cover
Contact Name
-
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Core Subject : Education,
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
PENGARUH INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS VI  SD N SADENG 02 Prasetyo, Nabil; Junaedi, Akhmad
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.42447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas VI SD N Sadeng 02. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD N Sadeng 02 yang berjumlah 23 siswa, dengan teknik pengambilan sampel berupa sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar, observasi selama proses pembelajaran, serta studi dokumentasi berupa nilai Penilaian Akhir Semester (PAS) mata pelajaran IPAS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik inferensial melalui uji prasyarat analisis dan regresi linier sederhana serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa, kebiasaan belajar juga berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS, serta interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas VI SD N Sadeng 02. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas interaksi sosial antarsiswa dan pembiasaan belajar yang terstruktur berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
PENGGUNAAN TEKNIK SKIMMING DALAM MENEMUKAN IDE POKOK PARAGRAF: TINJAUAN LITERATUR DAN IMPLIKASINYA BAGI SISWA SD NEGERI 01 PODODADI Triadi, Falah; Sismulyasih, Nugraheti
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.43825

Abstract

Abstrak Kemampuan menentukan ide pokok paragraf merupakan bagian penting dari keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa kelas VI SD Negeri 01 Pododadi mengalami hambatan dalam mengekstraksi informasi utama akibat ketergantungan pada struktur deduktif dan rendahnya kelancaran membaca. Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas teknik skimming dalam membantu siswa menemukan ide pokok sebagai solusi permasalahan literasi membaca. Metode yang digunakan adalah Integrative Literature Review (ILR) terhadap 30 artikel jurnal terakreditasi dan relevan dalam sepuluh tahun terakhir dengan sintesis tematik. Hasil tinjauan memetakan empat fokus utama: analisis problematika siswa, implementasi skimming, efektivitasnya terhadap hasil belajar dan kecepatan membaca, serta inovasi pembelajaran pendukung. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kesulitan siswa dipengaruhi oleh ketidakpahaman struktur paragraf, faktor internal, serta pendekatan pembelajaran yang kurang variatif. Teknik skimming mampu menjawab hambatan tersebut melalui fleksibilitas taktik dan adaptasi terhadap berbagai jenis teks, yang tercermin dari peningkatan hasil belajar kognitif dan kecepatan membaca tanpa mengurangi esensi pemaknaan. Potensi teknik ini semakin optimal jika disinergikan dengan media kartu paragraf serta integrasi model pembelajaran aktif. Dengan demikian, teknik skimming terbukti efektif dan direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran dalam membantu siswa sekolah dasar menemukan ide pokok paragraf secara lebih cepat dan terarah, termasuk dalam konteks SD Negeri 01 Pododadi. Abstract The ability to identify the main idea of a paragraph is an essential component of reading comprehension skills among elementary school students. Preliminary observations revealed that sixth-grade students at SD Negeri 01 Pododadi experienced difficulties in extracting key information due to their reliance on deductive text structures and limited reading fluency. This study aims to examine the effectiveness of the skimming technique in helping students identify the main idea as a solution to reading literacy problems. The study employed an Integrative Literature Review (ILR) of 30 accredited and relevant journal articles published within the last ten years using thematic synthesis. The findings highlight four main focuses: students’ learning difficulties, the implementation of skimming, its effectiveness on learning outcomes and reading speed, and supporting instructional innovations. The review indicates that students’ difficulties stem from limited understanding of paragraph structure, internal factors, and less varied instructional approaches. The skimming technique effectively addresses these challenges, as reflected in improved cognitive learning outcomes and reading speed without reducing comprehension quality. Therefore, skimming is recommended as an effective instructional strategy to support elementary school students in identifying the main idea, including in the context of SD Negeri 01 Pododadi.
KAJIAN TINGKAT MINAT BACA SISWA KELAS RENDAH PADA BUKU CERITA ANAK DI SDN 03 BUARAN Imam, Muhammad Imam zamahsarin; Riswari, Lovika Ardan
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.44703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat minat baca siswa kelas III terhadap buku cerita anak fiksi di SDN 03 Buaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas III yang dikategorikan ke dalam tingkat minat baca tinggi, sedang, dan rendah, serta guru kelas sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa bersifat multidimensional dan tercermin melalui delapan indikator, yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, ketertarikan terhadap isi cerita, keterlibatan emosional, pemahaman bacaan, respon kritis, kebiasaan membaca mandiri, dan keterlibatan sosial dalam membaca. Siswa dengan kategori tinggi menunjukkan konsistensi dan keterlibatan aktif pada seluruh indikator. Siswa kategori sedang menunjukkan keterlibatan yang cukup namun belum konsisten. Sementara itu, siswa kategori rendah menunjukkan intensitas membaca yang terbatas, pemahaman yang kurang mendalam, serta partisipasi sosial yang rendah dalam kegiatan membaca. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan minat baca dipengaruhi oleh faktor kebiasaan, motivasi internal, dan dukungan lingkungan belajar.
Penerapan media wordwall non-digital untuk mengembangkan kemampuan kognitif siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah ibtidaiyah Devita, Silvana Mei; Nafi'ah, Jamilatun
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.44919

Abstract

This study aims to describe the implementation of non-digital Wordwall media in Indonesian language learning and to examine the process of developing students’ cognitive abilities in Madrasah Ibtidaiyah. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observation, interviews with the Indonesian language teacher and students, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through technique and source triangulation. The findings indicate that non-digital Wordwall media can be effectively implemented in learning because it is easy to use and does not rely on digital technology. The use of this media helps teachers present material concretely and encourages student engagement in learning activities. Learning processes involving activities such as arranging words and responding directly to questions contribute to the development of students’ cognitive abilities, particularly in understanding and processing language material. In addition, students’ responses to the use of the media were positive, showing increased enthusiasm, participation, and interest in learning.This study concludes that non-digital Wordwall media is a relevant alternative instructional medium to support active, meaningful Indonesian language learning that aligns with the developmental characteristics of Madrasah Ibtidaiyah students.
ANALISIS KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL GURU PADA KETERAMPILAN MENULIS DAN MEMBACA DI SEKOLAH DASAR Hudiyah, Syfaul; Nuroh, Ermawati Zulikhatin
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.45478

Abstract

Teachers' digital literacy skill is very important, especially in Indonesian language learning, because language material can be enriched through various digital media such as chat applications, social media, and online learning platforms. Digital literacy is not just technical skills in operating digital devices, but also critical thinking, interaction, collaboration, and innovation skills in a safe digital environment. This study uses a qualitative approach with a case study type. The case study type of research was used because this study examines in depth a specific case in a real context, namely the practice of digital literacy among teachers in elementary schools. The subjects of this study were two Indonesian language teachers at the public elementary school, namely the fourth-grade Indonesian language teacher and the fifth-grade Indonesian language teacher. The object of this study was the level of digital literacy skills of Indonesian language teachers at Trompoasri 2 Public Elementary School, in the form of skills in using, understanding, and creating digital literacy. The results of the study show that both teachers have integrated digital media such as PowerPoint, Canva, YouTube, and digital quizzes into their teaching. The fourth-grade teacher showed more varied and interactive use of media, while the fifth-grade teacher used digital media in a simpler but still relevant way. Teachers were able to adapt the media to the characteristics of their students, reflect on the effectiveness of technology use, and instill digital ethics and security. The obstacles encountered included limited internet access and infrastructure. In general, the teachers' digital literacy skills were in the good category, although strengthening in the aspects of critical evaluation of information sources and systematic optimization of technology use was still needed. This study provides practical contributions to the development of digital literacy competencies for elementary school teachers.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KAPILIA (KANTONG PERILAKU PANCASILA) TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS I SDN 01 SAMBONGREJO Anis Fauziah; Bagas Kurnianto
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.45652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan media KAPILIA (Kantong Perilaku Pancasila) dalam meningkatkan minat belajar siswa serta mengetahui tingkat peningkatan minat belajar setelah penerapan media tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SDN 01 Sambongrejo yang berjumlah 11 siswa. Data penelitian diperoleh melalui angket minat belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji paired sample t-test, serta analisis N-Gain dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai minat belajar siswa meningkat dari 22,73 pada pretest menjadi 26,55 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung = −4,869 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media KAPILIA. Selain itu, hasil analisis N-Gain sebesar 0,53 berada pada kategori sedang, sehingga minat belajar siswa setelah menggunakan media KAPILIA berada pada tingkat efektivitas yang cukup. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif untuk mendukung proses pembelajaran.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Yusron, Ali; Wahyuni, Sri; Sari, Imelda; Harahap, Aisyah; Ariani, Aspa
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.45682

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi peran guru dari instruktur menjadi fasilitator guna mengatasi krisis motivasi pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran strategis guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada konteks implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan utama, Bapak Hasim Saleh, S.Pd. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bertransformasi menjadi arsitek pengalaman belajar melalui tiga dimensi utama: fasilitator pembelajaran berdiferensiasi, inovator digital melalui pemanfaatan media interaktif seperti e-comic, dan katalisator karakter dalam proyek P5. Temuan menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dan pemenuhan kebutuhan otonomi siswa terbukti efektif mengubah motivasi eksternal menjadi motivasi intrinsik. Meskipun dihadapkan pada tantangan administratif, resiliensi dan pendekatan humanis guru menjadi kunci keberhasilan adaptasi kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi dalam komunitas belajar untuk mengoptimalkan strategi motivasi yang adaptif di era Merdeka Belajar
STRATEGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSI KESULITAN BELAJAR IPA SISWA SD DENGAN GANGGUAN MEMBACA DAN KONSENTRASI Ifan Anom Bintoro Aji; Latifa Putri Ridhaningtyas
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.46437

Abstract

Kesulitan belajar yang dialami siswa sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran IPA, sering kali berkaitan dengan gangguan membaca dan rendahnya konsentrasi. Kondisi ini memengaruhi pemahaman siswa terhadap materi serta menurunkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diagnostik dan intervensi pembelajaran yang tepat bagi siswa yang mengalami hambatan belajar IPA akibat gangguan membaca dan konsentrasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas III di SDN Antasan Kecil Timur 1 Banjarmasin yang menunjukkan gejala kesulitan membaca dan kurang fokus saat pembelajaran. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis media visual, praktik langsung, dan materi kontekstual dapat meningkatkan pemahaman siswa serta keterlibatan mereka dalam kelas. Strategi diagnostik yang dilakukan sejak awal terbukti membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih adaptif. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya identifikasi dini terhadap hambatan belajar dan perlunya peran aktif guru, sekolah, serta orang tua dalam mendukung proses pembelajaran yang inklusif dan efektif. Implikasi dari penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam pengembangan strategi pembelajaran bagi siswa dengan kebutuhan belajar khusus, terutama dalam konteks pelajaran IPA