cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 358 Documents
Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) di Sekolah Dasar Proskuneo Ambon Selvianus Salakay; Sandra Telussa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8vcm2j23

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat, termasuk munculnya Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Perubahan dalam tatanan teknologi informasi telah mengubah cara kita mengakses informasi dan memperoleh pengetahuan. Oleh karena itu, pendidikan di sekolah dasar juga harus mengikuti perubahan ini. Permasalahan mendasarnya bahwa pola pembelajaran kelas pada sekolah-sekolah dasar secara umum termasuk pada Sekolah Dasar Proskuneo Ambon adalah masih menerapkan pola pembelajaran yang bersifat tatap muka di depan kelas dan masih kurang menerapkan metode pembelajaran kelas yang dipersonalisasi  sesuai kebutuhan, minat dan pendekatan belajar yang adaptif. Sekolah Dasar Proskuneo belum memanfatakan Artificial Intelegent (AI) dalam mendukung proses pembelajaran siswa. Aktifitas pembelajaran masih berlangsung secara atap muka antara guru dan murid di kelas. Proses pembelajaran ini cenderung guru lebih bersifat spontan dan kontekstual serta pembelajarannya bersifat umum dan seragam untuk seluruh kelas. Hal ini cenderung menimbulkan pembelajaran yang monoton tanpa melihat karakteristik, minat dan kebutuhan belajar siswa. Hal ini tentunya akan berdampak pada  perkembangan kognisi anak dalam menyerap ilmu pengetahuan. Oleh karena di butuhkan suatu metode pembelajaran yang dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan dan minat siswa. Perlu waktu yang panjang untuk merubah tatanan metode pembelajaran ini oleh karena itu perlu lakukan penyesuaian metode pembelajarannya dengan sarana teknologi pendukung yang dapat di personalisasi sesuai kebutuhan, minat dan pendekatatan belajar siswa. Pemanfaatan AI dapat menjadi sarana untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, bagi anak-anak usia sekolah dasar. Kecerdasan artifisial (AI) mampu memberikan pendekatan baru dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mendorong kreativitas siswa. Di tengah arus transformasi digital, penting bagi peserta didik dan pendidik di tingkat sekolah dasar untuk menerapkan pembelajaran interaktif yang dipersonalisasi sesuai pendekatan belajar yang adaptif. 
Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa melalui Pelatihan Manajemen SDM Berbasis Kompetensi di Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu Dewi Ratna Bulan Siregar; Ade Suryani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/can3jr02

Abstract

Kapasitas sumber daya manusia aparatur desa menjadi faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan akuntabel. Namun, masih banyak aparatur desa yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai manajemen SDM berbasis kompetensi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur Desa Tanjung Siram melalui pelatihan manajemen SDM berbasis kompetensi. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan untuk membangun pemahaman awal dan komitmen bersama, pelatihan difokuskan pada penguatan konsep kompetensi, penyusunan indikator kinerja, dan perencanaan program kerja desa berbasis kebutuhan dan potensi lokal, sementara evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan refleksi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya kompetensi dalam mendukung kinerja organisasi desa. Aparatur desa berhasil menyusun draft pedoman penilaian kinerja, serta merancang program kerja yang lebih sistematis dan berbasis pada pemetaan potensi SDM. Selain itu, pendekatan partisipatif dalam pelatihan mendorong keterlibatan aktif peserta, yang berdampak pada peningkatan rasa kepemilikan terhadap hasil kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan manajemen SDM berbasis kompetensi dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat kapasitas dan tata kelola pemerintahan desa. Ke depan, model pelatihan ini dapat direplikasi di desa lain sebagai upaya pembangunan kelembagaan yang berkelanjutan.
Movable Solar Battery Charger Untuk Nelayan Tangkap di Kecamatan Tempuling, Indragiri Hilir, Provinsi Riau Budhi Anto; Firdaus; Dahliyusmanto; Jahrizal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/eceyqr81

Abstract

Nelayan tangkap skala kecil pada umumnya menggunakan lampu minyak tanah (lampu petromaks) untuk menangkap ikan dengan teknik light fishing. Penggunaan minyak tanah saat ini sedang mengalami kendala ketersediaan, karena sejak tahun 2008, pemerintah telah membatasi penggunaan minyak tanah dan menggantinya dengan LPG. Kondisi ini telah berpengaruh buruk pada kelangsungan usaha nelayan tangkap. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yaitu pengadaan lampu LED bertenaga baterai beserta alat pengisian muatan baterai menggunakan listrik tenaga surya, untuk mensubstitusi lampu petromaks. Panel surya dipasang pada suatu konstruksi yang dilengkapi roda, sehingga dapat dipindah-pindah dengan mudah. Karenanya peralatan ini dinamakan movable solar battery charger (MSBC). Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat mencakup perancangan, pembuatan, dan pengujian MSBC, penyerahan MSBC kepada mitra, dan evaluasi penggunaan MSBC oleh mitra. Kami telah mengevaluasi mitra untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi MSBC dan lampu LED bertenaga baterai terhadap usaha penangkapan ikannya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mitra telah menggunakan lampu LED bertenaga baterai untuk menangkap ikan di malam hari, dan menggunakan MSBC untuk mengisi muatan baterai di siang hari. Dengan menggunakan MSBC, mitra telah beralih dari penggunaan lampu petromaks ke lampu LED, sehingga dapat menghemat biaya operasional sebesar Rp 180.000 tiap bulan.
Peningkatan Pengetahuan Ibadah Umrah Melalui Manasik pada Masyarakat Kampung Bugis Desa Pinaesaan Kabupaten Minahasa Selatan Fuad Nur; Dulsukmi Kasim; Musdelifa Abu Samad; Rahmatia; Jumiati Bandu
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v27zgz62

Abstract

Kegiatan manasik umrah yang dilaksanakan di Kampung Bugis, Desa Pinaesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tata cara, syarat, rukun, dan persiapan ibadah umrah. Melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktik sederhana, peserta yang terdiri dari calon jamaah umrah dan masyarakat setempat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai ibadah umrah. Keberhasilan kegiatan ini ditunjukkan oleh antusiasme peserta, terutama dalam sesi tanya jawab, serta adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya memilih travel umrah yang terpercaya sehingga dapat melindungi masyarakat dari risiko finansial dan memastikan kelancaran ibadah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan fleksibel dalam penyampaian materi, termasuk penggunaan bahasa lokal, sangat efektif dalam memfasilitasi pemahaman peserta, terutama bagi kalangan lansia. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan pengetahuan tentang umrah dan mengajak masyarakat mempersiapkan diri baik secara spiritual, mental, maupun finansial untuk melaksanakan ibadah umrah dengan khusyuk dan benar.  
Sosialisasi Dasar-Dasar Artificial Intelligence (AI) untuk Guru Sekolah Menengah di Era Digital (Era 4.0) Andini; Irman Effendy; Ahmad Mutatkin Bakti; Ahmad Syazili
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kca3e452

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, bertujuan meningkatkan literasi digital guru sekolah menengah melalui pengenalan konsep dasar Artificial Intelligence (AI) dan pelatihan penggunaan tools AI seperti ChatGPT dan Gemini dalam pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi edukatif, workshop praktik, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap AI, dengan 100% peserta memahami definisi dasar AI, 83% mampu menggunakan tools AI, dan 70% tertarik mengeksplorasi lebih lanjut. Kendala utama berupa keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi awal berhasil diatasi dengan pendekatan kontekstual, penyediaan materi offline, dan metode partisipatif. Kegiatan ini memperkuat kapasitas pendidik di wilayah pedesaan sebagai bagian dari transformasi pendidikan berbasis teknologi di era digital.
Enhancing Sharia Financial Literacy Through Educational Initiatives on Sharia Microfinance Institutions within the Context of the Mujahadah Mosque Vicinity in Rintis Village, Pekanbaru Wali Saputra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gqtqtd64

Abstract

This community service initiative is designed to elevate Sharia financial literacy through the educational outreach concerning Sharia Micro Finance Institutions (LKMS) targeted at the residents within the vicinity of Masjid Mujahadah, Rintis Village, Pekanbaru. The predominant context for this program stems from the community's insufficient comprehension of Islamic financial principles coupled with the suboptimal engagement with sharia financial services. The methodological framework encompasses a preparatory stage, the execution of participatory educational sessions over a two-day period, evaluative measures employing pre-tests and post-tests, as well as subsequent activities that include the establishment of a Sharia Financial Literacy Group. The outcomes of this initiative indicated a notable enhancement in the participants’ grasp of fundamental concepts of Islamic economics and the application of sharia microfinance products. Furthermore, this initiative fosters a collective social commitment towards the continuous pursuit of knowledge in a mosque-centered, sustainable manner. This endeavor substantiates the efficacy of community-oriented educational strategies and religious establishments as a potent mechanism for augmenting the financial inclusion of Sharia at the grassroots level.
Sistem Otomatis Filterisasi Air Sumur dan Sungai Berbasis Mikrokontroler dengan Katup Selenoid M. Iqbal Al Varizi; Muhammad Ariandi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zvcrzf36

Abstract

Permasalahan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Masyarakat umumnya menggunakan air sumur dan sungai sebagai sumber utama, namun kualitas air dari kedua sumber tersebut kerap tidak memenuhi standar kelayakan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancang dan diimplementasikan sebuah sistem otomatis filterisasi air berbasis mikrokontroler dengan katup solenoid, yang dapat mendeteksi dan menyaring air secara mandiri berdasarkan parameter kualitas air. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang terintegrasi dengan sensor turbidity untuk mengukur kekeruhan, sensor TDS untuk mengukur kadar zat terlarut, sensor ultrasonik untuk memantau ketinggian air, serta sensor aliran (waterflow) untuk mengontrol laju filtrasi. Ketika nilai sensor menunjukkan kualitas air di bawah ambang batas, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa dan membuka katup solenoid untuk mengalirkan air melalui media filter sederhana berbahan lokal seperti pasir, arang, dan ijuk. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan nilai TDS dari 750 ppm menjadi 500,8 ppm dan nilai turbidity dari 32 NTU menjadi 26,1 NTU, yang masih dalam rentang standar air bersih menurut Permenkes No. 492 Tahun 2010. Penerapan sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas air, tetapi juga efisiensi waktu dan tenaga masyarakat, serta mendorong kesadaran akan pentingnya air bersih. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi teknologi tepat guna yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih luas di lingkungan pedesaan untuk mendukung ketahanan air dan pembangunan berkelanjutan.
Edukasi Literasi Digital Dasar untuk Masyarakat dan Anak-Anak Desa di Era Teknologi Ricko Mustika Jaya; Irman Effendy; Muhamad Ariandi; Maria Ulfa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/js9q9k57

Abstract

  Keterbukaan akses digital kini tidak hanya dinikmati oleh masyarakat kota, tetapi juga telah menjangkau masyarakat pedesaan. Sayangnya, peningkatan akses tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang cukup mengenai literasi digital, terutama dalam konteks keamanan internet dan pendampingan anak-anak dalam penggunaan gawai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Purwosari terkait bahaya tautan palsu (phishing), pentingnya menjaga data pribadi, serta memperkenalkan aplikasi Google Family Link sebagai solusi pemantauan anak. Dengan menggunakan metode ceramah interaktif, presentasi visual, dan pembagian modul, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman warga dan memperkuat kesadaran digital. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa edukasi berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam membangun literasi digital yang lebih baik.
Transformasi Model Bisnis UMKM Otomotif: Perencanaan dan Perancangan Layanan Servis Motor Keliling Berbasis Digital di Bengkel HKU Surabaya Performance Mohamad Fikri Imansyah; Verdy Aryaputra; Elnatan Yuniyanto; Shahan Shah Muhammad Fahd Farid Alfauzi; Muhammad Kemal Pasha Biantoro; Mohammad Alfin Eagan Cavenaugh
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fcgjxs08

Abstract

Bengkel HKU Surabaya Performance, sebuah usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergerak di bidang jasa perawatan dan perbaikan sepeda motor, di daerah Tropodo, menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Analisis menunjukkan bahwa model bisnis yang diterapkan selama ini bergantung pada kedatangan langsung pelanggan ke bengkel, yang membatasi potensi pasar. Melalui observasi dan wawancara dengan pemilik bengkel, kami mengusulkan perubahan model bisnis dengan pengenalan layanan servis motor keliling berbasis digital melalui sistem pemesanan via WhatsApp. Selain itu, pengembangan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk layanan keliling juga dianggap penting untuk menjaga kualitas pelayanan. Rekomendasi ini diharapkan dapat mengatasi kendala yang ada, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing bengkel di pasar yang semakin digital dan mobile. Dengan implementasi model bisnis yang lebih fleksibel dan efisien ini, Bengkel HKU Surabaya Performance diharapkan dapat meraih kesuksesan jangka panjang di sektor UMKM otomotif.
Peningkatan Kapasitas Aparatur Kampung dalam Pengelolaan Dana Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Merauke Rikardus, Everistus; Pecamuya, Robertus; Tuakra, Yulianus; Wika, Martinus
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7ntme365

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kampung di Kabupaten Merauke dalam pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung, kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap: sosialisasi program, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada penguatan kompetensi aparatur kampung dalam perencanaan pembangunan yang partisipatif, pengelolaan dana desa sesuai regulasi, penyusunan laporan keuangan, serta strategi peningkatan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan aparatur kampung dalam menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKP), Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK), serta laporan keuangan yang lebih baik. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat, termasuk kelompok rentan, dalam musyawarah kampung. Kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang ekonomi lokal, inklusi sosial, dan pelestarian lingkungan. Meskipun dihadapkan pada hambatan seperti keterbatasan fasilitas dan akses transportasi, upaya solutif dilakukan untuk memastikan efektivitas program. Diperlukan pendampingan lanjutan dan sinergi dengan pemerintah daerah agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

Page 4 of 36 | Total Record : 358