cover
Contact Name
Nanda Eska Anugrah Nasution
Contact Email
eska@uinkhas.ac.id
Phone
+628990381781
Journal Mail Official
journalofptpd@gmail.com
Editorial Address
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Gedung T Lantai 6 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jl. Mataram No.1, Karang Mluwo, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 68136, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development
ISSN : -     EISSN : 30893798     DOI : -
Core Subject : Education,
The Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development aims to bridge the gap between practice and research by providing a platform for sharing information, views, opinions, and insights on teacher training programs, teaching methodologies, educational theories, classroom management strategies, curriculum development, and professional growth initiatives for educators. As a global publication, it welcomes submissions from around the world, with a primary focus on advancing pedagogical practices and teacher professional development. The journal also encourages research that explores the integration of these areas with other disciplines, such as STEM, geography, environmental studies, social sciences, and the arts. It seeks to publish articles that contribute to and expand our understanding of these topics, emphasizing innovative and unique research over the mere replication of existing studies. Submissions that do not align with these focuses will not be considered for publication.
Articles 57 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Zakat di Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Rohmayati, Ai; Mustajab; Azaroh, Siti; Subqi, Imam
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi zakat pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas V-B SDS Laboratorium UPI Purwakarta melalui model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, dan Create). Penelitian dilakukan dalam tiga tahap: pra-siklus, Siklus I, dan Siklus II, yang masing-masing mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan kesimpulan. Subjek penelitian adalah 14 siswa kelas V-B. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ketuntasan belajar dari 14,29% pada pra-siklus, menjadi 64,28% di Siklus I, dan 85,71% di Siklus II. Disimpulkan bahwa model RADEC efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta memfasilitasi pemahaman mendalam tentang zakat siswa. This study aims to improve student learning outcomes on the topic of zakat in the Islamic Education and Character Education subject for Grade V-B students at SDS Laboratory UPI Purwakarta through the RADEC learning model (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create). The study was conducted in three stages: pre-cycle, cycle 1, and cycle 2, each comprising planning, implementation, observation, reflection, and conclusion. The research subjects were 14 Grade V-B students, with data collected through learning outcome tests, observation, and documentation. Results indicated an increase in learning mastery from 14.29% in the pre-cycle to 64.28% in cycle 1, and 85.71% in cycle 2. The study concludes that the RADEC model effectively enhances student learning outcomes, facilitates a deeper understanding of zakat.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Metode Mind Mapping pada Materi Teladan Mulia Asmaulhusna dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Maryani, Sawitri; Humaidi, Rif'an; Trisnawati, Erwin; Afriza, Dedy
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi teladan mulia Asmaulhusna di kelas IVA SDN 1 Mulyamekar, Purwakarta. Observasi awal menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Siswa terlihat pasif, kurang antusias, dan pembelajaran didominasi oleh guru (teacher-centered). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui metode Mind Mapping. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dengan empat tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes, dan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar: ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 53,66%, sedangkan Siklus II mencapai 80,25%. Kesimpulannya, penerapan metode Mind Mapping efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teladan mulia asmaulhusna. This study is motivated by the low learning outcomes of students on the noble role models of Asmaulhusna material in the Islamic Education and Character subject for Class IVA at SDN 1 Mulyamekar-Purwakarta. Initial observations indicated that student achievement had not yet met the Learning Objective Achievement Criteria. Students appeared passive, less enthusiastic, and learning was teacher-centered. This study aims to improve learning outcomes through the Mind Mapping method. The Classroom Action Research (CAR) method was used with four stages: planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques included observation and testing, and data validity was ensured through source and technique triangulation. Results showed an improvement in student learning outcomes: the completion rate in Cycle I was 53.66%, rising to 80.25% in Cycle II. In conclusion, applying the Mind Mapping method effectively enhances students' learning outcomes on the noble role models of Asmaulhusna material.
Penerapan Model Pembelajaran Role playing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Holifah, Sitti; Dasuki, Moh.; Sa’idah, Siti Nur; Husni, Rafeah
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.35

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui model pembelajaran role playing pada materi zakat fitrah di kelas V SD Negeri 2 Kalimas, Besuki, Situbondo. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model role playing mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi zakat fitrah serta kemampuan simulasi proses pembayaran zakat fitrah. Pada siklus I, skor rata-rata ketuntasan belajar mencapai 79,5 dan meningkat menjadi 87,5 pada siklus II. Ini menunjukkan bahwa model role playing efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada materi zakat fitrah. This Classroom Action Research (CAR) aims to improve student learning outcomes in Islamic Education and Character Development by implementing the role-playing model on the topic of zakat fitrah for fifth-grade students at SD Negeri 2 Kalimas, Besuki, Situbondo. The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The participants were 10 fifth-grade students. Data was collected through learning achievement tests, observation, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results show that the role-playing model enhances students’ understanding of zakat fitrah and their ability to simulate the process of zakat payment accurately. In Cycle I, the mastery score reached 79,5, which increased to 87,5 in Cycle II. This indicates that the role-playing model is effective in improving learning outcomes on zakat fitrah material.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa pada Materi Salat melalui Metode Demonstrasi Rosmiati, Mia; Mukaffan; Hasan, Nurul; Fauyan, Muchamad
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan fokus pada materi salat melalui penerapan metode demonstrasi di kelas VII SMPN Satu Atap Terpadu 2 Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, pada tahun pelajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah 18 siswa dengan tingkat pemahaman yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, metode demonstrasi diterapkan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa dalam melaksanakan salat. Hasil siklus pertama menunjukkan 33,33% siswa mencapai ketuntasan, sedangkan 66,67% belum tuntas, mengindikasikan adanya peningkatan namun belum optimal. Pada siklus kedua, diberikan penjelasan yang lebih rinci dan latihan intensif, yang berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang salat. Pada akhir siklus kedua, 95% atau 17 dari 18 siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan siswa dalam praktik salat melalui metode demonstrasi. This study aims to improve student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI), specifically in the prayer module, through the use of the demonstration method in Grade VII at SMPN Satu Atap Terpadu 2 Pasanggrahan, Tegalwaru District, Purwakarta Regency, in the 2024/2025 academic year. The study subjects were 18 students with varied levels of understanding. Using Classroom Action Research (CAR), this study was conducted over two cycles. In the first cycle, the demonstration method was applied to enhance students' understanding and skills in performing prayer. Results from Cycle 1 showed that 33.33% of students achieved mastery, while 66.67% had not yet achieved the expected level, indicating progress yet with room for improvement. In Cycle 2, more detailed explanations and intensive practice were provided, successfully increasing students' understanding. By the end of Cycle 2, 95% of the students (17 out of 18) met the Minimum Mastery Criterion (KKM), demonstrating significant improvement in students’ skills in performing prayer through the demonstration method.
Penggunaan Media Pembelajaran Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Maksumah, Nikmatul Maula; Hepni; Qibtiyah, Mariyatul
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.41

Abstract

Ditemukan rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Pakuniran yang ditunjukkan oleh minimnya partisipasi aktif dan ketidakpedulian terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Pakuniran II dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui media pembelajaran Canva. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dengan 18 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva dapat meningkatkan motivasi belajar. Pada siklus pertama, 60% siswa menunjukkan peningkatan motivasi. Pada siklus kedua, motivasi siswa meningkat lebih signifikan, dengan 83% siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif. Canva sebagai media pembelajaran yang visual dan interaktif membuat siswa lebih kreatif dan memahami materi dengan lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Canva efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. This study aims to improve the learning motivation of fourth-grade students at SD Negeri Pakuniran II in the subject of Islamic Education and Character Education through the use of Canva as a learning medium. The study background stems from students' low motivation, indicated by limited active participation and disengagement during lessons. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages, with 18 students as participants. Results show that Canva increased student motivation. In the first cycle, 60% of students demonstrated improved motivation. In the second cycle, this increased to 83%, with students showing more active engagement. Canva’s visual and interactive approach allowed students to learn creatively and enhance their understanding. This research concludes that Canva is an effective tool for boosting student motivation.
Implementing the Problem-Based Learning Model to Enhance Critical Thinking Skills on the Theme of Environmental Diversity in Junior High School Students Amalia, Arfiany Nur; Alawiyah, Fakhriyatus Shofa; Agoro, Samira
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.243

Abstract

This study aim to enhance critical thinking skills among Grade VII C students at State Junior High School Lumajang 2 during the 2023/2024 academic year through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The subject was about environmental diversity, encompassing subtopics such as environmental comprehension, advocacy for preservation practices, sustainable development, and resource scarcity. The study was carried out in three cycles involving 32 students, with every cycle comprising two sessions. Data was gathered via questionnaires and processed with SPSS, assuring both validity and reliability. Descriptive statistics, frequency distribution, and validity and reliability tests were employed to analyze the data. The findings indicated advancements in students' critical thinking skills: Cycle I recorded scores of 68.75% in the first session and 81.25% in the second session. Cycle II recorded scores of 87,5% in the first session and 62.5% in the second session. Cycle III demonstrated improvements, with scores of 90.62% in the first session and 87.5% in the second session. The research determined that PBL effectively improved students' critical thinking skills.
Multiple Intelligences in Prospective Biology Teachers and Their Role in Self-Awareness and Learning Strategies Nasution, Nanda Eska Anugrah
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.980

Abstract

This study explores the multiple intelligences of prospective teachers and their role in self-awareness and learning strategies, with a focus on second-year students in the Biology Education program at UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Using a qualitative descriptive research design, the study gathered data from 44 voluntarily participating students through multiple intelligence assessments, self-reflection questionnaires, semi-structured interviews, and Focus Group Discussions. The findings reveal that the most dominant intelligence type among respondents was intrapersonal intelligence (25%, n=11), followed by naturalistic intelligence (20.5%, n=9), and then musical intelligence (18.2%, n=8). This was followed by four intelligence types with the same percentage (6.8%, n=3), namely bodily-kinesthetic intelligence, spatial-visual intelligence, interpersonal intelligence, and logical-mathematical intelligence. Lastly, two intelligence types had the same number of respondents (4.5%, n=2), namely existential intelligence and linguistic intelligence. Students with high intrapersonal intelligence exhibited strong self-reflection and independent learning tendencies, while those with naturalistic intelligence preferred experiential, nature-based learning. This study highlights the importance of self-awareness in optimizing learning strategies and suggests that teacher education programs incorporate multiple intelligence-based approaches to support diverse learning styles.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Zakat melalui Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together Nurohmah, Iim; Fauzi, Imron; Himmah, Faiqotul; Mahnun, Nunu
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v2i1.60

Abstract

Pembelajaran yang efektif di kelas membutuhkan partisipasi aktif siswa yang berkontribusi pada peningkatan hasil belajar. Namun, di kelas V UPTD SDN Rawasari, hasil belajar siswa masih rendah akibat kurangnya motivasi dan rendahnya tingkat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada materi zakat melalui penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi, sementara keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi zakat. Pada tahap pra-siklus, dari 25 siswa, hanya 12 siswa (48%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 13 siswa lainnya belum tuntas. Pada Siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 17 siswa (68%), sementara 8 siswa masih belum mencapai ketuntasan. Pada Siklus II, jumlah siswa yang tuntas meningkat lebih lanjut menjadi 22 siswa (88%), dengan hanya 3 siswa yang belum tuntas. Dengan demikian, terdapat peningkatan ketuntasan belajar sebesar 40% dari pra-siklus hingga Siklus II. Effective classroom learning involves active student participation, which contributes to improved learning outcomes. However, in Grade V of UPTD SDN Rawasari, students' learning outcomes remain low due to a lack of motivation and low engagement in the learning process. This study aims to analyze the improvement in learning outcomes on the topic of zakat through the implementation of the Numbered Head Together (NHT) learning model. This study employs a quantitative descriptive method with a Classroom Action Research (CAR) design. Data collection techniques include tests and observations, while data validity is ensured through triangulation. The results indicate that implementing the Numbered Head Together model can enhance students' learning outcomes in the zakat material. In the pre-cycle stage, out of 25 students, only 12 students (48%) achieved mastery learning, while 13 students did not. In Cycle I, the number of students who achieved mastery increased to 17 students (68%), while 8 students remained below the mastery level. In Cycle II, the number of students achieving mastery further increased to 22 students (88%), with only 3 students yet to reach mastery. Thus, there was a 40% increase in learning mastery from the pre-cycle to Cycle II.
Pemanfaatan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Nasrudin, Cecep Dadih; Mashudi; Taufik, Mohammad
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v2i1.61

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong inovasi dalam pembelajaran, termasuk pemanfaatan media video animasi untuk meningkatkan efektivitas Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi dalam pembelajaran PAI meningkatkan persentase ketercapaian indikator observasi aktivitas keberhasilan dari 52% pada siklus I menjadi 88% pada siklus III. Selain itu, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 37,5% pada siklus I menjadi 83% pada siklus III, dengan rata-rata nilai kelas meningkat dari 61 menjadi 81. Temuan ini membuktikan bahwa media video animasi mampu meningkatkan kreativitas guru, pemahaman siswa, serta minat dan motivasi belajar, menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. The advancement of information technology has driven innovation in education, including the use of animated video media to enhance the effectiveness of Islamic Religious Education (PAI). This study employs a qualitative case study approach through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the use of animated videos in PAI instruction increased the achievement percentage of success indicators activity observation from 52% in Cycle I to 88% in Cycle III. Additionally, the number of students achieving mastery learning rose from 37.5% in Cycle I to 83% in Cycle III, with the average class score improving from 61 to 81. These results demonstrate that animated video media enhances teacher creativity, student comprehension, and learning motivation, making lessons more interactive and engaging.
Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Adab Menggunakan Media Sosial Melalui Model Pembelajaran Bebasis Proyek Supriatna, Nana; Umam, Khotibul; Bahri, Saiful
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap adab menggunakan media sosial melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 siswa di SMK Negeri Tegalwaru Purwakarta. Pada pra siklus, hanya 30% siswa yang memiliki pemahaman yang memadai terkait materi. Setelah diterapkan model pembelajaran berbasis proyek, hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari kategori cukup dan kurang pada siklus I menjadi kategori baik dan sangat baik pada siklus II. Hasil tes juga menunjukkan peningkatan signifikan, di mana pada siklus I hanya 60% siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal ≥75, sedangkan pada siklus II seluruh siswa (100%) berhasil mencapai nilai tersebut. Penerapan pembelajaran berbasis proyek terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa, kepercayaan diri, dan pemahaman mereka terhadap adab bermedia sosial. Oleh karena itu, model pembelajaran ini direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna meningkatkan literasi digital siswa secara lebih kontekstual. This study aims to improve students' understanding of social media etiquette through the implementation of the project-based learning (PjBL) model. The research method used was classroom action research, consisting of two cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 10 students at SMK Negeri Tegalwaru Purwakarta. In the pre-cycle stage, only 30% of students had an adequate understanding of the material. After implementing the PjBL model, observations showed an improvement in student engagement, shifting from the "fair" and "poor" categories in Cycle I to the "good" and "very good" categories in Cycle II. The test results also showed a significant increase, with only 60% of students meeting the minimum competency standard (KKM ≥ 75) in Cycle I, while in Cycle II, all students (100%) achieved this score. The implementation of PjBL effectively enhanced student participation, confidence, and understanding of social media etiquette. Therefore, this learning model is recommended for Islamic education to improve students' digital literacy in a more contextual manner.