cover
Contact Name
Nanda Eska Anugrah Nasution
Contact Email
eska@uinkhas.ac.id
Phone
+628990381781
Journal Mail Official
journalofptpd@gmail.com
Editorial Address
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Gedung T Lantai 6 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jl. Mataram No.1, Karang Mluwo, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 68136, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development
ISSN : -     EISSN : 30893798     DOI : -
Core Subject : Education,
The Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development aims to bridge the gap between practice and research by providing a platform for sharing information, views, opinions, and insights on teacher training programs, teaching methodologies, educational theories, classroom management strategies, curriculum development, and professional growth initiatives for educators. As a global publication, it welcomes submissions from around the world, with a primary focus on advancing pedagogical practices and teacher professional development. The journal also encourages research that explores the integration of these areas with other disciplines, such as STEM, geography, environmental studies, social sciences, and the arts. It seeks to publish articles that contribute to and expand our understanding of these topics, emphasizing innovative and unique research over the mere replication of existing studies. Submissions that do not align with these focuses will not be considered for publication.
Articles 57 Documents
Penerapan Metode Cerita Moral dalam Meningkatkan Pemahaman Akhlak Terpuji pada Siswa Kelas III di SD Negeri 1 Besuki Situbondo Susanti, Ana; Royani, Ahmad; Muafia, Evi
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas III SD Negeri 1 Besuki mengenai akhlak terpuji melalui penerapan metode cerita moral. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak terpuji seperti kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode cerita moral dipilih berdasarkan teori konstruktivisme yang menyatakan bahwa pengalaman langsung dan interaksi sosial dapat membantu siswa membangun pemahaman moral mereka. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap akhlak terpuji. Pada siklus pertama, pemahaman siswa masih rendah, namun setelah siklus kedua dan ketiga, terjadi peningkatan signifikan dalam partisipasi dan penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan metode cerita moral terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai akhlak terpuji. This study aims to improve the understanding of third-grade students at SD Negeri 1 Besuki regarding commendable morals through the application of the moral storytelling method. The background of this research is the students' low comprehension of moral values such as honesty, patience, and responsibility. This study employs a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in three cycles, with each cycle consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The moral storytelling method was selected based on constructivist theory, which posits that direct experience and social interaction help students develop their moral understanding. The results show a significant improvement in students' understanding of commendable morals. In the first cycle, student comprehension was still low, but after the second and third cycles, there was a substantial increase in participation and the application of moral values in daily life. Thus, the implementation of the moral storytelling method has proven effective in enhancing students' understanding of commendable morals.
Upaya Peningkatan Kemampuan Peserta Didik dalam Dakwah, Khutbah, dan Tabligh melalui Metode Drill dan Demonstrasi Pratama, Eka Setia; Umam, Khairul; Syamsuddin; Suwadi
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.23

Abstract

Tujuan utama dari setiap kegiatan belajar mengajar adalah tercapainya tujuan pengajaran secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dalam dakwah, khutbah, dan tabligh melalui metode drill dan demonstrasi, serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi, serta revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI RPL 1 SMK Negeri 1 Sukatani, dengan data diperoleh dari hasil tes formatif dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I (65,85%) ke siklus II (78,00%). Kesimpulannya, metode drill dan demonstrasi berkontribusi positif terhadap kemampuan dakwah peserta didik dan dapat diterapkan sebagai alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam. The primary goal of any teaching activity is to achieve instructional objectives effectively and efficiently. This study aims to assess the improvement of students’ abilities in preaching, sermons, and tabligh using demonstration and Drill methods, as well as their impact on students' motivation in Islamic Religious Education. Conducted in two cycles, each cycle includes planning, action and observation, reflection, and revision stages. The research targeted Class XI RPL 1 students at SMK Negeri 1 Sukatani, gathering data from formative test results and observation sheets. Findings reveal a rise in student competence from Cycle I (65.85%) to Cycle II (78.00%). In conclusion, the demonstration and Drill methods positively influence students' preaching skills and serve as an alternative teaching approach for Islamic Education.
Peningkatan Pemahaman Materi Fiqih Siswa tentang Hal-Hal yang Membatalkan Salat melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Kulsum, Umi; Rodliyah; Hikmah, Nur Dzaedzatul
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.24

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Sumber Satap Kabupaten Probolinggo terkait materi Fiqih tentang hal-hal yang membatalkan salat melalui pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 18 siswa kelas VII yang terbagi dalam kelompok kecil untuk melakukan diskusi dan analisis kasus terkait materi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan aktif siswa, kemampuan analisis, serta pemahaman konsep tentang materi Fiqih setelah penerapan PBL. Skor rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 66,67% di siklus pertama menjadi 91,67% di siklus kedua, menunjukkan efektivitas PBL dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pendekatan PBL terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Fiqih, serta keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi. Disarankan agar guru menerapkan metode serupa dalam pembelajaran Fiqih lainnya untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. This Classroom Action Research aims to enhance seventh-grade students' understanding at SMPN 5 Sumber Satap, Kabupaten Probolinggo, regarding Fiqh, specifically on aspects that invalidate prayer, through Problem-Based Learning (PBL). The research was conducted in two cycles, each comprising planning, implementation, observation, and reflection stages. The study involved 18 seventh-grade students, grouped to discuss and analyze relevant cases. Findings indicate a significant improvement in active engagement, analytical skills, and conceptual understanding of the Fiqh material post-PBL implementation. The average student comprehension score increased from 66.67% in the first cycle to 91.67% in the second cycle, demonstrating the effectiveness of PBL in learning. In conclusion, the PBL approach proved effective in enhancing students' understanding of Fiqh concepts, along with fostering critical thinking and collaboration skills. It is recommended that teachers apply similar methods in other Fiqh topics to enrich students’ learning experiences.
Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sujud Tilawah Kelas VII di SMP Negeri 1 Banyuglugur Situbondo Mahmudah, Siska; Muhith, Abd.; Afandi, Ahmad
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.25

Abstract

Metode demonstrasi adalah salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang melibatkan peragaan langsung oleh guru untuk membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Melalui metode ini, siswa dapat mengamati, meniru, dan mempraktikkan apa yang diperagakan, sehingga lebih mudah dalam memahami konsep atau keterampilan tertentu. Metode ini sangat cocok diterapkan pada materi yang memerlukan praktik langsung, seperti dalam pembelajaran Sujud Tilawah. Di SMP Negeri 1 Banyuglugur, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kelas VII masih mengalami kesulitan dalam memahami dan melaksanakan Sujud Tilawah dengan benar. Hal ini terlihat dari rendahnya hasil belajar siswa, baik dalam aspek pengetahuan (kognitif) maupun keterampilan (psikomotorik). Salah satu penyebab utama adalah metode pembelajaran yang selama ini lebih bersifat teoretis dan kurang memberikan ruang bagi siswa untuk mempraktikkan secara langsung tata cara Sujud Tilawah. Dengan diterapkannya metode demonstrasi, guru dapat memperagakan secara langsung gerakan Sujud Tilawah yang benar, sehingga siswa dapat mengamati dan mempraktikkannya dengan lebih baik. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa, serta memperbaiki hasil belajar mereka dalam materi Pendidikan Agama Islam, khususnya Sujud Tilawah. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sujud Tilawah. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa dapat lebih menguasai tata cara Sujud Tilawah dan mengamalkannya dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. The demonstration method is an instructional approach involving direct demonstrations by the teacher to help students understand the material more concretely. Through this method, students can observe, imitate, and practice what is demonstrated, making it easier for them to grasp specific concepts or skills. This method is particularly well-suited for subjects that require hands-on practice, such as learning Sujud Tilawah. At SMP Negeri 1 Banyuglugur, observations have shown that class VII students are still struggling to correctly understand and perform Sujud Tilawah. This is evident from the low student learning outcomes, both in terms of knowledge (cognitive) and skills (psychomotor). One of the main contributing factors is the predominately theoretical teaching method, which has not provided students sufficient opportunity to directly practice the procedures of Sujud Tilawah. By implementing the demonstration method, the teacher can directly show the correct movements of Sujud Tilawah, allowing students to better observe and practice these movements. This method is expected to improve both students' understanding and skills, as well as enhance their overall learning outcomes in Islamic Religious Education, specifically in the Sujud Tilawah material. This Classroom Action Research (CAR) aims to measure the effectiveness of the demonstration method in improving students' learning outcomes on Sujud Tilawah. Through this approach, students are expected to master the correct procedures of Sujud Tilawah and apply them properly in their daily lives.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Keragaman melalui Model Problem Based Learning di Kelas IV SDN Sawahkulon Purwakarta Gunawan, Wawan; Farichah, Siti Dawiyah; Halim, Abdul
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.27

Abstract

Materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi tentang Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13 dan Hadis tentang keragaman, dirasakan kurang menarik bagi siswa sekolah dasar. Hal ini disebabkan siswa dituntut menghafal seluruh isi materi, serta metode ceramah guru yang monoton cenderung membosankan bagi siswa. Kegiatan pembelajaran seringkali berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa sebagai pelaku aktif dalam proses belajar. Siswa hanya diposisikan sebagai objek yang harus menerima ilmu dari guru tanpa diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif audio-visual. Media ini terbukti membantu siswa memahami pesan dalam al-Qur’an dan Hadis, mudah digunakan, serta meningkatkan aktivitas belajar. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna, yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. The teaching material for Islamic Education, particularly regarding Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13 and Hadith about diversity, is perceived as less engaging for elementary school students. This is due to the requirement for students to memorize all content, combined with the teacher’s monotonous lecturing style, which tends to bore the students. Learning activities often revolve around the teacher and fail to involve students as active participants in the learning process; students are merely positioned as passive recipients of knowledge, with little opportunity for self-development. One way to address this issue is through the use of interactive audio-visual learning media. This media has proven effective in helping students understand the messages within the Qur’an and Hadith, is user-friendly, and enhances student learning activities. As a result, the learning process becomes more engaging and meaningful, ultimately improving student learning outcomes.
Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan Hadis tentang Keragaman melalui Model Pembelajaran Kontekstual di Kelas IV SDN 7 Pesisir Situbondo Mas'ud, Muhammad; Royani, Ahmad; Muafia, Evi
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan hadis tentang keragaman melalui penerapan model pembelajaran kontekstual di kelas IV SDN 7 Pesisir Situbondo. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hanya 35% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II terjadi peningkatan dengan 70% siswa mencapai KKM, dan pada siklus III seluruh siswa (100%) berhasil mencapai KKM dengan hasil yang optimal. Penerapan model pembelajaran kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, diskusi kelompok, dan simulasi peran (role play) mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, pemahaman konsep, serta kemampuan berkolaborasi. Dengan demikian, model pembelajaran kontekstual dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk mengajarkan konsep keragaman dan toleransi. This study aims to enhance students' understanding of Q.S. Al-Hujurat/49:13 and the Hadith on diversity through the implementation of a contextual learning model in Grade IV at SDN 7 Pesisir. This research utilizes the Classroom Action Research (CAR) method conducted in three cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection phases. Results indicate that in Cycle I, only 35% of students met the Minimum Mastery Criteria (KKM), while in Cycle II, 70% of students reached the KKM. In Cycle III, all students (100%) successfully achieved the KKM with optimal results. The implementation of the contextual learning model proved effective in improving students' understanding of the taught material. The use of varied learning media, group discussions, and role-play simulations significantly enhanced students' active participation, conceptual understanding, and collaborative skills. Thus, the contextual learning model can be considered an effective alternative in Islamic Education for teaching concepts of diversity and tolerance.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Pembelajaran Interaktif pada Materi Huruf Hijaiyah Bersambung dan Harakat di Kelas II SD Negeri 1 Plalangan Situbondo Husniah; Royani, Ahmad; Muafia, Evi
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 1 Plalangan pada materi huruf hijaiyah bersambung dan harakat melalui penerapan pembelajaran interaktif. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dan hasil belajar mereka. Pada siklus kedua, sebanyak 90% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. This study aims to improve the learning outcomes of second-grade students at SD Negeri 1 Plalangan on the topic of Connected Hijaiyah Letters and Harakat through the implementation of interactive learning. The background of this research is the low learning outcomes of students, attributed to conventional teaching methods that lack active student engagement. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The results show that implementing interactive learning can enhance students' participation and learning outcomes. In the second cycle, 90% of the students achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM). Based on these findings, it can be concluded that interactive learning is effective in improving students' learning outcomes.
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Praktik Wudhu dan Salat pada Anak Usia Dini Hajar, Ira Siti; Chotib, Moch.; Yahya, Mohamad
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Insan Kamil Purwakarta mengenai tata cara wudhu dan salat melalui penerapan pembelajaran kontekstual. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 15 siswa. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, di mana siswa terlibat dalam kegiatan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, dengan persentase keberhasilan naik dari 70% pada siklus pertama menjadi 85% pada siklus kedua. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam membantu siswa memahami tata cara wudhu dan salat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode serupa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tingkat usia dini untuk mendukung pemahaman praktik ibadah secara mendalam. This study aims to improve young children's understanding of ablution (wudhu) and prayer practices at TK IT Insan Kamil Purwakarta through the application of contextual learning. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles involving 15 students. Each cycle included stages of planning, implementation, observation, and reflection, where students engaged in practical activities relevant to daily life. Evaluation results showed an increase in students’ understanding, with success rates rising from 70% in the first cycle to 85% in the second. These findings indicate that contextual learning effectively enhances students’ comprehension of ablution and prayer practices. The study recommends the broader application of this method in early childhood Islamic education to foster a deeper understanding of religious practices.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Sujud Syukur Kirom, Abdul; Farihah, Umi; Nisak, Fairi Umniyatin
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Sujud Syukur di kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kabat, Kabupaten Banyuwangi melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw. Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi Sujud Syukur yang disebabkan oleh kurangnya interaksi aktif antar peserta didik dan metode pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru. Model Jigsaw dipilih karena dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dengan cara berbagi informasi dan bekerja sama dalam kelompok. Pada siklus I hasil belajar peserta didik diketahui sebesar 54,5% dengan kategori tuntas, dan 45,5% dengan kategori tidak tuntas, kemudian pada siklus II hasil belajar peserta didik meningkat yaitu sebesar 86,4% dengan kategori tuntas, dan 13,6% dengan kategori tidak tuntas. Dengan demikian bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan terlihat dari hasil evaluasi siklus pertama hingga siklus kedua, di mana rata-rata nilai peserta didik mengalami kenaikan yang signifikan. This research aims to improve students' learning outcomes on the topic of Sujud Syukur in grade VII at Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kabat, Banyuwangi Regency, through the implementation of the Jigsaw Cooperative Learning model. The background of this research is based on the low learning outcomes of students on the topic of Sujud Syukur, which is caused by the lack of active interaction between students and a teacher-centered teaching method. The Jigsaw model was chosen because it can enhance students' engagement in the learning process by sharing information and working together in groups. The results of the research: In the first cycle, students' learning outcomes were 54.5% categorized as passing and 45.5% categorized as failing. In the second cycle, students' learning outcomes improved to 86.4% categorized as passing and 13.6% categorized as failing. This indicates that the implementation of the Jigsaw Cooperative Learning model can improve students' learning outcomes on the topic of Sujud Syukur in grade VII at SMP Negeri 2 Kabat in the 2024/2025 academic year. Thus, the implementation of the Jigsaw Cooperative Learning model successfully increased students' learning outcomes. The improvement is evident from the evaluation results of the first to the second cycle, where the average score of students increased significantly.
Penerapan Metode Pembelajaran Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Huruf Hijaiyah Siswa Sekolah Dasar Sopiati, Epi; Mursalim; Khulashah; Amin, M.
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SDN 1 Cikopo dalam mengenal huruf Hijaiyah melalui metode pembelajaran visual. Permasalahan muncul dari rendahnya hasil belajar siswa pada materi ini karena metode konvensional yang kurang efektif. Metode visual dipilih untuk meningkatkan keterlibatan siswa dengan media seperti kartu huruf, gambar, dan video. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi pada tiap siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas 1. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam mengenal huruf Hijaiyah, dengan rata-rata nilai akhir mencapai 83,33, dan nilai tertinggi 95 pada siklus kedua. Metode pembelajaran visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa. Diharapkan metode ini dapat diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran huruf Hijaiyah di sekolah dasar. This study aims to improve learning outcomes of first-grade students at SDN 1 Cikopo in recognizing Hijaiyah letters through the application of visual learning methods. The problem addressed is low student performance due to conventional and less effective teaching methods. Visual methods were chosen to engage students using media such as letter cards, images, and videos. This study follows a Classroom Action Research (CAR) approach conducted over two cycles, each including planning, action, observation, and reflection stages. The subjects are 20 first-grade students, with data collected through tests, observation, interviews, and documentation. Analysis results show a significant improvement in recognizing Hijaiyah letters, with an average score of 83.33 and a highest score of 95 by the end of the second cycle. Visual learning methods effectively enhance students' understanding and motivation. It is hoped that this method can be applied more broadly to improve Hijaiyah letter learning quality in elementary education.