cover
Contact Name
Muhammad Ziadi Hidayatulloh
Contact Email
simpul.gemacendekia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
simpul.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Sandik Atas Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum
ISSN : -     EISSN : 30900867     DOI : https://doi.org/10.71094/simpul
Core Subject : Social,
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum is an open access, and peer-reviewed journal, with main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social, political and law issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism. It includes but is not limited to various fields such as philosophy and theory of law, comparative law, sociology of law, international law, constitutional law, private law, economic law, environmental law, criminal law, administrative law, cyber law, human rights law, and agrarian law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 23 Documents
Peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 dalam Menyelesaikan Sengketa Kepala Desa Terpilih: Studi Kasus di Kabupaten Bandung Syaputra, roby; Aji, Rizky; Firmansyah
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i3.187

Abstract

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 memiliki peran penting dalam penyelesaian sengketa kepala desa terpilih yang terjadi di tingkat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Undang-Undang tersebut dalam menyelesaikan sengketa kepala desa terpilih di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menggali data melalui wawancara dengan pihak terkait, seperti pejabat pemerintah desa, aparat hukum, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 memberikan dasar hukum yang jelas dalam penyelesaian sengketa, implementasinya di Kabupaten Bandung masih menghadapi beberapa tantangan. Faktor-faktor seperti pemahaman hukum yang belum merata di tingkat desa, keterbatasan sumber daya, serta keberagaman budaya di desa-desa membuat proses penyelesaian sengketa terkadang berlangsung lambat dan kurang efektif. Meskipun demikian, Undang-Undang ini memberikan ruang bagi penyelesaian sengketa secara lebih terstruktur dan adil, dengan melibatkan mekanisme mediasi dan pengadilan yang dapat mempercepat penyelesaian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 dalam menyelesaikan sengketa kepala desa terpilih di masa mendatang.
Peran Kejaksaan Negeri Purbalingga dalam Penegakan Hukum Pengembalian Kerugian Negara pada Kasus Korupsi: Tantangan dan Solusi Taupik, Muhammad; Rahmawati, Nuzu
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i3.188

Abstract

Penegakan hukum dalam upaya pengembalian kerugian negara akibat tindak pidana korupsi menjadi salah satu fokus utama Kejaksaan Negeri Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kejaksaan Negeri Purbalingga dalam proses tersebut, dengan menyoroti tantangan yang dihadapi serta solusi yang diterapkan untuk mengatasi hambatan yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan jaksa, aparat penegak hukum, serta observasi langsung terhadap proses hukum yang berlangsung di Kejaksaan Negeri Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kejaksaan Negeri Purbalingga telah berperan aktif dalam upaya pengembalian kerugian negara, tantangan yang signifikan mencakup minimnya aset yang dapat disita, kurangnya kerjasama antara instansi terkait, serta keterbatasan sumber daya dalam memproses kasus korupsi. Solusi yang diterapkan antara lain melalui penguatan koordinasi antar lembaga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk mempermudah pelacakan dan penyitaan aset. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap pengembalian kerugian negara dalam kasus korupsi
Analisis Permasalahan Presidential Threshold dalam Sistem Pemilihan Presiden di Indonesia: Perspektif Putusan Mahkamah Konstitusi Aini, Rahmatul; Aulia, Rizka
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i3.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan terkait presidential threshold dalam sistem pemilihan presiden di Indonesia, dengan fokus pada perspektif putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Presidential threshold, yang mengatur ambang batas partai politik atau gabungan partai politik untuk dapat mencalonkan calon presiden, telah menjadi isu kontroversial yang memengaruhi dinamika politik dan sistem demokrasi di Indonesia. Putusan MK terkait presidential threshold menjadi titik penting dalam menjawab tantangan atas legitimasi dan inklusivitas proses pemilu. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan menganalisis dokumen putusan MK, serta menelaah implikasi hukum dan politik dari keputusan tersebut terhadap partisipasi politik dan akses partai-partai kecil dalam pemilu presiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun putusan MK memberikan ruang bagi kebebasan berpolitik, permasalahan yang muncul mencakup ketidaksetaraan dalam akses calon presiden dan pengaruh politik oligarkis terhadap sistem pemilu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh putusan MK terhadap dinamika politik dan pembaruan sistem pemilu di Indonesia, serta memberikan rekomendasi untuk reformasi lebih lanjut dalam sistem pemilihan presiden di masa depan.
Tanggung Jawab Rumah Sakit dalam Menghindari Risiko Jual Beli Organ pada Transplantasi Ginjal: Perspektif Hukum Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 Mariani, Lili; Rahma, Marlina; Alfian, Ridho
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i3.190

Abstract

Transplantasi ginjal sebagai prosedur medis yang vital menghadirkan risiko terkait jual beli organ, yang berpotensi melanggar etika medis dan hukum. Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 memberikan landasan hukum yang jelas mengenai praktik transplantasi organ dan perlindungan terhadap transaksi ilegal seperti jual beli organ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum rumah sakit dalam menghindari risiko jual beli organ pada transplantasi ginjal, dengan merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, dengan menganalisis isi undang-undang terkait serta studi literatur mengenai tanggung jawab rumah sakit dalam menerapkan regulasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki tanggung jawab hukum yang besar dalam memastikan bahwa prosedur transplantasi ginjal yang dilakukan tidak melibatkan jual beli organ ilegal. Rumah sakit wajib menerapkan prosedur seleksi yang ketat, memastikan transparansi, dan berkoordinasi dengan pihak berwenang guna menghindari praktik tersebut. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun undang-undang telah memberikan dasar hukum yang kuat, tantangan masih ada dalam implementasinya, terutama terkait dengan pengawasan yang belum optimal. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi rumah sakit dan masyarakat dalam konteks transplantasi ginjal.
Konsep Sistem Hukum dalam Perlindungan Hak Cipta: Analisis Terhadap Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia dan Implikasinya terhadap Industri Kreatif Zahra, Hikmatul; Wijaya, Billy
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i3.191

Abstract

Perlindungan hak cipta di Indonesia merupakan isu penting dalam konteks perkembangan industri kreatif. Sistem hukum yang berlaku di Indonesia, melalui peraturan perundang-undangan yang ada, bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap karya cipta agar hak-hak pencipta tetap terjaga. Artikel ini menganalisis konsep sistem hukum dalam perlindungan hak cipta di Indonesia, dengan fokus pada peraturan yang mengatur hak cipta dan implementasinya dalam industri kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis hukum normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan peraturan pendukung lainnya. Implikasi dari perlindungan hak cipta ini terhadap industri kreatif juga akan dibahas, mengingat betapa pentingnya hak cipta dalam mendukung inovasi dan keberlanjutan industri kreatif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem hukum yang ada sudah cukup kuat, masih terdapat tantangan dalam implementasi perlindungannya, seperti kurangnya kesadaran hukum dan ketidaktepatan dalam penegakan hukum. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat pengawasan dan pendidikan tentang hak cipta, demi meningkatkan kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian Indonesia.
Apresiasi Drama dan Membaca Ekspresif: Pemahaman Naskah Drama Unsur Intrinsik dan Perbedaan Antara Drama dan Teater Agustina, Bismi Aulia; Nurramdhani, Lisha; Sholeha, Mar'atun; Akmaluddin, Akmaluddin
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 4: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i4.231

Abstract

Apresiasi drama merupakan bagian integral dari pembelajaran sastra yang menuntut kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Kegiatan apresiasi tidak hanya mencakup pemahaman isi teks, tetapi juga penikmatan dan penilaian terhadap nilai-nilai estetis dan moral yang terkandung di dalamnya. Salah satu bentuk kegiatan apresiasi yang strategis adalah membaca ekspresif terhadap naskah drama, yang melibatkan penghayatan emosi dan pengucapan yang mencerminkan watak tokoh. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan teori-teori dasar apresiasi drama, konsep membaca ekspresif, analisis unsur intrinsik dalam naskah drama, serta perbedaan hakikat antara drama dan teater. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa apresiasi drama merupakan kegiatan interpretatif dan reflektif yang menumbuhkan empati dan estetika siswa. Membaca ekspresif menjadi jembatan menuju pementasan karena menghidupkan teks dramatik secara emosional dan fonetik. Sementara itu, pemahaman unsur intrinsik membantu pembaca menafsirkan struktur dramatik, dan pembedaan antara drama dan teater memperjelas peran teks dan pertunjukan dalam pembelajaran sastra di sekolah.
Apresiasi Drama dan Membaca Ekspresif: Kajian Komprehensif Konsep dan Analisis Unsur Intrinsik Sebagai Dasar Interpretasi Zikrina, Halda; Hijriani, Salsabila; Fitrih, Nurul; Hilmiati, Hilmiati
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 4: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i4.232

Abstract

Pengajaran apresiasi drama dan membaca ekspresif merupakan bagian krusial dalam pendidikan bahasa dan sastra untuk mengembangkan pemahaman mendalam serta keterampilan interpretasi peserta didik. Fenomena kurangnya pemahaman terhadap struktur dan esensi naskah drama sering menjadi kendala, yang diperburuk dengan miskonsepsi mengenai batas antara teks dramatik dan manifestasi pementasannya. Paper ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep apresiasi drama dan membaca ekspresif dengan fokus pada tiga sub-materi utama: metode efektif membaca naskah drama secara kritis dan imajinatif; analisis mendalam terhadap unsur intrinsik naskah drama yang mencakup tema, tokoh, alur, latar, dialog, dan amanat sebagai fondasi pemahaman teks; serta mengidentifikasi dan menjelaskan secara jernih perbedaan antara drama sebagai teks sastra dan teater sebagai seni pertunjukan. Melalui kajian literatur dan deskriptif-analitis, hasil kajian ini menunjukkan bahwa pemahaman sistematis atas ketiga aspek tersebut adalah prasyarat untuk membaca ekspresif yang autentik dan apresiasi drama yang utuh. Kemampuan membaca ekspresif yang baik tidak hanya bergantung pada intonasi dan mimik, tetapi didasari oleh pemahaman yang kokoh atas struktur batin naskah (unsur intrinsik) dan kesadaran akan karakteristik unik drama yang membedakannya dari teater. Dengan demikian, paper ini memberikan landasan teoretis dan praktis bagi pengajar dan pembelajar untuk meningkatkan kualitas apresiasi drama dan keterampilan membaca naskah secara ekspresif
Peran Apresiasi Puisi Dalam Meningkatkan Kepekaan Sosial dan Emosional Siswa Yatimah, Dinda Nurul; Astariningsih, Yayuk; Umaiya, Siti Fhadila; Akmaluddin
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 4: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i4.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran apresiasi puisi dalam meningkatkan kepekaan sosial dan emosional siswa melalui kegiatan membaca, menafsirkan, menulis, dan mendiskusikan puisi. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif-deskriptif dengan penelaahan teori, analisis praktik pembelajaran puisi, serta telaah hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan antara apresiasi puisi, dinamika kelas kooperatif, dan perkembangan emosional siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apresiasi puisi mampu memperkuat empati, toleransi, kesadaran sosial, dan kemampuan mengelola emosi, sekaligus meningkatkan keberanian siswa dalam berpendapat serta kualitas interaksi sosial di kelas. Kegiatan kooperatif dalam apresiasi puisi juga terbukti mendorong komunikasi yang sehat, mengembangkan rasa percaya diri, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Manfaat penelitian ini terletak pada kontribusinya bagi pengembangan kurikulum sastra, strategi pembelajaran kreatif, dan program literasi sosial yang mendukung kesejahteraan emosional siswa
Integrasi Latihan Mendengarkan dan Menceritakan Kembali Naskah Drama dalam Meningkatkan Penerapan Aspek Boleslavsky untuk Pembentukan Karakter Aktor Thoyyibah, Hayatun; Maryami, Bq Qonita; Yuha, Wahyu; Akmaluddin
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 4: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i4.244

Abstract

Proses memainkan karakter dalam sebuah drama sering kali menghadapi masalah ketika aktor hanya fokus pada menghafal dialog tanpa didukung pemahaman psikologis dan teknik yang dalam, sehingga akting yang dihasilkan terasa datar dan kurang meyakinkan. Artikel ini bertujuan menganalisis dua tahap penting dalam membentuk karakter, yaitu kemampuan mendengarkan dan menceritakan kembali cerita drama, serta menggabungkannya dengan enam aspek kepribadian pemain berdasarkan teori Richard Boleslavsky sebagai kerangka dasar akting. Enam aspek tersebut mencakup konsentrasi, ingatan emosi, tindakan dramatis, pembentukan kepribadian, observasi, dan irama. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan mempelajari teori Boleslavsky dan penerapannya dalam latihan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mendengarkan dan menceritakan kembali cerita bukan hanya sekadar latihan menghafal, tetapi merupakan dasar untuk memahami secara menyeluruh tentang alur cerita, konflik, dan motivasi karakter. Penggabungan kedua latihan ini dengan keenam aspek Boleslavsky menciptakan pendekatan yang lebih luas, di mana konsentrasi dan observasi memperkuat proses mendengarkan, sementara emosi, karakterisasi, ritme, dan dramatisasi berkembang melalui eksplorasi dalam menceritakan kembali. Kesimpulannya, kerangka ini memberikan panduan terstruktur bagi aktor untuk berkembang dari sekedar pembaca skenario menjadi pencipta peran yang hidup dan berdimensi.
Analisis Unsur Pembentuk dan Klasifikasi Cerita Anak: Kajian Struktural Narasi dan Penggolongan Genre Sastra Anak Iswatiningrum; Isratunnisah, Berliana; Azahra, Fatimah; Akmaluddin
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 1 No. 4: SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v1i4.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur pembentuk cerita dan mengklasifikasikan genre sastra anak melalui kajian struktural narasi. Cerita anak, sebagai salah satu karya sastra, memiliki unsur-unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat) dan ekstrinsik yang membangun keutuhan cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Data diperoleh melalui analisis mendalam terhadap berbagai literatur, buku teori, dan artikel jurnal terkait unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, dan klasifikasi genre sastra anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman komprehensif terhadap unsur-unsur struktural adalah kunci dalam mengidentifikasi nilai dan kualitas cerita anak. Penggolongan genre, yang mencakup Fabel, Dongeng, Mite, Legenda, hingga Fiksi Realistik dan Fantasi, memberikan kerangka analitis yang esensial. Penelitian ini menegaskan urgensi pemanfaatan cerita anak sebagai media pendidikan moral dan pengembangan kreativitas, serta menyajikan panduan struktural yang dapat digunakan oleh pendidik dan orang tua

Page 2 of 3 | Total Record : 23