pengambilan keputusan dalam kerangka operasional TPST 3R. Kontribusi pada literatur ilmu manajemen dengan menawarkan model integratif yang menghubungkan tata kelola aset teknis dengan hasil sosial-ekonomi. Model tersebut menunjukkan skalabilitas dan relevansi sistem infrastruktur terdesentralisasi serupa di negara berkembang. Program ini sejalan dengan SDGs tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), sekaligus mendukung RPJMN Indonesia 2025–2029 dan prioritas riset nasional di bidang teknologi terapan serta infrastruktur berkelanjutan.
Peningkatan Sekolah Melalui Pendampingan dan Asesmen pada Sekolah Binaan YPA-MDR Area Penajam Paser Utara Indra Setiawan; Cintri Anjani; Nensi Yuselin; Surawan Setiyadi; Lin Prasetyani; Abdillah Aziz Muntashir
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan tempat yang dirancang untuk proses pembelajaran dan pembentukan karakter bagi siswa. Sekolah perlu dievaluasi untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang layak. Kondisi aktual, di area Penajam Paser Utara masih terdapat beberapa sekolah yang masih dibawah rata-rata. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi sekolah binaan YPA-MDR dan memberikan saran pengembangan untuk program sekolah ke depannya. Metode yang digunakan dimulai dengan pendampingan, assesmen dan pengembangan. Setelah pembinaan suatu program atau kegiatan, evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas serta menggali potensi pengembangan yang ada. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat kenaikan level asesmen sebesar 86.67 %, terdapat 13.33 % jumlah sekolah yang levelnya masih tetap (belum terdapat perubahan) dari tahun sebelumnya dan tidak ada sekolah yang mengalami penurunan. Secara menyeluruh pengembangan untuk sekolah adalah perlu pengenalan metodologi PDCA untuk program sekolah yang teratur, perlu standarisasi notulensi rapat yang mengakomodir PICA untuk mengetahui permasalahan dan solusi perbaikan serta perlunya pelatihan penggunaan tools seperti Ms. Office Excel. 
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Keripik Singkong dan Pisang Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM (Studi Kasus: Desa Bantengputih Kabupaten Lamongan) Titus Kristanto; Annisa Ramadhan; Erly Ekayanti Rosyida; Hirosi Diva Gunawan; Shelina Rendra Nanbelia; Chintya Tribhuana Utami; Muhammad Dwi Hariyanto; Bambang Agus Sumantri
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.3029

Abstract

Desa Bantengputih di Kabupaten Lamongan memiliki potensi untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM Keripik SIngkong dan Pisang didirikan oleh Desa Bantengputih dengan menggunakan singkong dan pisang milik warga. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik singkong dan pisang melalui pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi tepat guna (TTG). Mitra menghadapi masalah klasik seperti pengirisan manual yang tidak seragam, tingkat minyak yang tinggi, kemasan yang sederhana, dan keterbatasan dalam pemasaran digital. Solusi yang ditawarkan mencakup penerapan mesin pengiris, alat peniris minyak (spinner), dan sealer kemasan. Metode pelaksanaan terdiri dari enam tahap: persiapan dan koordinasi, pengenalan kebutuhan, perencanaan dan pengadaan TTG, pelatihan dan pendampingan, pengawasan dan evaluasi, keberlanjutan dan diseminasi. Sepuluh UMKM binaan secara aktif berpartisipasi dalam proses tersebut. Hasil kegiatan meningkat secara signifikan. Waktu pengirisan per 10 kg turun 73% (dari 45 menjadi 12 menit) dan kapasitas produksi menggunakan mesin pengiris meningkat 276% (dari 13,3 menjadi 50 kg/jam). Penggunaan spinner selama dua menit menghasilkan penurunan kadar minyak sebesar 32,9% (dari 32,5% menjadi 21,8%), yang membuat daya simpan menjadi tiga bulan lebih lama. Omzet UMKM rata-rata meningkat 150% dalam tiga bulan setelah pendampingan, dengan penjualan online menyumbang 33% dari total omzet. Kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa penggabungan teknologi tepat guna, pelatihan partisipatif, dan digitalisasi pemasaran dapat memungkinkan UMKM untuk terus beroperasi.
Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Kesiapan Adopsi Praktik Keuangan yang Baik pada UMKM Ria Fransisca Ifa Evendy; Maya Novitasari; Citra Puspa Permata; Binti Shofiatul Jannah; Erliana Erliana; Cepi Juniar Prayoga; Winda Ningsih
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.3040

Abstract

UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, tetapi banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama penerapan pencatatan keuangan sederhana dan terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat kesiapan adopsi praktik pencatatan keuangan pada UMKM melalui workshop literasi keuangan selama satu hari di Balai Paroki Redemptor Mundi, Surabaya, yang diikuti oleh 100 pelaku UMKM. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, simulasi pencatatan sederhana, diskusi, konsultasi, serta evaluasi lisan dan wawancara singkat pada akhir kegiatan. Hasil evaluasi lisan menunjukkan bahwa sekitar 70% peserta menyatakan bersedia mulai menggunakan pencatatan sederhana, sehingga angka tersebut dipahami sebagai indikator kesiapan atau niat awal, bukan sebagai bukti adopsi pencatatan yang konsisten. Faktor pendorong utama meliputi persepsi manfaat pencatatan, kesederhanaan format, dukungan sosial, self-efficacy, dan pemahaman pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga melalui pendekatan mental accounting. Hambatan yang ditemukan meliputi persepsi kompleksitas, kebiasaan mengandalkan ingatan, keterbatasan waktu, norma sosial yang belum mendukung, serta pencampuran keuangan usaha dan rumah tangga. Kontribusi kegiatan ini terletak pada integrasi pendekatan mental accounting, pemanfaatan konteks komunitas keagamaan sebagai ruang dukungan sosial, serta pemetaan faktor psikologis, sosial-budaya, dan praktis yang memengaruhi kesiapan adopsi pencatatan keuangan UMKM. Temuan menunjukkan bahwa intervensi literasi keuangan satu hari dapat mendorong kesiapan adopsi awal, tetapi diperlukan pendampingan lanjutan dan penyederhanaan praktik agar pencatatan keuangan berkembang menjadi kebiasaan yang konsisten dan berkelanjutan
Pelatihan AI Bagi Guru TK, PAUD Dalam Menghadapi Era Transformasi Digital Zen Munawar; Herru Soerjono; Rita Komalasari; Novianti Indah Putri; Milla Marlina; Dewi Reniawati
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.3077

Abstract

Penelitian PKM ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kesadaran guru terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam praktik TK, pendidikan anak usia dini, serta menilai potensi integrasi teknologi tersebut dalam mendukung proses pembelajaran. Tujuan PKM adalah memberikan pemahaman Ai, dan dalam menghadapi transformasi digital yang semakin relevan di dunia pendidikan. Metode penelitian menggunakan dengan pre-test dan post-test. Sebanyak 4 guru dilibatkan sebagai partisipan. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur keterampilan dasar terkait AI. Dilakukan pelatihan singkat mengenai konsep dasar AI, aplikasi praktis dalam pendidikan, serta etika penggunaan teknologi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai AI. Sebelum pelatihan, sebagian besar guru memiliki pengetahuan terbatas dan cenderung memandang AI sebagai hal sulit diterapkan. Setelah pelatihan, guru menunjukkan sikap lebih positif dan terbuka terhadap pemanfaatan AI. Perlu menekankan bahwa peningkatan kesadaran guru terhadap AI merupakan langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.