cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by Indo Publishing
ISSN : 30901367     EISSN : 3090174X     DOI : https://doi.org/10.1063822/jisoh
Merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang diterbitkan oleh Indo Publishing menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, Praktisi dan Mahasiswa dengan fokus dan ruang lingkup terdiri dari; ILMU SOSIAL (Sosiologi, Antropologi, Ilmu ekonomi, Sejarah, Ilmu politik, Ilmu komunikasi, Psikologi sosial) dan HUMANIORA (Filsafat, Sejarah, Bahasa, Sastra, Seni, Agama, Sosiologi, Antropologi Studi media)
Articles 350 Documents
Hubungan Antara Keterbukaan Diri dengan Kesepian pada Dewasa Awal Pengguna Aplikasi Kencan Online di Sumatera Barat Salsabila, Adinda Bintang; Hidayati, Izzanil
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vebygf78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara keterbukaan diri dengan kesepian pada dewasa awal pengguna aplikasi kencan online di sumatera barat. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 68 responden laki-laki dan perempuan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala likert untuk mengukur keterbukaan diri dengan kesepian. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi pearson dan shapiro wilk. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kesepian dan keterbukaan diri, dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar p = 0.001 (p < 0.005). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian yang dialami seseorang, maka semakin besar pula kecenderungan mereka untuk melakukan keterbukaan diri di aplikasi kencan daring.
Kearifan Lokal dalam Praktik Penangkapan Ikan pada Nelayan di Gampong Panggong  Aceh Barat Derminta Berutu, Fitri; Safira , Alfa; Irhamna, Irhamna; Yansah, Rodi; Tuzzakina, Nabila; Fazli , Zul; Rahmatullah, Rahmatullah; Sopar, Sopar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/njvts178

Abstract

Local wisdom in fishing is the knowledge, values, and customary rules passed down from generation to generation by fishing communities regarding the utilization of marine resources. This wisdom serves as a guide for fishermen so that fishing activities maintain the balance of nature and the sustainability of fishery resources. Panggong Village, located in the coastal area of Meulaboh, is a community engaged in daily fishing. However, fishing is not merely an economic endeavor; it also encompasses numerous cultural values and social norms. The purpose of this study is to identify forms of local wisdom in fishing practices and analyze the role of the Panglima Laot (leader of the sea) in the fishing community of Panggong Village. The method used in this study is qualitative with a descriptive approach. Qualitative research aims to explore in-depth social phenomena that emerge within the community, particularly regarding the contribution of local wisdom to fishing practices by fishermen. The results of this study indicate that local wisdom among Panggong fishermen is still preserved, as evidenced by fishing activities, social relationships, the existence of the Panglima Laot (leader of the sea) customary institution, fishing gear, and customary regulations at sea.
Mazhab dan Aliran Sosiologi Hukum: Perspektif Teoretis dan Relevansinya dalam Kajian Hukum Kontemporer Pramudita, Ratri; Yose, Enggy; Efrianto Harianja, Hendi; Azizah, Nayla; Fikri, Yuninda; Syahrani, Mutiara Putri; Kusuma, Febra Anjar; Susilo, Susilo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3kv46784

Abstract

The sociology of law as a scientific discipline has developed through various schools and currents of thought that offer diverse theoretical perspectives on the relationship between law and society. This study aims to analyze the main schools and currents in the sociology of law, including the positivist school, the sociological jurisprudence school, the critical legal studies school, and the feminist legal theory school, as well as their relevance to contemporary legal studies. Using a normative-empirical legal research method with a conceptual and comparative approach, this study finds that each school offers a unique contribution to understanding the dynamics of law in social life. The positivist school emphasizes the autonomy and certainty of law, while the sociological jurisprudence school bridges formal law and social reality. Critical legal studies question the neutrality of law, and feminist legal theory reveals gender biases in the legal system. In the context of contemporary legal studies in Indonesia, the integration of these schools is relevant for overcoming the limitations of a purely normative approach and producing law that is more responsive to social needs and justice.
Meuseuraya dan Perubahan Sosial Bertani di Gampong Ranto Panyang Barat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Rahmadani, Dela; Asma, Maulia; Maulina, Aprilia; Habibah, Nur; Idazufina, Idazufina; Sopar, Sopar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/67sq3545

Abstract

This study aims to examine social changes in rice farming practices and the sustainability of the meuseuraya culture in Rantoe Panyang Barat Village, Meureubo District, West Aceh Regency, amidst the influx of modernity and agricultural digitalization. The method used was qualitative research with a descriptive approach through observation and interviews with farmers, traditional leaders, and agricultural machinery operators. The results indicate that meuseuraya, as a form of traditional mutual cooperation, has decreased in intensity due to the use of agricultural technology such as tractors and combine harvesters. This technology has a positive impact in terms of time and energy efficiency, but simultaneously reduces social interaction and solidarity among residents. Nevertheless, the values embodied in meuseuraya are still considered important by the community as a cultural identity and social unifier. Therefore, adaptation efforts are needed to ensure the meuseuraya tradition remains relevant in the context of modern agriculture.
Interaksionisme Simbolik dan Teori Postmodernisme dalam Memahami Realitas Sosial Masyarakat Modern Novitasari, Dhea; Salsabila Rizki O, Adinda; Lorensa, Lisa; Ristyawati, Martika Suci; Cahyani, Chaca Alfarica; Kusuma, Febra Anjar; Endi Fernanda, Fitra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kz3d3g90

Abstract

Teori dalam bidang sosial sangat penting sebagai dasar untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi perilaku individu, proses interaksi sosial, serta pembentukan makna sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua pendekatan teoritis yang memiliki pengaruh dalam sosiologi, yakni interaksionisme simbolik dan postmodernisme. Interaksionisme simbolik menegaskan bahwa individu adalah aktor aktif yang menciptakan makna melalui interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol dalam komunikasi sehari-hari. Di sisi lain, postmodernisme muncul sebagai kritik terhadap modernisme dengan menolak adanya kebenaran tunggal dan menekankan bahwa realitas sosial bersifat beragam, dinamis, serta dibentuk dari berbagai perspektif yang dipengaruhi oleh budaya, media, dan hubungan kekuasaan. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber yang relevan terkait kedua teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksionisme simbolik berkontribusi dalam memahami pembentukan makna di tingkat mikro, sementara postmodernisme memberikan kerangka untuk memahami kerumitan dan keberagaman realitas sosial di tingkat makro. Oleh karena itu, kedua teori ini saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas dinamika kehidupan masyarakat modern.  
Peran Core Value Berakhlak dalam Pembentukan Karakter ASN : Studi pada Kementerian Keuangan Republik Indonesia Sari, Devi Auliya; Lestari, Dina; Meisaroh, Dika; Alvionita, Natasya; Sabila, Mutia; Iriani, Atrika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nawdwt79

Abstract

Reformasi birokrasi di Indonesia menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Untuk memperkuat budaya kerja aparatur, pemerintah menetapkan Core Values BerAKHLAK sebagai nilai dasar bagi seluruh ASN. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Core Values BerAKHLAK dalam pembentukan karakter ASN dengan studi pada Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai instansi dengan indeks BerAKHLAK tertinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, regulasi, laporan resmi pemerintah, dan dokumen relevan lainnya. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Core Values BerAKHLAK berperan penting dalam membentuk karakter ASN yang profesional, disiplin, adaptif, kolaboratif, dan berintegritas. Keberhasilan implementasi di Kementerian Keuangan didukung oleh keselarasan nilai organisasi, komitmen pimpinan, program internalisasi, serta evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, BerAKHLAK menjadi fondasi strategis dalam membangun karakter ASN menuju birokrasi modern dan berkualitas.
Analisis Peran Digitalisasi dalam Peningkatan Kinerja Manajemen Publik di Desa Kwangsan, Kabupaten Sidoarjo Lintalahum, Fabima Rohmatimminallohi; Fadilah, Adinda Eka; Kharisa, Andina Rizki Nur; Febbiyanti, Aisyah; Meirinawati, Meirinawati; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1e29sk22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Administrasi Negara dalam pelayanan publik berbasis digital di Kantor Kepala Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara singkat dengan perangkat desa pada Sekretariat Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Kwangsan telah menerapkan sistem administrasi yang terstruktur melalui perencanaan pembangunan desa seperti RPJMDes dan RKPDes serta pengelolaan anggaran yang terintegrasi secara digital. Pelayanan publik dilaksanakan secara manual dan digital melalui integrasi aplikasi SIPRAJA Sidoarjo, penggunaan tanda tangan digital, serta penyediaan sistem pengaduan dan survei kepuasan masyarakat. Penerapan ini mencerminkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, anggaran, kapasitas sumber daya manusia, serta resistensi masyarakat terhadap perubahan. Secara keseluruhan, sistem administrasi di Desa Kwangsan menunjukkan arah modernisasi, namun memerlukan penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi aparatur, dan edukasi masyarakat agar optimal.  
Analisis Manajemen Organisasi dalam Penanganan Kerusakan Jalan oleh Dinas PUPR Kabupaten Jombang Al Azkiyah, Musayyadah; Salsabila, Aina Azaria; Rahmania, Nazwa Ansalna; Prasetyo, Yemima Chrisnanda; Meirinawati, Meirinawati; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/afzzfd08

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen organisasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jombang dalam penanganan kerusakan jalan. Meskipun pemerintah telah mengambil langkah-langkah seperti program "Mandor Jalan" untuk mempercepat perbaikan, sekitar 26% hingga 27% jalan di daerah tersebut masih mengalami kerusakan ringan hingga berat. Penelitian ini menganalisis efektivitas organisasi melalui fungsi manajemen POAC, yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perencanaan belum sepenuhnya berbasis data yang terintegrasi secara real-time dan manajemen yang diterapkan belum berjalan secara optimal. Selain itu, ada masalah dalam koordinasi antar-instansi dalam pengorganisasian, sementara metode tambal sulam jangka pendek masih mendominasi tahap pelaksanaan. Sementara itu, fungsi pengawasan menjadi aspek terlemah yang menyebabkan perbaikan tidak bertahan lama dan inefisiensi anggaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perubahan manajemen dengan menggunakan teknologi digital seperti GIS dan sistem pelaporan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih akuntabel dan berkelanjutan.
Transformasi Karawitan Sunda di Kota Bandung (2000–2025): Kajian Sosio-Kultural terhadap Perubahan Praktik Musik Darmilah, Diah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/193htn29

Abstract

This study aims to analyze the transformation of Sundanese gamelan in Bandung City between 2000 and 2025 by highlighting changes in traditional music practices within a socio-cultural context. Sundanese gamelan, as part of cultural heritage, has undergone significant dynamics along with the development of urbanization, globalization, and advances in digital technology. This study uses a qualitative approach with descriptive-analytical methods, through literature studies, observations, and interviews with artists and gamelan communities in Bandung City. The results show that the transformation of Sundanese gamelan is reflected in several aspects, namely changes in performance forms, innovations in instruments and arrangements, and a shift in function from being ritualistic and communal to being more flexible, including as a medium of entertainment and a cultural commodity. In addition, the presence of digital media has expanded the space for expression and distribution of Sundanese gamelan, although it also poses challenges to the authenticity and preservation of traditional values. Socio-culturally, this transformation demonstrates a process of adaptation and negotiation of Sundanese cultural identity amidst the current of modernization. Sundanese gamelan not only survives as a tradition, but also develops as a dynamic cultural practice that is relevant to the current context. Thus, this study confirms that the transformation of Sundanese gamelan is part of a cultural strategy in maintaining the sustainability of cultural heritage amidst ongoing social change.
Pengaruh Keaktifan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) terhadap Partisipasi Sosial dalam Masyarakat di Lembang Marante, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara Tikuliling, Gracela; Lumintang, Juliana; Paat, Cornelius
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e8e2tr36

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh tingkat aktivitas Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) terhadap partisipasi sosial pemuda di wilayah Lembang Marante, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Kajian ini menekankan pentingnya partisipasi sosial dalam mempererat ikatan komunitas, khususnya di daerah yang memiliki kuatnya nilai-nilai budaya seperti Toraja. Kajian ini menemukan bahwa keterlibatan PPGT membangun jaringan sosial, kepercayaan, dan kerja sama, serta kontribusi keterlibatan pemuda dalam kegiatan bermasyarakat seperti gotong royong, dan proses pengambilan keputusan bersama. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) terhadap partisipasi sosial dalam masyarakat di Lembang Marante, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan keterlibatan pemuda sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi sosial.