cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 200 Documents
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DENGAN GRIT PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS "THE RELATIONSHIP BETWEEN STUDY HABITS AND GRIT IN STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS" Maryam, Siti; Safitri, Jehan
Jurnal Kognisia Vol 3, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i2.2688

Abstract

Abstrak Anak berkebutuhan khusus yang menjadi peserta didik tetap diharuskan untuk dapat bertahan meskipun dihadapkan pada tuntutan untuk mampu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, sehingga untuk dapat bertahan pada tuntutan selama proses belajar maka dibutuhkan adanya sebuah ketabahan (grit) didalam diri. Salah satu komponen penting dari grit adalah sebuah kegigihan yang mana kegigihan tersebut dapat membentuk sebuah kebiasaan belajar baik pada siswa berkebutuhan khusus yang akan mempengaruhi performa akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar dengan grit pada siswa berkebutuhan khusus. Populasi pada penelitian ini adalah siswa berkebutuhan khusus di Banjarbaru dan Martapura, siswa(i) dipilih berdasarkan kriteria tertentu dengan syarat jumlah subjek penelitian secara mutlak. Pada penelitian ini menggunakan dua instrumen penelitian, yakni skala kebiasaan belajar dan skala grit. Menggunakan analisa data dengan analisis korelasi product moment dari Karl Person melalui SPSS versi 24 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hubungan kebiasaan belajar dengan grit memiliki korelasi r=0,678 dari taraf signifikansi 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kebiasaan belajar dengan variabel grit pada siswa berkebutuhan khusus diterima.Kata kunci: Siswa Berkebutuhan Khusus, Kebiasaan Belajar, Grit. Abstract Children with special needs who become students are required to survive even though they have to meet the demand for being able to complete given tasks. In order to survive the demand during the learning process, grit is needed in the students. One of the important components of grit is persistence that will be able to establish good learning habits in students with special needs which will affect their academic performance. The purpose of this study was to find out the relationship between learning habits and grit in students with special needs. The population in this study was students with special needs in Banjarbaru and Martapura, who were selected based on certain criterias on the condition that the number of study subjects was absolute. Two research instruments used in the study, namely the scale for learning habits and the scale for grit. Data were analyzed using the product moment correlation analysis from Karl Person through SPSS version 24 for windows. The results of data analysis showed that the relationship between learning habits and grit had a correlation of r = 0.678 from a significance level of 0.000 (p <0.05). This showed that the research hypothesis which stated that there is a significant relationship between the learning habits variable and the grit variable for students with special needs is accepted.Keywords: Students with Special Needs, Learning Habits, Grit
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN CITRA TUBUH DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA WANITA DEWASA AWAL DI KOTA BANJARBARU Santoso, Maharani Viniesta; Fauzia, Rahmi; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1608

Abstract

Tubuh merupakan aset fisik manusia yang paling mudah terlihat. Keinginan untuk memiliki penampilan yang menarik, biasanya sangat kuat ingin dimiliki oleh wanita, khususnya wanita yang memasuki masa dewasa. Pada wanita yang menginjak masa dewasa awal secara khusus, biasanya memberikan perhatian lebih terhadap penampilan fisiknya agar lebih menunjang dalam kegiatannya sehari-hari. Penampilan fisik sangat berpengaruh dan menunjang dalam kehidupan bersosial sehari-hari seorang individu. Penampilan fisik yang menarik biasanya menberikan kepuasan terhadap diri individu. Kepuasan citra tubuh yang dimiliki seseorang, sangat berkaitan dengan bagaimana individu memandang citra tubuhnya.Citra tubuh merupakan sikap yang dimiliki individu terhadap tubuhnya berupa penilaian positif dan negatif. Sebagaimana kehidupan yang ada dalam bermasyarakat, tuntutan untuk menjadi sempurna terkadang menjadi salah satu faktor ketidakpuasan yang sangat mempengaruhi keadaan orang tersebut terhadap tubuhnya. Rasa ketidakpuasaan yang muncul dikarenakan bentuk tubuh yang tidak memenuhi kriteria tubuh ideal, menjadi salah satu faktor ketidakpuasaan individu. Rasa ketidakpuasan yang sering dialami oleh individu tersebut menyebabkan adanya gangguan psikologis pada diri individu tersebut yaitu body dysmorphic disorder. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui hubungan antara kepuasan citra tubuh dengan kecenderungan body dismorphic disorder pada wanita dewasa awal di kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan correlational quantitative method. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan adanya pertimbangan tertentu. Hasil uji korelasi menggunakan product moment dari Kalr Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif antara kepuasan citra tubuh dengan kecenderungan body dymorphic disorder pada wanita dewasa awal di kota Banjarbaru. Kesimpulannya bahwa semakin tinggi kepuasan citra tubuh, maka semakin tinggi pula kecenderungan body dysmorphic disorder yang terbentuk dan begitu sebaliknya.
Hubungan Antara Kecemasan Sosial dengan Ketergantungan Game Online pada Remaja yang Bermain Multiplayer Online Battle Arena di Kota Banjarmasin Awisni, Inggit Hedyardining Monic Tisa; Fauzia, Rahmi; Tanau, Meydisa Utami
Jurnal Kognisia Vol 7, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v7i2.9545

Abstract

Kecanduan game online yaitu suatu perilaku bermain game online yang berada pada tingkatan yang sudah disfungsional dan tidak dapat dikendalikan mereka yang mengalaminya sehingga berdampak pada kehidupan seseorang. Ada beberapa faktor yang membuat seseorang rentan mengalami kecanduan game online salah satunya kecemasan sosial. Kecemasan sosial sendiri adalah suatu perasaan tidak nyaman yang muncul dalam diri seseorang akibat interaksi sosialnya dengan orang lain, karena takut adanya kemungkinan penilaian negatif atas dirinya. Orang yang kecanduan game online biasanya menghabiskan waktu yang lama dalam permainan tersebut, mengabaikan tanggung jawab sehari-hari, dan mempunyai kesulitan mengontrol dan menghentikan kegiatan bermain game. Tujuan dari penelitian ini ialah guna memahami hubungan antara kecemasan sosial dan ketergantungan game online pada remaja yang bermain multiplayer online battle arena. Penelitian ini menggunakan metode kuantiatif. Berlandaskan hasil telaah data dapat dikatakan bahwa terdapat korelasi antara kecemasan sosial dengan ketergantungan bermain game online genre MOBA pada remaja di Banjarmasin. Hasil korelasi pada penelitian ini bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan sosial maka semakin tinggi ketergantungan bermain game online. Berdasarkan hasil uji korelasi yang sudah dilaksanakan didapat nilai hasil r = 0,852 dengan taraf signifikansi 0,000 bisa dilihat juga bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori sangat tinggi.
EFEK INTERPERSONAL DARI EKSPRESI EMOSI KECEWA TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN GAMBUT Rahimi, Ria Novita; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1676

Abstract

Kecamatan Gambut dapat digolongkan sebagai daerah sub urban dimana pada daerah ini perilaku prososial masyarakatnya cenderung lebih tinggi daripada masyarakat daerah perkotaan. Perilaku prososial berkenaan dengan tindakan sukarela yang berniat untuk membantu atau dapat menguntungkan posisi orang lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku prososial yaitu karakteristik orang yang ditolong. Ekspresi emosi kecewa yang ditampilkan seseorang sering dikaitkan dengan kurangnya kontrol atas situasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek interpersonal dari ekspresi emosi kecewa terhadap perilaku prososial siswa sekolah menengah atas di kecamatan Gambut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan merupakan penelitian replikasi dengan jumlah subjek sebanyak 90 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok penelitian. Pada kelompok eksperimen, subjek diberikan skenario tertulis yang berisikan situasi ketika mereka diminta untuk menolong seseorang yang menampilkan ekspresi emosi kecewa kepada subjek pada saat meminta pertolongan, sedangkan pada kelompok kontrol ekspresi emosi yang ditampilkan adalah ekspresi tanpa emosi. Setelah itu subjek diberikan posttest yang bertujuan untuk mengukur perilaku prososial mereka dan pertanyaan terkait manipulasi ekspresi emosi yang diberikan. berdasarkan hasil uji-t sampel independen didapat nilai t sebesar 3,087 dan nilai signifikansi sebesar 0,003. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa bahwa siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi emosi kecewa berbeda secara signifikan dalam menampilkan perilaku prososial dengan siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi tanpa emosi. Pada penelitian ini juga diketahui bahwa nilai rata-rata perilaku prososial siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi emosi kecewa lebih tinggi jika dibandingkan dengan perilaku prososial siswa yang dimintai pertolongan yang disertai dengan ekspresi tanpa emosi.
HUBUNGAN ANTARA RELATION SAVORING DENGAN KEPERCAYAAN PADA PASANGAN DEWASA AWAL YANG MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH DI KOTA BANJARABRU Wangi, Putri Sekar; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1379

Abstract

Pernikahan jarak jauh menggambarkan situasi terpisahnya pasangan secara fisik, yaitu salah satu pergi ke tempat lain karena kepentingan lain, dan pasangan yang lain tetap tinggal di rumah, akibatya timbul kecemasan, emosi tidak stabil, kesepian, dan ragu terhadap pasangan. Untuk mengatasinya dibutuhkan saling percaya diantara pasangan, melalui relation savoring, yaitu masing-masing fokus menikmati peristiwa positif yang pernah dirasakan, sehingga dapat meminimalisir kondisi psikologis negatif yang muncul saat berjauhan dengan pasangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara relation savoring dengan kepercayaan pada pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian jenis kolerasi. Teknik yang digunakan purposive sampling. Hasil analisis uji kolerasi menggunakan prodact moment dari Kalr Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif antara relation savoring dengan kepercayaan pada dewasa awal yang menjalani pernikahan jarak jauh di kota Banjarbaru, r = 0,675; n = 40; p 0,000 (< 0,05). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi relation savoring, maka semakin tinggi pula kepercayaan yang terbangun, dan sebaliknya.
HUBUNGAN TASK COMMITMENT DENGAN FLOW AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK YANG MEMILIKI KECERDASAN INTELEKTUAL SUPERIOR DI SMAN 1 MARTAPURA Puspita, Dwi Retno; Rusli, Rusdi; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang memiliki kecerdasan intelektual superior berjumlah 58 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan empat pilihan respon yang terdiri dari skala task commitment dan flow akademik. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura memiliki korelasi 0,788 (p<0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang kuat  dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi task commitment maka semakin tinggi flow akademik, sebaliknya semakin rendah flow akademik maka semakin rendah task commitment. Sumbangan efektif task commitment terhadap flow akademik sebesar 62,1% sedangkan 37,9% sisanya adalah sumbangan dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru Mawa, Raudah; Dewi, Rooswita Santia; Achmad, Rendy Alfiannoor
Jurnal Kognisia Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i2.2710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas kehidupan kerja dengan organizational citizenship behavior (OCB) pada perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Populasi pada penelitian ini adalah 261 perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru, sedangkan subjek dalam penelitian ini sebanyak 120 perawat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa skala kualitas kehidupan kerja dan skala OCB. Nilai positif pada koefisien korelasi menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas kehidupan kerja maka semakin tinggi OCB, sebaliknya semakin rendah kualitas kehidupan kerja maka semakin rendah OCB. Hasil analisis tersebut membuktikan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan OCB dapat diterima. Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, OCB, dan Perawat
HUBUNGAN ANTARA ETOS KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN LAPANGAN PT.BAS Wendra, Bayu Nur; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, M. Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1595

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mencari ada tidaknya kaitan antara etos kerja dengan komitmen organisasi. Populasi penelitian ini yaitu seluruh karyawan lapangan PT.BAS berjumlah 148 orang dan subjek penelitian ini berjumlah 107 orang karyawan lapangan. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan skala etos kerja dan komitmen organisasi. Hasil uji korelasi produk momen Karl Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan atau kaitan positif antara etos kerja dengaan komitmen organisasi karyawan lapangan PT.BAS. Adapun sumbangan efektifitas etos kerja dengan komitmen organisasi diketahui sebesar 6,4% dengan demikian 93,6% lainnya merupakan sumbangan faktor diluar etos kerja seperti budaya organisasi, kepuasan kerja dan kepemimpinan transformasional. Berdasarkan data hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa jika semakin rendah etos kerja maka akan semakin rendah komitmen organisasi.
Hubungan antara Triangulasi Cinta dengan Kepuasan Pernikahan pada Pasangan yang Berpacaran Sebelum Menikah Mahendry, Rama Aldo; Fauzia, Rahmi; Tanau, Meydisa Utami
Jurnal Kognisia Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v6i2.7655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara triangulasi cinta dengan kepuasan pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode survei korelasional dengan total 91 responden masyarakat di Kalimantan Selatan dengan teknik convenience sampling. Data diperoleh melalui survei daring dengan menggunakan 2 alat ukur yang valid dan reliabel terdiri dari skala Sternberg’s Triangular Love Scale dan ENRICH Marital Statisfaction (EMS). Penelitian ini menggunakan analisis koefisien pearson dengan hasil triangulasi cinta memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pernikahan.
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN VOKASIONAL DENGAN HARDINESS PADA SISWA SMK NEGERI 1 MARTAPURA Eunike, Agnes; Mayangsari, Marina Dwi; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1640

Abstract

Pada masa sekarang yang terjadi pada bangsa Indonesia sedang menghadapi masalah yang berhubungan dengan jumlah pengangguran. Banyaknya pengangguran lulusan SMK disebabkan belum mampunya mengembangkan dan mengimplementasikan keahlian yang merupakan bagian dari kematangan vokasional sehingga berdampak pada hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan vokasional dengan hardiness pada siswa SMK Negeri 1 Martapura. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berupa accidental sampling. Dalam penelitian ini subjek yang terlibat sebanyak 230 orang. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment Karl Pearson. Penggumpulan data menggunakan skala kematangan vokasional dan skala hardiness. Hasil penelitian menunjukan hasil r = 0,794 (p<0,05) artinya adanya hubungan antara kemtangan vokasional dengan hardiness pada siswa SMK Negeri 1 Martapura. Nilai positif dari hasil korelasi tersebut menunjukan adanya hubungan yang searah yaitu semakin tinggi kematnagan vokasional maka akan semakin tinggi hardiness, sebaliknya semakin rendah kematangan vokasional maka akan semakin rendah hardiness.