cover
Contact Name
IPUNG DWIANSYAH
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tijhs@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
The Indonesian Journal of Health Science
ISSN : 20875053     EISSN : 24769614     DOI : https://doi.org/10.32528/tijhs
Core Subject : Health,
Fokus dan ruang lingkup The Indonesian Journal of Health Science meliputi: Topik tentang keperawatan, baik tentang keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan, dan keperawatan palliatif, topik tentang ilmu kesehatan masyarakat, serta topik tentang kebidanan.
Articles 50 Documents
Pengaruh Aromaterapi Lemon (Cytrus) terhadap Kecemasan Ibu Post Sectio Caesarea di RS Wava Husada Kepanjen DINI RIA OKTAVIA
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.4503

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami ibu post partum, terutama pada ibu yang menjalani persalinan dengan tindakan sectio caesarea. Rasa nyeri luka operasi, ketidakmampuan merawat bayi secara optimal, serta kekhawatiran terhadap kondisi pasca operasi dapat meningkatkan tingkat kecemasan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah aromaterapi lemon (cytrus), yang mengandung senyawa linalool dan limonene berfungsi sebagai relaksan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan ibu post partum section caesarea di RS Wava Husada Kepanjen. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 19 orang. Aromaterapi diberikan selama 10 menit dengan 30 kali hirupan, satu kali per hari selama tiga hari. Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kecemasan setelah intervensi (p< 0,001). Dengan demikian, aromaterapi lemon terbukti efektif menurunkan kecemasan pada ibu post partum sectio caesarea, dan dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Kata Kunci : Aromaterapi Lemon, Kecemasan, Post partum section caesarea.
Pendekatan Spiritual Care Model terhadap Self-Perceived Health pada Lansia Dian Ratna Elmaghfuroh; Susi Wahyuning Asih
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.4558

Abstract

The elderly face various physical, psychological, social, and spiritual challenges affecting their self-perceived health. The Spiritual Care Model approach is a holistic strategy that can improve the spiritual well-being and quality of life of older adults. This study aims to analyze the effect of the spiritual care approach on self-perceived health in the elderly at PSTW Bondowoso. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 58 elderly people with normal cognitive function criteria, who were selected using a purposive sampling technique. The intervention was conducted with structured spiritual activities. Data was collected using the self-perceived health questionnaire and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in the Self-Perceived Health (SPH) of the elderly after implementing the spiritual care model. Before the intervention, the majority of respondents 72.4% were in the low SPH category, and after the intervention, it increased to 79.3% in the good SPH category. The Wilcoxon test resulted in a p-value = 0.0001, indicating a significant effect between the spiritual care intervention and improved self-perceived health. The spiritual care approach proved effective in improving the self-perceived health of older adults through the provision of spiritual, emotional, and social support. The findings emphasize the importance of integrating spiritual aspects in gerontological nursing care to improve the holistic quality of life of older adults.
Kontribusi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Berbasis Audiovisual terhadap Penguatan Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Pencegahan KTD Siti Kholifah
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.4561

Abstract

Beragam faktor seperti usia, pendidikan, status ekonomi, pengetahuan tentang alat kontrasepsi, pengaruh teman sebaya, dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, peran tenaga kesehatan, terutama perawat, sangat penting dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi. Media audiovisual dipilih sebagai sarana Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang efektif, karena sesuai dengan karakteristik remaja dan mampu meningkatkan pemahaman serta membentuk sikap positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh KIE dengan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan KTD. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model media audiovisual yang lebih interaktif dan partisipatif, memungkinkan remaja berinteraksi dan memberikan umpan balik secara langsung. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta media edukasi yang lebih efektif dalam mencegah KTD dan menekan dampak bencana non alam seperti AKI, AKB, dan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan rancangan Pre test and Post test. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2025 di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu dengan melibatkan 105 responden yang diperoleh secara purposive sampling. Kriteria inklusi adalah siswa SMK yang berada di X serta belum pernah mendapatkan edukasi tentang Kesehatan reproduksi. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Pengolahan data dilakukan melalui proses pembersihan data, pemberian skor, penentuan kategori, tabulasi, dan entry data. Selanjutnya menganalisis uji statistik yaitu Wilcoxon. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil perhitungan uji  Wilcoxon didapatkan nilai p value (Asymp.Sig 2 tailed) sebesar 0.0001 dimana kurang dari 0.05 sehingga keputusan hipotesis H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh komunikasi informasi dan edukasi (KIE) dengan media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam Pencegahan Bencana Non Alam KTD (Kehamilan Tidak Diingankan). Hendaknya edukasi tentang kesehatan reproduksi terhadap remaja dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan lintas sektoral terutama orang tua.      
Pengaruh Psikospiritual terhadap Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisa Erfan Rofiqi; Nabila Shofwatul Rana; Nugroho Ari Wibowo; Septian Galuh Winata
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.4700

Abstract

 To determine the effect of psychospiritual intervention in the form of dhikr therapy on the quality of life of patients undergoing hemodialysis therapy. This study used a pre-experimental quantitative design with a one group pretest-posttest approach. The sample consisted of patients with CKD who met the inclusion criteria and underwent routine hemodialysis therapy. The intervention in the form of dhikr therapy was given within a certain period. The data collection instrument used the WHOQOL-BREF questionnaire. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test.There was an increase in quality of life scores in patients after being given dhikr therapy. The statistical test results show a significance value of p < 0.05, which indicates a significant effect of psychospiritual therapy on the patient's quality of life.Dhikr therapy as a form of psychospiritual intervention is proven to improve the quality of life of hemodialysis patients. Therefore, this intervention is recommended as a complementary approach in nursing practice to improve patient well-being.  
Penaggulangan Bencana Hidrometeorologi dan Upaya Pencegahan Angka Kesakitan Akibat Bencana: Studi Kasus Alfien Yoesra
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.4712

Abstract

Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jember mulai September 2024 – Februari 2025 terjadi sebanyak 4 kali kejadian dengan jenis banjir. Dampak yang diakibatkan oleh bencana tersebut pada aspek kesehatan setelah terjadinya bencana biasanya diare dan gatal-gatal. Penelitian ini memiliki tujuan: 1) mengeksplorasi strategi BPBD Kabupaten Jember dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi dan upaya pencegahan angka kesakitan akibat bencana, dan 2) mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam upaya penanggulangan bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jember. Metode dalam penelitian ini adalah riset kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah partisipan dalam penelitian sebanyak tujuh (7) partisipan. Partisipan dalam penelitian ini adalah petugas BPBD Kabupaten Jember dalam bidang pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Proses pengambilan data dilakukan dengan teknik fokus grup diskusi. Analisis data dilakukan dengan cara analisis tematik. Hasil dalam penelitian ini yang menjawab terkait strategi BPBD dalam penanggulangan bencana dan upaya pencegahan angka kesakitan akibat bencana adalah: 1) kajian risiko bencana (KRB) bersama pihak terkait, 2) posko hidrometeorologi, 3) kaji cepat masalah yang terjadi saat bencana, 4) mendirikan posko pengungsian untuk pemenuhan kebutuhan dasar, 5) kerjasama dengan OPD terkait untuk mendirikan dapur umum, 6) melakukan pencarian pertolongan dan evakuasi (PPE), 7) melakukan JITU PASNA, 8) pembuatan dokumen rencana pemulihan, rehabilitasi dan rekonstuksi. Tantangan dalam penanggulangan bencana meliputi: 1) kurangnya kesadaran masyarakat, 2) peralihan fungsi dan peruntukan lahan.
Hubungan Perilaku Picky Eater Dengan Status Gizi Pada Anak Prasekolah Berdasarkan Teori Precede Procede Model Agil Sapta Nugraha; Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni; Siti Kholifah
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 18 No. 1 (2026): The Indonesian Journal of Health Science: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v18i1.4012

Abstract

 Picky eater yaitu perilaku makan selektif yang umumnya dialami oleh anak usia prasekolah dan bisa menjadi faktor asupan gizi yang tidak seimbang pada anak. Studi ini bertujuan guna menganalisis hubungan antara perilaku picky eater dengan status gizi anak prasekolah di TK Islam Kadarullah Bondowoso.  Studi ini menerapkan desain potong lintang (cross-sectional) dengan sampel sebanyak 98 anak yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi orang tua dan pengukuran antropometri untuk menilai status gizi berdasarkan IMT menurut umur. Sebanyak 22 anak (22,4%) tergolong picky eater. Didapatkan temuan 12 anak berada dalam kategoti gizi kurang dan 4 anak dengan gizi buruk. Hasil uji spearman rank mempresentasikan adanya hubungan yang signifikan antara picky eater dan status gizi (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa perilaku picky eater berhubungan erat dengan status gizi anak prasekolah. Temuan ini menekankan pentingnya deteksi dini dan pengawasan pola makan anak oleh orang tua maupun tenaga kesehatan untuk mencegah masalah gizi sejak dini.
Analisis Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Lansia Di Wilayah Rawan Bencana Ely Rahmatika Nugrahani; Yeni Suryaningsih
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 18 No. 1 (2026): The Indonesian Journal of Health Science: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v18i1.5271

Abstract

Lansia merupakan kelompok rentan di wilayah rawan bencana, yang disebabkan oleh adanya keterbatasan fisik, sosial, dan psikologis sehingga memengaruhi kesiapsiagaan bencana. Dimensi spiritual berperan penting dalam membentuk ketahanan dan kemampuan adaptasi, namun kajian mengenai pemenuhan kebutuhan spiritual lansia pada fase pra-bencana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan spiritual lansia pada situasi pra-bencana di wilayah rawan bencana sebagai dasar pengembangan strategi kesiapsiagaan yang lebih komprehensif dan humanis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 218 lansia dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pemenuhan kebutuhan spiritual yang mencakup dimensi transendental, intrapersonal, interpersonal, dan karakteristik perilaku, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi transendental dan interpersonal mayoritas berada dalam kategori baik, sedangkan dimensi intrapersonal didominasi kategori buruk. Secara keseluruhan, sebagian besar lansia memiliki kebutuhan spiritual yang terpenuhi, namun terdapat ketidakseimbangan antar dimensi spiritual, khususnya pada aspek intrapersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapsiagaan lansia pada fase pra-bencana perlu dipahami tidak hanya dari aspek fisik dan sosial, tetapi juga dari dimensi spiritual, terutama penguatan makna hidup dan penerimaan diri. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan intervensi keperawatan komunitas berbasis spiritualitas untuk meningkatkan kesiapan lansia menghadapi risiko bencana.
Efektivitas Model Gamified Emergency Education Untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Siswa SMP Darussa’adah Jember Dalam Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam Mohammad Ali Hamid; Alfien Yoesra; Dewi Ninda Prastiwi
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 18 No. 1 (2026): The Indonesian Journal of Health Science: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v18i1.5305

Abstract

Abstrak Tenggelam merupakan salah satu bentuk kegawatdaruratan medis akibat proses submersi atau imersi dalam cairan yang menyebabkan gangguan pernapasan dan hipoksia, yang dalam waktu singkat dapat berujung pada kerusakan neurologis permanen hingga kematian dan masih sering terjadi pada anak serta remaja. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan mengenai pertolongan pertama pada korban tenggelam dapat meningkatkan risiko keterlambatan penanganan sehingga diperlukan metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa kelas IX SMP Darussa’adah Jember yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pengetahuan berupa 15 soal pilihan ganda serta lembar observasi untuk menilai keterampilan siswa pada setiap level pembelajaran gamifikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menilai perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi serta uji Friedman untuk menganalisis perbedaan keterampilan pada setiap level pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa meningkat dari 64,24 sebelum intervensi menjadi 80,30 setelah intervensi dengan nilai p = 0,001. Selain itu, terdapat perbedaan keterampilan siswa yang signifikan pada setiap level pembelajaran gamifikasi dengan nilai p = 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa model Gamified Emergency Education efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Kata kunci: gamified emergency education; kesiapsiagaan; pertolongan pertama; siswa SMP; tenggelam
Efektivitas Pelaksanaan Simulasi Bencana Gempa Bumi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Tanggap Darurat Anggota Germapena Fikes Unmuh Jember cipto cipto; Alfien Yoesra
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 18 No. 1 (2026): The Indonesian Journal of Health Science: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v18i1.5382

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana gempa bumi sehingga penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan strategis. Organisasi mahasiswa kebencanaan seperti GERMAPENA memiliki peran potensial dalam mendukung kesiapsiagaan komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan simulasi bencana gempa bumi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan tanggap darurat anggota GERMAPENA FIKES UNMUH Jember. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one- group pretest–posttest. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan simulasi menggunakan instrumen kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan prosedural. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf signifikansi 0,05 serta perhitungan effect size (r). Hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada variabel pengetahuan dan keterampilan (p < 0,05). Nilai effect size berada pada kategori moderat hingga besar, menunjukkan dampak praktis yang kuat. Simulasi bencana gempa bumi efektif meningkatkan kompetensi tanggap darurat anggota GERMAPENA baik dalam domain kognitif maupun psikomotor. Integrasi pelatihan simulasi secara sistematis direkomendasikan sebagai strategi penguatan kesiapsiagaan organisasi mahasiswa kesehatan dalam konteks risiko bencana tinggi.
ANALISIS LEVEL KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 008 KECAMATAN KOMBENG Korlina Korlina; Siti Kholifah Siti Kholifah
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 18 No. 1 (2026): The Indonesian Journal of Health Science: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v18i1.5602

Abstract

Latar Belakang: Kepercayaan diri adalah aspek penting dalam perkembangan psikososial anak sekolah dasar yang memengaruhi kemampuan akademik, sosial, dan emosional mereka. Kepercayaan diri yang rendah dapat menyebabkan anak menjadi pemalu, kurang yakin dalam menyampaikan pendapat, dan mengalami kesulitan dalam interaksi sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri anak sekolah dasar di SDN 008 Kombeng. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas empat, lima, dan enam di SDN 008 Kombeng, berjumlah 122 siswa, dengan 110 responden dipilih sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala kepercayaan diri Lauster yang terdiri dari 32 pernyataan yang diukur dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, dengan 59 siswa (53,6%), sementara 47 siswa (42,7%) berada dalam kategori sedang dan 4 siswa (3,6%) berada dalam kategori rendah. Berdasarkan tingkat kelas, kepercayaan diri yang tinggi ditemukan di semua tingkat kelas, sedangkan berdasarkan jenis kelamin, tidak ada perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa di SDN 008 Kecamatan Kombeng memiliki tingkat kepercayaan diri yang baik. Lingkungan sekolah yang mendukung, dukungan keluarga, dan interaksi sosial yang positif memainkan peran penting dalam mengembangkan kepercayaan diri di kalangan anak-anak sekolah dasar.